Connect with us

News

Dandim : Kodim 0311 Nyatakan ‘Siap’ Amankan Lebaran 2018

Dandim : Kodim 0311 Nyatakan 'Siap' Amankan Lebaran 2018


Dandim 0311 Pessel Letkol. Arh. Wahyu Akhadi dan Kapolres AKBP. Fery Herlambang foto bersama saat meninjau Pos Pengamanan lebaran 2018 di Pessel

PADANG POS (PAINAN)-Komando Distrik Militer (Kodim) 0311 Pesisir Selatan (Pessel) menyatakan kesiapannya mendukung suksesnya Operasi Ketupat 2018.

Komandan Distrik Militer (Dandim) Letkol. Arh. Wahyu Akhadi, menyampaikan, dukungan itu dibuktikan dengan pengerahan 30 orang personel anggota TNI.

“Intinya, kami siap bekerjasama dengan seluruh tim. Baik itu dari Polri maupun dari ASN Pemkab Pessel,” ungkap Dandim di Painan, Senin (10/6).

Posko Operasi Ketupat 1439 H/2018 di Pessel berlangsung selama 18 hari, mulai dari tanggal 7 Juni 2018 hingga 24 Juni 2018.

Dalam Operasi ketupat, tim membagi sebanyak delapan posko yang tersebar di sepanjang wilayah geografis Pessel. Dari delapan posko itu, empat Pos Pelayanan dan empat Pos Kesehatan.

Untuk itu, Dandim mengimbau pada para pemudik masyarakar agar tetap berhati-hati saat berkendara. Kemudian, memastikan kenderaan diparkir di tempat yang aman.

Sebanyak 477 personel dari Kepolisian, TNI dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) siap mengamankan lebaran Idul Fitri 1439 H/2018.

Sebelumnya, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) AKBP. Fery Herlambang pun menegaskan pengerahan personel tersebut guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi pemudik.

“Operasi Ketupat dijadwalkan mulai dari tanggal 7 Juni-24 Juni,” ungkap Kapolres ketika membacakan amanat Presiden Joko Widodo pada Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2018 di Painan beberapa waktu lalu.

Apel dihadiri Asisten I Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Gunawan. Pasi Ops Komando Rayon Militer 0311 Pesisir Selatan, Kapten. M. Effendi dan Kebag Ops. Kompol. Mirza Herwanto.

Untuk tahun ini, lanjut Kapolres, dalam operasi, tim gabungan bakal fokus pada empat potensi kerawanan saat lebaran nantinya. 

Pertama, menjaga aksi penimbunan bahan pangan straregis, sehingga memicu terjadinya lonjakkan harga pangan strategis secara signifikan.

Kedua, mengantisipasi terjadinya gangguan keselamatan dan kelancaran lalu lintas bagi para pemudik dalam perjalanan hingga selamat sampai tujuan. 

Dengan adanya antisipasi itu, secara otomatis dapat meminimalisir potensi kejahatan di jalan. Sebab, intensitas kejahatan jelang lebaran cukup tinggi.

“Karena potensi kejahatan dan kecelakaan dalam berlalu lintas pada saat lebaran cukup tinggi dibanding hari-hari biasanya,” tutur Kapolres.

Kemudian, yang ketiga, mengantisipasi terjadinya bencana alam. Untuk itu, selain personel, tim gabungan pun telah menyiagakan peralatan jika terjadinya bencana seperti longsor dan banjir.

Sedangkan yang keempat, fokus pada gangguan Kamtibmas dan ancaman tindakkan terorisme. Sebab, akhir-akhir ini ancaman aksi terorisme di beberapa wilayah di Indonesia cukup tinggi. (teddy setiawan)





Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Peringati Mosi Integral Mohammad Natsir, Fadli Zon Hadiahkan Karyanya kepada Anies Baswedan – Fadli Zon

Peringati Mosi Integral Mohammad Natsir, Fadli Zon Hadiahkan Karyanya kepada Anies Baswedan


Anggota DPR-RI, Fadli Zon memberikan karyanya kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Karya tersebut berupa buku yang ditulisnya berjudul Islam dan Demokrasi. 

Politisi Senior dari Partai Gerindra ini, menyerahkan karya tulisnya kepada Anies Baswedaan bertepatan dengan peringatan “Mosi Integral” Mohammad Natsir. 

Peringatan tersebut jatuh pada tanggal 3 April 1950. Mosi Integral Mohammad Natsir dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia sering disebut sebagai Proklamasi ke-2. Sekaligus dicatat sebagai lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Hari ini, 3 April (1950) kita peringati “Mosi Integral” Mohammad Natsir, Proklamasi ke-2 lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ungkapnya, sebagaimana diposting dalam laman akun twitter pribadinya @fadlizon pada tanggal 3 April 2021.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Fadli Zon Bertemu Ernie Djohan, Tengku Zulkarnain Teringat Masa Kecil – Fadli Zon

Fadli Zon Bertemu Ernie Djohan, Tengku Zulkarnain Teringat Masa Kecil


Politikus Partai Gerindra Fadli Zon memosting pertemuannya dengan penyani legendaris Ernie Djohan di lini masa akun Twitternya.

Dalam pertemuannya dengan pelantun tembang-tembang lawas ini, Fadli meminta secara khusus minta tandata-tangannya di koleksi piringan hitamnya sebanyak 50-an.

Fadli mengungkapkan pelantun lagu Teluk Bayur dan Kau Selalu di Hatiku itu sebentar lagi akan memasuki usia 70 tahun.

“Ketemu penyanyi legendaris Uni Ernie Djohan sekalian minta tanda tangan utk 50an piringan hitam. Sebentar lg berusia 70 tahun, dan sudah berkarya sejak usia 12 tahun. Lagu yang terkenal antara lain Teluk Bayur, Kau Selalu di Hatiku, Mutiara yang Hilang. Sehat terus Uni,” kata Fadli dikutip dari lini masa akun Twitternya, @Fadlizon, Sabtu (27/3/2021).

Postingan Fadli Zon langsung direspons sejumlah pengguna Twitter. Salah satunya mantan Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain yang mengaku saat kecil hafal lagu-lagu Ernie Johan.

“Salam buat Uni Ernie Djohan…Saat kecil hampir semua lagu beliau saya hafal. Mutiara yang Hilang salah satu yang terbaik…” cuit pria yang biasa disapa Ustad Tengku Zul ini.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Mereka Kelihatan Jujur – Fadli Zon

Polemik Hagia Sophia, Fadli Zon Sarankan Indonesia Tunjukkan Sikap Terbuka


Politikus sekaligus anggota DPR RI Fadli Zon baru-baru ini angkat suara menanggapi pernyataan Kapolsek Setu yang mengaku tidak tahu menahu soal adanya kabar dan informasi anggota polisi penembak Laskar FPIyang meninggal dunia.

Dalam cuitan yang diunggah di akun Twitternya, Fadli Zonmengungkapkan pendapatnya soal Kapolsek Setu yang menyampaikan bahwa dirinya tidak menerima laporan insiden kecelakaan tunggal yang mengakibatkan anggota polisi penembak FPI meninggal dunia.

Fadli Zonmenilai bahwa Kapolsek Setu terlihat sebagai sosok pemimpin yang jujur, sehingga pernyataan yang disampaikannya diyakini sebagai pernyataan yang penuh dengan kejujuran.

Kapolseknya kelihatan jujur,” tulis Fadli Zon sebagaimana dikutip PikiranRakyat-Tasikmalaya.com dari akun Twitter @fadlizon, Minggu, 28 Maret 2021.

Diketahui sebelumnya, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menyebut satu orang polisi terlapor dalam kasus pembunuhan di luar hukum atau unlawful killing terhadap empat laskar FPI meninggal dunia akibat kecelakaan.

Diberitakan Pikiran Rakyat sebelumnya, Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Agus Harianto membenarkan informasi tersebut.

“Saat gelar perkara, saya mendapat informasi kalau salah satu tersangka meninggal dunia karena kecelakaan,” kata Agus saat dikonfirmasi, Kamis, 25 Maret 2021.

Namun demikian Agus tidak merinci di mana lokasi kecelakaan anggota polisi tersebut hingga akhirnya meninggal dunia.

“Silahkan ditanya ke penyidik ya,” ucapnya.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer