Connect with us

News

Api Abadi Porwil Sumatera X, Siap Dikobarkan di Stadion Semarak Bengkulu

Api Abadi Porwil Sumatera X, Siap Dikobarkan di Stadion Semarak Bengkulu


PADANGPOS.COM (Bengkulu)—– Api Abadi (Torch Relay), yang diambil atlet Bengkulu, di Kawasan Panas Bumi Pertamina Geothermal Energy (PGE) Hululais, Kabupaten Lebong, Kamis, 31 Oktober, 2019, akan dikobarkan, Minggu, 3-9 Oktober, 2019 di Stadion Semarak Bengkulu.

Api Porwil X, merupakan rangkaian acara pembukaan Pekan Olaraga Wilayah (Porwil) Sumatera X 2019 di Provinsi Bengkulu.

Usai dilaksanakan pengambilan Api Abadi ini di Geothermal Lebong, kemudian obor api akan diarak hingga ke lokasi pembukaan Porwil Sumatera X, tepatnya di Stadion Semarak Sawah Lebar Kota Bengkulu, pada 2 November 2019 malam.

Penjabat (Pj) Sekda Provinsi Bengkulu usai memimpin pelepasan Torch Relay Polwil Sumatera X di halaman Kantor PGE Hululais mengatakan, dengan adanya api abadi yang bersumber dari panas bumi Bengkulu dan diketahui merupakan panas bumi terbesar di Pulau Sumatera, diharapkan mampu menerangi masyarakat Pulau Sumatera, serta memberikan spirit bagi para lapisan masyarakat khususnya bagi para atlet.

“Ini filosofinya bisa memberikan penerangan, bisa memberikan sinas khususnya api asal Provinsi Bengkulu memberikan sinar untuk Pulau Sumatera dan memberikan cahaya untuk Indonesia kedepannya,” ungkap Hamka Sabri.

Sebelum sampai di titik utama yakni di Kota Bengkulu, api abadi melewati 3 wilayah kabupaten dan 2 hari perjalanan, yaitu mulai dari Kabupaten Lebong ke Kabupaten Rejang Lebong, dilanjutkan ke Kabupaten Kepahiang, lalu ke Kabupaten Bengkulu Tengah dan berakhir di Kota Bengkulu. Untuk hari pertama api abadi diinapkan di Rumah Dinas Bupati Kepahiang.

“Kami pemerintah dan masyarakat Kabupaten Kepahiang siap mendukung suksesnya Porwil Sumatera X 2019 Provinsi Bengkulu. Dihari pertama ini, Rumah Dinas Bupati siap menjadi tempat menginapnya api abadi ini,” kata Bupati Kepahiang Hidayatullah Sjahid saat menerima rombongan dan obor api abadi Porwil Sumatera X.

Dalam prosesi arakan torch relay ini, api abadi ini awalnya diterima oleh Pj Sekda Provinsi Bengkulu dari Asisten Pemerintahan dan Kesra Lebong, kemudian dari Pj Sekda Provinsi Bengkulu diserahkan kepada Atlet Atletik Lebong Darlis untuk diarak hingga ke Kabupaten Rejang Lebong.

Setibanya di Kabupaten Rejang Lebong, api abadi diserahkan pada Atlet Atletik Rejang Lebong Simamora, kemudian diserahkan kepada Asisten I Kabupaten Rejang Lebong, di Rumah Dinas Bupati Rejang Lebong. Selanjutnya api diarak hingga ke Rumah Dinas Bupati, dan disambut langsung Bupati Kepahiang serta diinapkan 1 malam.

Baru pada keesokan harinya, api abadi Porwil Sumatera X ini, akan kembali diarak hingga ke Kota Bengkulu. (relis)

http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1
//<![CDATA[
var APPID = $('#facebook-comment-appid').text();
if (APPID == '' || APPID == null) {
APPID = '218168578325095';
}
window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : APPID,
status : true, // check login status
cookie : true, // enable cookies to allow the server to access the session
xfbml : true // parse XFBML
});
};
(function() {
var e = document.createElement('script');
e.src = document.location.protocol + '//connect.facebook.net/en_US/all.js';
e.async = true;
document.getElementById('fb-root').appendChild(e);
}());
$(window).on("load resize",function(){var a=location.protocol+"//"+location.host+location.pathname;var b=$(".post-body").width();$("#container-commentfb").html('

‘);FB.XFBML.parse()});//]]>



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Aneh, BIN Kok Pakai Jubir! – Fadli Zon

Informasi Aksi Rusuh UU Ciptaker Dibuka Ke Publik, Fadli Zon: Aneh, BIN Kok Pakai Jubir!


Informasi terbaru terkait aksi rusuh tolak omnibus law UU Cipta Kerja yang diungkap Jurubicara Badan Intelejen Negara (BIN), Wawan Purwanto, menuai kontroversi.

Sebabnya, Wawan mengungkap ke publik terkait capaian kerja BIN yang diakuinya telah mengantongi nama aktor penyandang dana aksi rusuh tersebut.

Persoalan ini kemudian dikritisi pula oleh Anggota DPR Fadli Zon, yang merasa aneh dengan struktural BIN yang memiliki Jurubicara.

“Memang aneh ini BIN kok pakai jubir segala,” ujar Fadli dalam akun Twitternya, @fadlizon, Sabtu (10/10).

Lebih lanjut, Politisi Partai Gerindra ini coba membandingkan BIN dengan lembaga intelejen di negara lain. Yang mana tidak memiliki Jurubicara.

Bahkan menurutnya, segala informasi yang didapat lembaga intelejen negara lain tidak biaa diumbar ke publik. Tetapi hanya disampaikan kepada Kepala Negara.

“Setahu saya dinas intelijen asing seperti CIA Amerika Serikat, MI6 Inggris atau SVR n FSB Rusia, tak ada juru bicara,” ungkap Fadli Zon.

“Apalagi sampai mengumumkan bahan info intelijen ke publik. Lapor saja ke Presiden apa infonya,” pungkasnya

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Ini Wujud Panggilan Sejarah – Fadli Zon

Mahasiswa Turun Aksi, Fadli Zon: Ini Wujud Panggilan Sejarah


Gelombang protes menolak UU Cipta Kerja yang dilakukan elemen masyarakat, mulai dari mahasiswa hingga buruh mendapatkan perhatian dari Politikus Gerindra, Fadli Zon.

Ketua BKSAP DPR RI ini mengamati jalannya aksi protes di Jakarta pada Kamis, 8 Oktober 2020 kemarin. Ratusan ribu massa menggelar aksi dari pagi hingga lanjut malam hari. Mereka menuntut UU Cipta Kerja dicabut kembali.

Fadli Zon pun menilai, aksi berjamaah di berbagai daerah ini merupakan wujud panggilan sejarah.

“Mahasiswa turun ke jalan serentak di seluruh Indonesia wujud panggilan sejarah. Menurut sy telah lahir sebuah Angkatan baru, “Gerakan Mahasiswa 2020”,” kata Fadli Zon dalam keterangannya, Jumat (9/10).

Sebagai mantan Aktivis 1998, Fadli Zon menilai aksi gerakan mahasiswa hari ini pastinya menghadapi sejumlah risiko, mulai dari sikap respresif, resesi dan kondisi pandemi.

“Di tengah represi, resesi dan pandemi, gerakan mahasiswa ini menghadapi berbagai risiko perjuangan. Mereka akan menghela sejarah,” tukas mantan Wakil Ketua DPR RI ini.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Fadli Zon Sarankan Diterbitkan Perppu Batalkan UU Cipta kerja – Fadli Zon

fadli zon


Penolakan terhadap pengesahan Undang Undang Cipta Kerja oleh DPR pada 5 Oktober 2020, terus mendapat penolakan dari berbagai elemen masyarakat. Aksi demonstrasi pun terjadi di banyak daerah, termasuk Ibu Kota.

Puncaknya pada Kamis, 8 Oktober 2020, seperti di Jakarta, aksi berakhir dengan bentrokan. Tidak hanya itu, beberapa fasilitas publik juga rusak hingga terbakar.

Melihat kondisi itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, menyarankan Presiden Joko Widodo mendengar aspirasi penolakan, dan segera mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang atau perppu.

“Pak @jokowi, RUU ini atas inisiatif pemerintah. Walaupun telah disahkan @DPR_RI dengan jurus kilat dan tergesa-gesa, ada baiknya dipertimbangkan aspirasi masyarakat banyak. Saran saya segera keluarkan Perppu membatalkan #OmnibusLaw,” tulis Fadli Zon dia akun Twitter @fadlizon yang dikutip VIVA, Jumat 9 Oktober 2020.

Anggota Komisi I DPR RI ini juga prihatin dengan banyaknya benturan antara polisi dan pendemo saat aksi penolakan UU Cipta Kerja. Bahkan, ia menganggap tindakan polisi sangat represif terhadap para pendemo.

“Pak Kapolri, banyak polisi brutal dalam penanganan demonstrasi di berbagai tempat. Lihat saja video yang diambil warga. Sangat tidak profesional dan menganggap demonstran sebagai musuh. Seharusnya polisi di lapangan tak boleh bawa senjata @DivHumas_polri,” tulisnya.

Selain itu, Fadli mengapresiasi para kepala daerah yang melakukan dialog dengan para buruh, mahasiswa, dan elemen masyarakat di daerahnya yang menolak UU Cipta Kerja. Dan akan menyampaikan aspirasi agar Presiden Jokowi mengeluarkan perppu.

“Kalau banyak Gubernur seperti ini, saya yakin presiden @jokowi akan mempertimbangkan keluarkan Perppu membatalkan #OmnibusLaw,” kicaunya.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer