Connect with us

News

Inilah Pesan Yang Disampaikan Anggota DPRD Tanah Datar Kepada Peserta Sunaik Massal

Inilah Pesan Yang Disampaikan Anggota DPRD Tanah Datar Kepada Peserta Sunaik Massal


Minggu, 10 Juni 2018 – 04:12:33 WIB – 102

Inilah Pesan Yang Disampaikan Anggota DPRD Tanah Datar Kepada Peserta Sunaik Massal

Gelaran Sunatan Massal Nagari Tabek Patah dihadiri Anggota DPRD Tanah Datar Nurhamdi Zahari Dt. Indo Marajo Nan Bapayuang Ameh dan Wali Nagari H. Krisman Datuak Rajo Nan Kayo (9/6)

Pilwako Kota Padang 2018

TANAH DATAR – Gelaran Sunaik (red*Sunatan) Massal Tabek Patah, Kecamatan Salimpaung, Tanah Datar, Sumbar, berlangsung lancar dan sukses. Sunatan Massal Gratis yang digelar Sabtu (9/6/2018) diikuti 40 anak-anak kurang mampu, merupakan inisiatif Pemuda beserta Nagari Tabek Patah.

Acara yang diprakarsai anggota DPRD Tanah Datar Nurhamdi Zahari Dt. Indo Marajo Nan Bapayuang Ameh, Perantau Eka Putra SE, PT. Gita Rifa Ekspress, Toko Penyalur, Toko Pupuk Sumber Tani, Bunga Lado dan Panorama Tabek Patah juga menghadiahi sarung bagi anak-anak yang sunatan hari itu.

Saat Nurhamdi Zahari hadir ditenggah kerumunan orang tua dan peserta Sunatan massal, tiba-tiba seorang ibu membuka pembicaraan. “Salam jo(red*dengan) apak tu nak, “ujar seorang ibu kepada anaknya sembari menunjuk tangannya kepada Nurhamdi Zahari, saat antri menunggu giliran.

Lepas sianak bersalaman, si ibu melanjutkan berbicara dengan anaknya. “Cubo tanyo Baa caronyo (red*coba tanya bagaimana caranya) bisa jadi Sukses seperti Apak tu, ” ujar si ibu seolah menyuruh anaknya bertanya.

Sambil tersenyum simpul Nurhamdi Zahari dengan merangkul salah seorang anak lalu berujar, “pertama, Patuh kepada Ibu dan Bapak. Tak boleh melawan pada orangtua. Yang ketiga rajin belajar, dan yang terpenting jangan lupa sebagai anak Minang harus rajin sholat dan mengaji ke surau, “ujar Nurhamdi yang kemudian dianggukkan beberapa orang anak.

Ucapan Nurhamdi kemudian di timpali dengan tegas oleh ibu yang berjilbab coklat siang itu. “Lai tadanga tu nak Pasan Apak tu, buliah bisa sukses pulo waang kalau Gadang nanti (red*dengar nak pesan Bapak itu, agar kelak kamu bisa sukses nanti), “ucap si ibu.

Acara Sunatan massal siang itu menghadirkan 4 orang team kesehatan yang dipimpin Gusnelly. AMD. Kep. Turut hadir selaku tuan rumah, Wali Nagari H. Krisman Datuak Rajo Nan Kayo, beberapa orang wali jorong, niniak mamak dan tokoh pemuda.(romeo)

Editor/Sumber: romeo

Tag: daerah,ekonomi,reliji,sosial,sumatra-barat,tanah-datar

Penggerebekan Terduga Teroris di Kampus Unri, Densus 88 Sita Bom, Panah, dan Granat

Penggerebekan Terduga Teroris di Kampus Unri, Densus 88 Sita Bom, Panah, dan Granat

PEKANBARU – Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menyita empat bom siap ledak dan sejumlah senjata rakitan…

Relawan Indonesia Jokowi di Padang Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Relawan Indonesia Jokowi di Padang Turun ke Jalan Bagikan Takjil

PADANG – Relawan Indonesia Jokowi (Reliji) bersama BEM STIEPI Padang turun ke jalan membagikan takjil kepada para…

Libur Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah, PMI Bukittinggi Siapkan Posko Kesehatan Gratis

Libur Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah, PMI Bukittinggi Siapkan Posko Kesehatan Gratis

BUKITTINGGI – Sebagai wujud kepedulian kemanusiaan, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bukittinggi menyiapkan posko…

Cina-Rusia Makin Mesra, Presiden Xi Jinping Hadiahkan Putin Medali Persahabatan

Cina-Rusia Makin Mesra, Presiden Xi Jinping Hadiahkan Putin Medali Persahabatan

INTERNASIONAL – Presiden Cina, Xi Jinping, menghadiahkan Medali Persahabatan kepada Presiden Rusia, Vladimir Putin. Ini…

Foto Amien Rais-Habib Rizieq Dihapus Instagram, PA 212: Kelihatan Rezim dan Cebongnya Panik

Foto Amien Rais-Habib Rizieq Dihapus Instagram, PA 212: Kelihatan Rezim dan Cebongnya Panik

POLITIK – Foto-foto pertemuan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, Ketum Gerindra Prabowo Subianto, dan imam besar…





Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Pertimbangkan Aspirasi Rakyat! – Fadli Zon

Massa Desak Jokowi Bentuk TGPF, Fadli Zon: Pertimbangkan Aspirasi Rakyat!


Politikus Partai Gerindra Fadli Zon mendesak Presiden Joko Widodo untuk mempertimbangkan aspirasi masyarakat.

Fadli Zon meminta agar Jokowi membentuk Tim Gabungan Pencarian Fakta (TGPF) terkait kasus penembakan enam laskar FPI.

Hal itu dia sampaikan melalui akun Twitter @Fadlizon, Sabtu (19/12/2020) dini hari. Dia menanggapi sebuah artikel tentang massa yang mendesak Jokowi untuk segera membentuk tim independen pencari fakta kasus FPI.

Menurut dia, Jokowi perlu mempertimbangkan aspirasi masyarakat untuk kasus penembakan enam laskar FPI.

Pak Jokowi, mohon dipertimbangkan aspirasi masyarakat untuk dibentuknya TGPF kasus penembakan 6 anggota FPI,” cuitnya, dikutip Suara.com.

Fadli Zon menyebut pembentukan TGPF menjadi jalan tengah agar masyarakat dapat percaya bahwa keadilan masih ada.

“TGPF independen adalah jalan tengah agar masyarakat masih percaya bahwa jalan keadilan itu masih ada,” tukasnya.

Perlu diketahui, massa melakukan aksi 1812 pada (18/12/2020). Aksi tersebut dilakukan untuk menuntut penuntasan kasus penembakan enam laskar FPI.

Selain itu, dalam aksi tersebut massa meminta pembebasan Habib Rizieq Shihab yang tengah ditahan Polda Metro Jaya.

Saya menyarankan kepada Bapak Presiden agar segera membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta yang terdiri dari berbagai kalangan elemen bangsa,” ujar Fadli Zon dalam kanal Youtube Fadli Zon Official.

Dia mengatakan anggota TGPF berasal dari komnas HAM, aktivis HAM, perwakilan ulama seperti Majelis Ulama Indonesia atau ormas-ormas islam lain.

Sebab, menurut Fadli, kasus ini perlu diusut tuntas agar masyarakat tidak kehilangan rasa percaya terhadap hukum di Indonesia.

“Publik di-trushed ketidakpercayaan pada hukum. Karena hukum seperti yang sudah klise dan berulang-ulang kita katakan selalu tajam kepada yang dianggap sebagai lawan-lawan politik dan tidak pernah hukum itu berjalan atau tumpul kepada mereka yang dianggap sebagai pro pemerintah,” tuturnya.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Bagaimana Caranya Mencari ‘Keadilan’? – Fadli Zon

Fadli Zon Sebut Ideologi Komunis Ganas dan Kejam


Anggota DPR RI, Fadli Zon menyindir Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD terkait 6 Laskar FPI ditembak mati polisi.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu mempertanyakan cara mencari keadilan atas kematian 6 Laskar FPI di tangan polisi.

Awalnya Mahfud MD melalui akun Twitter miliknya menyebut bahwa memahami keadilan itu sulit untuk dilakukan.

Mahfud MD pun mengambil contoh pada sebuah kasus yang terjadi pada Fahri Hamzah melawan PKS.

Saat Mahkamah Agung (MA) menyatakan Fahri Hamzah menang Rp 30 miliar dari PKS, Fahri menyebut ada keadilan di Indonesia.

Namun, ketika kemenangan Rp30 miliar dibatalkan oleh Peninjauan Kembali (PK) di Mahkamah Agung, pastinya malah gantian politisi PKS Hidayat Nur Wahid menyebut putusan MA adil.

Cuitan tersebut lah yang pada akhirnya menuai banyak komentar dari publik, termasuk salah satunya memdapatkan komentar dari Fadli Zon yang mengaitkan keadilan tersebut dengan kasus kematian 6 Laskar FPI yang baru-baru ini terjadi.

Fadli Zon mempertanyakan cara mencari keadilan dalam kasus kematian enam anak buah Rizieq Shihab itu.

“Bagaimana caranya mencari ‘keadilan’ bagi enam anggota FPI yang dibunuh polisi?” kata Fadli Zon dalam akun Twitter-nya.

Tak hanya itu saja, bahkan Fadli Zon juga menyindir dengan adanya peluang merealisasikan sila kedua Pancasila yang berbunyi ‘Kemanusiaan yang Adil dan Beradab’.

“Ada peluang merealisasikan ‘Kemanusiaan yang Adil dan Beradab’?” ujar Fadli Zon.

Diketahui, sebanyak 6 Laskar FPI tewas dalam aksi penembakan di Jalan Tol Jakarta – Cikampek, pada Senin 7 Desember 2020.

Dan kemudian keenam anggota FPI yang tewas ditembak mati itu, jenazahnya telah dimakamkan pada Rabu 9 Desember pagi.

Yang mana pada saat itu lima jenazah dimakamkan di Megamendung, kabupaten Bogor, yakni Andi Oktiawan (33), Faiz Ahmad Syukur (22), Ahmad Sofiyan alias Ambon (26), Muhammad Suci Khadavi (21), dan Reza (20).

Dan sementara satu jenazah lainnya yakni Luthfil Hakim (25) dimakamkan di Cengkareng, Jakarta Barat.

Menurut kepolisian, insiden tersebut berawal saat anggota polisi tengah menyelidiki informasi adanya rencana pengarahan massa jelang pemeriksaan Rizieq terkait kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan.

Sehingga Pihak Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan mengikuti kelompok yang diduga simpatisan Rizieq.

Selanjutnya, ada dua kendaraan yang ditumpangi kelompok simpatisan Rizieq memepet kendaraan milik anggota kepolisian.

Diduga mereka sempat menembak ke arah kendaraan milik anggota polisi. Hingga akhirnya, kejadian itu membuat anggota polisi di lapangan mengambil tindakan tegas terukur.

Namun, kronologi dari kepolisian tersebut berbeda dengan kronologi versi FPI. FPI justru menuding polisi yang lebih dulu memepet mereka

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Tak Ada Terorisme Dalam Islam – Fadli Zon

Sambut Curhatan Fahri Soal Harga Tes Corona, Fadli Zon: Peluang di Tengah Kesempitan


Mantan Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon melontarkan kontra narasi atas wacana Terorisme yang cenderung dihubungkan dengan Islam.

Ia ungkap pendapatnya melalui laman twitter @fadlizon pada Jum’at tanggal 18 – Desember 2020.

Fadli menanggapi pernyataan polisi dalam sebuah pemberitaan yang mengungkap Jaringan Terorisme Jama’ah Islamiah.

Keterangan didalamnya memuat tentang pergerakan Jaringan Terorisme Jama’ah Islamiah (JI) yang telah menyebar di 20.067 kotak amal ke beberapa wilayah di Indonesia.

Ia tidak segan-segan menegaskan bahwa tidak ada di dalam ajaran Agama Islam itu mengenalkan tentang terorisme.

“Tak ada terorisme dalam Islam,” tegasnya.

Sebelumnya Fadli menyentil pewacanaan tentang terorisme menggunakan diksi yang unik yaitu jualan terorisme tak habis-habis.

“Jualan terorisme tak habis2,” katanya.

Pada cuitannya singkat tak lupa dia menyertakan hastag Lawan Islamofobia.

” #LawanIslamofobia,” tulisnya.

Postingan Fadli Zon dalam lamantwitternya mendapatkan 2.085 Likes dan 488 Retwitt dari Netizen.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer