Connect with us

Ekonomi

Digital Creative Millennials Dorong Creativepreneur untuk Bertransformasi Digital

Digital Creative Millennials Dorong Creativepreneur untuk Bertransformasi Digital


JAKARTA – Digital Creative Millennials, salah satu program corporate social responsibility (CSR) unggulan dari Telkomsel, memperkuat perannya dalam mendorong kemajuan industri kreatif dan mendukung generasi muda di Indonesia untuk berani berbisnis menggunakan saluran digital. Peran tersebut kini diupayakan dengan menyelenggarakan workshop secara virtual. Workshop tersebut memberikan insight bermanfaat untuk mendorong transformasi digital di berbagai lini bisnis kepada 143 pemilik usaha dan creativepreneur yang hadir.

Vice President Corporate Communications Telkomsel, Denny Abidin mengatakan, Workshop dari Digital Creative Millennials menjadi sebuah kegiatan interaktif yang mampu memfasilitasi para pemilik usaha dan creativepreneur untuk mengembangkan potensi bisnisnya berbekal transformasi digital yang diterapkan secara holistis. Diharapkan, kegiatan ini akan mendorong semakin banyak inovasi yang muncul dari para pelaku industri yang muda, kreatif, dan digital-savvy sehingga berbagai industri di Indonesia dapat terus bergerak maju mengikuti perkembangan terkini.

Tema besar transformasi digital yang diangkat dalam workshop ini diturunkan menjadi beberapa topik bahasan, mulai dari ideation concept strategy, business analytics, production planning, selling automation, business advertising, serta webstore development. Dalam mengupas materi-materi tersebut, workshop yang digelar Digital Creative Millennials menggandeng para creativepreneur dan praktisi ahli, meliputi Yukka Harlanda (Founder Brodo), Samuel Sabandar (Founder SSDC), Adrian Gilrandy (Co-Founder Prakasa Triputra Solusi), Laura Mellisa Minnesota (Digital Marketing for SME Specialist Telkomsel) serta Dipta Imanto (CEO Prakasa Triputra Solusi).

Pada topik webstore development, Samuel Sabandar selaku Founder SSDC, yang merupakan mitra Shopify di Indonesia, menjelaskan pentingnya pengembangan situs dalam mengembangkan bisnis, termasuk untuk beradaptasi terhadap dampak pandemi. Sedangkan dalam pembahasan ideation concept strategy, Yukka Harlanda sebagai Founder Brodo menekankan pentingnya melakukan riset yang dapat mendukung berjalannya ide serta menangkap feedback yang dapat memperbaiki ide tersebut.

Founder SSDC Samuel Sabandar mengatakan, “Bisnis online di Indonesia akan terus hidup dan berkembang. Secara statistik, Indonesia punya lebih dari 260 juta penduduk, jadi pasar Indonesia itu sangat besar. Dengan sebuah fenomena yang membuat orang-orang semakin memanfaatkan platform online, ini menjadi kesempatan bagi UMKM dan pelaku usaha lokal untuk bisa bersaing, karena saat ini semua punya kesempatan yang sama di dunia maya. Kuncinya adalah dengan segera membangun bisnis online yang memiliki media sosial dan situs resmi.”

Founder Brodo Yukka Harlanda mengatakan, masa depan industri memang sulit ditebak, tapi sekarang ini merupakan momentum bagi bisnis digital untuk menjadi pilihan bagi masyarakat. “Maka dari itu, kita semua sudah harus punya kehadiran yang kuat di dunia maya, karena industri sedang mengarah ke online. Selain itu, kita bisa terus maju di situasi seperti ini dengan menyesuaikan produksi yang mampu dimodifikasi secara cepat sesuai feedback dari pelanggan, serta memaksimalkan produksi di dalam negeri,” katanya.

Di sesi selanjutnya, Adrian Gilrandy dan Dipta Imanto dari Prakasa Triputra Solusi menjelaskan manfaat dari pengelolaan data menggunakan platform berbasis cloud seperti ePTS, sehingga data yang disimpan dan diolah sudah terintegrasi ke berbagai perangkat dan memudahkan pelaku bisnis dalam menjalankan business analytics, production planning, hingga selling automation. Lalu, Laura Mellisa Minnesota (Digital Marketing for SME Specialist Telkomsel) memberikan insight mengenai solusi Telkomsel MyAds yang mampu memudahkan pemilik usaha dalam beriklan digital secara efektif.

Workshop ini merupakan lanjutan webinar dari Digital Creative Millennials yang diadakan pada 28 Oktober lalu. Rangkaian inisiatif dari Digital Creative Millennials untuk tahun 2020 akan terus berlangsung hingga Desember mendatang. Informasi lebih lanjut mengenai program-program Digital Creative Millennials dapat diperoleh di akun Instagram @digitalcreativemillenials dan situs www.digitalcreativemillennials.com. (mat)

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘{your-app-id}’,
cookie : true,
xfbml : true,
version : ‘{api-version}’
});

FB.AppEvents.logPageView();

};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Ekonomi

Emas Antam Harganya Masih Rp942.000/Gram

Harga Emas Antam Nyaris Sentuh Rp1 Juta/Gram


JAKARTA – Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) tidak mengalami perubahan harga pada perdagangan hari ini. Harga emas Antam bertahan pada Rp942.000 per gram.

Mengutip dari laman logammulia, Senin (30/11/2020), cetakan emas terkecil yakni 0,5 gram, berada di level Rp521.000. Sedangkan, untuk satuan 5 gram, dihargai Rp4.485.000 dan 10 gram Rp8.915.000.

Sekedar informasi, harga emas Antam tersebut berlaku di kantor Antam Pulogadung, Jakarta. Adapun sesuai dengan PMK No 34/PMK 10/2017 pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,9%.Jika ingin mendapatkan potongan pajak lebih rendah, yaitu sebesar 0,45%, sertakan nomor NPWP setiap kali transaksi.

Berikut rincian harga emas batangan Antam :

Emas 0,5 gram Rp521.000

Emas 1 gram Rp942.000

Emas 5 gram Rp4.485.000

Baca Juga: Bye! Harga Emas Terjun Bebas di Bawah USD1.800

Emas 10 gram Rp8.915.000

Emas 25 gram Rp22.162.000

Emas 50 gram Rp44.245.000

Emas 100 gram Rp88.412.000

Emas 250 gram Rp220.765.000

Emas 500 gram Rp441.320.000

Emas 1.000 gram Rp882.600.000

(aci)


window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘{your-app-id}’,
cookie : true,
xfbml : true,
version : ‘{api-version}’
});

FB.AppEvents.logPageView();

};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

Ekonomi

Program Skill Up with Telkomsel POIN Ajak UMKM Kreatif Manfaatkan Peluang Bisnis Kuliner

Program Skill Up with Telkomsel POIN Ajak UMKM Kreatif Manfaatkan Peluang Bisnis Kuliner


PADANG – Telkomsel sebagai perusahaan digital telco sejak awal pandemi Covid-19 berkomitmen menjadi connectivity enabler dan #TerusBergerakMaju bersama seluruh pihak untuk mendukung penerapan era kebiasaan baru. Komitmen ini salah satunya diwujudkan melalui Program Skill Up with Telkomsel POIN yang dihadirkan Telkomsel bagi masyarakat, terutama pelaku UMKM, dimana kali ini menghadirkan chef ternama Rudi Choirudin sebagai narasumber.

Vice President Consumer Sales Area Sumatera Telkomsel Erwin Tanjung menyatakan, Program Skill Up with Telkomsel POIN dihadirkan oleh Telkomsel secara khusus bagi para pelaku UMKM untuk memberikan motivasi dalam menjalankan bisnis selama masa pandemi Covid-19. Pada periode ini, Telkomsel mengajak pelaku UMKM untuk semakin kreatif memanfaatkan peluang bisnis di bidang kuliner.

Program Skill Up with Telkomsel POIN telah berlangsung selama tiga periode, dimana pada periode ketiga ini temanya khusus kuliner yang mendatangkan chef ternama di Indonesia. Pada kesempatan ini, masyarakat diperkenalkan dengan menu lokal Keripik Telur Daun Kari yang dapat dijadikan sebagai pilihan bisnis kuliner bermodalkan kurang dari 50.000 rupiah. Cara pembuatan menu cemilan inipun sangat mudah dengan bahan-bahan sederhana yang ada di sekitar kita.

Seluruh masyarakat yang menyaksikan Program Skill Up with Telkomsel POIN periode 3 berkesempatan untuk mendapatkan total hadiah 5 juta rupiah bagi 10 orang pemenang beruntung. Masyarakat hanya perlu membuat kembali Keripik Telur Daun Kari sesuai resep dari Chef Rudi Choirudin, lalu mengunggah foto diri berpose dengan hasil masakan ke Instagram menggunakan hashtag #ResepRudyA1 dan mention akun @telkomselpoinofficial. Program ini dapat diikuti hingga 30 November 2020 dan pemenang akan diumumkan pada akun Instagram @telkomselpoinofficial.

“Kami akan selalu berupaya maksimal menghadirkan berbagai program menarik dan bermanfaat bagi masyarakat. Kami berharap kedepannya dapat #TerusBergerakMaju mengembangkan Program Skill Up with Telkomsel POIN dengan narasumber dari berbagai bidang usaha sehingga semakin menginspirasi masyarakat yang menyaksikannya,” ujar Erwin.

Program Skill Up with Telkomsel POIN dapat diikuti oleh masyarakat yang sebelumnya telah melakukan registrasi melalui penukaran 1 Telkomsel POIN dengan cara SMS ketik SKILLUP kirim 777. Program ini disiarkan langsung pada layanan video on demand MAXstream di Channel DigiONE MAXstream. Untuk informasi lebih lanjut terkait program loyalty lainnya khusus bagi pelanggan di Wilayah Sumatera dapat diakses melalui Instagram @telkomselpoinofficial. (aci)

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘{your-app-id}’,
cookie : true,
xfbml : true,
version : ‘{api-version}’
});

FB.AppEvents.logPageView();

};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

Ekonomi

Gaji THL di Payakumbuh dipastikan berkurang pada 2021 – siarminang.net

Gaji THL di Payakumbuh dipastikan berkurang pada 2021 – Beritasumbar.com

Payakumbuh, siarminang.net – Meski sempat mendapatkan penolakan dari seluruh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), gaji Tenaga Harian Lepas di Kota Payakumbuh dipastikan akan berkurang pada 2021 mendatang.

Wakil Ketua DPRD Kota Payakumbuh Wulan Denura mengatakan secara prinsip seluruh anggota DPRD menolak untuk dikurangi. Namun dengan kondisi APBD yang lebih rendah dari tahun sebelumnya membuat hal ini tidak dapat dihindarkan.

“Kemaren badan anggaran dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dengan berat harus menyetujui pengurangan gaji THL. Sebenarnya hampir secara keseluruhan terdampak, banyak anggaran OPD dikurangi dan iven-iven dikurangi. Kurang lebih satu bulan THL bergaji Rp2 juta,” kata dia.

Meski begitu, kata dia, seluruh fraksi DPRD Kota Payakumbuh menyepakati rancangan peraturan daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021 dijadikan Perda.

“Kalau dari sidang penyampaian pandangan fraksi kemaren secara keseluruhan fraksi menyetujui ranperda APBD 2021. Meskipun dengan beberapa catatan,” kata dia

Salah satu yang paling banyak menjadi catatan dari para fraksi adalah kegiatan yang dilakukan 2021 diharapkan lebih memaksimalkan yang ada saat ini.

“Jadi ada beberapa kegiatan atau pembangunan yang sudah jalan atau tertinggal di 2020, ini perlu dimaksimalkan. Sebisa mungkin mengurangi pembangunan yang baru, kecuali sesuatu yang krusial seperti pengentasan banjir,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota DPRD dari PPP Edward DF mengatakan bahwa poin utama yang disampaikan oleh fraksinya, yakni tentang program pembangunan yang tertunda karena pandemi COVID-19 dan lainnya.

“Ada seperti rencana pembangunan masjid raya, meski tidak bisa menyelesaikan bangunannya, setidaknya pembebasan lahan dan izin lingkungannya diselesaikan. Ada juga GOR Ibuh yang bisa diselesaikan,” katanya.



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer