Connect with us

News

Dirikan Posko Kesehatan Selama Lebaran, Wakapolres Bukittinggi Apresiasi Relawan PMI

Dirikan Posko Kesehatan Selama Lebaran, Wakapolres Bukittinggi Apresiasi Relawan PMI


BUKITTINGGI – Wakapolres Bukittinggi Kompol Albert Zai, SIK,M.H mengapresiasi relawan PMI Kota Bukittinggi yang pada dasarnya siap membantu kepolisian dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah/2018 Masehi terutama pelaksanaan operasi ketupat 2018. Relawan PMI Kota Bukittinggi bersama-sama menyatu dengan aparat kepolisian di lapangan nantinya.

Ini disampaikan Wakapolres Bukittinggi Kompol Albert Zai, SIK,M.H, Rabu (6/6/2018) di ruang kerjanya, selanjutnya Dia mengatakan mengenai organisasi PMI Kota Bukittinggi yang disampaikan ketua PMI Kota Bukittinggi, Chairunnas melalui kepala markas, Ahmad Jais, akan menyiapkan 25 ampai 35 relawan tenaga medis yang akan ditempatkan dibeberapa titik untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi petugas dan masyarakat pengguna jalan ataupun yang memang yang akan berliburan ke Kota Bukittinggi, terutama di H+2 dan H+3 kemungkinan masyarakat akan ramai di Kota Bukittinggi.

PMI Kota Bukittinggi dalam keterlibatannya di lapangan, lengkap dengan relawan yang telah terlatih dalam memberikan pertolongan pertama, unit kendaraan ambulance, serta unit kendaraan lapangan yang digunakan staf markas PMI Kota Bukittinggi.

Dalam rangka kegiatan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah/2018 Masehi, Polres Bukittinggi akan meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat, dengan mendirikan beberapa pos-pos pengamanan maupun pos pelayanan.

“Adapun pos tersebut seputar Jam Gadang, Padang luar, Jambu Air, Canduang, Baso, itu merupakan daerah-daerah yang rawan kemacean lalu lintas. Untuk mengatasi kemacetan lalu lintas, kita mendirikan pos-pos tersebut,” kata Wakapolres.

Dari pos-pos itu melibatkan semua unsur, mulai dari polri sebagai garda terdepan, dan juga didukung TNI, Satpol PP, Dishub, Diskes, dan PMI. Mengenai rekayasa lantas, ada beberapa titik yang harus direkayasa, karena berpedoman pada tahun lalu selalu terjadi kemacetan di Kota Bukittinggi. Untuk mengantisipasi kemacetan lantas, perlu rekayasa lalu lintas. Ruas jalan di Kota Bukittinggi tidak memadai dengan adanya jumlah kendaraan yang masuk ke Kota Bukittinggi.

Sementara itu Kasat Lantas Polres Bukittinggi AKP Sukur Hendri Saputra menjelaskan, ada beberapa jalur alternatif yang dibuat. Ia pun menghimbau kepada masyarakat agar dalam mengendarai kendaraan patuhilah peraturan lalu lintas yang telah dibuat, sehingga masayrakat tidak kebingungan lagi dalam berkendaraan, karena jalur alternatif dengan petunjuk arahnya telah dibuat polres Bukittinggi.

“Disamping itu bagi pengendara kendaraan diperhatikan juga keselamatan dalam mengendarai kendaraannya, bagi kendaraan roda dua harus memakai helm dan kendaraan roda empat pakailah safetybelt, dan lengkapilah surat-surat kendaraan,” pungkas Sukur Hendri Saputra.

Sedangkan ketua PMI Kota Bukittinggi, Chairunnas, ketika ditemui mengatakan, keterlibatan relawan PMI Kota Bukittinggi adalah suatu kewajiban dari organisasi kepalangmerahan, karena dalam setiap kegiatan yang memerlukan pertolongan pertama, relawan PMI Kota Bukittinggi langsung turun dibawah komando kepala markas, Ahmad Jais.

“Sesuai dengan motto PMI Kota Bukittinggi “Siap Bantu” dan PMI Bersama Untuk Kemanusiaan, dalam artian PMI tidak dikenal sebagai transfusi dan donor darah saja, tetapi juga menolong sesama manusia. Ditambahkannya dalam posko di Jam Gadang PMI Kota Bukittinggi dilengkapi dengan ruang ibu menyusui dan unit kendaraan ambulance berikut tenaga media yang siap menolong,” pungkas Chairunnas. (Iwin SB)

KESEHATAN – Tidak terasa puasa Ramadhan sudah menginjak hari ke 19. Bagi Anda yang menderita penyakit maag kambuhan,…

BUKITTINGGI – Operasi Ketupat tahun 2018 diselenggarakan secara serentak di seluruh jajaran Polda yang belangsung…

INTERNASIONAL – Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyatakan sikap politik pemerintah Indonesia tidak berubah meski…

PADANG – Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sumatera Barat kembali menurunkan dua Tim Safari Ramadhan untuk melakukan…

PADANG – Relawan Indonesia Jokowi (Reliji) bersama BEM STIEPI Padang turun ke jalan membagikan takjil kepada para…





Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Pertimbangkan Aspirasi Rakyat! – Fadli Zon

Massa Desak Jokowi Bentuk TGPF, Fadli Zon: Pertimbangkan Aspirasi Rakyat!


Politikus Partai Gerindra Fadli Zon mendesak Presiden Joko Widodo untuk mempertimbangkan aspirasi masyarakat.

Fadli Zon meminta agar Jokowi membentuk Tim Gabungan Pencarian Fakta (TGPF) terkait kasus penembakan enam laskar FPI.

Hal itu dia sampaikan melalui akun Twitter @Fadlizon, Sabtu (19/12/2020) dini hari. Dia menanggapi sebuah artikel tentang massa yang mendesak Jokowi untuk segera membentuk tim independen pencari fakta kasus FPI.

Menurut dia, Jokowi perlu mempertimbangkan aspirasi masyarakat untuk kasus penembakan enam laskar FPI.

Pak Jokowi, mohon dipertimbangkan aspirasi masyarakat untuk dibentuknya TGPF kasus penembakan 6 anggota FPI,” cuitnya, dikutip Suara.com.

Fadli Zon menyebut pembentukan TGPF menjadi jalan tengah agar masyarakat dapat percaya bahwa keadilan masih ada.

“TGPF independen adalah jalan tengah agar masyarakat masih percaya bahwa jalan keadilan itu masih ada,” tukasnya.

Perlu diketahui, massa melakukan aksi 1812 pada (18/12/2020). Aksi tersebut dilakukan untuk menuntut penuntasan kasus penembakan enam laskar FPI.

Selain itu, dalam aksi tersebut massa meminta pembebasan Habib Rizieq Shihab yang tengah ditahan Polda Metro Jaya.

Saya menyarankan kepada Bapak Presiden agar segera membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta yang terdiri dari berbagai kalangan elemen bangsa,” ujar Fadli Zon dalam kanal Youtube Fadli Zon Official.

Dia mengatakan anggota TGPF berasal dari komnas HAM, aktivis HAM, perwakilan ulama seperti Majelis Ulama Indonesia atau ormas-ormas islam lain.

Sebab, menurut Fadli, kasus ini perlu diusut tuntas agar masyarakat tidak kehilangan rasa percaya terhadap hukum di Indonesia.

“Publik di-trushed ketidakpercayaan pada hukum. Karena hukum seperti yang sudah klise dan berulang-ulang kita katakan selalu tajam kepada yang dianggap sebagai lawan-lawan politik dan tidak pernah hukum itu berjalan atau tumpul kepada mereka yang dianggap sebagai pro pemerintah,” tuturnya.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Bagaimana Caranya Mencari ‘Keadilan’? – Fadli Zon

Fadli Zon Sebut Ideologi Komunis Ganas dan Kejam


Anggota DPR RI, Fadli Zon menyindir Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD terkait 6 Laskar FPI ditembak mati polisi.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu mempertanyakan cara mencari keadilan atas kematian 6 Laskar FPI di tangan polisi.

Awalnya Mahfud MD melalui akun Twitter miliknya menyebut bahwa memahami keadilan itu sulit untuk dilakukan.

Mahfud MD pun mengambil contoh pada sebuah kasus yang terjadi pada Fahri Hamzah melawan PKS.

Saat Mahkamah Agung (MA) menyatakan Fahri Hamzah menang Rp 30 miliar dari PKS, Fahri menyebut ada keadilan di Indonesia.

Namun, ketika kemenangan Rp30 miliar dibatalkan oleh Peninjauan Kembali (PK) di Mahkamah Agung, pastinya malah gantian politisi PKS Hidayat Nur Wahid menyebut putusan MA adil.

Cuitan tersebut lah yang pada akhirnya menuai banyak komentar dari publik, termasuk salah satunya memdapatkan komentar dari Fadli Zon yang mengaitkan keadilan tersebut dengan kasus kematian 6 Laskar FPI yang baru-baru ini terjadi.

Fadli Zon mempertanyakan cara mencari keadilan dalam kasus kematian enam anak buah Rizieq Shihab itu.

“Bagaimana caranya mencari ‘keadilan’ bagi enam anggota FPI yang dibunuh polisi?” kata Fadli Zon dalam akun Twitter-nya.

Tak hanya itu saja, bahkan Fadli Zon juga menyindir dengan adanya peluang merealisasikan sila kedua Pancasila yang berbunyi ‘Kemanusiaan yang Adil dan Beradab’.

“Ada peluang merealisasikan ‘Kemanusiaan yang Adil dan Beradab’?” ujar Fadli Zon.

Diketahui, sebanyak 6 Laskar FPI tewas dalam aksi penembakan di Jalan Tol Jakarta – Cikampek, pada Senin 7 Desember 2020.

Dan kemudian keenam anggota FPI yang tewas ditembak mati itu, jenazahnya telah dimakamkan pada Rabu 9 Desember pagi.

Yang mana pada saat itu lima jenazah dimakamkan di Megamendung, kabupaten Bogor, yakni Andi Oktiawan (33), Faiz Ahmad Syukur (22), Ahmad Sofiyan alias Ambon (26), Muhammad Suci Khadavi (21), dan Reza (20).

Dan sementara satu jenazah lainnya yakni Luthfil Hakim (25) dimakamkan di Cengkareng, Jakarta Barat.

Menurut kepolisian, insiden tersebut berawal saat anggota polisi tengah menyelidiki informasi adanya rencana pengarahan massa jelang pemeriksaan Rizieq terkait kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan.

Sehingga Pihak Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan mengikuti kelompok yang diduga simpatisan Rizieq.

Selanjutnya, ada dua kendaraan yang ditumpangi kelompok simpatisan Rizieq memepet kendaraan milik anggota kepolisian.

Diduga mereka sempat menembak ke arah kendaraan milik anggota polisi. Hingga akhirnya, kejadian itu membuat anggota polisi di lapangan mengambil tindakan tegas terukur.

Namun, kronologi dari kepolisian tersebut berbeda dengan kronologi versi FPI. FPI justru menuding polisi yang lebih dulu memepet mereka

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Tak Ada Terorisme Dalam Islam – Fadli Zon

Sambut Curhatan Fahri Soal Harga Tes Corona, Fadli Zon: Peluang di Tengah Kesempitan


Mantan Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon melontarkan kontra narasi atas wacana Terorisme yang cenderung dihubungkan dengan Islam.

Ia ungkap pendapatnya melalui laman twitter @fadlizon pada Jum’at tanggal 18 – Desember 2020.

Fadli menanggapi pernyataan polisi dalam sebuah pemberitaan yang mengungkap Jaringan Terorisme Jama’ah Islamiah.

Keterangan didalamnya memuat tentang pergerakan Jaringan Terorisme Jama’ah Islamiah (JI) yang telah menyebar di 20.067 kotak amal ke beberapa wilayah di Indonesia.

Ia tidak segan-segan menegaskan bahwa tidak ada di dalam ajaran Agama Islam itu mengenalkan tentang terorisme.

“Tak ada terorisme dalam Islam,” tegasnya.

Sebelumnya Fadli menyentil pewacanaan tentang terorisme menggunakan diksi yang unik yaitu jualan terorisme tak habis-habis.

“Jualan terorisme tak habis2,” katanya.

Pada cuitannya singkat tak lupa dia menyertakan hastag Lawan Islamofobia.

” #LawanIslamofobia,” tulisnya.

Postingan Fadli Zon dalam lamantwitternya mendapatkan 2.085 Likes dan 488 Retwitt dari Netizen.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer