Connect with us

Politik

Heboh, Bawaslu Hentikan Proses Hukum Dugaan Kasus Money Politic Eka- Richi – siarminang.net

Heboh, Bawaslu Hentikan Proses Hukum Dugaan Kasus Money Politic Eka- Richi – Beritasumbar.com

Tanah Datar, – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Tanah Datar menghentikan kasus dugaan money politik salah satu paslon pilkada tanah datar karena tidak menemukan adanya unsur pelanggaran pemilihan.

Ketua Bawaslu Tanah Datar Hamdan saat dikonfirmasi oleh media pada Rabu (14/10) membenarkan hal tersebut. “Iyaa sudah dihentikan” jawab Hamdan.

Dihentikannya kasus tersebut kata Hamdan, berdasarkan hasil penelitian dan pemeriksaan terhadap temuan yang masuk dan hasil pengawas pemilihan. Atas dasar tersebut, pada pembahasan kedua Sentra Gakumdu temuan itu tidak memenuhi unsur unsur pelanggaran pemilu.

“Proses pembahasan dihentikan pada Sentra Gakumdu karena unsur unsur pelanggaran pemilihan tidak terpenuhi ,” ujarnya.

Hamdan melanjutkan, jika Eka Putra dimintai keterangan pada tahap penelusuran tanggal 6 Oktober 2020, dan dipanggil kembali tanggal 10 Oktober 2020 untuk dimintai keterangan dalam tahap klarifikasi (bagi Bawaslu) dan Penyelidikan (bagi penyidik kepolisian).

“Setiap proses tersebut didampingi oleh penyidik dan jaksa yg tergabung dalam sentra gakumdu. Artinya sudaj dua kali beliau dipanggil oleh Bawaslu bersama Sentra Gakumdu,” ucapnya.

Sebelumnya, Bawaslu Tanah Datar melakukan proses pemeriksaan dan penelusuran terhadap dua kasus dugaan politik uang yang dilakukan oleh dua orang calon kepala daerah.

Dalam pengusutan dua kasus, proses pemeriksaan sendiri dimulai dari penelusuran, klarifikasi dan pembahasan oleh Sentra Gakumdu, dan seluruh proses dilakukan sesuai dengan peraturan dan perundang undangan.

Selain kasus dugaan politik uang, pihaknya juga memproses dua kasus netralitas ASN. Dimana pada kasus itu, satu ASN telah diputuskan oleh KASN dengan sangsi peringatan disiplin sedang, dan satu ASN lagi dalam proses klarifikasi. (Rezar)



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pariaman

Forum Adat Seni Budaya Anak Nagari (FASBANA) Kota Pariaman adakan MUBES Petama – siarminang.net

Forum Adat Seni Budaya Anak Nagari (FASBANA) Kota Pariaman adakan MUBES Petama – Beritasumbar.com

Pariaman, siarminang.net,- Afriade selaku Founder FASBANA, menjelaskan bahwa Fasbana ini dibentuk atas kekhawatiran sekelompok pemuda dan anak mudo sekarang ini, mulai jauh dari adat, seni budaya dan yang ada di kota paiaman.

Karena skrg ini tantangan anak muda ini sangat banyak, pengaruh globalisasi. Untuk itu kedepan FASBANA Ini akan baurek di Desa, Babatang di nagari, badahan di Kecamatan, dan bapucuak di Kota Pariaman, ungkap Ajo Afriade.Perwakilan Bundo kanduang Al Anbiya, S.Pd menyampaikan apresiasi kepada FASBANA Karena sudah mengankatkan acara ini.

Beliau mengatakan “semoga kedepan Forum ini tetap eksis, bukan hanya hari ini tapi terus berlanjut kedepan nya. Sementara Ketua LKAAM Kota Pariaman, Drs. H. Mukhlis Rahmab, MM, Dt. Rajo Basa, mengatakan Forum ini sangat PAS atau Tapek Bana. “Ini Adalah Forum yang sangat bagus.

Melihat sekarang anak muda sudah jauh dari adat seni budaya. Kalau ini yang dikerjakan anak muda Kota Pariaman, ini memang sangat luar biasa” Mantan Walikota Pariaman 2 periode ini melanjutkan “jika seperti ini pakaian anak muda Kota Pariaman, maka wisata pariaman akan ramai.

Forum ini harus menjadi percontohan, kalau bisa dikembangkan ke seluruh Kabupaten dan kota yang ada di sumatera Barat. Mukhlis menuturkan Anak sekarang banyak yang tidak tau dengan kato nan ampek. Untuk itu kita harus kembali kepada nilai nilai adat kita,



Sumber

Baca Selengkapnya

NASIONAL

Bea Serendy Ajak Generasi muda Peduli Pantai di Peringatan Hari Sumpah Pemuda – siarminang.net

Bea Serendy Ajak Generasi muda Peduli Pantai di Peringatan Hari Sumpah Pemuda – Beritasumbar.com

YOGYAKARTA – Satu nusa jadi isi pertama pada Sumpah Pemuda, dimaknai Bea Serendy dengan peduli pada pantai. Penyanyi lagu U Give Me Love ini mengajak generasimuda di Desa Songbayu, Kapanewon Girisubo, Gunung Kidul, Yogyakarta untuk membersihkan Pantai Krokoh, dan Pantai Prima Rock View yang ada di daerah mereka, pada Selasa (27/10/2020).

Pantai Krokoh dan Pantai Prima Rock View tepatnya berada di Dukuh Putat, pantai paling timur Yogyakarta yang memiliki pemandangan indah dan masih terjaga keasriannya. Bea Serendy menjadikan dua pantai tersebut sebagai lokasi syuting videoklip lagu perdananya, U Give Me Love, sebuah karya terbaru dari Chossypratama yang dinyanyikan Bea Serendy bareng kakak kandungnya, Alex Yunggun, syuting akan dilakukan pada 31 Oktober dan 1 November 2020.

Bea Serendy tinggal di Yogyakarta, saat kami wawancarai pada Rabu (28/10/2020) mengatakan, “Awal aku terinspirasi bersihkan Pantai Krokoh dan Prima Rock View, saat aku bersama teman-teman Heniikun Bay dan Tim Prima Founder Mangement pergi ke pantai itu untuk survei lokasi syuting videoklip. Aku lihat banyak sampah di pantai tersebut.

Aku jadi berpikir, pantainya cantik, tapi sampahnya jadi bikin kurang enak dilihat. Apalagi banyak sampah yang tidak mudah terurai. Gimana kalo sampah-sampah tersebut kembali lagi ke laut? Karena itu, akhirnya aku memutuskan untuk mengajak teman-teman siapin waktu khusus untuk bersih-bersih pantai tersebut.

”Seperti juga dikatakan oleh Bea Serendy, jika pantai selalu kita jaga kebersihannya, pantai jadi lebih enak untuk dilihat. Jika lebih enak dilihat, akan semakin banyak turis yang mengunjungi pantai tersebut. Di bumi ada yang namanya mikroplastik, berukuran kecil dari 5 mm. Jika sampah plastik dibuang ke lautan, ikan-ikan akan memakannya. Jika partikel ini dimakan oleh ikan, berarti kita akan ikut memakan mikroplastik tersebut melalui ikan laut yang kita konsumsi.

Selain itu, sampah-sampah di pesisir pantai dapat menurunkan atau menghancurkan nilai estetika pantai dan menimbulkan kerugian secara sosial ekonomi.Kita bisa bantu jaga ekosistem laut agar bersih dan sehat dengan membersihkan sampah yang mengganggu kehidupan di laut.

Dengan membersihkan pantai, kita dapat mendata sampah yang mencemari pantai dan mengidentifikasi sampah yang membahayakan lingkungan. Setelah diidentifikasi, tinggal mencari solusinya agar sampah tidak berserakan lagi di pantai, supaya tidak masuk ke laut.Bea Serendy berhasil mengajak generasi muda Dukuh Putat untuk ikut membersihkan Pantai Krokoh dan Prima Rock View, karena salah satu warga desa di sana adalah sahabat orangtuanya.

Bea Serendy minta bantuannya mengajak pemuda-pemudi di sana.Menurut Bea Serendy, belum banyak orang tahu tentang spot-spot indah yang dimiliki Pantai Krokoh dan Prima Rock View. Akses ke sana yang tidak begitu mudah, malah jadi adventure tersendiri bagi pengunjungnya. Karena itu, Bea Serendy sangat mengajak generasimuda di sana untuk aktif mengenalkan keindahan alam daerahnya pada orang ramai melalui akun media sosial mereka, agar makin ramai pengunjung wisatanya.

Bea Serendy juga mengatakan, “Sekarang, pantai tersebut sudah lebih bersih dari pertama kali aku lihat. Namun, tidak ada jaminan bahwa pantai tersebut tidak akan tercemari lagi. Sebenarnya pantai tersebut adalah salah satu spot yang sangat indah di Jogja, hanya saja masih kurang terawat. Jika pemerintah setempat dapat memberi perhatian lebih, akan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.

“Kalau buat aku sendiri, dengan menikmati pantai, aku bisa jadi sangat relax dan rasanya seperti semua masalah yang ada jadi hilang dalam sekejap. Suasana alam memiliki sesuatu yang bikin aku happy. Alam seperti mengerti dengan semua masalahku. Kegiatan outdoor dan adventure membuatku jadi fresh. Aku suka, karena bisa bikin mood-ku naik.

Aku tidak tahu apa yang bisa membuat itu terjadi. Mungkin karena aku jadi lupa semua tugas dan hal-hal yang buat aku stress,” kata Bea Serendy. Lebih lanjut Bea Serendy mengatakan, “Bumi tidak akan terawat apabila kita tidak merawatnya. Sama seperti diri kita sendiri, tidak akan terawat jika tidak ada yang merawat kita.

Kita merawat karena kita mencintai. Kita pun dirawat karena kita dicintai. Mungkin sekarang kita tidak bisa merasakannya, tetapi di dunia ini ada banyak sekali orang yang mencintai kita. Cara orang menunjukkan cinta mereka bisa berbeda, tetapi maksud mereka sama, yaitu mereka hanya ingin yang terbaik untuk kita.

”Harapanku di momen peringatan Hari Sumpah Pemuda ini, semoga generasimuda Indonesia saat ini dan masa yang akan datang selalu mencintai bumi, mencintai orang-orang di sekitar, dan juga mencintai diri sendiri. Meskipun mencintai itu tidak mudah, karena banyak pengorbanan dan perjuangan yang harus kita berikan untuk sebuah cinta. Namun, sesusah-susahnya cinta, kita tidak dapat hidup tanpa cinta.

Salah satu cara menunjukan cinta adalah dengan berterimakasih. Jika sulit untuk mengatakan cinta, berterimakasihlah kepada mereka, orang-orang yang mengasihimu,” kata Bea Serendy.

(Dilaporkan oleh Muhammad Fadhli)



Sumber

Baca Selengkapnya

Limapuluh Kota

Bawaslu Limapuluh Kota Telah Keluarkan Enam Peringatan Selama Masa Kampanye – siarminang.net

Bawaslu Limapuluh Kota Telah Keluarkan Enam Peringatan Selama Masa Kampanye – Beritasumbar.com

Limapuluh Kota, BeritaSumbar – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Limapuluh Kota telah mengeluarkan enam peringatan tertulis kepada calon yang maju dalam Pilkada Serentak 2020, baik untuk pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar maupun Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Limapuluh Kota.

Anggota Bawaslu Kabupaten Limapuluh Kota, Ismet Aljannata mengatakan peringatan tertulis diberikan terhadap pasangan calon yang tidak mematuhi protokol kesehatan dalam pelaksanaan kampanye sesuai dengan PKPU Nomor 13 Tahun 2020.

“Jadi Bawaslu dan jajarannya, termasuk Panwaslu Kecamatan memiliki wewenang mengeluarkan surat peringatan tertulis untuk calon yang berkampanye tanpa memperhatikan protokol kesehatan COVID-19,” kata dia Rabu (28/10).

Ia mengatakan bagi calon yang tetap tidak mematuhi protokol kesehatan COVID-19 60 menit setelah surat peringatan tertulis dikeluarkan, maka kegiatan kampanye akan dibubarkan oleh Bawaslu bersama pihak kepolisian.

Pelanggaran yang dilakukan paslon tersebut seperti kampanye di luar ruangan, jumlah peserta kampanye melebihi kapasitas maksimal 50 orang dan tidak memperhatikan protokol kesehatan COVID-19 dalam kegiatan kampanye. Pelaksanaan kampanye sendiri telah dimulai sejak 26 September lalu.

Untuk enam peringatan tertulis tersebut, satu dikeluarkan langsung oleh Bawaslu Limapuluh Kota, satu dikeluarkan Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan Bukit Barisan dan empat lainnya dikeluarkan oleh Panwaslu Kecamatan Mungka.

Sementara itu, Ketua Panwaslu Kecamatan Mungka Yudianto mengatakan pihaknya mengeluarkan empat surat peringatan tertulis karena kampanye yang dilakukan calon tidak mematuhi protokol kesehatan COVID-19 dan jumlah peserta serta tim kampanye melebihi 50 orang yang menjadi jumlah maksimal kegiatan kampanye tatap muka.

“Untuk empat kegiatan kampanye yang kami berikan surat peringatan tertulis itu, semuanya menyelesaikan kegiatan sebelum 60 menit,” kata Yudi didampingi Anggota Panwaslu Kecamatan Mungka, Reni Deswita Sari.

Oleh sebab itu, pihaknya mengimbau kepada seluruh calon yang akan berkampanye untuk benar-benar memperhatikan protokol kesehatan COVID-19 dalam pelaksanaan kampanye.



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer