Connect with us

Payakumbuh

Komisi A DPRD Kota Payakumbuh Tinjau Kantor Camat Payakumbuh Selatan dan Kantor Lurah Talang – siarminang.net

Komisi A DPRD Kota Payakumbuh Tinjau Kantor Camat Payakumbuh Selatan dan Kantor Lurah Talang – Beritasumbar.com

Payakumbuh – Terjun langsung ke lapangan, Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Payakumbuh Bidang Pemerintahan dan Hukum kunjungi Kantor Camat Payakumbuh Selatan dan Kantor Lurah Talang Kecamatan Payakumbuh Barat.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Ketua Komisi A DPRD Kota Payakumbuh Sri Joko Purwanto, Sekretaris Komisi A Zainir, serta turut anggota lainnya yaitu Nasrul, H. Alhudri, dan Yanuar Gazali.

Kantor Camat Payakumbuh Selatan dan Kantor Lurah Talang Kecamatan Payakumbuh Barat menjadi tempat bagi Komisi A untuk melakukan pemantauan secara langsung. Kunjungan ini mendapatkan sambutan yang baik dari kedua tempat tersebut. Meskipun dilaksanakan dengan pertemuan langsung, baik rombongan Komisi A DPRD Kota Payakumbuh maupun rombongan tuan rumah lainnya tetap mengindahkan protokol kesehatan.

Pada Kantor Camat Payakumbuh Selatan, Komisi A diterima langsung oleh Junaidi selaku Camat Payakumbuh Selatan. Dipertemuan tersebut, Junaidi menjelaskan bahwa kondisi Kantor Camat Payakumbuh Selatan memerlukan perawatan dan perbaikan. Keadaan halaman kantor yang mengarah ke bawah dinilai telah miring. Hal ini dikhawatirkan dapat menyebabkan halaman dan pagar runtuh sehingga membahayakan orang lain. Disamping itu, gedung camat juga mengalami kebocoran yang menyebabkan kerusakan pada kantor.

“Gedung kantor camat juga sudah bocor, jika turun hujan maka air juga masuk ke kantor. Bahkan ada salah satu ruangan yang tidak bisa digunakan lagi karena telah dipenuhi genangan air,” jelas Junaidi.

Merespon hal ini Ketua Komisi A DPRD Kota Payakumbuh, Sri Joko Purwanto bersama yang lainnya akan berusaha mencari solusi dalam membantu perbaikan dan perawatan Kantor Camat Payakumbuh Selatan.

“Kami akan mengusahakan untuk mencari solusi yang baik dan tepat, serta mengupayakan penganggarannya sehingga kantor dapat diperbaiki dan digunakan dengan nyaman agar berdampak pada kinerja yang baik juga nantinya,” Kata Sri Joko Purwanto.

Kantor Lurah Talang Kecamatan Payakumbuh Barat juga menjadi tempat kunjungan Komisi A DPRD Kota Payakumbuh. Rombongan langsung disambut oleh Camat Payakumbuh Barat L. Kefrinaldi dan Sekretaris, Lurah Talang Zikirman dan staff, serta Ketua LPM dan Ketua Karang Taruna Talang.

Pembahasan yang dibicarakan mengenai ganti rugi tanah kantor lurah karena terambilnya tanah masyarakat kurang lebih 2 M. Mengenai permasalahan ini telah ada solusinya, yaitu melalui pengaggran pada APBD Perubahan Tahun 2020. Namun demikian, Komisi A hanya ingin melakukan peninjauan kembali terhadap proses pelaksanaan dilapangan.

“Kami hanya ingin meninjau dan memastikan bahwa proses penyelesaian masalah ini berjalan dengan lancar,” Tutur Sri Joko Purwanto.

Pada kesempatan itu masyarakat juga menyampaikan melalui Ketua LPM dan Ketua Karang Taruna untuk mengadakan pembangunan dan perbaikan infrastuktur seperti jalan, irigasi, serta sarana olahraga bagi Pemuda Talang. Hal ini bertujuan agar para Pemuda Talang dapat menyalurkan kegiatan mereka pada hal-hal yang positif.

Menanggapi masukan dari masyarakat tersebut, Ketua Komisi A dan anggota lainnya akan membawa hasil pemantauan langsung ini ke rapat kerja untuk ditindaklanjuti. Selain itu, Komisi A juga mendukung adanya pembangunan yang bersifat menyalurkan kegiatan masyarakat, khsususnya pemuda  kepada hal yang positif, produktif, dan bermanfaat.

“Untuk keseluruhan hasil kegiatan ini akan Kami bawa dan dievaluasi bersama dalam rapat kerja. Mengenai saran dan masukan yang ada dari masyarakat akan ditampung dan dicarikan solusinya. Kami berharap akan ada sinegritas yang baik antara DPRD, Masyarakat, dan Perangkat Daerah lainnya untuk mewujudkan jalannya roda pemerintahan yang baik melalui kebijakan dan pembangunan yang positif serta bermanfaat untuk masyarakat,” Tuntas Sri Joko Purwanto.



Sumber

Payakumbuh

MTQ Di Tengah Pandemi, 5 Camat Di Payakumbuh Optimis Sukses Dan Saling Bersaing Sehat Raih Juara Umum – siarminang.net

MTQ Di Tengah Pandemi, 5 Camat Di Payakumbuh Optimis Sukses Dan Saling Bersaing Sehat Raih Juara Umum – Beritasumbar.com

Payakumbuh — Semangat 5 camat dalam mensukseskan MTQ Nasional ke XXXIX tingkat Kota Payakumbuh pada tahun 2020 sangat luar biasa. Setelah rapat final yang digelar di Balai Kota bersama Forkopimda. Camat juga menggelar rapat persiapan di kantor mereka masing-masing bersama Forkopimca.

Selain harus menerapkan protokol kesehatan, para camat juga berharap MTQ selama 2 hari 24 dan 25 Oktober 2020 ini dapat digelar dengan sukses dan penilaian dewan hakim tetap transparan serta tidak ada unsur kongkalingkong didalamnya.

Setelah MTQ dibuka oleh Wakil Wali Kota Erwin Yunaz bersama Forkopimda di gadung serbaguna Aua Kuniang, Kecamatan Payakumbuh Selatan, Sabtu (23/10). Media kemudian mewawancara para camat, sebesar apa keinginan mereka untuk MTQ dengan 237 peserta untuk 11 cabang lomba tahun ini berjalan sukses.

Menurut Wakil Wali Kota Erwin Yunaz dan Kakankemenag Ramza Husmen didampingi Kabag Kesra Ul Fakhri semangat MTQ tak hanya mencari juara saja, namun bagaimana iven keagamaan ini dapat diambil hikmahnya. Rasa cinta kepada agama Islam bagi setiap warga muslim di Kota Payakumbuh harus terus bergelora.

Camat sebagai pejabat kewilayahan juga memiliki keinginan besar agar pelaksanaan MTQ berjalan mulus tanpa ada hambatan, bahkan Satgas Covid-19 turut memantau agar pelaksanaannya dapat terjamin protokol kesehatannya.

“Kontingen kami pernah menjadi juara umum pada MTQ tahun 2018 di Kecamatan Payakumbuh Timur, kami akan berusaha kembali merebut piala bergilir yang telah kami serahkan kepada Camat Payakumbuh Selatan yang saat ini sebagai tuan rumah,” kata Camat Payakumbuh Barat L. Kefrinasdi.

“Kami dari Payakumbuh Selatan selain menjadi tuan rumah juga ingin menjadi juara umum dalam MTQ tahun ini,” tukuk Camat Payakumbuh Selatan Junaidi

Lain lagi dengan Camat Payakumbuh Utara Desfitawarni. Kontingen dari kecamatannya berhasil menjadi juara umum MTQ saat mereka menjadi tuan rumah pada MTQ pada tahun 2016 lalu. Nostalgia 4 tahun lalu membuat dirinya optimis para kafilah dapat memberikan hasil yang terbaik bagi kecamatannya.

Kemudian, Camat Payakumbuh Timur Irwan Suwandi turut mengungkapkan dari 11 cabang, dirinya optimis piala bergilir juara umum dapat diraih mereka. Karena di Payakumbuh Timur terkenal memiliki kafilah-kafilah berkompeten sehingga peluang menjadi terbaik pasti ada.

Tak mau kalah, Camat Lamposi Tigo Nagori David Bachri menyebut meskipun secara administratif tergolong merupakan kecamatan belum lama berdiri di Payakumbuh. David mengungkapkan semangat kontingennya bersaing dengan kecamatan yang pernah dengan juara-juara umum pada pelaksanaan MTQ tahun ini jangan sampai dianggap remeh.

“Meski pelaksanaan MTQ tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, namun semangat kafilah kami untuk mengikutinya sangat luar biasa, semoga kita bisa mengambil hikmah dari pandemi yang terjadi saat ini. Semoga dengan tetap menjaga gairah Islam seperti ini, Allah SWT segera menghilangkan ujian pandemi yang sedang kita hadapi,” harapnya.

Dewan Hakim Cabang Tilawah, Ust. Syamsu Adril menyampaikan akan memberikan penilaian secara objektif. Kecamatan manapun yang akan menang itu tidak menjadi masalah karena Kota Payakumbuh termasuk penyumbang juara di tingkat Nasional bahkan Internasional.

“Apa yang sudah diamanahkan kepada kami, sebagai penilai, kami tentu menilai peserta sesuai dengan apa yang mereka tampilkan. Semoga MTQ ini sukses,” pungkasnya. (Humas)



Sumber

Baca Selengkapnya

Payakumbuh

Wako Riza Harapkan ASN Berikan Pelayanan Bersih. Tolak Pungli Dan Gratifikasi – siarminang.net

Wako Riza Harapkan ASN Berikan Pelayanan Bersih. Tolak Pungli Dan Gratifikasi – Beritasumbar.com

Payakumbuh — Wali Kota Riza Falepi berharap setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Payakumbuh dapat menjunjung tinggi nilai-nilai dalam pelayanan yang optimal, bersih dan berwibawa. Hal itu disampaikan Asisten III Setdako Amriul Dt. Karayiang dalam Sosialisasi Pencegahan Pungli dan Pengendalian Gratifikasi di Kantor Camat Payakumbuh Barat, Kamis (22/10).

Dalam sosialisasi itu bertindak sebagai pemateri Afridol Irban III Inspektorat Kota Payakumbuh, AKP Mirwan Kasat Binmas Polres Payakumbuh, Mayor T. Barus Danramil 01 Payakumbuh, Bripka. Zulmi Fadhil Frengky Unit Tipikor Polres Payakumbuh, dan Rezkinil Jusar Kasi Pemeriksa Kejari Payakumbuh.

Lebih lanjut Amriul menerangkan upaya pemerintah untuk menciptakan kualitas pelayanan yang berkualitas, cepat, mudah, terjangkau, dan terukur, tentunya tidak terlepas dari adanya permasalahan yang timbul berupa adanya gratifikasi dan Pungutan Liar (Pungli) yang saat ini sudah berkonotasi menjadi akar budaya yang ada dalam proses pelayanan publik.

“Kegiatan pungutan liar yang semakin marak pada pelayanan publik tersebut akan mengganggu dan memberatkan masyarakat sehingga dapat menghilangkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah, menghambat perkembangan ekonomi, dan merosotnya wibawa hukum,” ujarnya.

Dijelaskannya, sejak tahun 2004 pemberantasan pungli kembali digemakan dengan diterbitkannya Perpres Nomor 5 Tahun 2004 tentang percepatan pemberantasan korupsi dimana salah satu instruksinya adalah meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik, baik dalam bentuk jasa ataupun perijinan, melalui transparansi dan standarisasi pelayanan yang meliputi persyaratan, target waktu penyelesaian dan tarif biaya yang harus dibayar sesuai peraturan perundang-undangan dan menghapuskan pungutan liar.

Beberapa waktu kemudian presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2016 sebagai payung hukum satuan tugas sapu bersih pungutan liar atau ‘saber pungli’. dimana Presiden Joko Widodo menginstruksikan gerakan sapu bersih pungutan liar di seluruh daerah di Indonesia.

“Pungutan liar adalah musuh kita bersama, sehingga perlu penolakan secara tegas, efektif dan efesien. begitu juga gratifikasi yang merupakan akar dari korupsi harus kita tolak bila itu ada hubungannya dengan jabatan dan tugas kita sebagai ASN. Saya berharap dalam mengembangkan etos kerja dan meningkatkan kualitas pelayanan, dengan memelihara kepercayaan masyarakat kepada seluruh aparatur sipil negara khususnya kecamatan dan kelurahan di lingkup Pemerintah Kota Payakumbuh marilah hendaknya kita junjung tinggi nilai-nilai dalam pelayanan yang optimal, bersih dan berwibawa,” ujarnya.

Sementara itu, Inspektur Kota Payakumbuh Andri Narwan diwakili Irban III Afridol mengatakan keguatan sosialisasi seperti ini akan terus digelar untuk mengingatkan dan memberikan pemahaman kepada seluruh aparatur di lingkungan Kota Payakumbuh tentang pungutan liar dan gratifikasi yang merupakan akar dari korupsi, sehingga dapat memahami resiko hukum yang ditimbulkan dari perbuatan melakukan pungli dalam pelayanan publik, serta dapat berkomitmen bersama agar tidak ada lagi pungutan liar dan gratifikasi yang bertentangan dengan peraturan dan per undang-undangan di Kota Payakumbuh.

“Pungutan liar telah merusak sendi-sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Untuk itu perlu pemberantasan secara tegas, terpadu, efesien dan efektif serta mampu menciptakan efek jera sehingga menjadikan Kota Payakumbuh sebagai good governance yang bebas dari pungutan liar. Kita harus membekali para aparatur dalam mengenali, mendeteksi dan mencegah terjadinya pungutan liar dan gratifikasi di lingkungan kerjanya,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut penyerahan Banner dan stiker Saber Pungli dan gratifikasi kepada kecamatan dan kelurahan kelurahan diserahkan secara simbolis oleh walikota diwakili asisten III Drs Amriul dt. Karayiang, dan diterima oleh camat Pyk Barat, didampingi oleh Polresta, Kejari Dandim, Inspektorat dan dansubdenpom I-4,1 Pyk. (Humas)



Sumber

Baca Selengkapnya

Payakumbuh

Wali Kota Payakumbuh Apresiasi Inovasi Ponpes SIH Di Tengah Pandemi Covid-19 – siarminang.net

Wali Kota Payakumbuh Apresiasi Inovasi Ponpes SIH Di Tengah Pandemi Covid-19 – Beritasumbar.com

Payakumbuh, — Wali Kota Payakumbuh diwakili Staf Ahli Walikota Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Ir. Syahril menjadi Irup pada upacara Peringatan Hari Santri Nasional di Pondok Pesantren Sekh Ibrahim Harun (SIH) Payakumbuh, Kamis (22/10).

Syahril memberikan apresiasi terhadap santri yang mampu memproduksi hand sanitizer serta sabun cair di tempat mereka menimba ilmu tersebut.

“Kita akan sampaikan kepada Dinas Pendidikan untuk memakai produksi Ponpes SIH. Tinggal lagi, kesiapan ponpes untuk memacu produksi. Ini sebuah peluang usaha yang cukup mumpuni di tengah pandemi Covid-19,” kata Syahril.

Peringatan Hari Santri Nasional 2020 bagi santri Ponpes SIH, bukan sekedar menggelar acara ceremonial, tapi sekaligus memperkenalkan produksi santri di tengah pandemi Covid-19 ini.

Pimpinan Pondok Pesantren Sekh Ibrahim Harun, Drs. Zunizar Ibrahim didampingi Wakil Kesiswaan Junaidi Riko Putra, menginformasikan, Jumat (23/10), produksi siswa yang diluncurkan pada acara Hari Santri Nasional. Produksi sabun dan hand sanitizer tersebut dimulai sejak dua bulan lalu. Hingga sekarang sudah mampu memproduksi 400 botol hand sanitizer ukuran 30 ml.

Menurut Junaidi, produksi yang ada, 75 persen dipakai buat kebutuhan internal, guru dan santri. In Sya Allah, seluruh siswa sudah memiliki hand sanitizer, dalam upaya pencegahan covid-19.

Pimpinan Ponpes SIH bersama Kakankemenag berharap, agar siswa dapat meningkatkan produksi. Untuk pemasaran, dikatakan, sudah difasilitasi pihak Kantor Kemenag dan Dinas P3AP2KB Payakumbuh. Malahan, pihak P3AP2KB sudah membawa dan memperkenalkan hand sanitizer Santri ini ke Jambore Ajang Kreatifitas Generasi Berencana Tingkat Sumbar di Padang, secara virtual, 20-28 Oktober 2020.

Selain dihadiri seluruh santri dari seluruh ponpes, peringatan Hari Santri Nasional itu juga dihadiri Kakankemenag Drs. H. Ramza Husmen, M. Pd, dan jajarannya, Camat Payakumbuh Timur Irwan Suwandi dan pimpinan ponpes di Payakumbuh. Upacara berlangsung sukses, tertib aman dan lancar dengan penerapan protokol kesehatan. (Humas)



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer