Connect with us

News

13 kapolres di Sumbar diganti

13 kapolres di Sumbar diganti


Padang, (ANTARA) – Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Fakhrizal melantik 13 Kapolres di lingkungan Polda Sumatera Barat mulai dari Polres Bukittingi, Agam, Pasaman Barat, Pasaman, Padang Panjang, Padang Pariaman, Payakumbuh, Mentawai, Pesisir Selatan, Sawahlunto, 50 Kota, Tanah Datar dan Polres Solok Kota.

“Ini ada beberapa Kapolres yang mutasi dan ada juga yang promosi jabatan baru, kita berharap mereka semua dapat menjalankan amanah ini dengan baik,” katanya.

Ia meminta kepada Kapolres yang baru dilantik dapat memberikan kontribusi terbaik mereka untuk memimpin daerah dan memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Teruslah berinovasi dan membuat terobosan-terobosan positif, yang dapat dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat sehingga dapat terwujudnya Polri yang Promoter,” katanya.

Ia mengajak seluruh pihak bersinergi, bahu membahu dan saling bekerja sama serta senantiasa menjunjung tinggi semangat integritas, soliditas, loyalitas dan rasa tanggung jawab.

“Semoga kita dapat melaksanakan segala tugas yang dipercayakan kepada kita dengan baik, walaupun dihadapkan dengan berbagai tantangan dan hambatan yang demikian kompleks”, katanya.

Ia merinci ke-13 Kapolres yang dilantik tersebut adalah Kapolres Limapuluh Kota yang sebelumnya dijabat AKBP Haris Hadis berpindah ke AKBP Sri Wibowo yang sebelumnya menjabat Kepala Satuan (Kasat) Patroli Jalan Raya (PJR) Direktorat Lalu Lintas (Dit Lantas) Polda Sumbar.

Sementara itu AKBP Haris Hadis mengisi kekosongan posisi Wakapolresta Padang sepeninggal AKBP Kobul Syahrin Ritonga yang pindah tugas ke Polda Jawa Timur (Jatim) beberapa waktu lalu.

Setelah itu, Kapolres Pasaman AKBP Hasanuddin dimutasi ke Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Sumbar, dengan jabatan baru sebagai Inspektur Bidang (Irbid) Itwasda dan posisinya akan ditempati AKBP Hendri Yahya yang menjabat posisi sama di Kepulauan Mentawai.

Kemudian posisi Kapolres Mentawai ditempati oleh AKBP Dody Prawiranegara, yang sebelumnya bertugas di Polda Jawa Barat (Jabar) sebagai Penyidik Madya I Direktorat Reserse Narkoba.

Selanjutnya AKBP Endrastiawan Setyowibowo, Kapolres Kota Payakumbuh ditarik ke Mabes Polri sebagai Wakil Kepala Pusat Pendidikan (Wakapusdik) Pembinaan Masyarakat (Binmas) Lembaga Pendidikan dan Latihan (Lemdiklat) Polri. Posisinya digantikan oleh AKBP Dony Setiawan, yang sebelumnya menjadi Kapolres Solok Kota selama beberapa tahun belakangan.

Untuk posisi Kapolres Solok Kota akan ditempati AKBP Ferry Suwandi yang sebelumnya menjabat Kapolres Agam. Untuk Kapolres Agam ditempati oleh AKBP Dwi Nur Setiawan, yang sebelumnya Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Penegakkan Hukum (Gakkum) Polda Sumbar.

Selanjutnya Kapolres Kota Bukittinggi, AKBP Arly Jembar Jumhana bergeser ke Polda Bangka Belitung (Babel) sebagai Wakil Direktur (Wadir) Reserse Kriminal Umum (Dir Reskrimum).Posisinya digantikan oleh Kapolres Pasaman BaratAKBP Iman Pribadi Santoso.

Kemudian untuk Polres Pasaman Barat akan ditempati AKBP Fery Herlambang yang sebelumnya menjabat Kapolres Pesisir Selatan dan posisinya digantikan AKBP Cepi Noval yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Padang Panjang

Sementara itu AKBP Sugeng Hariyadi, yang sebelumnya menjabat Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) III Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Sumbar dipilih menjadi Kapolres Padang Panjang.

Setelah itu Kapolres Tanah Datar AKBP Bayuaji Yudha Prajas dipindah ke Badan Pemeliharaan dan Keamanan (Baharkam) Polri sebagai Kepala Seksi Pemeliharaan Kendaraan Pesawat Udara (Kasiharkanpesud) Sub Direktorat Fasilitas Pemeliharaan Kendaraan (Subit Fasharkan) Direktorat Kepolisian Udara (Dit Poludara) Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Korpolairud). Posisinya digantikan oleh Kasubdit IV Dit Reskrimsus Polda Sumbar, AKBP Rokhmad Hari Purnomo.

Terakhir, Kapolres Padang Pariaman, AKBP Rizki Nugroho ditarik ke Polda Sumbar, sebagai Kepala Bagian (Kabag) Informasi dan Logistik (Infolog) Biro Logistik (Rolog) Polda Sumbar dan posisinya digantikan oleh AKBP Zamroni Wibowo yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Sawahlunto.

Kemudian Kapolres Sawahlunto dijabat oleh AKBP Junaidi Nur yang sebelumnya bertugas di Divisi Profesi dan Pengamanan (Div Propam) Mabes Polri sebagai Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Pemeliharaan Ketertiban dan Kedisiplinan (Hartibplin) Bagian Penegakkan Ketertiban dan Kedisiplinan (Bag Gaktibplin) Biro Provos (Roprovos).

“Saya yakin dan percaya bahwa dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman tugas yang telah saudara-saudara jalani selama ini, saudara-saudara akan mampu melaksanakan tugas pokoknya masing-masing dengan baik”, katanya.

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘491803547646366’,
xfbml : true,
version : ‘v2.5’
});
};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘558190404243031’,
xfbml : true,
version : ‘v2.5’
});
};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));
(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&version=v2.8&appId=558190404243031”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Berita

Aneh, BIN Kok Pakai Jubir! – Fadli Zon

Informasi Aksi Rusuh UU Ciptaker Dibuka Ke Publik, Fadli Zon: Aneh, BIN Kok Pakai Jubir!


Informasi terbaru terkait aksi rusuh tolak omnibus law UU Cipta Kerja yang diungkap Jurubicara Badan Intelejen Negara (BIN), Wawan Purwanto, menuai kontroversi.

Sebabnya, Wawan mengungkap ke publik terkait capaian kerja BIN yang diakuinya telah mengantongi nama aktor penyandang dana aksi rusuh tersebut.

Persoalan ini kemudian dikritisi pula oleh Anggota DPR Fadli Zon, yang merasa aneh dengan struktural BIN yang memiliki Jurubicara.

“Memang aneh ini BIN kok pakai jubir segala,” ujar Fadli dalam akun Twitternya, @fadlizon, Sabtu (10/10).

Lebih lanjut, Politisi Partai Gerindra ini coba membandingkan BIN dengan lembaga intelejen di negara lain. Yang mana tidak memiliki Jurubicara.

Bahkan menurutnya, segala informasi yang didapat lembaga intelejen negara lain tidak biaa diumbar ke publik. Tetapi hanya disampaikan kepada Kepala Negara.

“Setahu saya dinas intelijen asing seperti CIA Amerika Serikat, MI6 Inggris atau SVR n FSB Rusia, tak ada juru bicara,” ungkap Fadli Zon.

“Apalagi sampai mengumumkan bahan info intelijen ke publik. Lapor saja ke Presiden apa infonya,” pungkasnya

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Ini Wujud Panggilan Sejarah – Fadli Zon

Mahasiswa Turun Aksi, Fadli Zon: Ini Wujud Panggilan Sejarah


Gelombang protes menolak UU Cipta Kerja yang dilakukan elemen masyarakat, mulai dari mahasiswa hingga buruh mendapatkan perhatian dari Politikus Gerindra, Fadli Zon.

Ketua BKSAP DPR RI ini mengamati jalannya aksi protes di Jakarta pada Kamis, 8 Oktober 2020 kemarin. Ratusan ribu massa menggelar aksi dari pagi hingga lanjut malam hari. Mereka menuntut UU Cipta Kerja dicabut kembali.

Fadli Zon pun menilai, aksi berjamaah di berbagai daerah ini merupakan wujud panggilan sejarah.

“Mahasiswa turun ke jalan serentak di seluruh Indonesia wujud panggilan sejarah. Menurut sy telah lahir sebuah Angkatan baru, “Gerakan Mahasiswa 2020”,” kata Fadli Zon dalam keterangannya, Jumat (9/10).

Sebagai mantan Aktivis 1998, Fadli Zon menilai aksi gerakan mahasiswa hari ini pastinya menghadapi sejumlah risiko, mulai dari sikap respresif, resesi dan kondisi pandemi.

“Di tengah represi, resesi dan pandemi, gerakan mahasiswa ini menghadapi berbagai risiko perjuangan. Mereka akan menghela sejarah,” tukas mantan Wakil Ketua DPR RI ini.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Fadli Zon Sarankan Diterbitkan Perppu Batalkan UU Cipta kerja – Fadli Zon

fadli zon


Penolakan terhadap pengesahan Undang Undang Cipta Kerja oleh DPR pada 5 Oktober 2020, terus mendapat penolakan dari berbagai elemen masyarakat. Aksi demonstrasi pun terjadi di banyak daerah, termasuk Ibu Kota.

Puncaknya pada Kamis, 8 Oktober 2020, seperti di Jakarta, aksi berakhir dengan bentrokan. Tidak hanya itu, beberapa fasilitas publik juga rusak hingga terbakar.

Melihat kondisi itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, menyarankan Presiden Joko Widodo mendengar aspirasi penolakan, dan segera mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang atau perppu.

“Pak @jokowi, RUU ini atas inisiatif pemerintah. Walaupun telah disahkan @DPR_RI dengan jurus kilat dan tergesa-gesa, ada baiknya dipertimbangkan aspirasi masyarakat banyak. Saran saya segera keluarkan Perppu membatalkan #OmnibusLaw,” tulis Fadli Zon dia akun Twitter @fadlizon yang dikutip VIVA, Jumat 9 Oktober 2020.

Anggota Komisi I DPR RI ini juga prihatin dengan banyaknya benturan antara polisi dan pendemo saat aksi penolakan UU Cipta Kerja. Bahkan, ia menganggap tindakan polisi sangat represif terhadap para pendemo.

“Pak Kapolri, banyak polisi brutal dalam penanganan demonstrasi di berbagai tempat. Lihat saja video yang diambil warga. Sangat tidak profesional dan menganggap demonstran sebagai musuh. Seharusnya polisi di lapangan tak boleh bawa senjata @DivHumas_polri,” tulisnya.

Selain itu, Fadli mengapresiasi para kepala daerah yang melakukan dialog dengan para buruh, mahasiswa, dan elemen masyarakat di daerahnya yang menolak UU Cipta Kerja. Dan akan menyampaikan aspirasi agar Presiden Jokowi mengeluarkan perppu.

“Kalau banyak Gubernur seperti ini, saya yakin presiden @jokowi akan mempertimbangkan keluarkan Perppu membatalkan #OmnibusLaw,” kicaunya.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer