Connect with us

headline

Ketua Bawaslu Riau Klaim Pilkada Saat Pandemi Covid-19 Lebih Tertib

Ketua Bawaslu Riau Klaim Pilkada Saat Pandemi Covid-19 Lebih Tertib


PEKANBARU – Ketua Badan Pengawas Pemilu Riau, Rusidi Rusdan mengapresiasi kinerja seluruh Komisi Pemilihan Umum di Riau dalam Pelaksanaan Pilkada Tahun 2020.

“Meskipun terdapat masalah di beberapa TPS, namun secara umum pelaksanaan Pilkada berjalan sukses, aman dan lancar. Pilkada yang dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19 bahkan lebih tertib dan baik dari Pemilu dan Pilkada sebelumnya,” katanya.

Dalam catatannya Rusidi Rusdan mengakui masih terdapat masalah di sebagian kecil TPS di Riau, tepatnya ada 76 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dari 8.356. Namun persentase itu sangat kecil.

“Adapun masalah masalah yang ditemukan di TPS saat pelaksanaan pemungutan dan perhitungan suara diantaranya terdapat pemilih yang mencoblos lebih dari 1 kali, terdapat pemilih yang salah TPS, ada TPS yang didirikan di tempat ibadah (mushola), ada salinan C hasil yang tidak dibagikan dan diumumkan oleh KPPS, hingga kejadian kesalahan dalam penjumlahan pemilih disabilitas yang hadir di TPS,” jelasnya.

Dijelaskan Rusidi, TPS bermasalah paling banyak ditemukan di Kepulauan Meranti, Bawaslu mencatat ada sebanyak 56 TPS yang terdapat masalah, dimana 53 TPS tersebut berada di Kecamatan Tebing Tinggi dengan permasalahan yang hampir sama.

“Disetiap TPS tersebut terjadi kekurangan surat suara. Jumlah surat suara yang diterima tidak sesuai dengan jumlah DPT ditambah 2,5% (surat suara cadangan). Sedangkan 3 TPS bermasalah lainnya berada di Kecamatan Tebing Tinggi Timur yang dikarenakan kurangnya item logistik di TPS seperti daftar hadir pemilih tambahan di 3 TPS tersebut sehingga KPPS berinisiatif untuk mencetak daftar hadir tersebut,” jelasnya.(mat)

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘{your-app-id}’,
cookie : true,
xfbml : true,
version : ‘{api-version}’
});

FB.AppEvents.logPageView();

};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

headline

Besok, Mahyeldi-Audy Dilantik di Istana Negara

Paslon Mahyeldi-Audy Joinady Menang Telak di TPS Wako Bukittinggi Mencoblos


PADANG – Gubernur dan wakil Gubernur Sumbar terpilih Mahyeldi Ansharullah dan Audy Joinaldi dilantik besok, Kamis di Istana Negara oleh Presiden Joko Widodo. Kepastian pelantikan tersebut sudah diterima oleh Pemprov Sumbar, Rabu (24/2) siang.

“Benar, sudah ada informasinya dari Kementrian Dalam Negeri dan Sekretaris Negara,”sebut Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi (Dikominfo) Sumbar, Jasman Rizal, Rabu (24/2/2021).

Dikatakannya, untuk pelantikan tersebut pejabat Pemprov Sumbar tidak ada yang diundang. Undangan hanya diberikan pada Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar terpilih beserta isteri. Ditambah dengan Ketua DPRD Sumbar.

“Sekarang Penjabat Gubernur Sumbar sudah berangkat ke Jakarta untuk persiapan pelantikan gubernur dan wakil Gubernur Sumbar terpilih,”katanya.

Selain itu katanya, Mahyeldi Ansharullah dan Audy Joinaldi juga sudah menuju Jakarta untuk persiapan pelantik di Jakarta.

Sebelumnya, KPU Sumbar dan DPRD sudah menetapkan Mahyeldi Ansharullah dan Audy Joinaldi pemenang Pilgub Sumbar 2020. Pasangan diusung koalisi PKS dan PPP ini meraih sebanyak 726.853 suara. Mereka unggul dari pasangan nomor urut 2 dari Partai Gerindra Nasrul Abit – Indra Catri yang memperoleh 679.069 suara.

Pasangan nomor urut 1, Mulyadi-Ali Mukhni dari koalisi Demokrat-PAN menempati posisi ketiga dengan raihan 614.477 suara. Di posisi terakhit, ada pasangan Fakhrizal-Genius Umar dari koalisi Golkar, Nasdem dan PKb yang hanya mengumpulkan 220.893 suara.

KPU Sumbar juga mencatat pada pemilihan gubernur tahun ini, sebanyak 2.313.278 pemilih atau sekitar 61,68 persen dari daftar pemilih menyalurkan hal pilihanya. Dari jumlah itu, 2.241.292 suara dinyatakan sah dan 71.986 tidak sah. (yose)

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘{your-app-id}’,
cookie : true,
xfbml : true,
version : ‘{api-version}’
});

FB.AppEvents.logPageView();

};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

#uas

Elektabilitas Naik, Ustadz Abdul Somad Masuk Top Of Mind Capres 2024

Elektabilitas Naik, Ustadz Abdul Somad Masuk Top Of Mind Capres 2024


JAKARTA – Parameter Politik Indonesia (PPI) merilis hasil survei terbarunya soal sosok yang paling potensial menjadi calon presiden (capres) 2024.

“Bahan rilis ini sangat terbuka untuk dikutip dan disebarkan oleh rekan-rekan media,” kata Direktur Eksekutif PPI Adi Prayitno, Selasa (23/2/2021).

PPI merilis sejumlah nama yang menjadi top of mind capres 2024 seperti Prabowo Subianto, Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, Ridwan Kamil, Tri Rismaharini, Agus Harimurti Yudhoyono, dan para tokoh lainnya.

Hasilnya survei PPI juga menunjukkan elektabilitas Ustadz Abdul Somad (UAS) melejit pesat mengalahkan nama-nama seperti Menko Polhukam Mahfud MD, Habib Rizieq, hingga Ketua DPR Puan Maharani.

UAS mendapatkan elektoral sebesar 1,6% mengungguli Mahfud 1,5%, Habib Rizieq 0,8%, sementara Puan Maharani 0,7%.

Padahal UAS sendiri dikenal sebagai pendakwah dan tak pernah menduduki jabatan politik apapun.

Top of mind nomor satu survei PPI diduduki Prabowo Subianto dengen elektabilitas 19,9%, disusul Anies Baswedan 11,9%, Ganjar Pranowo 11,3%, serta Ridwan Kamil 4,1%.

PPI juga merilis elektibilitas partai politik jika Pemilu dilaksanakan pada saat ini dengan PDIP 25,1%, Golkar 11,2% di susul Gerindra dengan 10,9%. Kemudian PKB 8%, Demokrat 6%, PKS 5,8%, dan Nasdem 5,4%.

Adapun survei ini menggunakan metode simple random sampling dengan 1.200 responden dengan data 6 ribu target yang pernah diwawancara tatap muka pada September 2017-Desember 2020.

Margin of error survei PPI sebesar 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%. (aci)


window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘{your-app-id}’,
cookie : true,
xfbml : true,
version : ‘{api-version}’
});

FB.AppEvents.logPageView();

};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

headline

Resmi, Mahyeldy – Audy Menang Pilgub

Resmi, Mahyeldy - Audy Menang Pilgub


PADANG- Setelah melalui proses tahapan cukup panjang, akhirnya Mahyeldi-Audy resmi ditetapkan sebagai peraih suara terbanyak, sekaligus pemenang pilkada 2020, setelah ditetapkan dalam.pleno KPU Sumatera Barat, Jumat (19/2/2021).

Pleno KPU penetapan calon terpilih, dladakan pada sebuah hotel di kota Padang, dipimpin langsung ketua KPU Sumbar Yanuk Sri Mulyani, didampingi 4 komisioner lainnya yakni Amnasmen, Nova Indra, Gebril Daulay dan Izwaryani, serta sekretaris Firman.

Penetapan Mahyeldi-Audy diputuskan dengan SK nomor 36/PL.02.7-BA/13/KPU-Prov/II/2021, yang juga disaksikan 16 Parpol peserta pemilu,.Forkompinda, Bawaslu serta diluar ruangan disaksikan para jurnalis dan masyarakat lainnya, melalui layar monitor yang tersedia.

Ketua KPU Sumbar Yanuk mengatakan, pleno penetapan calon terpilih memang tertunda, karena ada pasangan calon yang melakukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK), maka pasca putusan MK baru KPU melakukan pleno penetapan.

“Memang pleno ini agak terlambat, karena kita harus menunggu keputusan MK, hasilnya memang tidak ada perubahan, maka saat ini kita lakukan pleno penetapan”, ulas Yanuk.

Yanuk juga mengatakan, usai melakukan pleno, KPU Sumbar langsung ke DPRD Sumbar untuk memberikan surat keputusan pemenang Pilkada, untuk selanjutnya lembaga legislatif tersebut akan mengusulkannya pada Presiden RI, melalui Mentri Dalam Negri.

“Kita akan lanjutkan surat keputusan pleno KPU ini ke DPRD Sumbar, untuk dilanjutkan ke Presiden melalui Mentri dalam negri, untuk mengeluarkan SK gubernur sekaligus melantiknya,” tambah Yanuk.

Pada saat pleno penetapan, jumlah peserta yang boleh masuk ruangan amat terbatas, maka disediakan monitor diluar ruangan.

Sekaitan dengan terbatasnya yang boleh masuk ruangan pleno KPU, Kasubag Tehnis dan Hupmas KPU Sumbar Jumiati mengatakan, untuk menjaga protokol kesehatan masa pandemi, sehingga tidak menimbulkan cluster baru.

“Kami mohon maaf pada rekan-rekan mitra kerja dan masyarakat, karena tidak bisa mengakomodir untuk masuk dalam ruangan pleno, karena tempat terbatas dan mengikuti protokol kesehatan, sesuai aturan berlaku,” ungkap Jumiati.

Ditambahkannya, jika saja pandemi tidak melanda Indonesia dan dunia, pihak KPU amat bahagia kalau ruangan pleno penuh sesak karena antusias masyarakat, namun saat ini musibah sedang melanda, maka wajib untuk jaga jarak serta membatasi jumlah orang.

Hal senada juga dikatakan Kabag Hukum,Tehnis dan Hupmas Aan Wuryanto, dimana pihak KPU Sumbar tetap menjaga aturan kesehatan, demi menjaga kesehatan para tamu, peserta pleno dan masyarakat banyak, sehingga penyelenggaraan bisa berjalan baik, dan tidak menimbulkan masalah baru.

Pleno berjalan dengan tertib, tanpa kendala berarti, dan menghasilkan sebuah keputusan yang amat ditunggu masyarakat, yakni siapa gubernur Sumbar dalam 5 tahun kedepan.

Pleno penetapan pemenang Pilkada Sumbar tersebut juga mendapat penjagaan ketat aparat keamanan, sesuai standar aturan berlaku, guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, termasuk juga mengantisipasi pelanggaran protokol kesehatan.(mat)

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘{your-app-id}’,
cookie : true,
xfbml : true,
version : ‘{api-version}’
});

FB.AppEvents.logPageView();

};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer