Connect with us

News

DPP HIPPI Santuni 1000 Anak Yatim dan Dhuafa se-Jakarta

DPP HIPPI Santuni 1000 Anak Yatim dan Dhuafa se-Jakarta


Selasa, 12 Juni 2018 – 16:12:17 WIB – 26

Ketua Umum DPP HIPPI, Suryani Motik bersama para pengurus dan anggota serta para anak yatim dan dhuafa. (Dok. Perwira Management)

Pilwako Kota Padang 2018

JAKARTA – Sebagai wujud rasa syukur atas rezeki dari usahanya, pada bulan Ramadhan 1439 H ini pengurus dan anggota Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (DPP HIPPI) kembali melaksanakan kegiatan sosial tahunannya, berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan. DPP HIPPI memberikan santunan kepada 1000 anak yatim dan dhuafa yang diserahkan secara simbolis kepada perwakilan 5 wilayah DKI Jakarta pada hari Senin 11 Juni 2018 di Umi Graha, Jakarta Selatan.

Acara pemberian santunan anak yatim yang mengangkat tema “Indahnya berbagi santunan 1000 yatim dan dhuafa se-Jakarta” ini, dihadiri oleh Pengurus dan Anggota DPP HIPPI. Acara dibuka dengan pembacaan ayat-ayat suci Al Quran, yang dilanjutkan dengan Kata Sambutan dari Ketua Panitia Ayu Oktavia dan Ketua Umum DPP HIPPI Suryani Motik. Acara juga diisi dengan ceramah agama, dan simbolisasi penyerahan santunan, serta pembacaan doa.

Suryani Motik mengatakan, “Pemberian santunan ini merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT. serta kepedulian pengurus dan anggota HIPPI kepada masyarakat atas kelancaran usahanya. Harapannya, semoga usaha dan perusahaan, pengurus dan anggota, kinerja usahanya dapat terus meningkat, serta makin maju ke depannya. Ini kegiatan rutin tahunan DPP HIPPI.”

“Zakat, sedekah, dan infaq adalah perintah Islam, sebagai bentuk tanggungjawab sosial kepada setiap insan, sebagaimana tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah. Seruan itu mengingatkan kita betapa pentingnya untuk memberi. Apalagi ketika kita tergolong orang yang mampu, dengan memiliki kedudukan, juga harta yang cukup banyak. Maka perlu kita untuk bersedekah. Dengan memberikan sebagian harta kita kepada orang yang benar-benar membutuhkan, semoga dapat mengurangi jurang kesenjangan dan ketimpangan sosial di sekitar kita,” tambah Suryani, yang juga CEO Indoprima A. Management.

Lebih lanjut, Suryani mengucapkan terimakasih kepada pengurus yang telah menyumbangkan sebagian rezekinya untuk acara santunan ini, juga kepada Sidomuncul yang selalu mendukung kegiatan sosial HIPPI.

Sementara itu, Ketua Panitia Ayu Oktavia menjelaskan, “Acara ini terlaksana berkat partisipasi dari pengurus dan anggota HIPPI, terimakasih atas sumbangsih dan kepeduliannya, sehingga kegiatan ini berjalan lancar. Dan terimakasih juga untuk Sidomuncul sebagai sponsornya.”

Ayu juga mengatakan, “Semoga kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat saling berbagi kepada sesama. Apalagi, perbuatan mulia itu dilakukan pada bulan suci Ramadhan, yang kadar pahalanya dilipatgandakan oleh Allah SWT. Kita mendoakan, semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi HIPPI dan Pengurus, sehingga perusahaan pengurus dan anggota semakin tumbuh dan berkembang di tengah persaingan usaha, serta dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat.”

Penyerahan santunan secara simbolis kepada perwakilan 5 wilayah DKI Jakarta ini langsung dilakukan oleh Ketua Umum DPP HIPPI Suryani Motik, Ketua Panitia Ayu Oktavia, dan Pengurus. Kegiatan ditutup dengan doa. (Muhammad Fadhli)

Editor/Sumber: Reza s.

Tag: daerah,indonesia,metro,nasional,reliji,sosial,sumatra-barat

Indonesia Terpilih Jadi Dewan Keamanan PBB, Ini Reaksi Presiden Jokowi

Indonesia Terpilih Jadi Dewan Keamanan PBB, Ini Reaksi Presiden Jokowi

NASIONAL – Presiden Joko Widodo bersyukur atas terpilihnya Indonesia menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan (DK)…

Ramadhan Penuh Berkah, Satpol PP Kota Buktitinggi Bagi-bagi Takjil

Ramadhan Penuh Berkah, Satpol PP Kota Buktitinggi Bagi-bagi Takjil

BUKITTINGGI – Bulan Ramadhan yang penuh barokah, anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bukittinggi…

Darurat Urbanisasi, Padang Mendesak Pengembangan Kota Baru

Darurat Urbanisasi, Padang Mendesak Pengembangan Kota Baru

PADANG – Pemko Padang berkomitmen merealisasikan perencanaan pemukiman kota baru, sesuai arahan Rencana Pembangunan…

Jadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB, Ini Hak Istimewa Indonesia

Jadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB, Ini Hak Istimewa Indonesia

JAKARTA – Indonesia baru saja terpilih menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB untuk periode 2019-2020….

Video Viral, Bule Marah-marah Karena Suara Shalawat Dikira Karaoke

Video Viral, Bule Marah-marah Karena Suara Shalawat Dikira Karaoke

VIDEO – Beberapa hari terakhir viral di media sosial sebuah video warga negara asing (WNA) yang marah-marah akibat…





Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Pertimbangkan Aspirasi Rakyat! – Fadli Zon

Massa Desak Jokowi Bentuk TGPF, Fadli Zon: Pertimbangkan Aspirasi Rakyat!


Politikus Partai Gerindra Fadli Zon mendesak Presiden Joko Widodo untuk mempertimbangkan aspirasi masyarakat.

Fadli Zon meminta agar Jokowi membentuk Tim Gabungan Pencarian Fakta (TGPF) terkait kasus penembakan enam laskar FPI.

Hal itu dia sampaikan melalui akun Twitter @Fadlizon, Sabtu (19/12/2020) dini hari. Dia menanggapi sebuah artikel tentang massa yang mendesak Jokowi untuk segera membentuk tim independen pencari fakta kasus FPI.

Menurut dia, Jokowi perlu mempertimbangkan aspirasi masyarakat untuk kasus penembakan enam laskar FPI.

Pak Jokowi, mohon dipertimbangkan aspirasi masyarakat untuk dibentuknya TGPF kasus penembakan 6 anggota FPI,” cuitnya, dikutip Suara.com.

Fadli Zon menyebut pembentukan TGPF menjadi jalan tengah agar masyarakat dapat percaya bahwa keadilan masih ada.

“TGPF independen adalah jalan tengah agar masyarakat masih percaya bahwa jalan keadilan itu masih ada,” tukasnya.

Perlu diketahui, massa melakukan aksi 1812 pada (18/12/2020). Aksi tersebut dilakukan untuk menuntut penuntasan kasus penembakan enam laskar FPI.

Selain itu, dalam aksi tersebut massa meminta pembebasan Habib Rizieq Shihab yang tengah ditahan Polda Metro Jaya.

Saya menyarankan kepada Bapak Presiden agar segera membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta yang terdiri dari berbagai kalangan elemen bangsa,” ujar Fadli Zon dalam kanal Youtube Fadli Zon Official.

Dia mengatakan anggota TGPF berasal dari komnas HAM, aktivis HAM, perwakilan ulama seperti Majelis Ulama Indonesia atau ormas-ormas islam lain.

Sebab, menurut Fadli, kasus ini perlu diusut tuntas agar masyarakat tidak kehilangan rasa percaya terhadap hukum di Indonesia.

“Publik di-trushed ketidakpercayaan pada hukum. Karena hukum seperti yang sudah klise dan berulang-ulang kita katakan selalu tajam kepada yang dianggap sebagai lawan-lawan politik dan tidak pernah hukum itu berjalan atau tumpul kepada mereka yang dianggap sebagai pro pemerintah,” tuturnya.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Bagaimana Caranya Mencari ‘Keadilan’? – Fadli Zon

Fadli Zon Sebut Ideologi Komunis Ganas dan Kejam


Anggota DPR RI, Fadli Zon menyindir Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD terkait 6 Laskar FPI ditembak mati polisi.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu mempertanyakan cara mencari keadilan atas kematian 6 Laskar FPI di tangan polisi.

Awalnya Mahfud MD melalui akun Twitter miliknya menyebut bahwa memahami keadilan itu sulit untuk dilakukan.

Mahfud MD pun mengambil contoh pada sebuah kasus yang terjadi pada Fahri Hamzah melawan PKS.

Saat Mahkamah Agung (MA) menyatakan Fahri Hamzah menang Rp 30 miliar dari PKS, Fahri menyebut ada keadilan di Indonesia.

Namun, ketika kemenangan Rp30 miliar dibatalkan oleh Peninjauan Kembali (PK) di Mahkamah Agung, pastinya malah gantian politisi PKS Hidayat Nur Wahid menyebut putusan MA adil.

Cuitan tersebut lah yang pada akhirnya menuai banyak komentar dari publik, termasuk salah satunya memdapatkan komentar dari Fadli Zon yang mengaitkan keadilan tersebut dengan kasus kematian 6 Laskar FPI yang baru-baru ini terjadi.

Fadli Zon mempertanyakan cara mencari keadilan dalam kasus kematian enam anak buah Rizieq Shihab itu.

“Bagaimana caranya mencari ‘keadilan’ bagi enam anggota FPI yang dibunuh polisi?” kata Fadli Zon dalam akun Twitter-nya.

Tak hanya itu saja, bahkan Fadli Zon juga menyindir dengan adanya peluang merealisasikan sila kedua Pancasila yang berbunyi ‘Kemanusiaan yang Adil dan Beradab’.

“Ada peluang merealisasikan ‘Kemanusiaan yang Adil dan Beradab’?” ujar Fadli Zon.

Diketahui, sebanyak 6 Laskar FPI tewas dalam aksi penembakan di Jalan Tol Jakarta – Cikampek, pada Senin 7 Desember 2020.

Dan kemudian keenam anggota FPI yang tewas ditembak mati itu, jenazahnya telah dimakamkan pada Rabu 9 Desember pagi.

Yang mana pada saat itu lima jenazah dimakamkan di Megamendung, kabupaten Bogor, yakni Andi Oktiawan (33), Faiz Ahmad Syukur (22), Ahmad Sofiyan alias Ambon (26), Muhammad Suci Khadavi (21), dan Reza (20).

Dan sementara satu jenazah lainnya yakni Luthfil Hakim (25) dimakamkan di Cengkareng, Jakarta Barat.

Menurut kepolisian, insiden tersebut berawal saat anggota polisi tengah menyelidiki informasi adanya rencana pengarahan massa jelang pemeriksaan Rizieq terkait kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan.

Sehingga Pihak Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan mengikuti kelompok yang diduga simpatisan Rizieq.

Selanjutnya, ada dua kendaraan yang ditumpangi kelompok simpatisan Rizieq memepet kendaraan milik anggota kepolisian.

Diduga mereka sempat menembak ke arah kendaraan milik anggota polisi. Hingga akhirnya, kejadian itu membuat anggota polisi di lapangan mengambil tindakan tegas terukur.

Namun, kronologi dari kepolisian tersebut berbeda dengan kronologi versi FPI. FPI justru menuding polisi yang lebih dulu memepet mereka

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Tak Ada Terorisme Dalam Islam – Fadli Zon

Sambut Curhatan Fahri Soal Harga Tes Corona, Fadli Zon: Peluang di Tengah Kesempitan


Mantan Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon melontarkan kontra narasi atas wacana Terorisme yang cenderung dihubungkan dengan Islam.

Ia ungkap pendapatnya melalui laman twitter @fadlizon pada Jum’at tanggal 18 – Desember 2020.

Fadli menanggapi pernyataan polisi dalam sebuah pemberitaan yang mengungkap Jaringan Terorisme Jama’ah Islamiah.

Keterangan didalamnya memuat tentang pergerakan Jaringan Terorisme Jama’ah Islamiah (JI) yang telah menyebar di 20.067 kotak amal ke beberapa wilayah di Indonesia.

Ia tidak segan-segan menegaskan bahwa tidak ada di dalam ajaran Agama Islam itu mengenalkan tentang terorisme.

“Tak ada terorisme dalam Islam,” tegasnya.

Sebelumnya Fadli menyentil pewacanaan tentang terorisme menggunakan diksi yang unik yaitu jualan terorisme tak habis-habis.

“Jualan terorisme tak habis2,” katanya.

Pada cuitannya singkat tak lupa dia menyertakan hastag Lawan Islamofobia.

” #LawanIslamofobia,” tulisnya.

Postingan Fadli Zon dalam lamantwitternya mendapatkan 2.085 Likes dan 488 Retwitt dari Netizen.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer