Connect with us

balai wilayah sungai sumatera V

Bersama BWSS V, Nasrul Abit Tinjau Lokasi Pemindahan Kapal Nelayan

Bersama BWSS V, Nasrul Abit Tinjau Lokasi Pemindahan Kapal Nelayan


Padang,BeritaSumbar.com,-BWS Sumatera V Dampingi Wagub Nasrul Abit Tinjau Lokasi Pemindahan Kapal Nelayan ke Dermaga Batang Anai dan TPI Bungus.

Meninadaklanjuti hasil rapat koordinasi (Rakor) percepatan pembangunan Infrastruktur Sumatera Barat, pada (6/1/2020) lalu, Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Barat, Nasrul Abit, didampingi Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V dan berbagai instansi terkait melakukan tinjauan lapangan tempat pemindahan kapal nelayan ke Dermaga Batang Anai dan TPI Bungus, Kamis, (9/1/2020).

Hal ini dikarenakan adanya pengembangan kawasan Muaro Padang menjadi kawasan Marina di Kota Padang.

Menurut Nasrul Abit, Muaro Anai dan Pelabuhan Perikanan Samudera Bungus, Padang, menjadi alternatif bagi nelayan di Muaro Padang untuk memindahkan kapal dan memulai tempat baru untuk melaut.

Lebih lanjut dijelaskan, Muaro Padang bakal menjadi kawasan Pelabuhan Marina Padang yang dihendel langsung oleh PT Pelindo. Untuk mewujudkan kawasan Muaro Padang menjadi Pelabuhan Marina, maka kapal-kapal nelayan yang ada di sepanjang Sungai Batang Arau, harus dipindahkan ke tempat yang baru.

Agar tidak ada kekhawatiran yang bisa memunculkan gejolak para nelayan yang telah lama ada di Muaro Padang itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama PT Pelindo, Pelabuhan Perikanan Samudera Bungus, dan Balai Wilayah Sungai Sumatera V, mengambil langkah untuk mencarikan muara atau pelabuhan yang cocok bagi nelayan yang ada di Muaro Padang, untuk memulai aktifitas di tempat yang baru.

“Sejauh ini kita melakukan peninjauan dulu di dua lokasi, yakni di Muaro Anai dan Pelabuhan Perikanan Samudera Bungus. Hasil dari peninjauan ini akan dibahas di dalam rapat, dan selanjutnya dilakukan kajian, apakah dua tempat itu layak dan cocok untuk nelayan Muaro Padang,” ungkap pria yang akrab disapa Pak Nas itu.

Jika nanti Muaro Padang ini terwujud menjadi Pelabuhan Marina, lanjut dia sambil menjelaskan, maka kawasan Muaro Padang kini bakal menjadi gerbang pariwisata bagi Kota Padang dan juga bagi daerah lainnya. Karena, setelah nanti jadi Pelabuhan Marina, kapal-kapal pesiar akan masuk ke Muaro Padang ini.

Terkait persoalan teknis dalam pembangunan dermaga untuk nelayan ini, Kepala BWS Sumatera V, Maryadi Utama, mengatakan, pihak akan melakukan kajian teknis secara menyuluruh di ke dua lokasi calon dermaga tersebut, agar pembangunannya lancar dan terintegritas dengan infrastruktur yang sudah ada di lokasi tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumatera Barat, Yosmeri, mengatakan, Pemprov Sumatera Barat tentunya memprioritaskan nelayan yang ada di Muaro Padang mendapatkan tempat yang baru. Tujuannya, agar nelayan tidak tergganggu mata pencariannya, dengan adanya pembangunan kawasan Muaro Padang menjadi Pelabuhan Marina tersebut.

“Kita dari Dinas Kelautan dan Perikanan sebenarnya sudah lama mendorong nelayan di Muaro Padang ini untuk pindah ke Muaro Anai. Bahkan Pemko Padang telah membangun Muaro Anai, ternyata ada beberapa kendala seperti dangkal, akhirnya nelayan belum bersedia ke Muaro Anai,” ujarnya.

Sedangkan terkait di Pelabuhan Perikanan Samudera Bungus, ternyata hingga saat ini sudah ada 40 kapal nelayan Muaro Padang yang menepi di pelabuhan ini. Pemprov Sumatera Barat berharap kepada nelayan Muaro Padang agar bersabar, jelang ada keputusan ke kawasan mana bisa ditempati.

“Kini nelayan masih tetap seperti biasa pergi melaut dari di Muaro Padang. Tapi nanti jika pengerjaan telah mulai, maka seluruh kapal perlu dikosongkan di muara ini,” tegasnya.(*)

Sumber : Humas Balai Wilayah Sungai Sumatera V

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘1410885915625287’,
xfbml : true,
version : ‘v2.10’
});
FB.AppEvents.logPageView();
};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘1410885915625287’,
xfbml : true,
version : ‘v2.10’
});
FB.AppEvents.logPageView();
};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));
(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&appId=322156664622039&version=v2.3”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_GB/sdk.js#xfbml=1&version=v2.7&appId=322156664622039”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer