Connect with us

News

Gubernur Sumbar ajak diaspora Minang bangun kampung halaman

Gubernur Sumbar ajak diaspora Minang bangun kampung halaman


Jakarta, (Antaranews Sumbar) – Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengajak Diaspora Minang yang ada di rantau maupun di seluruh Indonesia ikut membangun kampung halaman yang kini tengah berlangsung dengan pesatnya.

Hal itu disampaikan Gubernur Irwan Prayitno pada saat acara buka puasa bersama diadakan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Badan Penghubung Pemerintah Provinsi Sumatera Barat di Jakarta, di Hotel Balairung Matraman, Jakarta Timur, Rabu malam.

Acara Buka Bersama Gubernur Sumatera Barat juga dihadiri Wakil Gubernur, Nasrul Abit, mantan Wamen Pendidikan Prof Dr Fasli Djalal yang juga tokoh masyarakat Minang dan Bundokandung di antaranya Bunda Aisyah Amini.

Lebih lanjut Gubernur Irwan Prayitno memaparkan beberapa pembangunan yang akan dilaksanakan di Sumatera Barat dan juga yang terus berkembang pesat, baik di bidang ekonomi maupun pariwisata. Bahkan kereta bandara dari Padang ke bandara Minangkabau yang baru diresmikan Presiden Joko Widodo diharapkan akan dapat meningkatkan jumlah wisatawan yang berwisata ke Sumbar juga akan diteruskan sampai Riau.

Selain jalur kereta api dari kota Padang ke bandara juga akan dilanjutkan sampai ke Bukittinggi yang sedang direvitalisasi diharapkan sampai ke Lipat Kain, Riau dan pembangunan objek wisata KEK Mentawai dan Mandeh, serta jalan tol Padang-Pekanbaru.

Diharapkannya semuanya itu dapat dibangun dengan dana APBN karena dana APBD sangat terbatas dan juga harus didukung dengan investasi untuk itu.

Ia mengimbau perantau Minang dimanapun berada bisa berinvestasi dan pulang kampung ikut membangun Sumbar. Diakui dari kunjungannya ke berbagai negara seperti Jepang dan Amerika ia berhasil mendapatkan investor yang akan menanamkan modalnya di Sumbar.

Gubernur mengakui banyak perantau dan diaspora Minang yang berinvestasi di kampung halaman. “Saya merasa bangga dengan perantau yang mau berinvestasi di kampung halaman. Salah satunya perantau dari Lampung yang membangun hotel Emersia di Batusangkar,” ujar Irwan Prayitno.

Masih banyak peluang investasi di antaranya bidang energi baru terbarukan, yaitu panas bumi seperti Migas di Sijunjung juga sudah dikelola oleh investasor.

“Saya berharap para Diaspora Minang yang ada di manapun ikut membantu membangun Kampung halaman,” ujar Gubernur Irwan Prajitno.

Ia juga menjamin bagi mereka yang akan berinvestasi di Sumbar akan dibantu. Tidak ada pungli dan tidak pakai lama pengurusan izinnya dan kalau ada masalah, akan dibentuk tim khusus yang akan membantu menyelesaikannya selain regulasinya akan dipermudah dan tanpa pungutan liar, ujarnya.

Sementara itu Kepala Badan Penghubung Provinsi Sumbar Andre Setiawan melaporkan acara buka bersama itu merupakan acara tahunan mempererat silaturahmi perantau Minang dengan Pemprov Sumbar dengan Tokoh dan Masyarakat Minang se Jabodetabek diawali penampilan grup Marawis dari Hadrof Al Istiqomah dan ceramah agama oleh ustad Mashadi Suthami.

Sedangkan Tokoh Minang, Fasli Djalal mengapresiasi kemajuan Sumbar saat ini dan juga support Pemerintah Pusat membangun kembali Pasa Ateh Bukittinggi. Jalan tol juga sudah mulai dibangun, dan banyak lainnya. Semoga perantau Minang berkontribusi memajukan kampung halaman, demikian Fasli Djalal. (*)





Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Peringati Mosi Integral Mohammad Natsir, Fadli Zon Hadiahkan Karyanya kepada Anies Baswedan – Fadli Zon

Peringati Mosi Integral Mohammad Natsir, Fadli Zon Hadiahkan Karyanya kepada Anies Baswedan


Anggota DPR-RI, Fadli Zon memberikan karyanya kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Karya tersebut berupa buku yang ditulisnya berjudul Islam dan Demokrasi. 

Politisi Senior dari Partai Gerindra ini, menyerahkan karya tulisnya kepada Anies Baswedaan bertepatan dengan peringatan “Mosi Integral” Mohammad Natsir. 

Peringatan tersebut jatuh pada tanggal 3 April 1950. Mosi Integral Mohammad Natsir dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia sering disebut sebagai Proklamasi ke-2. Sekaligus dicatat sebagai lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Hari ini, 3 April (1950) kita peringati “Mosi Integral” Mohammad Natsir, Proklamasi ke-2 lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ungkapnya, sebagaimana diposting dalam laman akun twitter pribadinya @fadlizon pada tanggal 3 April 2021.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Fadli Zon Bertemu Ernie Djohan, Tengku Zulkarnain Teringat Masa Kecil – Fadli Zon

Fadli Zon Bertemu Ernie Djohan, Tengku Zulkarnain Teringat Masa Kecil


Politikus Partai Gerindra Fadli Zon memosting pertemuannya dengan penyani legendaris Ernie Djohan di lini masa akun Twitternya.

Dalam pertemuannya dengan pelantun tembang-tembang lawas ini, Fadli meminta secara khusus minta tandata-tangannya di koleksi piringan hitamnya sebanyak 50-an.

Fadli mengungkapkan pelantun lagu Teluk Bayur dan Kau Selalu di Hatiku itu sebentar lagi akan memasuki usia 70 tahun.

“Ketemu penyanyi legendaris Uni Ernie Djohan sekalian minta tanda tangan utk 50an piringan hitam. Sebentar lg berusia 70 tahun, dan sudah berkarya sejak usia 12 tahun. Lagu yang terkenal antara lain Teluk Bayur, Kau Selalu di Hatiku, Mutiara yang Hilang. Sehat terus Uni,” kata Fadli dikutip dari lini masa akun Twitternya, @Fadlizon, Sabtu (27/3/2021).

Postingan Fadli Zon langsung direspons sejumlah pengguna Twitter. Salah satunya mantan Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain yang mengaku saat kecil hafal lagu-lagu Ernie Johan.

“Salam buat Uni Ernie Djohan…Saat kecil hampir semua lagu beliau saya hafal. Mutiara yang Hilang salah satu yang terbaik…” cuit pria yang biasa disapa Ustad Tengku Zul ini.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Mereka Kelihatan Jujur – Fadli Zon

Polemik Hagia Sophia, Fadli Zon Sarankan Indonesia Tunjukkan Sikap Terbuka


Politikus sekaligus anggota DPR RI Fadli Zon baru-baru ini angkat suara menanggapi pernyataan Kapolsek Setu yang mengaku tidak tahu menahu soal adanya kabar dan informasi anggota polisi penembak Laskar FPIyang meninggal dunia.

Dalam cuitan yang diunggah di akun Twitternya, Fadli Zonmengungkapkan pendapatnya soal Kapolsek Setu yang menyampaikan bahwa dirinya tidak menerima laporan insiden kecelakaan tunggal yang mengakibatkan anggota polisi penembak FPI meninggal dunia.

Fadli Zonmenilai bahwa Kapolsek Setu terlihat sebagai sosok pemimpin yang jujur, sehingga pernyataan yang disampaikannya diyakini sebagai pernyataan yang penuh dengan kejujuran.

Kapolseknya kelihatan jujur,” tulis Fadli Zon sebagaimana dikutip PikiranRakyat-Tasikmalaya.com dari akun Twitter @fadlizon, Minggu, 28 Maret 2021.

Diketahui sebelumnya, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menyebut satu orang polisi terlapor dalam kasus pembunuhan di luar hukum atau unlawful killing terhadap empat laskar FPI meninggal dunia akibat kecelakaan.

Diberitakan Pikiran Rakyat sebelumnya, Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Agus Harianto membenarkan informasi tersebut.

“Saat gelar perkara, saya mendapat informasi kalau salah satu tersangka meninggal dunia karena kecelakaan,” kata Agus saat dikonfirmasi, Kamis, 25 Maret 2021.

Namun demikian Agus tidak merinci di mana lokasi kecelakaan anggota polisi tersebut hingga akhirnya meninggal dunia.

“Silahkan ditanya ke penyidik ya,” ucapnya.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer