Connect with us

Politik

Adlis MT, Peningkatan Jalan Di Kamang Baru Selalu Jadi Perhatian Pemkab Sijunjung – siarminang.net

Adlis MT, Peningkatan Jalan Di Kamang Baru Selalu Jadi Perhatian Pemkab Sijunjung – Beritasumbar.com

Sijunjung, siarminang.net,- Peningkatan kualitas jalan di lingkungan transmigrasi Padang Tarok kecamatan Kamang Baru Kabupaten Sijunjung selalu menjadi perhatian pemerintah daerah, kata Kadis Nakertrans Kabupaten Sijunjung Adlis MT, diruang kerjanya minggu ini. Selama ini kondisi jalan dilingkungan pemukiman transmigrasi masih jalan tanah, sekarang sudah mulai ditingkatkan menjadi jalan yang sudah dirigit beton.

Sebetulnya Pemkab telah menganggarkan dana sebesar 1,5 milyar. Karena musibah covid-19, maka dana tersebut hanya bisa dimanfaatkan sebesar 500 juta. Setelah proses tender, maka dana ini masih tersisa.
Jalan yang berhasil diselesaikan sekitar 600 meter. Mudah-mudahan tahun depan akan bisa kita lanjutkan pekerjaannya.

Dengan peningkatan kualitas jalan di daerah transmigrasi ini, semakin mudah bagi masyarakat untuk membawa hasil kebun dan yang lainnya keluar, dan nilai ekonomisnya akan lebih baik.Sehingga peningkatan pendapatan serta perbaikan kehidupan masyarakat transmigrasi, lebih cepat terwujudnya, harap Adlis. ( alim)



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Politik

Pembelajaran Tatap Muka Di Kabupaten Sijunjung Berjalan Lancar – siarminang.net

Pembelajaran Tatap Muka Di Kabupaten Sijunjung Berjalan Lancar – Beritasumbar.com

Sijunjung, siarminang.net,—Proses belajar tatap muka berjalan lancar, di Kabupaten Sijunjung sampai saat ini. Pelaksanaan dilapangan dengan sistem 50 persen anak yang masuk ke dalam kelas, dengan bergantian hari.Pokoknya kita patuhi protokol kesehatan secara ketat dan baik untuk menjaga kelangsungan proses pembelajaran berjalan sesuai harapan kita bersama, kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sijunjung, Ramler,SH.MM, diruang kerjanya, Senen (25/1).

Menurut Ramler, pembelajaran tatap mula di satuan pendidikan, selalu di evaluasi setiap saat. Apabila ada indikasi covid disekolah tersebut segera kita lakukan swab bagi guru-guru dan warga belajar lainnya. Satuan pendidikan yang telah memenuhi daftar periksa sesuai protokol kesehatan yang diperkenankan untuk tatap muka. Kemudian pihak sekolah melakukan kerjasama dengan pihak komite sekolah. Begitu juga anak yang ikt belajar tatap muka harus ada persetujuan orang tua atau wali murid, kata Ramler.

Kemudian yang perlu menjadi perhatian kita, ketersedian sarana sanitasi dan kebersihan, seperti toilet bersih dan layak, sarana cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir atau hand sanitizer dan disinfektan harus tersedia. Pihak sekolah harus mampu mengakses fasilitas pelayanan kesehatan, kesiapan menetapkan wajib pakai masker dan memiliki thermogun juga harus dipatuhi.

Bagi warga belajar yang sudah di swab, diwajibkan untuk isolasi mandiri dengan jangka waktu yang telah ditentukan protokol covid. Bila hasilnya negatif baru bisa dilanjutkan proses belajar tatap muka, kalau tidak maka sekolah tersebut kita liburkan.Terpenting, Pembelajaran tatap muka, memiliki pemetaan warga satuan pendidikan. Dengan memperhatikan kondisi ini dengan baik dilapangan, insyallah proses pembelajaran tatap muka aman di kabupaten Sijunjung, harap Ramler. (alim)



Sumber

Baca Selengkapnya

Payakumbuh

Tentang Nama Nama Tokoh Yang Bakal Diusung PKS, Ini Kata Riza Falepi – siarminang.net

Tentang Nama Nama Tokoh Yang Bakal Diusung PKS, Ini Kata Riza Falepi – Beritasumbar.com

Payakumbuh,siarminang.net,- Genderang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Payakumbuh sepertinya mulai dipanaskan. Hal ini terungkap dari wawancara bersama Riza Falepi, saat ditemui media di rumah dinas wali kota, Senin (25/1), Riza yang merupakan pengurus DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu akhirnya buka suara menyampaikan beberapa hal terkait kesiapan Partai yang memiliki 5 kursi di DPRD Payakumbuh itu.

Riza Falepi menyebut PKS sudah mengusulkan beberapa kadernya menjadi calon wali kota, diantaranya Irsyad Syafar, Hamdi Agus, Tri Venindra, dan Chairul Anwar.

Menurut Riza, tokoh seperti Irsyad Syafar yang merupakan wakil ketua DPRD Provinsi Sumbar, Hamdi Agus sebagai Ketua DPRD Kota Payakumbuh, dan Tri Venindra adalah mantan anggota DPRD Kota Payakumbuh.

“Ketiga-tiganya memang sudah tidak asing lagi bagi orang Payakumbuh,” ungkapnya.

Riza juga menyampaikan, Chairul Anwar adalah pendatang baru, saat ini disodorkan oleh PKS untik dinilai masyarakat kelayakannya. Banyak yang bertanya kepada Riza mengapa mengusulkan Chairul Anwar, Riza menjawab karena kapasitasnya, dengan sudah di DPR RI 4 periode, itu cukup untuk memimpin kota yang membutuhkan kapasitas dalam melanjutkan pembangunan setelah masa kepemimpinan Riza berakhir.

“Beliau sebenarnya belum tentu bersedia, cuma beberapa kader PKS Mendesak beliau sehingga akhirnya beliau menjawab akan mencoba untuk sosialisasi, nanti keputusan akhirnya PKS juga menentukan, sesuai hasil survey dan penerimaan warga Payakumbuh,” kata Riza

Riza menambahkan, PKS melihat survey elektabilitas dan akseptabilitas di depan masyarakat Payakumbuh, jadi belum ada keputusan final dari PKS.

Dari beberapa calon eksternal atau di luar kader, Riza membeberkan beberapa nama, walaupun belum diputuskan PKS, karena saat ini sudah mulai mengerucut ke beberapa nama diusulkan oleh Kader PKS.

“Bisik-bisiknya diantaranya Almaisyar, Joni Hendri, dan Erwin Yunaz, mungkin juga beberapa calon lain yang namanya sudah mengapung, tergantung komunikasi politik selanjutnya. Perlu dicatat, PKS adalah partai yang rasional dalam memilih calon kepala daerah. Artinya disamping faktor kebaikan yang dimiliki calon, tetap faktor elektabilitas dan hasil survey menjadi pertimbangan utama,” kata Riza.

“Silahkan, calon internal maupun ekseternal berkompetisi, yang terbaik mari diputuskan bersama,” tandasnya.

Kenapa Riza menyampaikan hal ini? Sementara Pilkada belum diputuskan apakah 2022 atau 2024. Riza menjawab pertanyaan beberapa tokoh, siapa yang diusung PKS kepada dirinya. Siapa menurutnya yang memiliki kapasitas melanjutkan pembangunan oleh Riza yang selama ini sudah merubah berbagai hal di Payakumbuh.

“Saya juga sebagai pengurus DPP diamanahkan untuk ikut terlibat menseleksi calon Kepala Daerah se Indonesia, khusus Payakumbuh, mungkin suara saya lebih didengar DPP,” katanya kepada media sembari tersenyum lebar.

Sementara itu, untuk kandidat wakil wali kota dari PKS, Riza menyampaikan saat ini kader internal yang diusung diantaranya Mustafa yang saat ini menjabat anggota DPRD Payakumbuh dan beberapa kader lainnya.

“Silahkan dinilai kader berpotensi menjadi calon wali kota dan wakil wali kota, yang penting sekarang ini keputusan PKS belum final,” pungkasnya. (Balai Wartawan)



Sumber

Baca Selengkapnya

kabupaten Solok

Pembelajaran Tatap Muka di SDN 09 Lubuk Tareh pada Masa Pandemi – siarminang.net

Pembelajaran Tatap Muka di SDN 09 Lubuk Tareh pada Masa Pandemi – Beritasumbar.com

Oleh: Zulfadri
Mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam IAIN Batusangkar

Kabupaten Solok,siarminang.net,-SDN 09 Lubuk tareh terletak di jorong Lubuk Tareh kenagarian Garabak Data kecamatan Tigo Lurah Kabupaten Solok. Lokasi Sekolah ini sangat jauh dari pusat kota solok bahkan untuk sampai ke sekolah ini harus melewati Kabupaten Dharmasraya terlebih dahulu.

Selama masa pandemi COVID- 19 ini SDN 09 Lubuk Tareh tetap melasksanakan belajar tatap muka atas keputusan kepala sekolah Rusima karna terkendela banyak hal sekolah ini tidak bisa menjalankan proses pembelajaran daring. Sekolah tatap muka ini dilaksanakan mulai dari hari senin sampai pada hari jum’at dan pada hari sabtu diliburkan. Sekolah tatap muka ini dilaksanakan pada terjadinya awal COVID- 19 dan dilaksanakan sampai pada saat sekarang ini dan selama ini terlaksana dengan baik seperti biasanya.

Pembelajaran tatap muka ini harus tetap diberlansungkan karna di lubuk tareh tidak bisa untuk melakukan belajar secara daring. Seandainya pembelajaran daring harus dilaksanakan, ada beberapa faktor yang sangat menjadi kendala utama jika pembelajaran daring harus dilaksanakan di SD 09 Lubuk Tareh ini diantaranya yaitu tidak adanya akses internet.

Untuk mendapatkan jaringan internet mereka harus pergi ke kampung sebelah melewati jalan yang kurang memadai apalagi bila hari hujan jalan akan susah untuk dilewati. Ekonomi masyarakat disini rata- rata menengah kebawah . Anak- anak mereka yang masih sekolah SD tidak dibelikan handphone karena tidak begitu dibutuhkan.

Jika pembelajaran daring tetap dilaksanakan di SDN 09 Lubuk Tareh ini mungkin sangat banyak siswa dan siswi yang tidak mengikuti pembelajaran daring tersebut. Dan mungkin saja ada dari mereka yang berhenti sekolah sampai sekolah tatap muka dilaksanakan kembali.

Dan bagi siswa dan siswi yang mencoba untuk menyesuaikan dengan pembelajaran daring mereka akan pergi ke kampung sebelah tiap hari mulai dari hari senin sampai jum’at. Jika musim penghujan mereka tidak akan bisa mengikuti belajar daring karena lokasinya agak sedikit jauh dan jalan yang tidak memadai. Juga sering kali terjadi  ketika musim penghujan jaringan akan jelek dan bahkan hilang.

Maka Pembelajaran tatap muka ini harus dilaksanakan namun tidak secara bebas saja tapi juga memperhatikan protokol kesehatan sebagaimana yang di tetapkan pemerintah seperti jaga jarak, mencuci tangan dan memakai masker. Namun untuk penggunaan masker masih kurang terlaksana secara maksimal. Dan sebelum memasuki kelas semua suhu siswa dan siswi di cek terlebih dahulu setelah itu baru diperbolehkan untuk memasuki kelas. Jika ada siswa dan siswi yang suhu tubuhnya tinggi maka harus di cek lebih lanjut ke bidan desa ataupun kerumah sakit.

Tidak memakai masker di kawasan sekolah ini tidak begitu menjadi masalah karena SDN 09 Lubuk Tareh terletak di daerah perkampungan yang sangat jauh dari pusat perkotaan dan penduduk di kampung ini juga sangat jarang sekali keluar dari kampung tersebut. Karena itu banyak siswa yang tidak memakai masker. Bukan berarti siswa dan siswi di sini tidak peduli terhadap arahan pemerintah tentang protokol kesehatan. Setiap orang yang baru datang dari perkotaan di kampung ini juga harus karantina selama 14 hari dirumah dan kesehatannya selalu di cek setiap hari. Hal ini membuktikan kewaspadaan masyarakat terhadap COVID- 19.

Pada tahun 2021 ini kalau pemerintah masih belum mengizinkan untuk sekolah tatap muka secara keseluruhan SDN 09 Lubuk Tareh akan tetap melanjutkan sekolah tatap muka seperti biasa. Karena walau bagaimanapun di sekolah ini memang belum bisa untuk menerapkan sistem belajar secara daring. Untuk belajar daring ini sangat memerlukan jaringan yang bagus sementara itu di Lubuk Tareh ini jaringan untuk menelepon saja susah apalagi untuk internet yang memerlukan jaringan bagus.

Pembelajaran tatap muka ini berjalan lebih  efektif di bandingkan dengan pembelajaran daring. Pembelajaran tatap muka juga lebih mudah dimengerti oleh siswa dibandingkan pembelajaran daring yang terkendala oleh banyak hal seperti:

  1. Handphone tidak ada
  2. Ada handphone tapi jadul
  3. Akses internet yang susah/ tidak memadai
  4. Tidak mengerti dengan Internet
  5. Tidak mempunyai paket Internet
  6. Dll



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer