Connect with us

News

Hima Kosgoro 1957 Sumbar Bagi-bagi Takjil Gratis Jelang Berbuka

Hima Kosgoro 1957 Sumbar Bagi-bagi Takjil Gratis Jelang Berbuka


PADANGPOS.COM (Padang)—Himpunan Mahasiswa (Hima) Kosgoro 1957 Sumatera Barat menggelar bagi-bagi takjil gratis jelang waktu berbuka puasa di perempatan lampu merah A.Yani, kota Padang, Kamis (24/05).

Selain bagi takjil kepada pengendara yang melintas di jalur itu, kumpulan mahasiswa tersebut juga menghibur masyarakat lewat pergelaran musik akustik.

Ketua Hima Kosgoro 1957 Sumbar Fathur Erzandika mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan cara Hima untuk mengenalkan organisasi yang baru terbentuk tersebut sekaligus dengan berbagai kepedulian kepada masyarakat.

“Organisasi Kosgoro 1957 ini baru terbentuk dan dengan ini kami mengenalkannya kepada masyarakat sekaligus berbagi peduli secara sederhana sesuai dengan ukuran mahasiswa,” ucap Fathur Erza.

Dia menyebutkan bahwa untuk menggelar kegiatan bagi-bagi takjil gratis itu mereka yang terhimpun di dalam Hima Kosgoro 1957 berpatungan. Ditambah dengan sumbangan para senior. 

“Kami menggelar kegiatan ini berkat patungan dari kawan-kawan Hima dan juga sumbangan dari para senior di Kosgoro 1957 Sumbar, ” ucap mahasiswa fakultas ekonomi Universitas Andalas tersebut.

Erza juga menjelaskan bahwa pengurus dan kader-kader Hima Kosgoro 1957 Sumbar berasal dari berbagai universitas yang ada di Padang.

“Latar belakang kami dari berbagai macam kampus yang ada di Padang dan berbagai macam jurusan. Ada dari Unand, UNP, UBH dan UPI,” tambah dia.

Kedepan, katanya Hima Kosgoro 1957 akan terus berbuat positif dan berperan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.

“Semoga kedepan Hima Kosgoro 1957 Sumbar bisa berbuat lebih baik lagi,” tandas Erza.

Ketua PDK Kosgoro Sumbar Weno Aulia Durin menyambut baik kegiatan positif yang dilakukan sayap ormas yang ia pimpin tersebut. Dia menyampaikan bahwa selaku ketua dan senior akan mendukung serta menyupport setiap kegiatan yang dilakukan oleh Hima itu.

“Sebagai ketua dan para pengurus yang lain tentu akan mendukung dan memberikan support setiap kegiatan apapun. Apalagi yang dilakukan Hima Kosgoro ini. Kita sangat apresiasi,” ucap Weno Aulia. (jef)





Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Fadli Zon Tak Percaya Tuduhan Teroris ke Munarman – Fadli Zon

Fadli Zon Heran Menko PMK Sebut Keluarga Miskin Lahir dari Faktor Besanan


Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Gerindra, Fadli Zon, turut mengomentari penangkapan eks Sekum FPI Munarman oleh Densus 88 Anti Teror. Fadli Zon mengaku tak percaya terkait keterlibatan Munarman dalam dugaan tindak pidana terorisme.⁣

Pernyataan itu disampaikan oleh Fadli Zon lewat akun Twitter @fadlizon seperti dilihat, Rabu (28/4/2021). Fadli Zon menilai tuduhan teroris kepada Munarman terlalu mengada-ngada.⁣

Seperti diketahui, Densus 88 Anti Teror menangkap Munarman di kediamannya pada Selasa (27/4) sore kemarin. Munarman ditangkap karena diduga terlibat dalam kegiatan baiat teroris di tiga kota.⁣

Sementara itu, tim kuasa hukum Munarman, Hariandi Nasution, membantah kliennya terlibat ISIS. Munarman, kata Hariandi, justru menolak aksi-aksi terorisme

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Mereka Separatis – Fadli Zon

Sebut KKB Bukan Kriminal Biasa, Fadli Zon: Mereka Separatis


Anggota DPR RI, Fadli Zon meminta adanya perubahan terminologi kelompok kriminal bersenjata (KKB). Baginya, mereka sudah termasuk separatis.

Menurut Fadli Zon, KKB bukan kriminal bersenjata biasa. Mereka adalah kelompok separatis, dengan demikian seharusnya tindakannya berbeda. “Dengan adanya separatis, mereka yang di garis depan adalah TNI dan Polri,” ujar Fadli, yang ditemui di Kota Cirebon, Senin (26/4/2021).

Menurut dia, KKB layak dikategorikan separatis karena tuntutannya adalah membentuk negara atau merdeka.

Karenanya, perubahan terminologi KKB mendesak dan penting dilakukan. “Kalau kelompok kriminal, yang di depan adalah polisi. Kalau separatis, yang di depan TNI,” tegasnya.

Pemerintah, sambung politisi Partai z Gerindra ini, harus segera menetapkan perubahan terminologi tersebut. “Ini seolah ada penghalusan. Di tempat lain, kita mudah memberi cap teroris, radikal,” tandasnya.

Setelah TNI di depan, kata dia, yang penting semuanya terukur. Jangan sampai banyak korban. “Paling penting kelompok separatis ini ditangani diterukur,” katanya.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Semoga Ada Mukjizat – Fadli Zon

Kapal Selam Nanggala 402 Belum Ditemukan, Fadli Zon: Semoga Ada Mukjizat


Anggota Komisi I DPR Fadli Zon mendoakan agar seluruh awak kapal selam milik TNI Angkatan Laut, KRI Nanggala 402selamat.

Anggota Fraksi Partai Gerindra ini berharap ada mukjizat. “Semoga di bulan suci Ramadhan ini ada mukjizat keselamatan bagi para prajurit KRI Nanggala 402. Al Fatihah,” cuit Fadli dikutip dari lini masa Twitter @fadlizon, Sabtu (24/4/2021).

Dalam cuitannya, Fadli Zon mengunggah postingan Kementerian Pertahanan yang mengajak doa untuk keselamatan KRI Nanggala 402.

Dalam cuitannya, Fadli Zon mengunggah postingan Kementerian Pertahanan yang mengajak doa untuk keselamatan KRI Nanggala 402

Diketahui, hingga kini KRI Nanggala-402 milik TNI AL yang mengangkut 53 awak tersebut belum ditemukan dan upaya pencarian masih terus dilakukan. Kapal selam buatan Jerman tahun 1979 itu dikabarkan hilang kontak saat menjalani latihan di perairan Bali Utara sejak Rabu 21 April 2021, sekitar pukul 03.00 waktu setempat.

TNI sendiri telah mengerahkan 21 KRI untuk mencari Nanggala-402 beserta seluruh prajurit dan kru kapal, yang total-nya mencapai 53 orang.

Selain itu ada 4 kapal lain dari kepolisian yang membantu pencarian, yakni Gelatik, Enggang, Barata, dan Balam. Keempat kapal itu disebut dilengkapi dengan ROV atau remotely operated underwater vehicle.

Negara-negara sahabat juga mengirimkan perbantuan kapal seperti kapal MV Swift Rescue dari Singapura, Mega Bakti dari Malaysia masih dalam perjalanan, HMAS Ballarat dan Sirius dari Australia, kapal India dan pesawat Poseidon dari Amerika Serikat.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer