Connect with us

News

Inilah Jadwal Lengkap 16 Besar Sepak Bola Asian Games 2018

Inilah Jadwal Lengkap 16 Besar Sepak Bola Asian Games 2018


Rabu, 22 Agustus 2018 – 09:55:17 WIB – 86

Beto dan Lilipaly (Foto: Suara.Com)

BOLA – Cabang sepak bola Asian Games 2018 sudah memasuki babak 16 besar. Berikut ini jadwal babak 16 besar yang digelar 23-24 Agustus mendatang, termasuk laga Timnas Indonesia U-23 vs Uni Emirat Arab.

Total 16 negara berhasil lolos dari fase grup. Total ada empat pertandingan babak 16 besar cabang sepak bola Asian Games 2018 yang akan digelar pada Kamis (23/8). Keempat laga itu digelar di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, dan Stadion Wibawa Mukti, Cikarang.

Di Stadion Patriot, Palestina yang merupakan runner-up Grup A akan menghadapi Suriah (runner-up Grup C) pada pukul 16.00 WIB. Sementara pada malam harinya Vietnam akan menghadapi Bahrain.

Stadion Wibawa Mukti akan menggelar dua pertandingan 16 besar pada Kamis mendatang: Uzbekistan vs Hong Kong pada sore hari dan Iran vs Korea Selatan pada malam hari.

Satu hari kemudian, Jumat (24/8), empat pertandingan akan digelar. China vs Arab Saudi akan digelar di Stadion Patriot, diikuti Malaysia vs Jepang.

Timnas Indonesia U-23 untuk kali pertama bermain sore hari saat melawan Uni Emirat Arab di Stadion Wibawa Mukti mulai pukul 16.00 WIB. Pada malam hari ini, Bangladesh akan menghadapi Korea Utara.

Berikut ini jadwal 16 besar sepak bola Asian Games 2018:

23 Agustus 2018

Stadion Patriot

16.00 : Palestine Vs Suriah

19.30 : Vietnam Vs Bahrain

Stadion Wibawa Mukti

16.00 : Uzbekistan Vs Hong Kong

19.30 : Iran Vs Korea Selatan

24 Agustus 2018

Stadion Patriot

16.00 : China Vs Arab Saudi

19.30 : Malaysia Vs Jepang

Stadion Wibawa Mukti

16.00 : Indonesia Vs Uni Emirat Arab

19.30 : Bangladesh Vs Korea Utara (jun)

(cn)

Polling Capres cawapres 2019-2024

Editor/Sumber: Ikhlas Bakri/CNN Indonesia

Tag: bola,indonesia,internasional,sport

Mundur Sebagai Caleg Partai Golkar, Yusra Maiza Kembali Layangkan Surat ke DPD

Mundur Sebagai Caleg Partai Golkar, Yusra Maiza Kembali Layangkan Surat ke DPD

PAYAKUMBUH – Wakil Ketua Bidang Ekonomi DPD Partai Golongan Karya, Kota Payakumbuh, Yusra Maiza, secara resmi kembali…

Bocah Ini Jadi Korban Gempa Lombok, ACT : Jangan Menangis lagi Muhammaf Fariq Firdaus

Bocah Ini Jadi Korban Gempa Lombok, ACT : Jangan Menangis lagi Muhammaf Fariq Firdaus

LOMBOK – Pascagempa 7,0 SR yang mengguncang Lombok. Nusa Tenggara Barat, Adik Fariq nangis sepanjang malam. Sakit,…

Heboh Pidato Jokowi Ajak Relawan tak Takut Jika Berkelahi, Ini Jawaban Istana

Heboh Pidato Jokowi Ajak Relawan tak Takut Jika Berkelahi, Ini Jawaban Istana

JAKARTA – Juru Bicara Kepresidenan Johan Budi menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada pertemuan dengan…

HUT RI Ke-73, Mengenal Sang Ayah Dalam Tumpukan Seragam Loreng

HUT RI Ke-73, Mengenal Sang Ayah Dalam Tumpukan Seragam Loreng

PAYAKUMBUH – Meriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-73, Batalyon Infanteri 131/Braja Sakti menggelar…

Rumah Baca Anak Nagari Gairahkan Minat Baca Anak-anak

Rumah Baca Anak Nagari Gairahkan Minat Baca Anak-anak

BUKITTINGGI — Rumah baca anak nagari dengan motto “Menumbuhkan Minat baca Mencerdaskan Bangsa” yang terletak…

(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/id_ID/sdk.js#xfbml=1&version=v2.8&appId=1208534375853801”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Fadli Zon Beri Kritik Soal Anggaran Dana Kartu Prakerja – Fadli Zon

Juliari Korupsi Bansos, Fadli Zon: Kesempatan Bikin Orang Jadi Maling


Politikus Partai Gerindra Fadli Zon tak henti-hentinya memberikan kritik kepada pemerintah. Kali ini, ia mengkritik terkait anggaran penambahan Rp 10 triliun untuk Program Kartu Prakerja yang disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Ia menilai program itu hanya buang-buang uang saja dan seharusnya program tersebut bisa diberikan pemerintah secara gratis, apalagi kini masyarakat banyak terdampak ekonomi akibat pandemi Covid-19. 

Ini Program Kartu Prakerja tak jelas, buang-buang uang untuk pelatihan padahal bisa gratis,” kata Fadli di akun Twitternya yang dilihat Selasa, 20 Juli 2021.

Alih-alih digelontorkan untuk program tersebut, menurutnya lebih baik anggaran tersebut bisa dipakai untuk memberikan bantuan uang tunai terhadap masyarakat yang terkena PHK. 

elain itu anggaran Rp 10 triliun juga dikatakan Fadli bisa diberikan untuk tenaga kesehatan dalam bentuk intensif dan kebutuhan rumah sakit lainnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan dengan ditambahnya anggaran senilai Rp 10 triliun, diharapkan peserta program Kartu Pra Kerja dapat meningkat hingga 2,8 juta orang. Totalnya, pemerintah sudah menggelontorkan Rp 30 triliun untuk Program Kartu Pra Kerja dengan 8,4 juta peserta yang terlibat.

Perempuan yang kerap di sapa Ani itu mengatakan penambahan anggaran program Kartu Pra Kerja itu berdasarkan hasil survei internal. Adapun harapannya penambahan anggaran tersebut bisa membantu masyarakat yang sedang mencari kerja ataupun terkena PHK

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Buang-buang Uang, Sebaiknya Bayar Insentif Nakes! – Fadli Zon

Fadli Zon Sebut Kebijakan Bansos COVID-19 Bermasalah Sejak Awal


Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon mengatakan, Program Kartu  Prakerja merupakan program yang hanya buang-buang uang. Oleh sebab itu, dia mengkritik keras ketika pemerintah mengumukan akan menambah Rp10 triliun untuk program tersebut.

Penambahan anggaran itu diklaim pemerintah sebagai upaya memberikan bantuan kepada masyarakat yang kehilangan pekerjaan akibat pandemi Corona Virus Desease 2019 atau COVID-19. Fadli Zon menilai, seharusnya pelatihan itu bisa diberikan pemerintah secara cuma-cuma.

“Ini Program Kartu Prakerja tak jelas, buang-buang uang untuk pelatihan padahal bisa gratis,” kata Fadli Zon melalui akun Twitternya @fadlizon pada Minggu (18/07/2021).

Alih-alih digelontorkan untuk program tersebut, menurutnya lebih baik anggaran bisa dipakai untuk memberikan bantuan uang tunai terhadap masyarakat yang terkena PHK. Selain itu anggaran Rp10 triliun juga dikatakan Fadli Zon bisa diberikan untuk tenaga kesehatan dalam bentuk intensif dan kebutuhan rumah sakit lainnya.

“Sebaiknya uang Kartu Prakerja langsung diberikan pada mereka yang terkena PHK atau kasih insentif nakes dan bayar utang rumah sakit,” tuturnya.

Sebelumnya disebutkan, Pemerintah akan menambah anggaran untuk program Kartu Prakerja hingga Rp10 triliun sebagai bagian dari perlindungan sosial selama pandemi COVID-19. Semula, pemerintah menganggarkan Rp20 triliun untuk program tersebut dengan sasaran 5,6 juta orang peserta.

“Kami akan tambahkan Rp10 triliun lagi, sehingga program Kartu Prakerja tadi bisa menambah 2,8 juta peserta, sehingga total anggaran menjadi Rp30 triliun dengan total 8,4 juta,” ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers virtual, Sabtu (17/07/2021). 

Lebih jauh Sri Mulyani memaparkan, kenaikan anggaran tersebut karena hasil survei menunjukkan bahwa program terbukti cukup membantu para pencari kerja atau yang terkena PHK selama pandemi COVID-19. 

Mekanisme program Kartu Prakerja tambahan ini masih sama seperti yang dilakukan sebelumnya. Setiap penerima akan mendapatkan biaya pelatihan sebesar Rp1 juta dan mendapatkan insentif Rp600 ribu per bulan untuk 4 bulan.

Adapun total jumlah bantuan yang didapatkan sebesar Rp2,4 juta. Tiap peserta juga akan mendapatkan dana sebesar Rp50 ribu setiap kali mengisi survei.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Ngawur Mana Militernya? – Fadli Zon

Dana Haji Mau Dipakai Perkuat Rupiah, Tanya Fadli Zon: Pemilik Dana Rela Uangnya Dipakai?


Anggota DPRI RI Fraksi Partai Gerindra, Fadli Zon mengkritik pernyataan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy.

Dalam pernyataannya, Muhadjir menyebut Indonesia berada di kondisi darurat militer dalam menangani pandemi Covid-19.

Melalui akun Twitter–nya, @fadlizon, Fadli Zon menilai pernyataan Muhadjir asal-asalan alias ngawur.

Ia menyesalkan penggunaan istilah darurat militer dalam pernyataan Menko PMK ini.

Pernyataan ini ngawur, kok bisa mengatakan sekarang darurat militer. Mana militernya ?” tulis Fadli Zon, Sabtu (17/7/2021).

Menurutnya, pernyataan dari Muhadjir menambah bukti, koordinasi pemerintah penanganan Covid-19 yang kurang. https://d-1023473858618586686.ampproject.net/2107030008001/frame.html

Sirkus pernyataan ini hanya menambah daftar kurangnya konsep n pengetahuan elementer plus koordinasi penanganan covid,” katanya.

Selain Fadli Zon, kritik juga datang dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Wakil Ketua PKS Sukamta, pernyataan Menko PMK ngawur dan semakin menunjukkan pemerintah masih gagal membangun koordinasi di internal mereka.

“Sudah hampir satu setengah tahun pandemi covid, masih saja pejabat pemerintah buat pernyataan-pernyataan yang membingungkan dan tidak punya pijakan hukum yang jelas,” katanya kepada Tribunnews, Minggu (17/7/2021).

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer