Connect with us

AGAM

Dewan Dakwah Sumbar Bantu Korban Galodo Agam

Dewan Dakwah Sumbar Bantu Korban Galodo Agam


Agam,BeritaSumbar.com,-Innalillahi… petang baru merembang pada Rabu (20/11) ketika banjir bandang (galodo) melanda sebagian wilayah Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Bencana yang didahului hujan deras sejak sore harinya itu menghantam Jorong Galapuang, Nagari Tanjuang Sani, Kecamatan Tanjung Raya.

Galodo yang mengangkut material lumpur, bebatuan, dan kayu-kayu menyebabkan tertutupnya akses jalan sepanjang 200 meter dengan ketinggian bah sekitar 3-5 meter. Akibatnya, dua unit rumah kayu milik Rosmi yang dihuni Erniati dan Ermawati, hanyut.

Galodo juga menyerbu ke 11 unit rumah dan Masjid Istighfar serta gedung Madrasah Diniyah Awaliyah Galapuang. Tambak ikan dan lahan pertanian  juga terdampak.

Banjir bandang juga menyebabkan satu korban jiwa, yakni Sutan Palindih (35). “Saat itu hujan deras, korban sedang memasang jaring ikan di Danau Maninjau. Diduga karena tergelincir, korban terjatuh ke danau,” kata Camat Tanjung Raya, Handria Asmi, Kamis (21/11).

Kerugian material akibat galodo tersebut diperkirakan mencapai Rp1 miliar.

Guna meringankan derita korban galodo Galapuang, Dewan Dakwah Sumbar segera mengirimkan bantuan kemnausiaan.

Menurut Ketua Dewan Dakwah Sumbar, Dr Badrul Mustafa Kemal, bantuan tersebut disalurkan melalui Laznas Dewan Dakwah dan Yayasan Rumah Sakit Islam (Yarsi) Sumbar.

Dipimpin ketuanya, Arham, Tim Laznas Dewan Dakwah Sumbar menyalurkan bantuan ke Galapaung pada Jumat (22/11). ”Bantuan awal ini berupa beras, pakaian layak, dan makanan cepat saji,” tutur Arham dari lokasi bencana.

Selanjutnya, Tim Yarsi bersama Yayasan Birrul Walidaini Pakan Sinayan yang dipimpin Ustadz Misbah Malim, menyambung bantuan sesuai kebutuhan korban yang paling urgen. ”Sembako menjadi kebutuhan yang masih priorotas,” kata Anisral, Sekretaris Umum Yarsi.(*/rel)

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘1410885915625287’,
xfbml : true,
version : ‘v2.10’
});
FB.AppEvents.logPageView();
};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘1410885915625287’,
xfbml : true,
version : ‘v2.10’
});
FB.AppEvents.logPageView();
};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));
(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&appId=322156664622039&version=v2.3”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_GB/sdk.js#xfbml=1&version=v2.7&appId=322156664622039”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

AGAM

Kunjungi Banto Royo, Berwisata Sambil Beramal – siarminang.net

Kunjungi Banto Royo, Berwisata Sambil Beramal – Beritasumbar.com


Kabupaten Agam – BANTO ROYO Kamang Kabupaten Agam Sumatera Barat, merupakan objek wisata fenomenal dengan ciri khas yang berbeda dari objek wisata lainnya. Objek wisata yang resmi dibuka pada tanggal 28 Oktober 2018 ini bukanlah objek wisata yang bertujuan untuk menambah aset daerah setempat, tetapi untuk menyokong keberadaan pondok Tahfizh al-Qur’an dan fasilitas pendidikan anak panti asuhan. (Irwan. Minggu, 11 Oktober 2020).

Koordinator Marketing Banto Royo ini menjelaskan bahwa hasil dari tiket pengunjung 60% digunakan untuk mendanai kegiatan keagamaan dan pendidikan anak Nagari Tilatang Kamang. Yaitu untuk kebutuhan biaya operasional Tahfizh al-Qur’an anak-anak yang ikut bergabung dalam Pondok Tahfizh al-Ikhlas. Santrinya ialah anak-anak tingkat SD/MI, mulai dari kelas 1-6, ada beberapa orang yang sudah SMP/MTs. Mulai dari pakaian seragam dan fasilitas belajar santri didanai penuh oleh dana dari Banto Royo.

Lebih lanjut Irwan menjelaskan, selain untuk pondok tahfizh, hasil tiketing juga digunakan untuk menfasilitasi anak-anak panti asuhan untuk belajar atau les bahasa Inggris dan Komputer. Kegiatan ini diadakan di lantai dua Masjid Nurul Ittihad yang berada tepat sebelah kanan gerbang masuk ke kawasan objek wisata Banto Royo. Sebagian dana juga digunakan untuk kebutuhan biaya operasional Masjid tersebut. 40% nya baru digunakan untuk membiayai operasional objek wisata Banto Royo itu sendiri, jelasnya.

Lelaki yang terkenal ramah ini juga menceritakan bahwa Banto Royo ini awalnya hanyalah rawa-rawa saja, kemudian pada tahun 2017 masyarakat setempat bersama perantau sepakat untuk menggarapnya menjadi objek wisata air dengan desain yang unik, yaitu jembatan alami di atas air sepanjang 1 KM yang dibuat menggunakan bambu dan kayu. Objek wisata ini dibangun selama 1 tahun dengan pengerjaan yang didanai dari sumbangan masyarakat, kemudian dari para perantau yang berasal dari Kamang sebesar 3 Miliar rupiah.

“Di Sepanjang jembatan sengaja tidak diberi pagar kiri kanannya, dengan maksud ialah agar para orang tua benar-benar merasakan kebersamaan dengan anak mereka di sini. Karena selama di rantau banyak anak yang jarang mendapat sentuhan dan penjagaan penuh dari Ayah dan Ibunya, maka di sinilah mereka merasakan momentnya,” jelas Irwan kepada media.

Menuju 3 tahun keberadaan objek wisata alam ini, di Banto Royo telah tersedia sejumlah fasilitas menarik yang bisa dinikmati oleh para pengunjung. Ada perahu air, flying fox, camping ground, pondok-pondok lesehan di sepanjang jembatan, mushalla dan air yang begitu bersih, balai ruang pertemuan, tempat bermain anak, serta ratusan ikan juga menghiasi sepanjang genangan air Banto Royo ini. Pondok Tahfizh al-Ikhlas yang dikelola juga telah melaksanakan wisuda tahfizh 1 juz satu kali dengan hafalan juz 30.

Pengunjung hanya dikenakan biaya tiket masuk Rp. 20.000/orang di hari weekend, dan Rp. 15.000/orang pada hari biasa.

Annisa, salah satu pengunjung asal Jakarta mengatakan bahwa di dalam kawasan objek wisata tersebut tidak terlihat kotak infaq untuk Mushalla ataupun toilet, para karyawan di sini juga sangat ramah dalam melayani kebutuhan pengunjung yang datang. Seperti meminjamkan tikar, memandu perjalanan pengunjung di sepanjang jembatan, mengenalkan hal-hal unik yang terdapat di sini, dan tak kalah menarik, pengunjung yang merasa lapar di sini tidak perlu repot untuk keluar dari area untuk membeli nasi. Karyawan di sini bersedia menghubungi pihak rumah makan terdekat untuk mengantarkan nasi sesuai pesanan ke area objek wisata Banto Royo. Karyawan di sini juga bersedia diwawancarai atau divideokan untuk mendukung aktifitas pengunjung. Youtuber berdarah Minang ini menyimpulkan bahwa uang masuk di awal telah memberikan fasilitas terbaik dan lengkap untuk para pengunjung. Sehingga tidak rugi jauh-jauh datang ke sini,” ungkapnya.

Di akhir bincang-bincang media dengan koordinator marketing Banto Royo (Irwan) menegaskan bahwa di sini pengunjung yang datang bukan dianggap sebagai tamu berwisata, tetapi dianggap sebagai sanak saudara yang ingin melihat kampung halamannya. “Maka kami berikan pelayanan sebaik mungkin. Semua fasilitas dan bantuan para karyawan di sini silahkan digunakan, tidak perlu sungkan untuk meminta tolong kepada kami di sini. Satu hal yang tidak boleh dilakukan pengunjung ialah memberi uang tip kepada karyawan atau pekerja. Hal itu dilarang sekali di sini, karena di sini kita bukan semata-mata untuk berwisata, tetapi berwisata sambil beramal,” tegasnya.

Banto Royo, 11 Oktober 2020 (*).

Kontributor: Fitria Sartika (Mahasiswa Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat)



Sumber

Baca Selengkapnya

AGAM

BPSDA Wilayah Utara Sumbar Survey Aliran Batang Sianok – Beritasumbar.com

BPSDA Wilayah Utara Sumbar Survey Aliran Batang Sianok – Beritasumbar.com


Agam,- BPSDA Wilayah Utara Provinsi Sumatera Barat melakukan survey aliran Batang Sianok, yang akan diusulkan untuk pembangunan dam dan pemasangan bronjong kepada Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V, Rabu (9/9).

Camat IV Koto, Ekko Espito mengatakan, pemasangan bronjong diusulkan lebih kurang sepanjang 1,8 kilometer, mulai dari Kandang Cubadak Tabiang Takuruang sampai Patamuan Batang Aia Sianok.

Menurut Ekko, saat ini Batang Sianok sudah semakin melebar, karena setiap tiba musim hujan airnya selalu meluap, sehingga banyak lahan pertanian masyarakat yang terkikis.

“Air sungai itu pun juga sudah mengikis bagian bawah Tabiang Takuruang, yang merupakan Geosite dari Geopark Ngarai Sianok-Maninjau,” ujarnya.

Kalau ini dibiarkan, katanya, tabiang takuruang bisa runtuh, yang akan mengakibatkan hilangnya icon wisata di aliran Batang Sianok tersebut.

Disamping pemasangan bronjong, juga diusulkan pembangunan sarana destinasi pariwisata di pinggir sungai itu, karena program BWS Sumatera V selain normalisasi dan pembangunan di wilayah sungai, juga melakukan penataan kawasan agar dapat menjadi kawasan wisata baru.(relis)



Sumber

Baca Selengkapnya

AGAM

Harimau Terkam Ternak Warga Di Lubuk Basung

Harimau Terkam Ternak Warga Di Lubuk Basung


Agam,BeritaSumbar.com,-Inyiak Balang alias harimau buat geger warga Kampung Melayu Jorong II Balai Ahad Nagari Lubuak Basung Agam pada senin 20/1. Diduga Inyiak balang memangsa ternak warga daerah ini karena habitatnya terganggu oleh aktifitas manusia.

Diduga aksi harimau hutan itu berlangsung Senin pagi, dimana warga menemukan induk sapi lokal berumur 7 tahun tersebut ditemukan tergeletak tak bernyawa dengan beberapa bagian tubuh terkoyak kuku tajam cakaran harimau.

Informasi yang diperoleh kaba12.com di Lubukbasung Senin, sapi peliharaan itu ditemukan pertama kali oleh pemiliknya Wir (37) dalam seadaan sekarat terpisah dari kelompoknya, sapi yang sudah berdarah-darah itu sedang lari sempoyongan, diduga baru diserang harimau tersebut.

Karena kuatir sang raja hutan masih berada di sekitar kawasan itu, Wir kemudian lari sambil berteriak minta tolong warga namun saat kembali ke lokasi kejadian bersana warga, Wir menemukan sapinya tersebut telah mati.

Mendapati kejadian tersebut warga langsung gempar dan melaporkan kasus itu pada pihak terkait.

Menurut Dodi Raswandi, petugas veteriner Dinas Pertanian Agam yang terjun ke lokasi kejadian, kepada wartawan di Lubukbasung, menyebutkan, dari jejak yang ditemukan di lokasi kejadian, diperkirakan yang memangsa ternak sapi warga tersebut adalah Harimau Sumatera yang diduga berjumlah dua ekor.

Pasalnya, Dodi Raswandi menyebut, sesuai temuan jejak disekitar lokasi kejadian ditemukan dua jejak kaki harimau Sumatera dengan ukuran berbeda.

Dijelaskan Dodi, pada bagian tubuh sapi tersebut juga ditemukan luka bekas cakaran dan gigitan pada pangkal leher sebelah atas dan paha kiri sebelah belakang dengan ukuran yang berbeda.

Kasus munculnya harimau yang menerkam ternak warga itu sudah ditangani pihak BKSDA Agam, dimana langkah-langkah antisipasi dilakukan termasuk himbauan pada warga untuk waspada.

Sementara informasi yang diperoleh kaba12.com, kemunculan harimau di perkampungan warga di wilayah Lubukbasung itu, sudah beberapa kali terjadi, termasuk akhir tahun lalu diduga harimau Sumatera menerkam ternak sapi peliharaan di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Jorong Cumateh, nagari persiapan Sungai Jariang, yang hingga kini keberadaan harimau tersebut masih tak jelas karena usai memangsa ternak warga, langsung menghilang ke belantara hutan di wilayah Lubukbasung.(HARMEN/kaba12.com)

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘1410885915625287’,
xfbml : true,
version : ‘v2.10’
});
FB.AppEvents.logPageView();
};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘1410885915625287’,
xfbml : true,
version : ‘v2.10’
});
FB.AppEvents.logPageView();
};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));
(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&appId=322156664622039&version=v2.3”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_GB/sdk.js#xfbml=1&version=v2.7&appId=322156664622039”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer