Connect with us

News

Bupati Hendrajoni Sebut Pemkab Bakal Benahi Draenase Kota Tahun Ini

Bupati Hendrajoni Sebut Pemkab Bakal Benahi Draenase Kota Tahun Ini


Bupati Hendrajoni ketika memberikan keterangan saat safari Ramadhan di Masjid Raya Painan, Minggu (28/5)

PADANG POS (PAINAN)—Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) berjanji bakal membenahi sistem draenase kota tahun ini.

Bupati Hendrajoni mengungkapkan, tahun ini akan ada perawatan dan pembangunan sejumlah titik draenase di sejumlah titik di Kecamatan IV Jurai.

“Karena Painan merupakan pusat Ibu Kota Pesisir Selatan. Jadi, harus bebas banjir,” ungkap bupati saat Safari Ramadhan di Masjid Raya Painan, Minggu (28/5).

Seperti diberitakan berbagai media, pada Minggu 27 Mei 2018, sejumlah titik di Kota Painan digenangi banjir akibat tingginya intensitas hujan sejak 26 Mei 2018.

Selain derasnya curah hujan, kondisi diperparah dengan sistem draenase yang sudah tidak berfungsi dengan maksimal. 

Sebab, sebagian draenase yang sudah mengalami sedimentasi penyumbatan. Kemudian, daya dukung dan daya tampungnya sudah tidak sesuai lagi dengan kepadatan penduduk.

Adapun sejumlah titik di Kota Painan yang rentan didera banjir antara lain Jalan Kamang, Jalan Sultan Agung dan Jalan Pemuda. 

Selain itu, juga sebagian kawasan Rawang, sejumlah titik di Kenagarian Painan Timur dan sebagian wilayah di Kenagarian Painan Selatan. 

Untuk tahun ini, lanjut bupati, sejumlah titik drainase yang bakal diperbaiki adalah dreanase Rawang dan Bunga Pasang.

Kemudian, draenase pusat Kota Painan Timur dan Sago-Painan. Bahkan, ia mengaku telah memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) untuk segera membenahi draenase.

“Dengan adanya perbaikan draenase, tentu kita harapkan tidak adalagi banjir di Kota Painan. Meski curaj hujan cukup tinggi, kalau draenasenya bagus, tidak akan banjir,” tegas bupati.

Pada kesempatan safari Ramadhan itu, Bupati Hendrajoni juga menyerahkan bantuan pada Masjid Raya Painan senilai Rp7,5 juta. 

Selain bupati, Ketua TP-PKK, Lisda Rawdha Hendrajoni juga menyerahkan bantuan pribadi uang tunai sebesar Rp3 juta pada anak-anak yatim.

Tak hanya itu, bupati juga berjanji bakal menambah biaya pembangunan Masjid paling tua di Kota Painan itu hingga Rp25 juta.

“Nanti silahkan Bapak pengurua masjid untuk segera membuat proposal dan rincian kebutuhan biayanya. Kita bakal akomodir pada APBD perubahan,” sebutnya. 

Sementara, Walinagari Painan Timur, Hendra Ardison Chandra menyampaikan rasa terima kasihnya pada pemerintah daerah.

Menurutnya, renovasi draenase memang sangat dibutuhkan bagi masyarakat.

“Ini tentu sudah kewajiban kami bersama-sama masyarakat untuk menjagangan,” tutup dia. (teddy setiawan)





Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Peringati Mosi Integral Mohammad Natsir, Fadli Zon Hadiahkan Karyanya kepada Anies Baswedan – Fadli Zon

Peringati Mosi Integral Mohammad Natsir, Fadli Zon Hadiahkan Karyanya kepada Anies Baswedan


Anggota DPR-RI, Fadli Zon memberikan karyanya kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Karya tersebut berupa buku yang ditulisnya berjudul Islam dan Demokrasi. 

Politisi Senior dari Partai Gerindra ini, menyerahkan karya tulisnya kepada Anies Baswedaan bertepatan dengan peringatan “Mosi Integral” Mohammad Natsir. 

Peringatan tersebut jatuh pada tanggal 3 April 1950. Mosi Integral Mohammad Natsir dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia sering disebut sebagai Proklamasi ke-2. Sekaligus dicatat sebagai lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Hari ini, 3 April (1950) kita peringati “Mosi Integral” Mohammad Natsir, Proklamasi ke-2 lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ungkapnya, sebagaimana diposting dalam laman akun twitter pribadinya @fadlizon pada tanggal 3 April 2021.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Fadli Zon Bertemu Ernie Djohan, Tengku Zulkarnain Teringat Masa Kecil – Fadli Zon

Fadli Zon Bertemu Ernie Djohan, Tengku Zulkarnain Teringat Masa Kecil


Politikus Partai Gerindra Fadli Zon memosting pertemuannya dengan penyani legendaris Ernie Djohan di lini masa akun Twitternya.

Dalam pertemuannya dengan pelantun tembang-tembang lawas ini, Fadli meminta secara khusus minta tandata-tangannya di koleksi piringan hitamnya sebanyak 50-an.

Fadli mengungkapkan pelantun lagu Teluk Bayur dan Kau Selalu di Hatiku itu sebentar lagi akan memasuki usia 70 tahun.

“Ketemu penyanyi legendaris Uni Ernie Djohan sekalian minta tanda tangan utk 50an piringan hitam. Sebentar lg berusia 70 tahun, dan sudah berkarya sejak usia 12 tahun. Lagu yang terkenal antara lain Teluk Bayur, Kau Selalu di Hatiku, Mutiara yang Hilang. Sehat terus Uni,” kata Fadli dikutip dari lini masa akun Twitternya, @Fadlizon, Sabtu (27/3/2021).

Postingan Fadli Zon langsung direspons sejumlah pengguna Twitter. Salah satunya mantan Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain yang mengaku saat kecil hafal lagu-lagu Ernie Johan.

“Salam buat Uni Ernie Djohan…Saat kecil hampir semua lagu beliau saya hafal. Mutiara yang Hilang salah satu yang terbaik…” cuit pria yang biasa disapa Ustad Tengku Zul ini.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Mereka Kelihatan Jujur – Fadli Zon

Polemik Hagia Sophia, Fadli Zon Sarankan Indonesia Tunjukkan Sikap Terbuka


Politikus sekaligus anggota DPR RI Fadli Zon baru-baru ini angkat suara menanggapi pernyataan Kapolsek Setu yang mengaku tidak tahu menahu soal adanya kabar dan informasi anggota polisi penembak Laskar FPIyang meninggal dunia.

Dalam cuitan yang diunggah di akun Twitternya, Fadli Zonmengungkapkan pendapatnya soal Kapolsek Setu yang menyampaikan bahwa dirinya tidak menerima laporan insiden kecelakaan tunggal yang mengakibatkan anggota polisi penembak FPI meninggal dunia.

Fadli Zonmenilai bahwa Kapolsek Setu terlihat sebagai sosok pemimpin yang jujur, sehingga pernyataan yang disampaikannya diyakini sebagai pernyataan yang penuh dengan kejujuran.

Kapolseknya kelihatan jujur,” tulis Fadli Zon sebagaimana dikutip PikiranRakyat-Tasikmalaya.com dari akun Twitter @fadlizon, Minggu, 28 Maret 2021.

Diketahui sebelumnya, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menyebut satu orang polisi terlapor dalam kasus pembunuhan di luar hukum atau unlawful killing terhadap empat laskar FPI meninggal dunia akibat kecelakaan.

Diberitakan Pikiran Rakyat sebelumnya, Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Agus Harianto membenarkan informasi tersebut.

“Saat gelar perkara, saya mendapat informasi kalau salah satu tersangka meninggal dunia karena kecelakaan,” kata Agus saat dikonfirmasi, Kamis, 25 Maret 2021.

Namun demikian Agus tidak merinci di mana lokasi kecelakaan anggota polisi tersebut hingga akhirnya meninggal dunia.

“Silahkan ditanya ke penyidik ya,” ucapnya.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer