Connect with us

News

Asuransi Memberikan Ketenangan Pemudik Menikmati Perjalanan ke Kampung Halaman

Asuransi Memberikan Ketenangan Pemudik Menikmati Perjalanan ke Kampung Halaman


Selasa, 05 Juni 2018 – 15:52:41 WIB – 55

Ilustrasi (Foto: Dok. Istimewa)

Pilwako Kota Padang 2018

Oleh : DR. (C) Abdullah Amrin, SE.,M.M.

Mudik sudah merupakan tradisi yang tidak hanya terjadi di Indonesia namun terjadi pula di berbagai negara lainya ketika menjelang hari Raya Idul Fitri dengan menggunakan berbagai transportasi mulai dari transportasi umum hingga transportasi pribadi.

Bagi beberapa pemudik yang tidak ingin capek-capek berburu tiket atau desak-desakan dengan penumpang lain, menggunakan kendaraan sendiri merupakan pilihan yang cukup menarik. Namun, pemudik yang menggunakan kendaraan sendiri baik menggunakan motor ataupun mobil punya sisi yang mesti diwaspadai.

Berdasarkan, data Korps Lalu Lintas Polri pada musim mudik 2017 menunjukkan bahwa 1.299 kecelakaan terjadi pada masa tersebut. Korban meninggal dunia 292 orang, sementara korban luka berat 356 orang. Estimasi kerugian materi sendiri sebesar Rp 2,7 miliar. Kerugian tersebut menjadi kehilangan yang sia-sia, walau bisa sedikit teratasi dengan asuransi.

Terjadi risiko yang dialami pemudik tidak hanya berupa kecelakaan yang menyisakan korban, tetapi juga kerugian akibat kasus kehilangan kendaraan, kehilangan dokumen dan barang bawaan pemudik saat perjalanan, bahkan risiko berupa terjadinya kebakaran ataupun pencurian rumah yang ditinggal saat mudik.

di lain pihak, orang dalam hal ini pemudik masih memandang bahwa asuransi adalah sesuatu yang mahal, meski sebenarnya ada beberapa perusahaan asuransi mengediakan asuransi untuk musim mudik, dengan harga dibuat seterjangkau mungkin.

Contoh adanya dua paket produk perlindungan, yaitu : asuransi mudik motor dan asuransi mudik mobil. Para pemudik akan terlindungi dari risiko kecelakaan, diantaranya berupa pemberian santunan kematian atau cacat tetap total, penggantian biaya pengobatan karena kecelakaan, serta santunan biaya evakuasi atau ambulans.

Pemudik pemegang polis asuransi akan mendapatkan jaminan santunan apabila kendaraan tertanggung dalam hal ini pemudik hilang atau rusak total karena kecelakaan, kerusakan, dan kehilangan barang bawaan dan dokumen selama mudik seperti KTP, SIM, dan STNK.

Produk asuransi mudik dapat dijual dengan harga sangat terjangkau seperti ada polis asuransi perjalanan untuk motor dipatok Rp 35 ribu, dan untuk mobil Rp 75 ribu, dengan Nilai pertanggungan untuk motor Rp 20 juta dan mobil Rp 40 juta. Santunan kematian untuk motor diberikan maksimal Rp 15 juta, sedangkan paket Asuransi Mudik Mobil diberikan santunan kematian maksimal Rp 40 juta.

Selain kendaraan, pengemudi dan penumpangnya, asuransi ini juga mengcover barang-barang dicuri. “Dokumen-dokumen seperti STNK juga di-cover. Tidak cuma itu, rumah yang ditinggal mudik juga di-cover jika alami kebakaran,”

Asuransi memberikan ketenangan dan kenikmatani perjalan pulang dan pergi bagi pemudik. (*)



*/ Penulis adalah Kepala Program Study Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Risiko dan Asuransi. Penulis buku “Asuransi Pariwisata dan Peluang Pariwisata Syariah”. Email: [email protected]

Editor/Sumber: Reza s.

Tag: indonesia,metro,nasional,padang,pos-polisi,sumatra-barat,unik

Asuransi Memberikan Ketenangan Pemudik Menikmati Perjalanan ke Kampung Halaman

Asuransi Memberikan Ketenangan Pemudik Menikmati Perjalanan ke Kampung Halaman

Oleh : DR. (C) Abdullah Amrin, SE.,M.M.

Mudik sudah merupakan tradisi yang tidak hanya terjadi di Indonesia namun…

Darurat Urbanisasi, Padang Mendesak Pengembangan Kota Baru

Darurat Urbanisasi, Padang Mendesak Pengembangan Kota Baru

PADANG – Pemko Padang berkomitmen merealisasikan perencanaan pemukiman kota baru, sesuai arahan Rencana Pembangunan…

Video Viral, Bule Marah-marah Karena Suara Shalawat Dikira Karaoke

Video Viral, Bule Marah-marah Karena Suara Shalawat Dikira Karaoke

VIDEO – Beberapa hari terakhir viral di media sosial sebuah video warga negara asing (WNA) yang marah-marah akibat…

Parawat Palestina Tertembak Saat Bertugas oleh Militernya, Ini Kata Isrel

Parawat Palestina Tertembak Saat Bertugas oleh Militernya, Ini Kata Isrel

INTERNASIONAL – Militer Israel berjanji akan menyelidiki pembunuhan terang-terangan perawat Palestina oleh tentara…

Bupati Irdinansyah Tarmizi Sempatkan Diri Hadiri Gelaran Buka Bersama DPC Demokrat Tanah Datar

Bupati Irdinansyah Tarmizi Sempatkan Diri Hadiri Gelaran Buka Bersama DPC Demokrat Tanah Datar

TANAH DATAR – Telah menjadi tradisi dalam bulan Suci Ramadhan, berbagai organisasi, kelompok, Syarikat, Komunitas atau…





Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Pertimbangkan Aspirasi Rakyat! – Fadli Zon

Massa Desak Jokowi Bentuk TGPF, Fadli Zon: Pertimbangkan Aspirasi Rakyat!


Politikus Partai Gerindra Fadli Zon mendesak Presiden Joko Widodo untuk mempertimbangkan aspirasi masyarakat.

Fadli Zon meminta agar Jokowi membentuk Tim Gabungan Pencarian Fakta (TGPF) terkait kasus penembakan enam laskar FPI.

Hal itu dia sampaikan melalui akun Twitter @Fadlizon, Sabtu (19/12/2020) dini hari. Dia menanggapi sebuah artikel tentang massa yang mendesak Jokowi untuk segera membentuk tim independen pencari fakta kasus FPI.

Menurut dia, Jokowi perlu mempertimbangkan aspirasi masyarakat untuk kasus penembakan enam laskar FPI.

Pak Jokowi, mohon dipertimbangkan aspirasi masyarakat untuk dibentuknya TGPF kasus penembakan 6 anggota FPI,” cuitnya, dikutip Suara.com.

Fadli Zon menyebut pembentukan TGPF menjadi jalan tengah agar masyarakat dapat percaya bahwa keadilan masih ada.

“TGPF independen adalah jalan tengah agar masyarakat masih percaya bahwa jalan keadilan itu masih ada,” tukasnya.

Perlu diketahui, massa melakukan aksi 1812 pada (18/12/2020). Aksi tersebut dilakukan untuk menuntut penuntasan kasus penembakan enam laskar FPI.

Selain itu, dalam aksi tersebut massa meminta pembebasan Habib Rizieq Shihab yang tengah ditahan Polda Metro Jaya.

Saya menyarankan kepada Bapak Presiden agar segera membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta yang terdiri dari berbagai kalangan elemen bangsa,” ujar Fadli Zon dalam kanal Youtube Fadli Zon Official.

Dia mengatakan anggota TGPF berasal dari komnas HAM, aktivis HAM, perwakilan ulama seperti Majelis Ulama Indonesia atau ormas-ormas islam lain.

Sebab, menurut Fadli, kasus ini perlu diusut tuntas agar masyarakat tidak kehilangan rasa percaya terhadap hukum di Indonesia.

“Publik di-trushed ketidakpercayaan pada hukum. Karena hukum seperti yang sudah klise dan berulang-ulang kita katakan selalu tajam kepada yang dianggap sebagai lawan-lawan politik dan tidak pernah hukum itu berjalan atau tumpul kepada mereka yang dianggap sebagai pro pemerintah,” tuturnya.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Bagaimana Caranya Mencari ‘Keadilan’? – Fadli Zon

Fadli Zon Sebut Ideologi Komunis Ganas dan Kejam


Anggota DPR RI, Fadli Zon menyindir Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD terkait 6 Laskar FPI ditembak mati polisi.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu mempertanyakan cara mencari keadilan atas kematian 6 Laskar FPI di tangan polisi.

Awalnya Mahfud MD melalui akun Twitter miliknya menyebut bahwa memahami keadilan itu sulit untuk dilakukan.

Mahfud MD pun mengambil contoh pada sebuah kasus yang terjadi pada Fahri Hamzah melawan PKS.

Saat Mahkamah Agung (MA) menyatakan Fahri Hamzah menang Rp 30 miliar dari PKS, Fahri menyebut ada keadilan di Indonesia.

Namun, ketika kemenangan Rp30 miliar dibatalkan oleh Peninjauan Kembali (PK) di Mahkamah Agung, pastinya malah gantian politisi PKS Hidayat Nur Wahid menyebut putusan MA adil.

Cuitan tersebut lah yang pada akhirnya menuai banyak komentar dari publik, termasuk salah satunya memdapatkan komentar dari Fadli Zon yang mengaitkan keadilan tersebut dengan kasus kematian 6 Laskar FPI yang baru-baru ini terjadi.

Fadli Zon mempertanyakan cara mencari keadilan dalam kasus kematian enam anak buah Rizieq Shihab itu.

“Bagaimana caranya mencari ‘keadilan’ bagi enam anggota FPI yang dibunuh polisi?” kata Fadli Zon dalam akun Twitter-nya.

Tak hanya itu saja, bahkan Fadli Zon juga menyindir dengan adanya peluang merealisasikan sila kedua Pancasila yang berbunyi ‘Kemanusiaan yang Adil dan Beradab’.

“Ada peluang merealisasikan ‘Kemanusiaan yang Adil dan Beradab’?” ujar Fadli Zon.

Diketahui, sebanyak 6 Laskar FPI tewas dalam aksi penembakan di Jalan Tol Jakarta – Cikampek, pada Senin 7 Desember 2020.

Dan kemudian keenam anggota FPI yang tewas ditembak mati itu, jenazahnya telah dimakamkan pada Rabu 9 Desember pagi.

Yang mana pada saat itu lima jenazah dimakamkan di Megamendung, kabupaten Bogor, yakni Andi Oktiawan (33), Faiz Ahmad Syukur (22), Ahmad Sofiyan alias Ambon (26), Muhammad Suci Khadavi (21), dan Reza (20).

Dan sementara satu jenazah lainnya yakni Luthfil Hakim (25) dimakamkan di Cengkareng, Jakarta Barat.

Menurut kepolisian, insiden tersebut berawal saat anggota polisi tengah menyelidiki informasi adanya rencana pengarahan massa jelang pemeriksaan Rizieq terkait kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan.

Sehingga Pihak Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan mengikuti kelompok yang diduga simpatisan Rizieq.

Selanjutnya, ada dua kendaraan yang ditumpangi kelompok simpatisan Rizieq memepet kendaraan milik anggota kepolisian.

Diduga mereka sempat menembak ke arah kendaraan milik anggota polisi. Hingga akhirnya, kejadian itu membuat anggota polisi di lapangan mengambil tindakan tegas terukur.

Namun, kronologi dari kepolisian tersebut berbeda dengan kronologi versi FPI. FPI justru menuding polisi yang lebih dulu memepet mereka

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Tak Ada Terorisme Dalam Islam – Fadli Zon

Sambut Curhatan Fahri Soal Harga Tes Corona, Fadli Zon: Peluang di Tengah Kesempitan


Mantan Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon melontarkan kontra narasi atas wacana Terorisme yang cenderung dihubungkan dengan Islam.

Ia ungkap pendapatnya melalui laman twitter @fadlizon pada Jum’at tanggal 18 – Desember 2020.

Fadli menanggapi pernyataan polisi dalam sebuah pemberitaan yang mengungkap Jaringan Terorisme Jama’ah Islamiah.

Keterangan didalamnya memuat tentang pergerakan Jaringan Terorisme Jama’ah Islamiah (JI) yang telah menyebar di 20.067 kotak amal ke beberapa wilayah di Indonesia.

Ia tidak segan-segan menegaskan bahwa tidak ada di dalam ajaran Agama Islam itu mengenalkan tentang terorisme.

“Tak ada terorisme dalam Islam,” tegasnya.

Sebelumnya Fadli menyentil pewacanaan tentang terorisme menggunakan diksi yang unik yaitu jualan terorisme tak habis-habis.

“Jualan terorisme tak habis2,” katanya.

Pada cuitannya singkat tak lupa dia menyertakan hastag Lawan Islamofobia.

” #LawanIslamofobia,” tulisnya.

Postingan Fadli Zon dalam lamantwitternya mendapatkan 2.085 Likes dan 488 Retwitt dari Netizen.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer