Connect with us

Ekonomi

Garuda Tingkatkan OTP Jelang Peak Season Angkutan Lebaran

Garuda Tingkatkan OTP Jelang Peak Season Angkutan Lebaran


Pesawat Garuda (antara foto)

JAKARTA –Garuda Indonesia terus memperkuat capaian tingkat ketepatan waktu (On Time Performance/OTP) jelang operasional peak season Idul Fitri 1439 H menjadi 90% selama periode 1-27 Mei 2018.

“Capaian OTP di  Mei 2018 tersebut meningkat secara konsisten dibandingkan Kuartal 1- 2018 sebesar 88 persen. Garuda Indonesia optimistis layanan operasional penerbangan selama periode peak season Lebaran akan berjalan dengan lancar. Upaya peningkatan layanan operasional tersebut salah satunya kami antisipasi dengan peningkatan capaian OTP jelang periode peak season ini,” ujar Pahala N Mansury, Direktur Utama Garuda Indonesia kepada awak media disela-sela acara acara buka puasa bersama di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (28/5).

Dikatakan, jelang operasional peak season maskapai nasional Garuda Indonesia optimistis layanan operasional penerbangan selama periode peak season Lebaran akan berjalan dengan lancar.

“Upaya peningkatan layanan operasional tersebut salah satunya kami antisipasi dengan peningkatan capaian OTP jelang periode peak season ini,” tambah Pahala.

Pahala mengemukakan, pihaknya terus melakukan koordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan layanan kebandarudaraan dalam memastikan kelancaran operasional dapat terus kondusif jelang masa operasional peak season Lebaran 2018.

“Garuda Indonesia senantiasa melakukan upaya terbaik untuk memastikan operasional penerbangan selama periode peak season ini berjalan dengan aman, nyaman, dan tepat waktu,” tuturnya, seraya menyebutkan. memasuki periode peak season nanti, Garuda Indonesia terus mengoptimalkan pelayanan yang terbaik, khususnya dalam memastikan kelancaran operasional dan kenyamanan seluruh pengguna jasa.

Garuda Indonesia, tambah Pahala, juga terus memaksimalkan seluruh aspek lini operasional dari berbagai unit kerja yang bertugas stand by selama periode peak season ini, sehingga semua aspek dalam operasional penerbangan dapat selalu termonitor dan terantisipasi dengan baik.

“Capaian positif OTP Garuda Indonesia yang terus menunjukan peningkatan yang signifikan tersebut juga sejalan dengan hasil laporan pemeringkatkan tingkat ketepatan waktu yang dikeluarkan OAG (Official Airline Guide) pada April 2018. Dimana Garuda Indonesia bersama anak usaha Citilink berhasil mendominasi capaian peringkat 3 besar maskapai penerbangan se Asia Pasifik dengan tingkat ketepatan waktu terbaik pada periode April 2018.,” pungkas Pahala. (yusman)



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekonomi

Pascagempa Sulbar, Seluruh Perantau Minang Sudah di Pengungsian –

Update Gempa M6,2 Sulbar, 84 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia


PADANG – Perantau Minang menjadi korban gempa di Sulawesi Barat sudah berada di pengungsian. Dari sekitar 200 lebih kepala keluarga (KK) perantau Minang yang ada di sana tidak ada korban jiwa.

“Alhamdulillah tidak ada perantau kita yang meninggal akibat bencana gempa di Sulbar. Yang rumah rusak ada, tapi mereka sudah berada di pengungsian,” sebut Kepala Biro Kerjasama Rantau dan Administrasi Pembangunan Setdaprov Sumbar, Luhur Budianda Senin (18/1).

Dikatakannya, sejak gempa melanda Sulawesi Barat Pemprov Sumbar terus memantau perkembangannya. Terutama warga perantau Minang yang ada di sana.

“Kita langsung kumpulkan informasi, dengan menghubungi yang bisa dihubungi. Hanya saja diawal terjadi bencana komunikasi langsung ke lokasi terputus,”ungkapnya.

Meski begitu, hingga kini belum ada rencana Pemprov Sumbar untuk mengirim bantuan. Karena, kondisi lokasi bencana masih sulit diakses. Selain itu, untuk mencapai Mamuju memakan waktu sekita 8 jam dari Makassar, Sulawesi Selatan.

“Belum ada arahan dari pimpinan, kalau sekarang mendistribusikan barang juga sulit,”ujarnya.(yose/yuke)

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘{your-app-id}’,
cookie : true,
xfbml : true,
version : ‘{api-version}’
});

FB.AppEvents.logPageView();

};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

Ekonomi

Tanah tidak Diblokir, BPN Padang tak Juga Proses Permohonan Warga –

Tanah tidak Diblokir, BPN Padang tak Juga Proses Permohonan Warga


PADANG – Anggota DPRD Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman mempertanyakan niat Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Padang tidak mau memproses permohonan warga terhadap tanah bekas sengketa Kaum Makboet. Sementara tanah tersebut tidak diblokir lagi.

“Jujur saya kaget mendengar BPN Padang ikut menghalang-halangi proses pengurusan tanah warga yang berada pada bekas sengketa Makboet itu. Apa alasannya, sampai sekarang mereka juga tidak menjelaskan dengan pasti, tapi semua permohonan baik pemberian hak atau peralihan atas tanak tidak mereka proses, ini saja di blokir,” Sebut Sekretaris Forum Nagari Tigo Sandiang ini.

Mendapatkan kabar itu, dirinya akan meminta DPRD Sumbar memanggil BPN Padang untuk menjelaskan maksudnya tersebut. Karena kebijakan BPN Padang tersebut sudah merugikan masyarakat sebagai pemilik tanah.

“Ini apa maksud BPN itu, diblokir tidak, sengketa perdata tidak ada. Tapi permohonan warga tidak diproses, itu sudah melanggar tugasnya sebagai lembaga yang melayani masyarakat dalam pertanahan,” Sebutnya.

Bahkan, Anggota DPRD dari Partai menilai ada maksud tertentu dari BPN Padang yang dapat merugikan warga. Padahal tidak ada persoalan hukum yang dapat mengahalangi warga untuk mendapatkan pelayanan pertanahan.

“Saya akan minta DPRD Sumbar memanggil BPN ini, mereka harus memberikan penjelasan,” Ujarnya.

Diterangkannya, sebelumnya memang ada sengketa tanah seluas 765 hektar di tiga kelurahan yang berada di Kecamatan Koto Tangah, Kuranji dan Nanggalo. Dalam lahan tersebut terdapat sekitar 40 ribu sertifikat warga. Tanah tersebut diklaim sepihak oleh orang yang mengaku ahli waris kaum Makboet.

Setelah melalui berbagai penyelesaian, termasuk persidangan di pengadilan. Akhirnya, Kementrian Agraria memutuskan tanah tersebut hanya 1,3 hektar milik Kaum Makboet. Tidak seluas 765 hektar, penjelasan itu ditegaskan melalui Gambar Situasi (GS) yang dikeluarkan Kementrian Agraria.

Bahkan, orang-orang yang terlibat dalam sengketa tersebut sedang terlibat kasus pidana penipuan. Dengan dugaan modusnya pelaku mengaku pemilik tanah, kemudian meminta uang kepada sejumlah pembeli.

“Jadi sekarang itu tidak ada lagi sengketa perdaata, yang ada hanya pidana,” ujarnya.

Kasie Sengketa BPN Padang, Adhe dihubungi membenarkan ada informasi tersebut. Namun sebagai humas di BPN Padang dirinya tidak bisa menjawab terkait kebijakan tersebut.

“Memang dulu ada blokir, kemudian sudah dibuka. Soal pelayanan peralihan hak itu soal kebijakan. Saya tidak bisa jawab, langsung saja pada kepala kantor,” jawabnya.

Sementara Kepala BPN Padang, Antoni dihubungi melalui selulernya tidak menjawab. Setelah dikirim pertanyaan melalui pesan whatshap pada tanggal 15 Januari 2021, tidak mendapatkan jawaban.(yose)

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘{your-app-id}’,
cookie : true,
xfbml : true,
version : ‘{api-version}’
});

FB.AppEvents.logPageView();

};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

Ekonomi

Telkomsel Gelar Program IndonesiaNEXT 2020/21 di Sumatera

Telkomsel Gelar Program IndonesiaNEXT 2020/21 di Sumatera


PEKANBARU –Telkomsel kembali menyelenggarakan IndonesiaNEXT tahun 2020/21 session 5. Pada tahun ini, IndonesiaNEXT 2020 hadir di 3 wilayah regional yang mencakup 10 provinsi di Sumatera. Bertemakan “Agile Talent in Crisis”, IndonesiaNEXT Sumatera dibuka dengan seminar online, untuk wilayah di Regional Sumbagteng kegiataninidiikuti oleh lebihdari 70 kampusdiseluruh wilayah Riau, Sumatera Barat dan Kepulauan Riau.

General Manager Consumer Sales Region Sumbagteng Telkomsel Mulyadi Indra mengatakan, gelaran IndonesiaNEXT edisi kali ini berbeda edisi-edisi sebelumnya.

“Gelaran IndonesiaNEXT kali ini dilakukan secara online melalui vitur video conference learning, sehingga menghilangkan batasan wilayah. Oleh karena itu para generasi muda dari Riau, Sumatera Barat dan Kepulauan Riau memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan dan menguji talentanya, untuk kemudian di sertifikasi oleh tim Telkomsel serta badan sertifikasi yang telah ditunjuk,” katanya.

Mulyadi menambahkan IndonesiaNEXT2020/21 dari Telkomsel akan memberikan pengalaman belajar daring yang terstruktur, efektif, dan efisien dengan dukungan pemateri dan materi yang berkualitas, sehingga setiap peserta dapat menerima manfaat dari inisiatif ini secara maksimal. “Peserta akan diajak untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity) dengan menjadi pribadi yang agile dan cepat beradaptasi sehingga dapat bersaing di industri yang sangat dinamis,” tutup Mulyadi.

IndonesiaNEXT 2020/21 merupakan serangkaian program yang akan mengembangkan kompetensi para generasi muda. Rangkaian kegiatan diawali dengan kuis daring di laman IndonesiaNEXT. Hasil kuis ini akan dijadikan dasar pemilihan 300 peserta dengan skor terbaik di tiap regional yang nantinya akan diberikan program pelatihan. Di tahap pelatihan tersebut, peserta ditantang untuk menunjukkan keterampilannya dalam menggunakan empat platform produktivitas dan akan dipilih 100 peserta terbaik dari tiap regional untuk mengikuti proses sertifikasi.

Pada program sertifikasi, IndonesiaNEXT akan memberikan sertifikasi skala internasional kepada seluruh peserta yang berhasil sampai di tahap ini, dan akan memilih 10 peserta per regional untuk mengikuti bootcamp tingkat area berdasarkan skor tertinggi dan waktu tercepat. IndonesiaNEXT 2020/21 akan memberikan setidaknya 5 sertifikat bagi para peserta sesuai dengan ketentuan, antara lain E-Certificate Seminar of Attendance, E-Certificate Hard Skill Training of Complation, Microsoft Office Specialist or Adobe Certified Associate E-Certificate, Communication Skills Training e-certificate serta Program Achievement e-certificate. (mat)

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘{your-app-id}’,
cookie : true,
xfbml : true,
version : ‘{api-version}’
});

FB.AppEvents.logPageView();

};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer