Connect with us

News

Genjot Kualitas TBS Sawit, Hendrajoni Sebut Ada Dana Peremajaan Kebun Rp 45 Miliar

Genjot Kualitas TBS Sawit, Hendrajoni Sebut Ada Dana Peremajaan Kebun Rp 45 Miliar


Bupati Hendrajoni ketika memberikan arahan saat safari Ramadhan di Masjid Nurul Hikmah Kenagarian Gantiang Kubang, Kecamatan Lengayang, Senin (28/5).

PADANG POS (PAINAN)-Guna menggenjot kualitas kelapa sawit, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) menyiapkan dana kegiatan replanting (peremajaan) kebun kelapa sawit masyarakat.

Bupati Hendrajoni, mengungkapkan, selama ini, kualitas rendemen kelapa sawit di daerah tersebut kurang bagus. Kondisi itu berdampak pada rendahnya harga jual Tandan Buah Segar (TBS) milik petani.

“Idealnya rendemen itu 19 persen. Di Pessel baru 12 persen,” ungkap bupati saat safari Ramadhan di Masjid Ganting Kubang Kecamatan Lengayang, Senin (28/5).

Untuk tahun ini, Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) memberikan dana peremajaan perkebunan hingga Rp45 miliar terhadap petani kelapa sawit di Pessel.

Besaran dana itu ditargetkan sebagai kegiatan peremajaan sekitar 1.600 hektare kebun kelapa sawit rakyat. Artinya setiap hektare kebun bisa mengakses hingga Rp25 juta.

Sedangkan untuk mekanisme pencairan dana, lanjut bupati, diberikan pada tiap-tiap kelompok tani kelapa sawit. Dana itu diberikan secara tunai. BPDB telah menetapkan lima persyaratan antara lain.

Pertama, diberikan kepada para petani kecil yang memiliki luas lahan per orangnya kurang dari 4 hektar dan satu kelompok harus memiliki 100 hektare. 

Kedua, harus ada rekomendasi dari Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura. “Kedua mereka berkelompok dan yang ketiga ada koperasinya,” terang bupati.

Keempat, lahan yang akan diremajakan berpotensi menghasilkan sawit yang berkualitas. Artinya, pihak BPDP hanya menyalurkan bantuan kepada mereka yang memiliki lahan dengan jaminan hasil kualitas sawit yang cukup baik.

Sedangkan yang kelima, lahan para petani tadi itu potensial Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO), lebih bagus lagi kalau sudah sertifikat ISPO.

Selain untuk sektor pertanian, lanjut bupati, pemerintah daerah juga bakal membangun berbagai infrastruktur di Kecamatan Lengayang.

Kegiatan infrastrukturnya antata lain drainase, fisik gedung sekolah. Jalan kabupaten di sejumlah titik. Sejumlah pasar nagari.

“Tak hanya, tapi pemerintah daerah juga bakal membangun berbagak sarana dan prasarana publik lainnya,” tutur bupati.

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura, Jumsu Trisno menyampaikan, hingga 20121 tercatat sekitar 30 persen kebun kelapa sawit di Pessel yang bakal melakukan peremajaan.

Untuk iti, ia meminta pada masyarakat untuk membeli bibit yang berkualitas. Apalagi, saat ini pemerintah daerah telah bekerjasama dengan Balai Pembibitan Kelapa Sawit di Medan, Sumatera Utara.

“Mudah-mudahan bisa menghasilkan bibit unggul. Sebab, banyak bibit kebun kita saat ini yang buruk, sehingga hasil TBS tidak maksimal,” jelas dia.

Safari Ramadhan diikuti Ketua Tim Penggerak PKK, Lisda Rawdha Hendrajoni dan sejumlah Kepala Organisasj Perangkat Daerah.

Bupati juga menyerahkan bantuan Rp32 juta pada masjid. Bantuan itu terdiri dari bantuan tunai Rp7,5 juta. Sedangkan Rp25 juta lainnya bakal diberikan pada anggaran perubahan.

Selain itu, Ketua Tim Penggerak PKK juga mmberikan bantuan secara pribadi senilai Rp3 juta pada anak-anak yatim di sekitar masjid. (teddy setiawan)





Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Peringati Mosi Integral Mohammad Natsir, Fadli Zon Hadiahkan Karyanya kepada Anies Baswedan – Fadli Zon

Peringati Mosi Integral Mohammad Natsir, Fadli Zon Hadiahkan Karyanya kepada Anies Baswedan


Anggota DPR-RI, Fadli Zon memberikan karyanya kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Karya tersebut berupa buku yang ditulisnya berjudul Islam dan Demokrasi. 

Politisi Senior dari Partai Gerindra ini, menyerahkan karya tulisnya kepada Anies Baswedaan bertepatan dengan peringatan “Mosi Integral” Mohammad Natsir. 

Peringatan tersebut jatuh pada tanggal 3 April 1950. Mosi Integral Mohammad Natsir dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia sering disebut sebagai Proklamasi ke-2. Sekaligus dicatat sebagai lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Hari ini, 3 April (1950) kita peringati “Mosi Integral” Mohammad Natsir, Proklamasi ke-2 lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ungkapnya, sebagaimana diposting dalam laman akun twitter pribadinya @fadlizon pada tanggal 3 April 2021.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Fadli Zon Bertemu Ernie Djohan, Tengku Zulkarnain Teringat Masa Kecil – Fadli Zon

Fadli Zon Bertemu Ernie Djohan, Tengku Zulkarnain Teringat Masa Kecil


Politikus Partai Gerindra Fadli Zon memosting pertemuannya dengan penyani legendaris Ernie Djohan di lini masa akun Twitternya.

Dalam pertemuannya dengan pelantun tembang-tembang lawas ini, Fadli meminta secara khusus minta tandata-tangannya di koleksi piringan hitamnya sebanyak 50-an.

Fadli mengungkapkan pelantun lagu Teluk Bayur dan Kau Selalu di Hatiku itu sebentar lagi akan memasuki usia 70 tahun.

“Ketemu penyanyi legendaris Uni Ernie Djohan sekalian minta tanda tangan utk 50an piringan hitam. Sebentar lg berusia 70 tahun, dan sudah berkarya sejak usia 12 tahun. Lagu yang terkenal antara lain Teluk Bayur, Kau Selalu di Hatiku, Mutiara yang Hilang. Sehat terus Uni,” kata Fadli dikutip dari lini masa akun Twitternya, @Fadlizon, Sabtu (27/3/2021).

Postingan Fadli Zon langsung direspons sejumlah pengguna Twitter. Salah satunya mantan Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain yang mengaku saat kecil hafal lagu-lagu Ernie Johan.

“Salam buat Uni Ernie Djohan…Saat kecil hampir semua lagu beliau saya hafal. Mutiara yang Hilang salah satu yang terbaik…” cuit pria yang biasa disapa Ustad Tengku Zul ini.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Mereka Kelihatan Jujur – Fadli Zon

Polemik Hagia Sophia, Fadli Zon Sarankan Indonesia Tunjukkan Sikap Terbuka


Politikus sekaligus anggota DPR RI Fadli Zon baru-baru ini angkat suara menanggapi pernyataan Kapolsek Setu yang mengaku tidak tahu menahu soal adanya kabar dan informasi anggota polisi penembak Laskar FPIyang meninggal dunia.

Dalam cuitan yang diunggah di akun Twitternya, Fadli Zonmengungkapkan pendapatnya soal Kapolsek Setu yang menyampaikan bahwa dirinya tidak menerima laporan insiden kecelakaan tunggal yang mengakibatkan anggota polisi penembak FPI meninggal dunia.

Fadli Zonmenilai bahwa Kapolsek Setu terlihat sebagai sosok pemimpin yang jujur, sehingga pernyataan yang disampaikannya diyakini sebagai pernyataan yang penuh dengan kejujuran.

Kapolseknya kelihatan jujur,” tulis Fadli Zon sebagaimana dikutip PikiranRakyat-Tasikmalaya.com dari akun Twitter @fadlizon, Minggu, 28 Maret 2021.

Diketahui sebelumnya, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menyebut satu orang polisi terlapor dalam kasus pembunuhan di luar hukum atau unlawful killing terhadap empat laskar FPI meninggal dunia akibat kecelakaan.

Diberitakan Pikiran Rakyat sebelumnya, Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Agus Harianto membenarkan informasi tersebut.

“Saat gelar perkara, saya mendapat informasi kalau salah satu tersangka meninggal dunia karena kecelakaan,” kata Agus saat dikonfirmasi, Kamis, 25 Maret 2021.

Namun demikian Agus tidak merinci di mana lokasi kecelakaan anggota polisi tersebut hingga akhirnya meninggal dunia.

“Silahkan ditanya ke penyidik ya,” ucapnya.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer