Connect with us

air bersih

Keluhkan Sarana Air Bersih, Masyarakat Tanjung Modang Lintau Meminta Pemerintah Lakukan Pengawasan – siarminang.net

Keluhkan Sarana Air Bersih, Masyarakat Tanjung Modang Lintau Meminta Pemerintah Lakukan Pengawasan – Beritasumbar.com

Tanah Datar, siarminang.net, – Kehadiran Program Pamsimas sejak awal diluncurkan dulu adalah untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. terutama didaerah daerah yang belum ada perusahaan air minum daerah. Dan dengan pamsimas ini bisa lahir PDAM mini yang dikelola nagari/jorong atau desa setempat.

Namun tidak seperti yang diharapkan dirasakan masyarakat Jorong tanjuang Modang Nagari Tanjuang Bonai Lintau Buo Utara. Air yang mengalir kerumah warga dari proyek Pamsimas 2013 lalu sudah sulit mereka akses. Air lebih sering tidak mengalir. Sementara kebutuhan air rumah tangga warga setempat sangat tergantung dari aliran air melalui sambungan program Pamsimas tersebut.

Beberapa orang masyarakat Tanjung modang nagari Tanjung bonai kecamatan Lintau Buo Utara merasa kecewa melihat kondisi air bersih yang berasal dari program PAMSIMAS 2013 lalu tidak lagi mengalir dengan baik kerumah warga. Lebih sering mati daripada mengalir, ucap warga yang tidak ingin namanya ditulis pada Selasa 10/11 kemaren.

Ditambahkannya lagi oleh warga lainnya yang juga tidak ingin dituliskan namanya itu, bahwa dengan sulitnya air bersih tersebut masyarakat merasa kesulitan untuk mandi, mencuci dan urusan rumah tangga lainnya.

“Sekarang karena air sering mati, Urusan Mandi Cuci dan Kakus (MKC) jadi sulit” tegasnya

Harapannya semoga kedepan dari pihak pemerintah melalui instansi terkait untuk segera melakukan pengecekan dan pengawasan sumber air bersih yang berasal dari gunung sago tersebut.

” besar harapan kami kepada pemerintah, untuk melakukan pengawasan secara maksimal, guna sarana air bersih ini tetap lancar masuk kerumah warga, sehingga masyarakat tidak lagi mengeluh karena kesulitan air” harapnya tegas.

Selain untuk masyarakat jorong Tanjung Modang air bersih tersebut juga diperuntukkan pada masyarakat jorong duek nagari Tanjung Bonai.

Dari pantauan awak media ini dilapangan diduga pengelolaan keberlanjutan air bersih program Pamsimas ini tidak berjalan sebagaimana mestinya.(Rezki)



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

air bersih

2259 KK nikmati Air Bersih Di Nagari Tandikek Kecamatan Patamuan

2259 KK nikmati Air Bersih Di Nagari Tandikek Kecamatan Patamuan


Padang Pariaman, beritasumbar.com,-Sebanyak 2259 Kepala Keluarga (KK) di Nagari Tandikek, Kecamatan Patamuan, Kabupaten Padang Pariaman menikmati air bersih dari program Pamsimas. Dengan telah mengalirnya air bersih tersebut, Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni berikan apresiasi kepada wali Nagari Tandikek, Saharuddin yang telah menuntaskan 100 % penyediaan air bersih.

Masyarakat yang menikmati air bersih dari program Pamsimas itu sebanyak 5 korong, dan dari saluran PDAM sebanyak 3 korong. Bupati berharap dengan tuntasnya penyediaan air bersih di Nagari Tandikek agar memotivasi nagari lain di Kabupaten Padang Pariaman untuk meniru langkah yang dilakukan Wali Nagari Tandikek ini.

Sementara itu, Wali Nagari Tandikek, Saharuddin mengatakan, biasanya masyarakat Tandikek mendapatkan air bersih dengan cara pergi ke sungai Batang Sani dan Batang Piaman yang mengalir dalam nagari dengan menempuh jarak rata2 1 km.

Sehingganya, dengan batuan IDB Pamsimas sebesar 1,1 M serta alokasi dana Nagari sebesar 350 juta telah menuntaskan penyediaan air bersih di Nagari kami yang berjumlah 2259 jiwa. (bus/rel)

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘1410885915625287’,
xfbml : true,
version : ‘v2.10’
});
FB.AppEvents.logPageView();
};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘1410885915625287’,
xfbml : true,
version : ‘v2.10’
});
FB.AppEvents.logPageView();
};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));
(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&appId=322156664622039&version=v2.3”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_GB/sdk.js#xfbml=1&version=v2.7&appId=322156664622039”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer