Connect with us

News

Catatan Yal Aziz: IKW Bangun Solidaritas Sesama Wartawan

Catatan Yal Aziz: IKW Bangun Solidaritas Sesama Wartawan


JUJUR, saya termasuk yang beruntung bisa berteman dan bersenda gurau dengan beberapa wartawan yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Wartawan (IKW). Bahkan, saya juga bangga dan senang karena bisa bepergian bersama rombongan teman-teman anggota IKW, ke Kota Payakumbuh dan sekaligus bertatap muka dan bercengkrama dengan Bupati Lima Puluh Kota, Irfendi Arbi, Maret 2018 lalu

Yang hebatnya lagi, kehadiran saya  dalam rombongan wisata IKW tersebut, sebagai Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sumatera Barat. Ikut juga Wakil Bendahara SMSI Sumbar, Surya yang juga pempinan Umum, Sumbardetik.com.

Khusus Taf Chaniago, begitu panggilan akrab bagian humas Pemko Padang ini, tak hanya dikenal sebagai Pembina di IKW, tapi putra Pauh Kota Padang ini, juga Pemimpin Redaksi portal berita Impiannews.com. Kemudian, Taf Chaniago dipercaya sebagai bendahara SMSI Sumbar.   

Secara fakta, kini muncul berbagam macam nama tempat wartawan bersilaturrahmi, berkomunikasi dan berhimpun. Namanya pun beragam. Tapi, dari sekain banyaknya wadah tempat para wartawan berkumpul dan berkomunikasi, peguyuban Ikatan Keluarga Wartawan yang dinahkodai Adel panggilan akrabnya, punya cerita dan gebrakan nyata dalam kegiatan sosialnya sesama anggota. 

Diantara kinerja anggota IKW yang patut dipuji tersebut, masalah sosial. Maksudnya, begitu ada anggota IKW sakit, meninggal dunia, maka secara spontan para anggota IKW akan berbondong-bondong memperlihatkan bentuk solidaritasnya. Kini anggota IKW, katanya  telah berjumlah 56 orang

Kemudian kinerja IKW yang patut dipuji juga, mereka mengadakan kelompok arisan dengan penggalangan dana sosial, yang kalau ndak salah Rp 20.000 per-anggota. Selanjutnya, dana yang dihimpun tersebut akan diberikan kembali kepada anggota dengan cara undian atau cabut lot. Bagi yang beruntung, bisalah dana tersebut dipergunakan untuk membantu biaya dapur.

Kegiatan positif IKW lainnya, setiap ada persoalan, seperti ada teman wartawan sakit dan meningal dunia, maka secara spontan para anggota IKW akan mengalang dana kembali dengan cara bantuan spontan atau badoncek istilah teman-teman dari Pariaman. 

Rasanya, tak berlebihan pula jika cara IKW ini dalam menggalang rasa persatuan dan solidaritas sesama wartawan menjadi acuan bagi wartawan yang tergabung diorganisasinya masing-masing. Kenapa? Karena bagaimanapun jua, cara IKW ini, bisalah dikatakan the best saat ini, karena mereka menggalang rasa persatuan dan kesatuan tanpa menjalankan profosal atau ngemis ke berbagai dinas dan instansi, serta meminta-minta  kepada para penguasaha dan penguasa. Bravo IKW. (penulis wartawan tabloidbijak.com dan padangpos.com) 





Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Peringati Mosi Integral Mohammad Natsir, Fadli Zon Hadiahkan Karyanya kepada Anies Baswedan – Fadli Zon

Peringati Mosi Integral Mohammad Natsir, Fadli Zon Hadiahkan Karyanya kepada Anies Baswedan


Anggota DPR-RI, Fadli Zon memberikan karyanya kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Karya tersebut berupa buku yang ditulisnya berjudul Islam dan Demokrasi. 

Politisi Senior dari Partai Gerindra ini, menyerahkan karya tulisnya kepada Anies Baswedaan bertepatan dengan peringatan “Mosi Integral” Mohammad Natsir. 

Peringatan tersebut jatuh pada tanggal 3 April 1950. Mosi Integral Mohammad Natsir dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia sering disebut sebagai Proklamasi ke-2. Sekaligus dicatat sebagai lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Hari ini, 3 April (1950) kita peringati “Mosi Integral” Mohammad Natsir, Proklamasi ke-2 lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ungkapnya, sebagaimana diposting dalam laman akun twitter pribadinya @fadlizon pada tanggal 3 April 2021.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Fadli Zon Bertemu Ernie Djohan, Tengku Zulkarnain Teringat Masa Kecil – Fadli Zon

Fadli Zon Bertemu Ernie Djohan, Tengku Zulkarnain Teringat Masa Kecil


Politikus Partai Gerindra Fadli Zon memosting pertemuannya dengan penyani legendaris Ernie Djohan di lini masa akun Twitternya.

Dalam pertemuannya dengan pelantun tembang-tembang lawas ini, Fadli meminta secara khusus minta tandata-tangannya di koleksi piringan hitamnya sebanyak 50-an.

Fadli mengungkapkan pelantun lagu Teluk Bayur dan Kau Selalu di Hatiku itu sebentar lagi akan memasuki usia 70 tahun.

“Ketemu penyanyi legendaris Uni Ernie Djohan sekalian minta tanda tangan utk 50an piringan hitam. Sebentar lg berusia 70 tahun, dan sudah berkarya sejak usia 12 tahun. Lagu yang terkenal antara lain Teluk Bayur, Kau Selalu di Hatiku, Mutiara yang Hilang. Sehat terus Uni,” kata Fadli dikutip dari lini masa akun Twitternya, @Fadlizon, Sabtu (27/3/2021).

Postingan Fadli Zon langsung direspons sejumlah pengguna Twitter. Salah satunya mantan Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain yang mengaku saat kecil hafal lagu-lagu Ernie Johan.

“Salam buat Uni Ernie Djohan…Saat kecil hampir semua lagu beliau saya hafal. Mutiara yang Hilang salah satu yang terbaik…” cuit pria yang biasa disapa Ustad Tengku Zul ini.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Mereka Kelihatan Jujur – Fadli Zon

Polemik Hagia Sophia, Fadli Zon Sarankan Indonesia Tunjukkan Sikap Terbuka


Politikus sekaligus anggota DPR RI Fadli Zon baru-baru ini angkat suara menanggapi pernyataan Kapolsek Setu yang mengaku tidak tahu menahu soal adanya kabar dan informasi anggota polisi penembak Laskar FPIyang meninggal dunia.

Dalam cuitan yang diunggah di akun Twitternya, Fadli Zonmengungkapkan pendapatnya soal Kapolsek Setu yang menyampaikan bahwa dirinya tidak menerima laporan insiden kecelakaan tunggal yang mengakibatkan anggota polisi penembak FPI meninggal dunia.

Fadli Zonmenilai bahwa Kapolsek Setu terlihat sebagai sosok pemimpin yang jujur, sehingga pernyataan yang disampaikannya diyakini sebagai pernyataan yang penuh dengan kejujuran.

Kapolseknya kelihatan jujur,” tulis Fadli Zon sebagaimana dikutip PikiranRakyat-Tasikmalaya.com dari akun Twitter @fadlizon, Minggu, 28 Maret 2021.

Diketahui sebelumnya, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menyebut satu orang polisi terlapor dalam kasus pembunuhan di luar hukum atau unlawful killing terhadap empat laskar FPI meninggal dunia akibat kecelakaan.

Diberitakan Pikiran Rakyat sebelumnya, Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Agus Harianto membenarkan informasi tersebut.

“Saat gelar perkara, saya mendapat informasi kalau salah satu tersangka meninggal dunia karena kecelakaan,” kata Agus saat dikonfirmasi, Kamis, 25 Maret 2021.

Namun demikian Agus tidak merinci di mana lokasi kecelakaan anggota polisi tersebut hingga akhirnya meninggal dunia.

“Silahkan ditanya ke penyidik ya,” ucapnya.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer