Connect with us

News

Baznas dan Pemkab Dharmasraya Salurkan Bantuan Program Satu Keluarga Satu Sarjana


Selasa, 14 Januari 2020 – 00:09:20 WIB – 34

Baznas dan Pemkab Dharmasraya Salurkan Bantuan Program Satu Keluarga Satu Sarjana

Wabup Dharmasraya saat menyerahkan bantuan satu keluarga satu sarjana

DHARMASRAYA — Pemerintah Kabupaten Dharmasraya bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kembali menyalurkan beasiswa program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) dan Kader Ulama kepada 51 orang mahasiswa di Kabupaten Dharmasraya. Penyerahan beasiswa ini dilakukan oleh Wakil Bupati Dharmasraya, H. Amrizal Dt Rajo Medan, dengan turut didampingi Sekda, Adlisman, Ketua Umum Baznas Kabupaten Dharmasraya, A. Gani, dan Kepala Kemanag Dharmasraya, di Aula Kantor Bupati Dharmasraya, Senin (13/01/20).

Menurut Ketua Baznas, A. Gani, 51 mahasiswa yang menerima beasiswa program SKSS dan Kader Ulama pada angkatan kali ini adalah mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi negeri di Sumatera dan Jawa. Terdiri dari 30 siswa untuk program SKSS dan 21 untuk program Kader Ulama. Mereka, sebut Gani, akan dibiayai kuliahnya hingga tamat oleh Baznas.

Namun demikian, imbuh Gani, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh mahasiswa bersangkutan agar dapat mempertahankan beasiswa ini hingga tamat. Yakni, harus memiliki Indeks Prestasi di atas 3,00 serta wajib melaporkan hafalan quran per satu semester kepada pihak Baznas.

“Mahasiswa penerima beasiswa ini terus kita pantau. Jika dalam pantauan prestasi menurun dan tidak sesuai dengan target lulus, maka akan kita putus. Jadi ini menjadi motivasi bagi para penerima bantuan, sehingga benar-benar memanfaatkan bantuan dari Baznas ini untuk menjadi generasi yang mandiri dan berilmu pengetahuan. Target kita seluruh masyarakat Dharmasraya tidak ada lagi keluarga yang tidak sarjana,” ujar Gani.

Untuk kriteria, kata Gani, mahasiswa yang dibantu dengan program beasiswa ini adalah mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu, yang belum ada satupun sarjana di keluarganya. Serta lulus di perguruan tinggi negeri.

“Hingga saat ini sudah ada 139 orang mahasiswa Dharmasraya yang dibiayai kuliahnya melalui beasiswa ini. Dan dari 139 orang itu, 25 orang diantaranya sudah wisuda dan sudah banyak yang mendapat pekerjaan,” papar Gani.

Sementara itu, Wakil Bupati, H. Amrizal Dt Rajo Medan, pada kesempatan yang sama menyampaikan apresiasi atas komitmen Basnaz dalam mendukung pemerintah daerah untuk mewujudkan Satu Keluarga Satu Sarjana di Kabupaten Dharmasraya. Besar harapan wabup, program ini dapat membawa manfaat dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Dharmasraya, seiring dengan semakin baiknya tingkat pendidikan.

“Semoga ke depan, akan lebih banyak lagi masyarakat Dharmasraya yang membayarkan zakatnya melalui Baznas, sehingga akan lebih banyak pula masyarakat yang terbantu,” ujar Wabup.

Dan kepada mahasiswa penerima beasiswa, wabup berpesan untuk dapat memanfaatkan dengan baik beasiswa yang diterima. Sehingga tujuan pemerintah daerah bersama Baznas dalam menggulirkan program ini dapat tercapai sesuai harapan. (Rel/Gul)

Editor/Sumber: Rio Irawan

Tag: dharmasraya,sumatra-barat

Dua Proyek Fisik Di Kota Solok Melewati Tahun Anggaran

Dua Proyek Fisik Di Kota Solok Melewati Tahun Anggaran

SOLOK — Selama tahun 2019, Pemerintah Kota Solok menyediakan sebanyak 77 buah paket proyek dalam APBD Kota Solok. Dari…

DPD JPKP Kepulauan Mentawai Resmi Dibentuk, Ini Visi dan Misinya

DPD JPKP Kepulauan Mentawai Resmi Dibentuk, Ini Visi dan Misinya

MENTAWAI — Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Kepulauan Mentawai…

Serahkan Reward Mobil Avanza ke UMSB, Ketua PWM Sumbar Puji Terobosan BTM Attaqwa

Serahkan Reward Mobil Avanza ke UMSB, Ketua PWM Sumbar Puji Terobosan BTM Attaqwa

PADANG — Koperasi Syariah (KS) Baitul Tanwil Muhammadiyah (BTM) menggelar acara penyerahan hadiah simpanan Mudharabah…

Narkotika Senilai Ratusan Juta Berhasil di Gagalkan Beredar Oleh Polres Agam

Narkotika Senilai Ratusan Juta Berhasil di Gagalkan Beredar Oleh Polres Agam

Agam – Polres Agam berhasil mengagalkan peredaran dua paket besar narkotika jenis sabu dan 1.200 pil Ekstasy di Kelok…

Breaking News: Mobil Tangki BBM Terbalik di Sitinjau Lauik

Breaking News: Mobil Tangki BBM Terbalik di Sitinjau Lauik

PADANG — Satu unit truk tangki Pertamina pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium terbalik di Jalan Lintas…





Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Semoga Bisa Juga Temukan Harun Masiku yang Hilang Seperti Ditelan Bumi – Fadli Zon

Apresiasi Kinerja KPK, Fadli Zon: Semoga Bisa Juga Temukan Harun Masiku yang Hilang Seperti Ditelan Bumi


Politis Partai gerindra Fadli Zon merespons penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Edhy Prabowo diketahui sudah menyatakan mundur dari posisi sebagai Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra dan dari jabatan sebagai Menteri.

Fadli juga mengapresiasi kinerja KPK dalam penangkapan ini.

Namun, meskipun ia mengapresiasi kinerja KPK, Fadli berharap agar KPK juga bisa menemukan Harun Masiku yang menurutnya hingga kini masih hilang bagai ditelan bumi.

Stlh penetapan tersangka tengah malam ini, EP mundur dr Partai n Men KKP. Langkah bijak. Apresiasi kerja @KPK_RI. Smg bisa jg temukan Harun Masiku yg msh “hilang” spt ditelan bumi,” tulis Fadli Zon, Kamis (26/11/2020).

Dikutip dari detiknews, Usai jumpa pers penetapan tersangka, Edhy Prabowo meminta maaf ke sejumlah pihak termasuk ke Partai Gerindra dan menyatakan mengundurkan diri dari partai tersebut.

“Saya mohon maaf kepada seluruh keluarga besar partai saya. Saya dengan ini akan mengundurkan diri sebagai wakil ketua umum,” kata Edhy kepada wartawan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (26/11/2020) dini hari.Edhy Prabowo juga mundur dari jabatannya sebagai menteri. Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menunjuk Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan menjadi Menteri KKP ad interim sejak Edhy ditangkap KPK.

“Juga nanti saya akan mohon diri untuk tidak lagi menjabat sebagai menteri dan saya yakin prosesnya sudah berjalan,” ucapnya.

“Saya bertanggung jawab penuh dan saya akan hadapi dengan jiwa besar,” sambung Edhy Prabowo.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Bela Anies Baswedan, Fadli Zon Ungkit Guyon Menteri Jokowi di ILC – Fadli Zon

Bela Anies Baswedan, Fadli Zon Ungkit Guyon Menteri Jokowi di ILC


Politisi Gerindra Fadli Zon kembali mengungkit guyonan  Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi yang pernah bercanda soal Covid-19. Menhub Budi pernah bilang warga Indonesia kebal wabah mematikan itu lantaran setiap hari mengkonsumsi nasi kucing. 

Guyonan menhub Budi  diungkit Fadli dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) yang tayang di TVOne  pada Selasa (24/11/2020) malam. Menurutnya guyonan itu adalah sebuah pembiaran terhadap penularan wabah  mematikan itu di Jakarta  dan Indonesia.

Hal ini disampaikan  Fadli menanggapi pernyataan pembawa acara ILC Karni Ilyas yang  menyatakan isu pembiaran pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan oleh Gubernur DKI  Jakarta Anies Baswedan terkait acara  pernikahan anak Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq  Shihab pada Sabtu (14/11/2020) lalu.

“Siapa yang membiarkan? Menteri kesehatan yang membiarkan bahkan sampai ke presiden. Kita tahu 23 Januari 2020 Wuhan sudah lockdown kita masih bercerita nasi kucing  ini pembiaran,” tegasnya.

Fadli mengaku Anies Baswedan merupakan salah satu kepala daerah yang paling tegas dalam penanganan wabah mematikan itu. Buktinya, Provinsi DKI Jakarta menjadi daerah pertama yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total setelah wabah  corona mulai masuk ke Jakarta. 

“Justru yang paling pertama (melakukan karantina wilayah) adalah Gubernur DKI dan saat itu terjadi perdebatan antara pusat terkesan  ada persaingan,” tegasnya 

Tidak hanya itu, keseriusan Anies dalam menekan penularan wabah ni juga terlihat dari sejumlah regulasi yang diambil setelah PSBB total,yakni PSBB masa transisi. Yakni membuka berbagai kegiatan di Jakarta  secara bertahap ketika penularan wabah mulai melandai 

“Selain PSBB (total) ada PSBB transisi, dan kalau kita lihat ini banyak yang menentang  adalah menteri  dalam kabinet pak Jokowi,” pungkasnya. 

Lebih dari itu dia menilai, Gubernur Anies Baswedan tidak bisa didepak dari jabatannya saat ini lantaran pelanggaran protokol kesehatan pada pernikahan Syarifah Najwa Shihab.

Menurutnya, Anies tidak bisa dicopot lantaran kepala daerah dipilih langsung oleh rakyat. Kemudian sudah ada ketentuan yang mengatur sanksi kepada seorang kepala daerah yang dianggap melanggar etik.

“(Anies) tidak bisa dicopot hanya karena adanya instruksi dari kemendagri. Kedaulatan ada ditangan rakyat,” tuturnya. 

Menurutnya, Instruksi Nomor 6 Tahun 2020 tentang Penegakan Protokol Kesehatan untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) tidak cukup kuat untuk melengserkan seorang kepala daerah 

Adapun instruksi  dari Tito karnavian itu dikeluarkan saat masalah protokol kesehatan di Jakarta tengah menjadi  sorotan publik. 

“Menurut saya diskusi ini aja udah salah apakah Anies bisa dicopot? gubernur DKI tidak melanggar dia berusaha menegakan aturan, bahkan ada  sanksi RP50 juta,” tuntasnya.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Ulama yang Jadi Panutan – Fadli Zon

Sarankan Pemerintah Rangkul Habib Rizieq, Fadli Zon: Ulama yang Jadi Panutan


Nama Habib Rizieq masih hangat untuk diperbincangkan, berawal dari kepulangannya hingga kerumunan massa dalam beberapa acaranya.

Kedatangannya kembali ke Indonesia disambut hirup para simpatisannya hingga membuat lalu linta sekitar Bandara Seokarno Hatta lumpuh.

Namun, kepulangannya ke Tanah Air justru menyita perhatian publik, hingga beberapa acara yang didatanginya membuat kerumunan massa di tengah pandemi Covid-19.

Hal itu membuat sebagian kalangan memberikan kritik bagi sang pimpinan FPI tersebut.

Berbeda dengan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra,Fadli Zon. Ia justru menganggap pemerintah terlihat seperti memusuhi Habib Rizieq Shihab.

Hal itu disampaikan lewat tayangan di kanal YouTube Fadli Zon Official yang diunggah pada Senin, 23 November 2020.

Fadli Zon mengungkapkan, seharusnya pemerintah dapat merangkul Habib Rizieq Shihab yang dinilai sosok yang sangat berpengaruh di Indonesia.

“Habib Rizieq adalah seorang habib, seorang habaib, seorang sayyid, keturunan Nabi Muhammad SAW,” ucapnya.

Dia pun mengatakan, informasi yang mengatakan Habib Rizieq Shihab seorang keturunan Nabi Muhammad SAW didapat dari sumber yang memiliki data valid.

“Itu juga dikonfirmasi oleh sebuah institusi Rabithah ‘Alawiyyin yang memang mempunyai data tentang kekerabatan keturunan Nabi Muhammad,” terangnya.

Dia menjelaskan, Habib Rizieq merupakan pemimpin organisasi yang cukup banyak pengikutnya di Negara Indonesia.

“Habib Rizieq memimpin sebuah organisasi FPI, sebuah organisasi yang secara de facto mempunyai pengikut yang cukup banyak di seluruh Indonesia,” tuturnya.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer