Connect with us

News

Khitanan Masal Jadi Rangkaian Kegiatan Hari Nusantara di Kota Pariaman

Khitanan Masal Jadi Rangkaian Kegiatan Hari Nusantara di Kota Pariaman


Selasa, 10 Desember 2019 – 00:47:16 WIB – 137

Kadis Kesehatan Syahrul di ruang kerjanya.

PARIAMAN – Dinas Kesehatan Kota Pariaman akan adakan bakti sosial dengan melakukan aksi khitanan masal terhadap 300 orang anak kurang mampu, Rabu (11/12).

Khitanan masal juga merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka Hari Nusantara yang di pusatkan di Kota Pariaman Sumatera Barat.

Kepala Dinas Kesehatan Syahrul mengatakan bahwa khitanan massal ini digelar adalah karena rasa kepedulian Pemerintah Kota Pariaman terhadap masyarakat, khususnya masyarakat yang kurang mampu.

“Khitanan Massal gratis ini adalah hasil kerjasama antara Pemerintah Kota Pariaman melalui Dinas Kesehatan Kota Pariaman, dengan RSUD, Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal II), Yayasan Buda Suci, Dinas Sosial Kota Pariaman serta Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat dan Kabupaten Padang Pariaman,” terangnya pada Senin (9/11).

Ia mengulas, melalui bantuan dari Desa Dan Kelurahan yang ada di Kota Pariaman, mengumpulkan anak-anak yang belum disunat khususnya anak-anak dari keluarga yang kurang mampu, dengan target peserta sebanyak 300 orang yang berasal dari Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman.

Lebih lanjut Syahrul menambahkan bahwa khitanan massal ini akan diadakan pada tanggal 11 Desember 2019 yang berlokasi di MTSN 1 Pauh dan Klinik Kesehatan Pantai Gandoriah, dengan Tenaga Medis dari Lantamal II Padang.

“Semoga acara khitanan massal yang akan diadakan nanti bisa membantu meringankan beban orangtua dari anak-anak kita karena orang tua anak-anak tersebut tidak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk khitanan anak-anaknya. Anak-anak yang disunat nantinya akan langsung diberikan obat secara gratis, serta diberikan bantuan berupa sarung dan peci,” katanya.

Syahrul berharap semoga hari nusantara 2019 yang di pusatkan di Kota Pariaman disambut dengan antusias oleh masyarakat Kota Pariaman, dan kegiatan khitanan massal ini dapat didukung sepenuhnya oleh masyarakat sehingga prog ram pemerintah ini terlaksana dengan baik dan lancar. (war)

Editor/Sumber: Siel Saputra

Tag: pariaman,sumatra-barat

PT Jasa Raharja Perwakilan Bukittinggi Silaturahmi Ke Polres Bukittinggi

PT Jasa Raharja Perwakilan Bukittinggi Silaturahmi Ke Polres Bukittinggi

BUKITTINGGI — Suatu Perusahaan tidak akan berjalan dengan baik tanpa adanya koordinasi dan dukungan yang baik dari…

Wakil Walikota Padang Panjang Ingatkan OPD Serius dan Bertanggung Jawab dalam Bekerja

Wakil Walikota Padang Panjang Ingatkan OPD Serius dan Bertanggung Jawab dalam Bekerja

PADANG PANJANG — Wakil Walikota Padang Panjang Asrul, mengingatkan kepada seluruh pimpinan OPD (Organisasi Perangkat…

Akhir Pekan, Kapolres Mentawai Laksanakan Olahraga Jalan Santai Bersama

Akhir Pekan, Kapolres Mentawai Laksanakan Olahraga Jalan Santai Bersama

MENTAWAI — Kapolres Kepulauan Mentawai, AKBP Dodi Prawiranegara, SH.MH.Sik menutup akhir pekan dengan kegiatan…

APBD Kabupaten Pasaman Barat tahun 2020 Ditetapkan

APBD Kabupaten Pasaman Barat tahun 2020 Ditetapkan

PASAMAN BARAT – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasaman Barat gelar rapat paripurna Alokasi Anggaran…

KPU Sumbar Luncurkan Pedoman Tekhnis Pilkada 2020

KPU Sumbar Luncurkan Pedoman Tekhnis Pilkada 2020

PADANG — Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumbar meluncurkan pedoman teknis tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada)…

(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/id_ID/sdk.js#xfbml=1&version=v2.8&appId=1208534375853801”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Semoga Bisa Juga Temukan Harun Masiku yang Hilang Seperti Ditelan Bumi – Fadli Zon

Apresiasi Kinerja KPK, Fadli Zon: Semoga Bisa Juga Temukan Harun Masiku yang Hilang Seperti Ditelan Bumi


Politis Partai gerindra Fadli Zon merespons penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Edhy Prabowo diketahui sudah menyatakan mundur dari posisi sebagai Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra dan dari jabatan sebagai Menteri.

Fadli juga mengapresiasi kinerja KPK dalam penangkapan ini.

Namun, meskipun ia mengapresiasi kinerja KPK, Fadli berharap agar KPK juga bisa menemukan Harun Masiku yang menurutnya hingga kini masih hilang bagai ditelan bumi.

Stlh penetapan tersangka tengah malam ini, EP mundur dr Partai n Men KKP. Langkah bijak. Apresiasi kerja @KPK_RI. Smg bisa jg temukan Harun Masiku yg msh “hilang” spt ditelan bumi,” tulis Fadli Zon, Kamis (26/11/2020).

Dikutip dari detiknews, Usai jumpa pers penetapan tersangka, Edhy Prabowo meminta maaf ke sejumlah pihak termasuk ke Partai Gerindra dan menyatakan mengundurkan diri dari partai tersebut.

“Saya mohon maaf kepada seluruh keluarga besar partai saya. Saya dengan ini akan mengundurkan diri sebagai wakil ketua umum,” kata Edhy kepada wartawan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (26/11/2020) dini hari.Edhy Prabowo juga mundur dari jabatannya sebagai menteri. Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menunjuk Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan menjadi Menteri KKP ad interim sejak Edhy ditangkap KPK.

“Juga nanti saya akan mohon diri untuk tidak lagi menjabat sebagai menteri dan saya yakin prosesnya sudah berjalan,” ucapnya.

“Saya bertanggung jawab penuh dan saya akan hadapi dengan jiwa besar,” sambung Edhy Prabowo.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Bela Anies Baswedan, Fadli Zon Ungkit Guyon Menteri Jokowi di ILC – Fadli Zon

Bela Anies Baswedan, Fadli Zon Ungkit Guyon Menteri Jokowi di ILC


Politisi Gerindra Fadli Zon kembali mengungkit guyonan  Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi yang pernah bercanda soal Covid-19. Menhub Budi pernah bilang warga Indonesia kebal wabah mematikan itu lantaran setiap hari mengkonsumsi nasi kucing. 

Guyonan menhub Budi  diungkit Fadli dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) yang tayang di TVOne  pada Selasa (24/11/2020) malam. Menurutnya guyonan itu adalah sebuah pembiaran terhadap penularan wabah  mematikan itu di Jakarta  dan Indonesia.

Hal ini disampaikan  Fadli menanggapi pernyataan pembawa acara ILC Karni Ilyas yang  menyatakan isu pembiaran pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan oleh Gubernur DKI  Jakarta Anies Baswedan terkait acara  pernikahan anak Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq  Shihab pada Sabtu (14/11/2020) lalu.

“Siapa yang membiarkan? Menteri kesehatan yang membiarkan bahkan sampai ke presiden. Kita tahu 23 Januari 2020 Wuhan sudah lockdown kita masih bercerita nasi kucing  ini pembiaran,” tegasnya.

Fadli mengaku Anies Baswedan merupakan salah satu kepala daerah yang paling tegas dalam penanganan wabah mematikan itu. Buktinya, Provinsi DKI Jakarta menjadi daerah pertama yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total setelah wabah  corona mulai masuk ke Jakarta. 

“Justru yang paling pertama (melakukan karantina wilayah) adalah Gubernur DKI dan saat itu terjadi perdebatan antara pusat terkesan  ada persaingan,” tegasnya 

Tidak hanya itu, keseriusan Anies dalam menekan penularan wabah ni juga terlihat dari sejumlah regulasi yang diambil setelah PSBB total,yakni PSBB masa transisi. Yakni membuka berbagai kegiatan di Jakarta  secara bertahap ketika penularan wabah mulai melandai 

“Selain PSBB (total) ada PSBB transisi, dan kalau kita lihat ini banyak yang menentang  adalah menteri  dalam kabinet pak Jokowi,” pungkasnya. 

Lebih dari itu dia menilai, Gubernur Anies Baswedan tidak bisa didepak dari jabatannya saat ini lantaran pelanggaran protokol kesehatan pada pernikahan Syarifah Najwa Shihab.

Menurutnya, Anies tidak bisa dicopot lantaran kepala daerah dipilih langsung oleh rakyat. Kemudian sudah ada ketentuan yang mengatur sanksi kepada seorang kepala daerah yang dianggap melanggar etik.

“(Anies) tidak bisa dicopot hanya karena adanya instruksi dari kemendagri. Kedaulatan ada ditangan rakyat,” tuturnya. 

Menurutnya, Instruksi Nomor 6 Tahun 2020 tentang Penegakan Protokol Kesehatan untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) tidak cukup kuat untuk melengserkan seorang kepala daerah 

Adapun instruksi  dari Tito karnavian itu dikeluarkan saat masalah protokol kesehatan di Jakarta tengah menjadi  sorotan publik. 

“Menurut saya diskusi ini aja udah salah apakah Anies bisa dicopot? gubernur DKI tidak melanggar dia berusaha menegakan aturan, bahkan ada  sanksi RP50 juta,” tuntasnya.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Ulama yang Jadi Panutan – Fadli Zon

Sarankan Pemerintah Rangkul Habib Rizieq, Fadli Zon: Ulama yang Jadi Panutan


Nama Habib Rizieq masih hangat untuk diperbincangkan, berawal dari kepulangannya hingga kerumunan massa dalam beberapa acaranya.

Kedatangannya kembali ke Indonesia disambut hirup para simpatisannya hingga membuat lalu linta sekitar Bandara Seokarno Hatta lumpuh.

Namun, kepulangannya ke Tanah Air justru menyita perhatian publik, hingga beberapa acara yang didatanginya membuat kerumunan massa di tengah pandemi Covid-19.

Hal itu membuat sebagian kalangan memberikan kritik bagi sang pimpinan FPI tersebut.

Berbeda dengan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra,Fadli Zon. Ia justru menganggap pemerintah terlihat seperti memusuhi Habib Rizieq Shihab.

Hal itu disampaikan lewat tayangan di kanal YouTube Fadli Zon Official yang diunggah pada Senin, 23 November 2020.

Fadli Zon mengungkapkan, seharusnya pemerintah dapat merangkul Habib Rizieq Shihab yang dinilai sosok yang sangat berpengaruh di Indonesia.

“Habib Rizieq adalah seorang habib, seorang habaib, seorang sayyid, keturunan Nabi Muhammad SAW,” ucapnya.

Dia pun mengatakan, informasi yang mengatakan Habib Rizieq Shihab seorang keturunan Nabi Muhammad SAW didapat dari sumber yang memiliki data valid.

“Itu juga dikonfirmasi oleh sebuah institusi Rabithah ‘Alawiyyin yang memang mempunyai data tentang kekerabatan keturunan Nabi Muhammad,” terangnya.

Dia menjelaskan, Habib Rizieq merupakan pemimpin organisasi yang cukup banyak pengikutnya di Negara Indonesia.

“Habib Rizieq memimpin sebuah organisasi FPI, sebuah organisasi yang secara de facto mempunyai pengikut yang cukup banyak di seluruh Indonesia,” tuturnya.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer