Connect with us

News

Jadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB, Ini Hak Istimewa Indonesia

Jadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB, Ini Hak Istimewa Indonesia


Senin, 11 Juni 2018 – 04:56:22 WIB – 30

Pasukan Indobatt Indonesia di Lebanon (Foto: Dok. Istimewa)

Pilwako Kota Padang 2018

JAKARTA – Indonesia baru saja terpilih menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB untuk periode 2019-2020. Kemenangan ini didapat setelah Indonesia memperoleh 144 suara dari 190 negara anggota PBB dalam sidang Majelis Umum PBB di Markas Besar PBB, New York.

Indonesia bersaing dengan Maladewa sebagai perwakilan Asia Pasifik dalam memenangkan keanggotaan ini, di mana negara tersebut memperoleh suara sebanyak 46.

Pencapaian Indonesia ini disambut suka cita oleh Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi. Pasalnya, berdasarkan rekam jejak diplomasi serta kontribusi yang dikerahkan oleh Indonesia untuk dunia, kemenangan ini seolah membayar semua upaya tersebut.

Sebenarnya Indonesia sudah tidak asing lagi dengan tugas baru sebagai badan terkuat di organisasi internasional tersebut. Sebab, Indonesia sudah tiga kali menjadi anggota tidak tetap PBB pada periode 1973-1974, 1995-1996, dan 2007-2008.

Kembali bergabung dengan dewan, Menlu Retno menyatakan akan bekerja keras untuk mempertahankan dan membangun perdamaian dunia mencegah konflik di kawasan ataupun ranah global.

“Sebagai Anggota Tidak Tetap DK PBB periode 2019 – 2020, Indonesia berkomitmen untuk menciptakan ekosistem perdamaian dan stabilitas global,” ujar Retno, Jumat (8/6) lalu.

Selain itu, Indonesia juga akan berupaya memerangi terorisme dan radikalisme yang semakin menjamur belakangan ini dengan mengembangkan pendekatan komprehensif global agar tercapai penyelesaian yang damai.

Indonesia juga akan berupaya meningkatkan sinergi antara organisasi kawasan dengan DK PBB dalam menjaga perdamaian, serta meningkatkan kapasitas pasukan perdamaian PBB termasuk peran perempuan.

Dilansir dari laman ABC News, sebagai negara yang memenangkan kursi di Dewan Keamanan, Indonesia akan memiliki hak khusus dibanding negara anggota PBB lain.

Ini menjadi puncak pencapaian bagi Indonesia nantinya negara memiliki kekuatan tersendiri dan akan dilibatkan dalam setiap perumusan kebijakan Dewan Keamanan.

Suara Indonesia akan didengar khususnya dalam sebuah pembahasan yang berhubungan dengan perdamaian dan keamanan internasional mulai dari konflik Suriah, Yaman, Sudan Selatan.

Bahkan Indonesia juga bisa memberi masukan terkait ancaman nuklir yang ditimbulkan oleh Korea Utara atau serangan-serangan kelompok ekstremis Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) dan Al-Qaida.

Selain Indonesia, negara-negara lain yang juga terpilih menjadi anggota Dewan Keamanan PBB periode sama antara lain Jerman, Belgia, Republik Dominika, dan Afrika Selatan.

Kelima negara ini akan bergabung dengan lima negara anggota tetap PBB yang memegang hak veto, (Amerika Serikat, Inggris, Prancis, RRC dan Rusia) serta lima negara anggota tidak tetap lainnya (Pantai Gading, Guinea Ekuatorial, Kuwait, Peru dan Polandia). (mrd)

Editor/Sumber: Ikhlas Bakri/Merdeka.com

Tag: indonesia,internasional,nasional,politik,sosial

Wakil Bupati Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila ke-73 di Padang Pariaman

Wakil Bupati Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila ke-73 di Padang Pariaman

PADANG PARIAMAN – Wakil Bupati Suhatri Bur bertindak selaku inspektur Upacara dengan Komandan Upacara Kapten Inf…

Peringati Hari Lahir Pancasila, Erwin Yunaz: Teguhkan Semangat Generasi Penerus Bangsa

Peringati Hari Lahir Pancasila, Erwin Yunaz: Teguhkan Semangat Generasi Penerus Bangsa

PAYAKUMBUH – Sejumlah tamu undangan memadati Halaman Balai Kota Payakumbuh untuk mengikuti upacara memperingati hari…

Anda Menderita Maag? Ketahui Panduan Berpuasa Berikut Ini!

Anda Menderita Maag? Ketahui Panduan Berpuasa Berikut Ini!

KESEHATAN – Tidak terasa puasa Ramadhan sudah menginjak hari ke 19. Bagi Anda yang menderita penyakit maag kambuhan,…

Soft Launching Badan Waqaf Mikro Syariah Alkautsar, OJK Taruh Harapan Besar pada PPM Alkautsar

Soft Launching Badan Waqaf Mikro Syariah Alkautsar, OJK Taruh Harapan Besar pada PPM Alkautsar

LIMAPULUH KOTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Pusat melakukan Soft Launching Bank Wakaf Mikro Syariah Alkautsar di…

Libur Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah, PMI Bukittinggi Siapkan Posko Kesehatan Gratis

Libur Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah, PMI Bukittinggi Siapkan Posko Kesehatan Gratis

BUKITTINGGI – Sebagai wujud kepedulian kemanusiaan, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bukittinggi menyiapkan posko…





Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Peringati Mosi Integral Mohammad Natsir, Fadli Zon Hadiahkan Karyanya kepada Anies Baswedan – Fadli Zon

Peringati Mosi Integral Mohammad Natsir, Fadli Zon Hadiahkan Karyanya kepada Anies Baswedan


Anggota DPR-RI, Fadli Zon memberikan karyanya kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Karya tersebut berupa buku yang ditulisnya berjudul Islam dan Demokrasi. 

Politisi Senior dari Partai Gerindra ini, menyerahkan karya tulisnya kepada Anies Baswedaan bertepatan dengan peringatan “Mosi Integral” Mohammad Natsir. 

Peringatan tersebut jatuh pada tanggal 3 April 1950. Mosi Integral Mohammad Natsir dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia sering disebut sebagai Proklamasi ke-2. Sekaligus dicatat sebagai lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Hari ini, 3 April (1950) kita peringati “Mosi Integral” Mohammad Natsir, Proklamasi ke-2 lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ungkapnya, sebagaimana diposting dalam laman akun twitter pribadinya @fadlizon pada tanggal 3 April 2021.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Fadli Zon Bertemu Ernie Djohan, Tengku Zulkarnain Teringat Masa Kecil – Fadli Zon

Fadli Zon Bertemu Ernie Djohan, Tengku Zulkarnain Teringat Masa Kecil


Politikus Partai Gerindra Fadli Zon memosting pertemuannya dengan penyani legendaris Ernie Djohan di lini masa akun Twitternya.

Dalam pertemuannya dengan pelantun tembang-tembang lawas ini, Fadli meminta secara khusus minta tandata-tangannya di koleksi piringan hitamnya sebanyak 50-an.

Fadli mengungkapkan pelantun lagu Teluk Bayur dan Kau Selalu di Hatiku itu sebentar lagi akan memasuki usia 70 tahun.

“Ketemu penyanyi legendaris Uni Ernie Djohan sekalian minta tanda tangan utk 50an piringan hitam. Sebentar lg berusia 70 tahun, dan sudah berkarya sejak usia 12 tahun. Lagu yang terkenal antara lain Teluk Bayur, Kau Selalu di Hatiku, Mutiara yang Hilang. Sehat terus Uni,” kata Fadli dikutip dari lini masa akun Twitternya, @Fadlizon, Sabtu (27/3/2021).

Postingan Fadli Zon langsung direspons sejumlah pengguna Twitter. Salah satunya mantan Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain yang mengaku saat kecil hafal lagu-lagu Ernie Johan.

“Salam buat Uni Ernie Djohan…Saat kecil hampir semua lagu beliau saya hafal. Mutiara yang Hilang salah satu yang terbaik…” cuit pria yang biasa disapa Ustad Tengku Zul ini.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Mereka Kelihatan Jujur – Fadli Zon

Polemik Hagia Sophia, Fadli Zon Sarankan Indonesia Tunjukkan Sikap Terbuka


Politikus sekaligus anggota DPR RI Fadli Zon baru-baru ini angkat suara menanggapi pernyataan Kapolsek Setu yang mengaku tidak tahu menahu soal adanya kabar dan informasi anggota polisi penembak Laskar FPIyang meninggal dunia.

Dalam cuitan yang diunggah di akun Twitternya, Fadli Zonmengungkapkan pendapatnya soal Kapolsek Setu yang menyampaikan bahwa dirinya tidak menerima laporan insiden kecelakaan tunggal yang mengakibatkan anggota polisi penembak FPI meninggal dunia.

Fadli Zonmenilai bahwa Kapolsek Setu terlihat sebagai sosok pemimpin yang jujur, sehingga pernyataan yang disampaikannya diyakini sebagai pernyataan yang penuh dengan kejujuran.

Kapolseknya kelihatan jujur,” tulis Fadli Zon sebagaimana dikutip PikiranRakyat-Tasikmalaya.com dari akun Twitter @fadlizon, Minggu, 28 Maret 2021.

Diketahui sebelumnya, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menyebut satu orang polisi terlapor dalam kasus pembunuhan di luar hukum atau unlawful killing terhadap empat laskar FPI meninggal dunia akibat kecelakaan.

Diberitakan Pikiran Rakyat sebelumnya, Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Agus Harianto membenarkan informasi tersebut.

“Saat gelar perkara, saya mendapat informasi kalau salah satu tersangka meninggal dunia karena kecelakaan,” kata Agus saat dikonfirmasi, Kamis, 25 Maret 2021.

Namun demikian Agus tidak merinci di mana lokasi kecelakaan anggota polisi tersebut hingga akhirnya meninggal dunia.

“Silahkan ditanya ke penyidik ya,” ucapnya.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer