Connect with us

Politik

Dilaporkan LSM Ke Kejaksaan,PT.IMP,PT Trifillia Karya Bantah Tudingan Pelapor – siarminang.net

Dilaporkan LSM Ke Kejaksaan,PT.IMP,PT Trifillia Karya Bantah Tudingan Pelapor – Beritasumbar.com

Tanah Datar,siarminang.net – Dilaporkan LSM ke Kejaksaan Tanah Datar,PT.Ikhwan Mega Power (IMP),PT.Trifillia Karya selaku pengembang dan pelaksana Proyek PLTMH Kalo Kalo Nagari Lubuk Jantan Kecamatan Lintau Buo,bantah tudingan atas pelanggaran Undang-undang RI nomor 3 tahun 2020 tentang Minerba dan Perda Tanah Datar nomor 6 tahun 2011 tentang pajak Minerba serta merusak lingkungan hidup dan kerusakan jalan di Tanah Datar.

Elmi Yondra,Humas PT.Ikhwan Mega Power (IMP) kepada wartawan,Sabtu 09/01/2021 menyampaikan,perihal tudingan salah satu LSM yang dilaporkan terhadap kejaksaan Negeri Tanah Datar yang di muat di media online perlu kami sikapi lebih lanjut.

“Bahwasanya pelapor harus objektif dengan apa yang mereka laporkan,seperti pajak Minerba yang merugikan negara harus kami bayarkan sebesar Rp 570 juta yang di akibatkan galian C perusahaan untuk pembangunan Water Way dan turbin PLTMH,”pertanyaan kami, apakah selama ini pembangunan yang dilaksanakan proyek lainnya di Kabupaten Tanah Datar juga membayar pajak tersebut seandainya mereka membayar kemana mereka bayarkan.

“Kami selaku pengembang guna melaksanakan proyek yang di danai melalui Penanaman Modal Asing (PMA),sebelumnya juga telah mengkaji dampak yang akan di timbulkan proyek serta telah melengkapi prosedur perizinan melalui kementrian terkait dan juga bekerjasama dengan pemerintah daerah,guna melaksanakan pembebasanan lahan yang akan di pakai untuk pembangunan PLTMH.

“Tuntutan kerusakan puluhan kilometer jalan di Tanah Datar yang dibebani terhadap PT.IMP dan rekanan juga kami rasakan tidak objektif,”sejak dilaksanakannya pembangunan PLTMH,beberapa perusahaan BUMN yang melaksanakan proyek nasional juga turut menyumbangkan kerusakan jalan,kenapa mereka juga tidak dilaporkan.”katanya.

“Selain itu laporan pemberhentian proyek ke kejaksaan,sangat berimbas dari pengerjaan dilapangan,dikarenakan kita bersama rekanan dalam hal ini PT.Trifillia karya mempekerjakan sekitar 95% masyarakat setempat di proyek PLTMH dan sebagian telah mengetahui pelaporan itu”akhirnya.

Lebih lanjut,Nilting Haidor Proyek Manager PT.Trifillia karya mengatakan,kami selaku rekanan pengerjaan pembangunan proyek,juga keberatan dengan laporan LSM tersebut,”selaku pelaksana,segala aspek mengenai proyek yang di tinggalkan sebelumnya oleh dua rekanan terdahulu,telah kami pertimbangkan secara global. “bahkan dampak yang cukup besar telah kami rasakan mengenai pengadaan material yang terdapat di aliran Batang Sinamar.”beberapa staf dan pekerjaa kami ikut di tahan dalam permasalahan galian C.

“Terdapat beberapa hal pengaduan yang memberatkan kami,tentang permintaan pemberhentian pengerjaan proyek PLTMH,”setidaknya perlu LSM itu ketahui,ratusan anak nagari kami berdayakan dalam pengerjaan proyek,baik itu menjadi staf maupun pekerja bahkan terhadap puluhan masyarakat sekitar yang menyuplai material seperti sirtu yang akan kehilangan mata pencaharian seandainya pengerjaan proyek ini diberhentikan.

Salah seorang tokoh masyarakat Nagari Lubuk Jantan yang tidak ingin di sebutkan namanya berkata,tidak masuk akal segala sesuatu dampak kerusakan baik lingkungan maupun jalan yang rusak ditimpalkan terhadap proyek PLTMH,”kami sebagai masyarakat melihat,perusahaan banyak memberikan konstribusi dalam pembangunan di nagari.”banyaknya anak nagari dipekerjakan disini salah satunya,bahkan masyarakat yang meminta bantuan untuk perbaikan jalan mereka bantu.

“Kita berharap setelah PLTMH selesai di kerjakan, dapat mendatangkan hasil yang di kehendaki oleh kita bersama,seperti pemasukan untuk kas daerah dari pajak maupun penyerapan lapangan pekerjaan untuk anak nagari maupun warga Tanah Datar.(haries)



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

#klb partai demokrat

Moeldoko Jadi Ketum Partai Demokrat Versi KLB

Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017


MEDAN – Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat yang dilaksanakan di The Hill Hotel & Resort, Sibolangit, Sumatera Utara, berlangsung ekstra cepat. Dibuka pukul 14:50 WIB oleh deklarator sekaligus senior Partai Demokrat, Etty Manduapessi, kongres kemudian diserahkan kepada Jhonny Alen Marbun sebagai pimpinan sidang.

Kurang dari 40 menit, atau sekitar pukul 15:35 WIB, kongres telah memutuskan 8 hal penting. Termasuk Ketua Umum Partai Demokrat yang baru.

Proses pemilihan ketua umum berjalan kurang dari lima menit sejak pengusulan nama calon hingga pemilihan. Jhonny Alen sebagai pimpinan sidang menanyakan kepada peserta kongres siapa saja yang mereka inginkan menjadi calon ketua umum.

Atas pertanyaan itu, dua nama mencuat dari beberapa peserta, yakni Jenderal TNI Moeldoko dan Marzuki Alie. Jhonny Alen kemudian meminta masing-masing pendukung kedua kandidat untuk berdiri.

Tidak ada angka pasti berapa jumlah peserta yang berdiri saat disebutkan mendukung Moeldoko. Namun secara pandangan mata, jumlahnya memang lebih banyak dari pendukung Marzuki Alie. Jhonny Alen pun menetapkan Moeldoko menjadi ketua umum.

“Memutuskan, menetapkan Jenderal (Purn) Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat periode 2021-2025,” sebut Jhonny membacakan putusan KLB.

Moeldoko sendiri tidak hadir di lokasi saat keputusan diambil. Jhonny Alen sebagai pimpinan sidang baru meminta kesediaan Moeldoko untuk menerima keputusan penetapan itu setelah keputusan dibuat.

Moeldoko yang mengaku akan terbang dari Jakarta ke Kualanamu saat dihubungi melalui pangilan selular, menerima penetapan tersebut.

“Karena kawan-kawan bersungguh-sungguh, saya terima penetapan ini,” tandas Moeldoko. (rn/*)

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘{your-app-id}’,
cookie : true,
xfbml : true,
version : ‘{api-version}’
});

FB.AppEvents.logPageView();

};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

PESISIR SELATAN

Kapolda Sumbar Gelar Safari Kambtibmas Ke Polres Pessel – siarminang.net

Kapolda Sumbar Gelar Safari Kambtibmas Ke Polres Pessel – Beritasumbar.com

Pesisir Selatan,siarminang.net,-Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol.Drs.Toni Harmanto, M.H melakukan kunjungan safari Kamtibmas ke Polres Pesisir Selatan, Kamis (4/3) pukul 08.00 Wib. Yang berlangsung di Aula Bhayangkara Endra Dharmalaksana Polres Pesisir Selatan diikuti pejabat tinggi Polda Sumbar. 

Kedatangan Kapolda Sumbar, diterima  Kapolres Pesisir Selatan AKBP. Sri Wibowo. S.I.K.M.H dan PJU serta Kapolsek jajaran di halaman Mako Mapolres Pessel.

Kapolda Sumbar Irjen. Pol. Drs. Toni Harmanto, M.H dalam arahnya, mengajak seluruh personil Polda Sumbar, khususnya Polres Pessel dalam berbagai bidang kamtibmas dan situasi PPKM Mikro terkini yang sedang di galakkan pemerintah, Polri harus ikut didalamnya sebagai pendorong masyarakat agar patuh protokol kesehatan dan ikut berpartisipasi dalam kemajuan ekonomi.

Beberapa hal lain disampaikan Kapolda Sumbar yaitu peningkatan ketakwaan kepada Tuhan YME menjaga moralitas dan mentalitas personil.

” Masalah narkoba pasti tegas di pecat dan pidana apalagi menjadi bandar narkoba,” tegas Kapolda Sumbar Irjen Pol. Drs. Toni Hermanto.

Dalam kucapan terima kasih disampaikan pada  personil Polres pessel dengan terus tingkatkan pengabdian, serta mampu menjadi garda terdepan dalam mengayomi dan melayani masyarakat di bupaten Pesisir Selatan ini. Terlebih lagi dengan apa yang dihadapi masa pandemi ini tetap jaga kesehatan dan “Keselamatan Masyarakat adalah hukum tertinggi”. 

Ini, sejalan dengan motto Kapolri yaitu  “Presisi” Konsep kepolisian Prediktif, Responsibilitas dan Transaparansi Berkeadilan, sebagai konsep yang relevan dan bagus menghadapi tantangan yang dihadapi oleh Kepolisian mendatang. Tekuk Kapolda.

Adapun rombongan Polda Sumbar yang hadir, Dir Intelkam Kombes Pol. Heri Prihanto, S.I K, Dir Lantas Kombes Pol. Yofie Girianto Putra, S.I.K, M.H dan Karo SDM Kombes Pol.Defrian Donimando, S.I.K, M.H.



Sumber

Baca Selengkapnya

Limapuluh Kota

Sempat Resahkan Warga, Seekor Harimau Dahan Masuk Perangkap BKSDA Limapuluh Kota – siarminang.net

Sempat Resahkan Warga, Seekor Harimau Dahan Masuk Perangkap BKSDA Limapuluh Kota – Beritasumbar.com

Limapuluh Kota,siarminang.net,-Beberapa hari belakangan warga Jorong Sikabu Kabu digemparkan dengan ditemukan hewan ternak mereka mati dikandang. Hewan peliharaan berupa kambing warga tersebut mati dengan luka di leher. Melihat kondisi tersebut warga lansung menduga ada binatang buas yang memangsa ternak mereka dan lansung melaporkan ke pihak Nagari dan diteruskan kepada BKSDA Limapuluh Kota.

Menyikapi laporan warga tersebut, pihak BKSDA lansung turun dan memasang perangkap. Alhasil seekor macan (harimau) dahan yang memangsa lima ekor kambing warga di Jorong sikabu-kabu, Nagari Tanjuang Haro Sikabu-kabu Padang Panjang, Kecamatan Luak, Limapuluh Kota, Sumatera Barat berhasil ditangkap oleh Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Limapuluh Kota pada Kamis (4/3) malam.

Kepala BKSDA Resor Limapuluh Kota Martias di Sarilamak, pada Jumat (5/3) membenarkan kalau ada satu ekor harimau dahan yang berhasil ditangkap oleh pihaknya.

“Saat ini baru satu ekor harimau (macan) dahan yang ditangkap, info dari warga masih ada harimau dahan lainnya. Tapi yang masuk perangkap baru satu,” katanya.

Ia mengatakan saat ini pihaknya tidak memasang perangkap karena perangkap masih dipakai untuk mengevakuasi macan dahan yang telah tertangkap.

“Kami berharap agar masyarakat ikut berjaga-jaga di situ, bisa dengan melakukan bunyi-bunyian sebab perangkap masih kami pakai untuk evakuasi. Selanjutnya kita tunggu perkembangan,” ujarnya.

Macan dahan yang tertangkap akan dilepas di kawasan konservasi yang ada di kawasan Kabupaten Limapuluh Kota karena kondisi dari macan daun masih sehat.

Kawasan perkebunan warga di Ateh Padang, hanya berjarak sekitar 1 kilometer ke arah Barat dari pemukiman warga. Namun berada tepat di kawasan hutan di pinggir gunung Sago. Sehingga sangat memungkinkan menjadi tempat bersembunyi dan jadi habitat sejumlah satwa liar.

Bahkan sebelumnya, Beruang Madu juga pernah tersesat masuk kedalam pemukiman warga dan merusak penampung air nira petani.

“Alhamdulillah, Macan Dahan yang memangsa kambing warga berhasil terperangkap. Masuk dalam perangkap yang dipasang BKSDA, yang dipasang beberapa jam sebelumnya,” sebut Kepala Jorong Sikabu-kabu, Alfitra Salam.(*)



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer