Connect with us

News

Hendak Transaksi, Satresnarkoba Polres Mentawai Ringkus Dua Orang Pengedar Narkoba


Jumat, 10 Januari 2020 – 20:11:40 WIB – 37

Hendak Transaksi, Satresnarkoba Polres Mentawai Ringkus Dua Orang Pengedar Narkoba

Kapolres Mentawai Dody Prawiranegara di dampingi Wakapolres, Satreskrim dan Satresnarkoba dalam press release di Aula Makopolres Mentawai.

MENTAWAI — Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kepulauan Mentawai berhasil menangkap dua orang pengguna narkoba jenis sabu di Desa Saureinuk Sipora Selatan.

Dari data kedua pelaku di sebutkan Chris Parningotan Purba panggilan Chris (30) dan satu orang wanita Elfira Martha Uli Panggilan Fera (31).

Dalam Press release tadi pagi Kapolres Mentawai AKBP Dody Prawiranegara menyebutkan, mereka di tangkap petugas saat itu sedang melakukan transasksi narkoba tepatnya ditepi jalan Dusun Silaoinan, Desa Saureinuk, Kecamatan Sipora Selatan, Rabu 8 Januari 2020, sekira pukul 21.30 WIB.

Kapolres menjelaskan, setelah mendapatkan informasi dari masyarakat setempat, personil Satresnarkoba langsung bergerak di tempat kejadian dan kedua pelaku langsung diringkus petugas tengah transaksi.

Setelah dilakukan pemeriksaan di TKP, mereka tertangkap tangan dengan ditemukannya satu paket sabu dari salah satu orang wanita dan satu orang pria yang sedang mengendarai motor diduga akan melakukan transaksi narkoba.

“Saat petugas melakukan pemberhentian kendaraan, pelaku wanita sempat membuang barang bukti ke tanah yang diduga sabu yang di bungkus dalam kotak bungkus rokok jenis sampoerna, saat itu juga petugas berhasil menemukan barang bukti yang dibuang ke tanah,” ucap Dody Prawiranegara dalam press release kepada awak media, Jumat (10/1/2020).

Adapun barang bukti yang diamankan itu satu paket kecil plastik berisikan butiran kristal diduga narkotika golongan I jenis sabu-sabu, satu unit motor Vixion warana hitam dan satu unit Handphone merk samsung J7 warna putih.

Saat ini kedua pelaku bersama barang bukti sudah diamankan di Makopolres Kepulauan Mentawai untuk dilakukan proses selanjutnya dan kedua pelaku segera di bawa ke Padang.

“Akibat perbuatan kedua pelaku dengan status pengguna melanggar pasal 112 (1) Jo Pasal 132 (1) Jo Pasal 127 ayat (10) huruf a UU. No 35 tahun 2019 diancam hukuman 4 hingga 12 tahun penjara dengan denda paling sedikit 1 miliar rupiah,” pungkas Kapolres.(Tirman)

Editor/Sumber: Rio Irawan

Tag: mentawai,sumatra-barat

Siap-siap! MTQ Tingkat Kota Solok Bakal Digelar

Siap-siap! MTQ Tingkat Kota Solok Bakal Digelar

SOLOK — Pemerintah Kota Solok tidak lama lagi akan menggelar Musabaqhah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kota Solok ke…

Awal Tahun 2020, KPU Pasaman Gelar Rapat Internal

Awal Tahun 2020, KPU Pasaman Gelar Rapat Internal

LUBUK SIKAPING – Rapatkan barisan dan mengevaluasi kinerja tahun 2019 yang lalu serta guna menyongsong penyelenggaraan…

Begini Perbedaan Anies dan Jokowi Dalam Langkah Mengatasi Banjir

Begini Perbedaan Anies dan Jokowi Dalam Langkah Mengatasi Banjir

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan secara kesatria mengaku bertanggung jawab atas banjir tersebut. Dengan…

Muhammad Fikar Terima Gelar Sako dari Suku Tanjung Nagari Pauh IX Kuranji

Muhammad Fikar Terima Gelar Sako dari Suku Tanjung Nagari Pauh IX Kuranji

PADANG — Suku Tanjung Nagari Pauh IX Kuranji melakukan Salai Dama kepada Muhammad Fikar Datuk Rajo Magek.

Muhammad…

61 Personil Polres Bengkalis Riau Naik Pangkat

61 Personil Polres Bengkalis Riau Naik Pangkat

BENGKALIS – Sebanyak 61 orang personil Polres Bengkalis, Riau naik pangkat dalam upacara kenaikan pangkat Perwira dan…





Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Semoga Bisa Juga Temukan Harun Masiku yang Hilang Seperti Ditelan Bumi – Fadli Zon

Apresiasi Kinerja KPK, Fadli Zon: Semoga Bisa Juga Temukan Harun Masiku yang Hilang Seperti Ditelan Bumi


Politis Partai gerindra Fadli Zon merespons penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Edhy Prabowo diketahui sudah menyatakan mundur dari posisi sebagai Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra dan dari jabatan sebagai Menteri.

Fadli juga mengapresiasi kinerja KPK dalam penangkapan ini.

Namun, meskipun ia mengapresiasi kinerja KPK, Fadli berharap agar KPK juga bisa menemukan Harun Masiku yang menurutnya hingga kini masih hilang bagai ditelan bumi.

Stlh penetapan tersangka tengah malam ini, EP mundur dr Partai n Men KKP. Langkah bijak. Apresiasi kerja @KPK_RI. Smg bisa jg temukan Harun Masiku yg msh “hilang” spt ditelan bumi,” tulis Fadli Zon, Kamis (26/11/2020).

Dikutip dari detiknews, Usai jumpa pers penetapan tersangka, Edhy Prabowo meminta maaf ke sejumlah pihak termasuk ke Partai Gerindra dan menyatakan mengundurkan diri dari partai tersebut.

“Saya mohon maaf kepada seluruh keluarga besar partai saya. Saya dengan ini akan mengundurkan diri sebagai wakil ketua umum,” kata Edhy kepada wartawan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (26/11/2020) dini hari.Edhy Prabowo juga mundur dari jabatannya sebagai menteri. Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menunjuk Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan menjadi Menteri KKP ad interim sejak Edhy ditangkap KPK.

“Juga nanti saya akan mohon diri untuk tidak lagi menjabat sebagai menteri dan saya yakin prosesnya sudah berjalan,” ucapnya.

“Saya bertanggung jawab penuh dan saya akan hadapi dengan jiwa besar,” sambung Edhy Prabowo.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Bela Anies Baswedan, Fadli Zon Ungkit Guyon Menteri Jokowi di ILC – Fadli Zon

Bela Anies Baswedan, Fadli Zon Ungkit Guyon Menteri Jokowi di ILC


Politisi Gerindra Fadli Zon kembali mengungkit guyonan  Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi yang pernah bercanda soal Covid-19. Menhub Budi pernah bilang warga Indonesia kebal wabah mematikan itu lantaran setiap hari mengkonsumsi nasi kucing. 

Guyonan menhub Budi  diungkit Fadli dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) yang tayang di TVOne  pada Selasa (24/11/2020) malam. Menurutnya guyonan itu adalah sebuah pembiaran terhadap penularan wabah  mematikan itu di Jakarta  dan Indonesia.

Hal ini disampaikan  Fadli menanggapi pernyataan pembawa acara ILC Karni Ilyas yang  menyatakan isu pembiaran pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan oleh Gubernur DKI  Jakarta Anies Baswedan terkait acara  pernikahan anak Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq  Shihab pada Sabtu (14/11/2020) lalu.

“Siapa yang membiarkan? Menteri kesehatan yang membiarkan bahkan sampai ke presiden. Kita tahu 23 Januari 2020 Wuhan sudah lockdown kita masih bercerita nasi kucing  ini pembiaran,” tegasnya.

Fadli mengaku Anies Baswedan merupakan salah satu kepala daerah yang paling tegas dalam penanganan wabah mematikan itu. Buktinya, Provinsi DKI Jakarta menjadi daerah pertama yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total setelah wabah  corona mulai masuk ke Jakarta. 

“Justru yang paling pertama (melakukan karantina wilayah) adalah Gubernur DKI dan saat itu terjadi perdebatan antara pusat terkesan  ada persaingan,” tegasnya 

Tidak hanya itu, keseriusan Anies dalam menekan penularan wabah ni juga terlihat dari sejumlah regulasi yang diambil setelah PSBB total,yakni PSBB masa transisi. Yakni membuka berbagai kegiatan di Jakarta  secara bertahap ketika penularan wabah mulai melandai 

“Selain PSBB (total) ada PSBB transisi, dan kalau kita lihat ini banyak yang menentang  adalah menteri  dalam kabinet pak Jokowi,” pungkasnya. 

Lebih dari itu dia menilai, Gubernur Anies Baswedan tidak bisa didepak dari jabatannya saat ini lantaran pelanggaran protokol kesehatan pada pernikahan Syarifah Najwa Shihab.

Menurutnya, Anies tidak bisa dicopot lantaran kepala daerah dipilih langsung oleh rakyat. Kemudian sudah ada ketentuan yang mengatur sanksi kepada seorang kepala daerah yang dianggap melanggar etik.

“(Anies) tidak bisa dicopot hanya karena adanya instruksi dari kemendagri. Kedaulatan ada ditangan rakyat,” tuturnya. 

Menurutnya, Instruksi Nomor 6 Tahun 2020 tentang Penegakan Protokol Kesehatan untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) tidak cukup kuat untuk melengserkan seorang kepala daerah 

Adapun instruksi  dari Tito karnavian itu dikeluarkan saat masalah protokol kesehatan di Jakarta tengah menjadi  sorotan publik. 

“Menurut saya diskusi ini aja udah salah apakah Anies bisa dicopot? gubernur DKI tidak melanggar dia berusaha menegakan aturan, bahkan ada  sanksi RP50 juta,” tuntasnya.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Ulama yang Jadi Panutan – Fadli Zon

Sarankan Pemerintah Rangkul Habib Rizieq, Fadli Zon: Ulama yang Jadi Panutan


Nama Habib Rizieq masih hangat untuk diperbincangkan, berawal dari kepulangannya hingga kerumunan massa dalam beberapa acaranya.

Kedatangannya kembali ke Indonesia disambut hirup para simpatisannya hingga membuat lalu linta sekitar Bandara Seokarno Hatta lumpuh.

Namun, kepulangannya ke Tanah Air justru menyita perhatian publik, hingga beberapa acara yang didatanginya membuat kerumunan massa di tengah pandemi Covid-19.

Hal itu membuat sebagian kalangan memberikan kritik bagi sang pimpinan FPI tersebut.

Berbeda dengan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra,Fadli Zon. Ia justru menganggap pemerintah terlihat seperti memusuhi Habib Rizieq Shihab.

Hal itu disampaikan lewat tayangan di kanal YouTube Fadli Zon Official yang diunggah pada Senin, 23 November 2020.

Fadli Zon mengungkapkan, seharusnya pemerintah dapat merangkul Habib Rizieq Shihab yang dinilai sosok yang sangat berpengaruh di Indonesia.

“Habib Rizieq adalah seorang habib, seorang habaib, seorang sayyid, keturunan Nabi Muhammad SAW,” ucapnya.

Dia pun mengatakan, informasi yang mengatakan Habib Rizieq Shihab seorang keturunan Nabi Muhammad SAW didapat dari sumber yang memiliki data valid.

“Itu juga dikonfirmasi oleh sebuah institusi Rabithah ‘Alawiyyin yang memang mempunyai data tentang kekerabatan keturunan Nabi Muhammad,” terangnya.

Dia menjelaskan, Habib Rizieq merupakan pemimpin organisasi yang cukup banyak pengikutnya di Negara Indonesia.

“Habib Rizieq memimpin sebuah organisasi FPI, sebuah organisasi yang secara de facto mempunyai pengikut yang cukup banyak di seluruh Indonesia,” tuturnya.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer