Connect with us

Politik

Jemput Bola, Sijunjung Adakan Samsat Keliling – siarminang.net

Jemput Bola, Sijunjung Adakan Samsat Keliling – Beritasumbar.com

Sijunjung, Berita Sumbar–Mobil Samsat keliling mempermudah dan meningkatkan gairah masyarakat untuk membayar pajak kendaraan mereka, kata Kepala Samsat Sijunjung, Masri, diruang kerja, Kamis (21/1).

Karena kantor Samsat Sijunjung yang letaknya di pusat kota Muaro, sangat jauh ditempuh oleh masyarakat yang berada di kecamatan Kamang Baru, Kecamatan Sumpur Kudus mencapai 50 kilometer lebih, maka perlu kita lakukan jemput bola dengan memanfaatkan mobil samsat keliling kita miliki, jelas Masri.

UPTD Samsat Sijunjung sejak mendapat bantuan mobil Samsat Keliling dari Pemkab Ranah Lansek Manih, sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kewajibannya dalam membayar pajak kendaraannya.

Dengan jarak tempuh 50 kilometer lebih, memerlukan biaya ekstra bagi wajib pajak.pertama biaya kendaraan dan biaya komsumsi .eteka dalam perjalan. Kedua, dari segi waktu akan menghabiskan hari kerja masyarakat selama satu hari.

Dengan telah kita buat jadwal pelayanan untuk beberapa lokasi di kecamatan Kamang Baru dan Kecamatan Sumpur Kudus, kecamatan Lubuk Tarok yang bersamaan dengan hari pasar nagari setempat, mempermudah masyarakat membayar pajak kendaraannya.kata Masri.
Malahan banyak masyarakat yang menundah pembayaran pajak kendaraan untuk beberapa hari sampai datang jadwal Samsat Keliling dari pada datang ke Muaro.Karena akan mengeluarkan biaya lebih dari pada membayar denda keterlambatan pembayaran pajak, demikian keterangan yang disampaikan masyarakat selama ini, tambah Masri.

Samsat Sijunjung berterima kasih sekali kepada Pemerintah Kabupaten Sijunjung yabg telah membantu kendaraan operasional untuk Samsat Keliling.karena satu-satunya di Provinsi Sumatera Barat yang mendapat kendaraan Samsat keliling ini.Untuk itu kita manfaatkan semaksimal mungkin, tekad Masri.

Adapun jadwal samsat keliling itu untuk kecamatan Sumpur Kudus hari Selasa, kecamatan Lubuk Tarok hari Rabu dan kecamatan Kamang Baru ada 3 ( Tiga) tempat hari Kamis di Kunangan Parit Rantang, Senen di Sungai Betung dan Selasa di kawasan ekstransmigrasi di Jorong Timpeh IV.Selama ini kehadiran Samsat keliling mendapat respon positif dari masyarakat dan menambah minat mereka untuk membayar kewajiban, kata Masri.( alim)



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Padang Pariaman

UPZ Nagari Se Kecamatan Ulakan Tapakih Dilantik – siarminang.net

UPZ Nagari Se Kecamatan Ulakan Tapakih Dilantik – Beritasumbar.com

Padang Pariaman, siarminang.net,- Pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Nagari se Kecamatan Ulakan Tapakih dilantik oleh Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Padang Pariaman Dr. Rahmat Tk. Sulaiman, Rabu (3/3) di Aula Kantor Ulakan Tapakih. Hadir dalam acara pelantikan, semua wakil ketua BAZNAS sebanyak 4 orang yaitu Fakhri Zaki, Masri Chan, Zulfahmi dan Zulherman. Plt. Camat Ulakan Tapakih Syafruddin, Plt. Kapolsek Nan Sabaris Iptu. Zulkarnaini, Kanit Sabhara Ipda. Junaidi Salat, SH. Danramil 07/PK diwakili oleh Serda Zainal Arifin, KUA Kecamatan, Kasi Trantib Anesa Satria dan Wali Nagari se Kecamatan Ulakan Tapakih.

Berdasarkan Surat Keputusan Ketua BAZNAS Kabupaten tentang Pengangkatan Pengurus UPZ Nagari. Pengurus UPZ pada 8 Nagari yang dilantik, dapat mulai bekerja sesuai wilayah kerja di nagari masing-masing. Sebagaimana tugas pokok dan fungsi yang tertuang dalam Surat Keputusan tersebut. Ketua BAZNAS Kabupaten Padang Pariaman Dr. Rahmat Tk. Sulaiman mengatakan, kepada pengurus UPZ yang dilantik, untuk segera bekerja. Diawali dengan silaturahim dan koordinasi dengan wali nagari, tokoh agama, tokoh adat serta tokoh masyarakat lainnya.

“Agar keberadaan UPZ itu dirasakan ada oleh masyarakat, maka UPZ harus bekerja menemui semua Muzakki dan mengajak mereka membayarkan zakatnya lewat UPZ Nagari.
UPZ itu adalah bagian Amil, maka Amil itu artinya adalah orang yang bekerja. Maka UPZ akan mendapatkan hak Amil kalau pengurusnya bekerja mengumpulkan zakat. Besaran hak Amil yang akan didapatkan oleh UPZ adalah, tergantung pada jumlah zakat yang terhimpun. Semakin besar dana zakat yang terhimpun oleh UPZ, maka semakin besar juga hak Amil yang akan didapat. Jika UPZnya tidak ada bekerja mengumpulkan zakat dalam artian kalau tidak terkumpul dana zakat oleh UPZ, maka UPZ tidak akan mendapatkan hak Amilnya. Hak itu bisa didapatkan, jika UPZnya aktif dan bisa mengumpulkan zakat di wilayahnya,” ujar Rahmat yang juga Ketua GP. Ansor Sumatera Barat itu.

Dia berharap agar semua pengurus UPZ bisa mengadopsi model marketing dari travel umrah. Mereka selalu proaktif dan gigih mengajak ikut umrah. UPZ juga harus proaktif menemui Muzaki, berkomunikasi, bersilaturahmi supaya terbangun kepercayaan dari masyarakat. UPZ juga bisa mempromosikan program BAZNAS kepada Mustahik, dalam pengentasan kemiskinan, pengobatan, beasiswa untuk siswa dan mahasiswa, serta penambahan modal usaha.
Pengurus UPZ juga harus berkarakter pengusaha atau entrepreneur. Pantang menyerah dan terus berusaha mengajak Muzaki untuk menyalurkan zakatnya ke BAZNAS. “Kita menargetkan, agar masing-masing UPZ Nagari bisa mengumpulkan dana zakat dan dana sosial keagamaan lainnya sebesar Rp. 100. 000.000 dalam setahun,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Syafrifuddin mengucapkan selamat kepada pengurus UPZ yang baru dilantik. Dalam pelaksanaan pengumpulan zakat dan pendataan Muzakki diperlukan disosialisasi serta dukungan dari semua pihak. Sehingga, tercipta suatu pemahaman yang sama terhadap kewajiban zakat bagi masyarakat di nagari.

“Kami sangat mendukung kehadiran UPZ di wilayah kecamatan Ulakan Tapakih. Saran saya, agar kehadiran UPZ diterima masyarakat. Terutama dalam bergerak mendata Muzaki dan Mustahik, perlu disosialisasikan didalam berbagai forum. Termasuk kepada para pengusaha yang ada di Nagari, seperti pemilik penggilingan padi (Huller), rumah makan, perusahaan tambak dan peternakan ayam dan lain sebagainya,” ulasnya. (bus)



Sumber

Baca Selengkapnya

PESISIR SELATAN

3 Orang Bandar Dan Pemakai Narkoba Dibekuk Tim Sapu Jagat Polres Pessel – siarminang.net

3 Orang Bandar Dan Pemakai Narkoba Dibekuk Tim Sapu Jagat Polres Pessel – Beritasumbar.com


Pesisir Selatan,siarminang.net,-Opsnal Sapu Jagat Resnarkoba Polres Pesisir Selatan menangkap tiga orang pemakai dan pengedar narkoba jenis ganja juga sabu – sabu di dua tempat berbeda. Di wilayah hukum Polres Pesisir Selatan. Rabu (3/3).

Bertempat di depan SMPN 2 Painan, Kampung luar Salido, Kenagarian Salido, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan diamankan satu orang tersangka berinisial RY (20) pelajar. Saat dilakukan penangkapan tersangka diduga hendak melakukan transaksi narkoba jenis sabu. Didapatkan 4 (empat) paket narkotika Gol 1 jenis sabu yang di temukan di saku baju sebelah kiri tersangka.

Tidak berhenti disitu, tim opsnal sapu jagat Resnarkoba Polres Pessel kembali melakukan patroli wilayah. Mendapatkan informasi warga ada transaksi narkoba di daerah kampung luar salido, Kecamatan IV Jurai, langsung meluncur kelokasi.

Mendapatkan ciri – ciri sesuai informasi warga sedang berada disebuah rumah, AS (51) asal Kampung Luar Salido Kenagarian Salido IV Jurai, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, pukul 12.30 Wib dilakukan penangkapan AS oleh tim Opsnal Sapu Jagat Resnarkoba Polres Pessel. Dengan barang bukti 21 (dua puluh satu) Paket narkotika Gol I Jenis ganja kering, dibungkus kertas pembungkus nasi dengan kantong plastik warna hitam. Disimpan dibelakang rumah.

Setelah dilakukan pengembangan, lagi – lagi kembali tim ospnal sapu jagat Resnarkoba Polres Pessel menuju tkp ketiga kampung luar Salido, Kenagarian Salido, Kecamatan IV Jurai,  Kabupaten Pessel. 

Satu paket Narkotika golongan 1 paket Janis Ganja Kering. Yang di bungkus dengan kertas buku tulis dan di bungkus lagi dengan Vavir yang di temukan di kandang ayam. Di amankan dari tersangka A (40).

Kapolres Pesisir Selatan AKBP. Sri Wibowo, S.IK, melalui Kasat Resnarkoba Polres Pessel AKP. Hidup Mulia, SH , Rabu (3/2) pukul 11.00 Wib membenarkan penangkapan 3 orang tersangka tersangka pengedar serta pemakai narkoba jenis sabu dan ganja di wilayah hukum Polsek IV Jurai, Polres Pesisir Selatan. Rabu (3/3) dini hari. 

” 3 orang tersangka berinisial ” RY (20) x pelajar, AS (51) perempuan dan A ( 40) laki – laki berserta barang bukti narkoba jenis ganja serta sabu – sabu,” tegas Kasat Narkoba Polres Pessel itu.

Diterangkan Hidup Mulia, dari tangan ” RY ” barang bukti didapatkan empat) paket narkotika Gol 1 jenis sabu, ” AS ” barang bukti 21 (dua puluh satu) Paket narkotika Gol I Jenis ganja kering. Dan ” A ” 1 paket Janis Ganja Kering. Ditiga lokasi yang berbeda. Untuk penyelidikan, serta pengembangan lebih lanjut ketiganya sudah diamankan di Mapolres Pessel.

Patroli rutin seperti ini akan terus dilaksanakan oleh anggotanya di seluruh wilayah hukum Polres Pessel, Kasat Narkoba Polres Pessel ini adalah bentuk komitmen jajaran Resnarkoba Polres Pessel dalam pemberantasan narkoba di wilayah hukum Polres Pessel,tutupnya.



Sumber

Baca Selengkapnya

Politik

Walinagari Serta Perangkat Di Tanah Datar Belum Menerima Gaji Selama Tiga Bulan – siarminang.net

Walinagari Serta Perangkat Di Tanah Datar Belum Menerima Gaji Selama Tiga Bulan – Beritasumbar.com

Tanah Datar,siarminang.net – Sebanyak 75 orang Walinagari beserta Perangkat pemerintahan nagari di wilayah Kabupaten Tanah Datar belum menerima gaji selama tiga bulan terakhir dari Pemerintah Daerah setempat.

Edi Indra,wakil forum komunikasi Walinagari Kabupaten Tanah Datar mengatakan,”sudah tiga bulan ini kami belum menerima gaji,terhitung dari bulan Desember tahun 2020 hingga bulan Februari 2021.

“Kita sudah mencoba berkoordinasi dan mempertanyakan permasalahan ini dengan dinas PMD dan BKD Kabupaten Tanah Datar,”hasilnya sampai saat ini masih menunggu pengajuan dan persetujuan katanya.

“Lebih lanjut,Edi Indra yang juga menjabat Walinagari Rambatan itu juga menyampaikan,”dengan tertundanya gaji Walinagari ini Nantinya akan berdampak pada kinerja di wilayah masing – masing,”bahkan yang akan lebih kita takutkan lagi,seandainya diundur kembali pemberian gaji tersebut, pelayanan terhadap masyarakat di kantor nagari di tutup sementara hingga gaji Walinagari dan Perangkatnya di selesaikan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar.

Senada dengan Edi Indra,Walinagari lain yang tidak ingin disebutkan namanya juga mengatakan,memang benar adanya sampai saat ini kami belum menerima gaji sepersen pun hingga hari ini.

“Seluruh Walinagari yang ada di Tanah Datar,berharap akan segera adanya pencairan gaji dan dana operasional lainnya pada bulan Maret ini.”sampainya.(*)



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer