Connect with us

News

Cina-Rusia Makin Mesra, Presiden Xi Jinping Hadiahkan Putin Medali Persahabatan

Cina-Rusia Makin Mesra, Presiden Xi Jinping Hadiahkan Putin Medali Persahabatan


Sabtu, 09 Juni 2018 – 19:30:46 WIB – 27

Presiden Cina, Xi Jinping (Kiri) dan Presiden Rusia Vladimir Putin (Kanan). (Foto: Dok. Istimewa)

Pilwako Kota Padang 2018

INTERNASIONALL – Presiden Cina, Xi Jinping, menghadiahkan Medali Persahabatan kepada Presiden Rusia, Vladimir Putin. Ini merupakan medali pertama yang diberikan Republik Rakyat Cina.

Pemberian medali ini dilakukan di sela-sela kunjungan Putin ke Cina pada Jumat (8/6). Seremoni digelar di Aula Besar Rakyat di Beijing. Dalam acara tersebut turut hadir anggota Komite Tetap dari Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis Cina.

“Sebagai pemimpin negara besar dengan pengaruh global, Presiden Putin adalah teman lama dan teman baik dari rakyat Cina,” ujar Xi Jinping dalam pidatonya di acara seremoni tersebut, dikutip laman Xinhua.

“Terima kasih kepada Presiden Putin, hubungan bilateral telah bertahan dari ujian situasi internasional yang selalu berubah,” kata Xi menambahkan.

Pernyataan Xi yang terakhir menekankan bahwa hubungan Rusia dan Cina memiliki ikatan kuat serta strategis. Pada kesempatan itu, Xi pun menyatakan akan bekerja sama dengan Putin guna mengantar masa depan yang lebih cerah bagi hubungan bilateral kedua negara.

Putin mengungkapkan rasa terima kasihnya yang mendalam kepada Xi. Menurutnya, Medali Persahabatan yang diberikan kepadanya bukan hanya penghargaan tertinggi bagi dirinya sendiri. Medali tersebut telah mencerminkan tingkat tinggi koordinasi kemitraan strategis komprehensif Rusia dan Cina.

“Kami menghargai kemitraan strategis yang komprehensif antara Rusia dan Cina,” ujar Putin.

Medali Persahabatan merupakan penghargaan tertinggi Cina yang diberikan kepada orang atau tokoh asing. Mereka yang menerima penghargaan ini dianggap telah memberikan kontribusi luar biasa terhadap upaya modernisasi Cina, mempromosikan kerja sama antara Cina dan dunia, dan menjaga perdamaian dunia. (rep)

Editor/Sumber: Ikhlas Bakri/Republika.co.id

Tag: internasional,politik,tokoh

WNI Dilarang Masuk Israel, Ini Respon Menlu Retno Marsudi

WNI Dilarang Masuk Israel, Ini Respon Menlu Retno Marsudi

INTERNASIONAL – Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyatakan sikap politik pemerintah Indonesia tidak berubah meski…

Menyebrang Jalan, Seorang Bocah di Tanah Datar Meninggal Tertabrak L300

Menyebrang Jalan, Seorang Bocah di Tanah Datar Meninggal Tertabrak L300

TANAH DATAR – Mobil Pick UP Mitsubishi L 300 BA 8404 MN menabrak pejalan kaki, di jalan umum Lintau – Payakumbuh,…

Bandung Planning Galery Wisata Edukasi Di Kota Metropolis

Bandung Planning Galery Wisata Edukasi Di Kota Metropolis

BANDUNG – Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat merupakan salah satu kota tujuan wisata dan pendidikan di Indonesia….

Kodim 0307/TD dan Pramuka bagi-bagi Takjil pada Pengendara

Kodim 0307/TD dan Pramuka bagi-bagi Takjil pada Pengendara

PADANG PANJANG – Jajaran Kodim 0307/Tanah Datar membagi-bagikan takjil (makanan berbuka puasa) kepada pengguna jalan…

Relawan Indonesia Jokowi di Padang Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Relawan Indonesia Jokowi di Padang Turun ke Jalan Bagikan Takjil

PADANG – Relawan Indonesia Jokowi (Reliji) bersama BEM STIEPI Padang turun ke jalan membagikan takjil kepada para…





Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Peringati Mosi Integral Mohammad Natsir, Fadli Zon Hadiahkan Karyanya kepada Anies Baswedan – Fadli Zon

Peringati Mosi Integral Mohammad Natsir, Fadli Zon Hadiahkan Karyanya kepada Anies Baswedan


Anggota DPR-RI, Fadli Zon memberikan karyanya kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Karya tersebut berupa buku yang ditulisnya berjudul Islam dan Demokrasi. 

Politisi Senior dari Partai Gerindra ini, menyerahkan karya tulisnya kepada Anies Baswedaan bertepatan dengan peringatan “Mosi Integral” Mohammad Natsir. 

Peringatan tersebut jatuh pada tanggal 3 April 1950. Mosi Integral Mohammad Natsir dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia sering disebut sebagai Proklamasi ke-2. Sekaligus dicatat sebagai lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Hari ini, 3 April (1950) kita peringati “Mosi Integral” Mohammad Natsir, Proklamasi ke-2 lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ungkapnya, sebagaimana diposting dalam laman akun twitter pribadinya @fadlizon pada tanggal 3 April 2021.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Fadli Zon Bertemu Ernie Djohan, Tengku Zulkarnain Teringat Masa Kecil – Fadli Zon

Fadli Zon Bertemu Ernie Djohan, Tengku Zulkarnain Teringat Masa Kecil


Politikus Partai Gerindra Fadli Zon memosting pertemuannya dengan penyani legendaris Ernie Djohan di lini masa akun Twitternya.

Dalam pertemuannya dengan pelantun tembang-tembang lawas ini, Fadli meminta secara khusus minta tandata-tangannya di koleksi piringan hitamnya sebanyak 50-an.

Fadli mengungkapkan pelantun lagu Teluk Bayur dan Kau Selalu di Hatiku itu sebentar lagi akan memasuki usia 70 tahun.

“Ketemu penyanyi legendaris Uni Ernie Djohan sekalian minta tanda tangan utk 50an piringan hitam. Sebentar lg berusia 70 tahun, dan sudah berkarya sejak usia 12 tahun. Lagu yang terkenal antara lain Teluk Bayur, Kau Selalu di Hatiku, Mutiara yang Hilang. Sehat terus Uni,” kata Fadli dikutip dari lini masa akun Twitternya, @Fadlizon, Sabtu (27/3/2021).

Postingan Fadli Zon langsung direspons sejumlah pengguna Twitter. Salah satunya mantan Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain yang mengaku saat kecil hafal lagu-lagu Ernie Johan.

“Salam buat Uni Ernie Djohan…Saat kecil hampir semua lagu beliau saya hafal. Mutiara yang Hilang salah satu yang terbaik…” cuit pria yang biasa disapa Ustad Tengku Zul ini.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Mereka Kelihatan Jujur – Fadli Zon

Polemik Hagia Sophia, Fadli Zon Sarankan Indonesia Tunjukkan Sikap Terbuka


Politikus sekaligus anggota DPR RI Fadli Zon baru-baru ini angkat suara menanggapi pernyataan Kapolsek Setu yang mengaku tidak tahu menahu soal adanya kabar dan informasi anggota polisi penembak Laskar FPIyang meninggal dunia.

Dalam cuitan yang diunggah di akun Twitternya, Fadli Zonmengungkapkan pendapatnya soal Kapolsek Setu yang menyampaikan bahwa dirinya tidak menerima laporan insiden kecelakaan tunggal yang mengakibatkan anggota polisi penembak FPI meninggal dunia.

Fadli Zonmenilai bahwa Kapolsek Setu terlihat sebagai sosok pemimpin yang jujur, sehingga pernyataan yang disampaikannya diyakini sebagai pernyataan yang penuh dengan kejujuran.

Kapolseknya kelihatan jujur,” tulis Fadli Zon sebagaimana dikutip PikiranRakyat-Tasikmalaya.com dari akun Twitter @fadlizon, Minggu, 28 Maret 2021.

Diketahui sebelumnya, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menyebut satu orang polisi terlapor dalam kasus pembunuhan di luar hukum atau unlawful killing terhadap empat laskar FPI meninggal dunia akibat kecelakaan.

Diberitakan Pikiran Rakyat sebelumnya, Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Agus Harianto membenarkan informasi tersebut.

“Saat gelar perkara, saya mendapat informasi kalau salah satu tersangka meninggal dunia karena kecelakaan,” kata Agus saat dikonfirmasi, Kamis, 25 Maret 2021.

Namun demikian Agus tidak merinci di mana lokasi kecelakaan anggota polisi tersebut hingga akhirnya meninggal dunia.

“Silahkan ditanya ke penyidik ya,” ucapnya.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer