Connect with us

Wisata

Liburan di Lembah Harau, Tak Perlu Merencanakan Aktivitas – siarminang.net

Liburan di Lembah Harau, Tak Perlu Merencanakan Aktivitas – Beritasumbar.com

Beberapa tahun kebelakang, Lembah Harau menjadi salah satu destinasi favorit di Sumatera Barat di kalangan wisatawan domestik maupun mancanegara.

Padahal, letaknya cukup jauh dari kota besar, sekitar 50 kilometer (km) dari Kota Bukittinggi dan lebih dari 100 km dari Bandara Minangkabau. Jangan heran kalau tidak banyak yang bisa kita lakukan di tempat ini.

Ingin berendam di sungai-sungai dangkal dengan arus tenang? Tidak ada sungai seperti itu di Lembah Harau. Air terjun yang dahulu airnya mengalir deras sepanjang tahun pun saat ini sudah kering, apalagi kalau datang di musim kemarau.

Memang ada beberapa titik panjat tebing yang bisa dijajal oleh wisatawan. Tapi, berapa banyak sih, wisatawan yang punya nyali untuk memanjat tebing yang tingginya lebih dari 50 meter itu?

Bagaimana dengan wisata kuliner di tempat-tempat instagramable? Nihil. Semua tempat makan adalah warung semi permanen milik warga sekitar dengan sajian seadanya.

Lepas maghrib, kawasan ini makin sunyi, tidak ada tempat nongkrong khas anak muda. Aktivitas pun sangat terbatas lantaran warga sekitar masih menjunjung tinggi nilai budaya dan agama.

Tapi justru di sinilah yang menjadi magnet Lembah Harau. Dengan segala keterbatasan itu, pengunjung bisa benar-benar merasakan indahnya alam Lembah Harau tanpa harus repot bertanya “Mau ngapain lagi?

Jika teman-teman berkunjung ke lembah itu, cobalah untuk bercengkerama dengan masyarakat sekitar agar tidak hanya bisa menikmati alamnya, tapi juga mengenal dengan baik budaya masyarakat sekitar.

Soal kuliner, cobalah mencicipi makanan di warung-warung sekitar, lihat cara pembuatannya, dan bukalah percakapan dengan pemilik warung. Mereka sangat terbuka dan jujur dengan wisatawan yang datang. Kehangatan mereka membuat kita serasa di tengah keluarga.

Jika ingin menginap, di dalam kawasan Lembah Harau sudah tersedia beberapa guest house. Tidak mewah memang, tapi sangat nyaman. Saat bangun di pagi hari, begitu keluar kamar, pengunjung akan disambut dengan tebing-tebing maha gagah yang tidak akan ditemukan di manapun juga.

Tanpa banyak aktivitas yang bisa dikerjakan artinya wisatawan tidak perlu repot untuk menenteng barang bawaan. Cukup bawa pakaian seperlunya, wisatawan sudah bisa menikmati keindahan Lembah Harau.

Hal yang tak kalah pentingnya, dengan tidak beragamnya aktivitas wisata artinya pengunjung tidak menghabiskan banyak uang. Tiket masuk hanya berkisar Rp 5.000.

Kemudian, untuk sekali makan dan minum paling mahal hanya menghabiskan paling banyak Rp25.000.

Dengan kesederhanaan ini, Lembah Harau menawarkan kita menjadi manusia seutuhnya. Ke sini berarti bisa meninggalkan hal-hal yang berbau akivitas khas metropolitan. Saatnya menikmati alam.



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Padang Pariaman

Di Pimpin Dandim, Tim Safari Ramadhan Padang Pariaman Kunjungi Mushola At Taubah – siarminang.net

Di Pimpin Dandim, Tim Safari Ramadhan Padang Pariaman Kunjungi Mushola At Taubah – Beritasumbar.com

Padang Pariaman, siarminang.net, Hari pertama pelaksanaan SR (Safari Ramadhan) Kabupaten Padang Pariaman secara serentak dilepas keberangkatannya menuju Masjid dan Mushola yang telah ditetapkan yang tersebar di 17 Kecamatan yang ada di Padang Pariaman.

Kegiatan SR, Mulai Tanggal 19 – 21 Maret 2021 secara serentak pelepasannya di Pandopo alias Rumah Dinas Bupati dengan titik sasaran 102 Masjid/Mushola yang terdiri dari 34 Tim serta 2 Tim Khusus Bupati Padang Pariaman dengan 17 Masjid/Mushola sasaran 

Dandim 0308 Pariaman Letkol Czi Titan Jatmiko dipercaya sebagai Ketua Tim 6 SR dengan titik sasaran Musholla At-Taubah, Senin, 19/4 dinagari Campago Selatan Kecamatan V Koto Kampung Dalam.

Kehadiran Tim 6 SR Kabupaten ke Mushola At- Taubah disambut antusias para Jemaah serta masyarakat, sekitar  tiga ratusan orang memadati musholla tersebut dan seluruh jamaah yang hadir terpantau mematuhi Protokol Kesehatan Covid -19.

Dalam kegiatan SR Tim 6 di Musholla tersebut selain masyarakat serta jamaah yang sedang melaksanakan ibadah di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini dan Tim SR 6 juga hadir Kapolsek Kampung Dalam AKP Kasman S.Sos beserta jajarannya, Camat yang mewakili, Walinagari Campago selatan, Ketua Karang Taruna Kabupaten Padang Pariaman Asmarizal Chan yang akrab disapa Ajo can juga hadir beserta beberapa jajarannya.

Kapolsek Kampung Dalam Kasman menghimbau kepada seluruh masyarakat di wilayah hukumnya “agar meningkatkan ketaqwaan serta kembali melaksanakan program Magrib mangaji serta melanjutkan kegiatan kembali kesurau. Hal demikian tidak hanya pada bulan Ramadhan saja melainkan juga pada bulan lainnya.

Untuk menambah keimanan kita kita tidak bisa terlepas dari mengaji dan Alquran sebagai pedoman hidup kita orang muslim jangan berhenti mempelajarinya, dengan membaca al-Quran kita juga terhindar dari perbuata perbuatan yang melànggar hukum, baik itu agama, hukum adat, maupun hukum negara” tegas Kasman akhir dari sambutannya.

Selain Kapolsek,  Dandim 0308 Pariaman Sebagai Ketua Tim 6 SR juga memberikan sambutan yang di wakili Pasiter Dim Lettu Inf Aidil Adha yang juga Danramil Kampung Dalam “bagaimanpun juga kita tetap menjaga kerukunan ditengah masyarakat, dengan kerukunan serta kekompakan serta jalin persatuan dan kesatuan menjadikan kita semakin kuat, termasuk kekuatan kita dalam membangu Musholla ini yang sekarang sedang memerlukan biaya untuk melanjutkan pembagunannya, mushola dimana tempat kita menimba ilmu agama kita wajib memikirkanya agar terus terbangun, kalau bukan kita siapa lagi yang akan memikirnya termasuk saya pribadi juga akan andil nanti dalam melanjutkan pembangunan tersebut melalui proposal proposal nanti untuk terus dipantau pelaksanaannya.

Semasa saya bertugas disini saya akan suppor terus pembangunan tempat ibadah kita bersama yang disebut rumah Allah.”

Diakhir pidatonya Aidil juga menyerahkan sumbangan dari Tim 6 SR Kabupaten padang Pariaman Al-quran dan Uang tunai kepada Pengurus Musholla sebagai buah tangan Tim 6 SR tersebut. (Syamsul)



Sumber

Baca Selengkapnya

Payakumbuh

Tidak Ada Penambahan Kasus, Tiga Orang Bebas Isolasi Di Payakumbuh – siarminang.net

Tidak Ada Penambahan Kasus, Tiga Orang Bebas Isolasi Di Payakumbuh – Beritasumbar.com

Payakumbuh,siarminang.net, – Sempat terjadi peningkatan kasus sejak awal Ramadhan lalu, Senin (19/04) tidak ada penambahan kasus Covid-19 di Kota Payakumbuh, dan tiga warga Payakumbuh dinyatakan bebas isolasi.

“Hari ini ada tambahan yang bebas isolasi sehingga sampai hari ini data perkembangan Covid-19 Kota Payakumbuh berubah menjadi 38 orang isolasi mandiri dirumah dan 11 orang dirawat di rumah sakit,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh melalui kasi P3 (pencegahan pengendalian penyakit) Fitri saat dihubungi via whatsapp.

Dan tiga orang yang dinyatakan bebas isolasi adalah:

  1. DONA GUMALA SARI, perempuan (30), Ompang Tanah Sirah, IRT
  2. SUSI FEBRIYANTI, perempuan (46), Kubu Gadang, PNS BKD 50 Kota
  3. DUSMAR DUSAT, laki-laki (70), Kubu Gadang, Wiraswasta

Dihubungi terpisah Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Bakhrizal mengatakan pihaknya terus berupaya mengatasi perkembangan Covid-19 di Payakumbuh dengan 3T (testing, tracing dan treatment) Dinkes Payakumbuh telah melakukan 14.543 tes PCR kepada masyarakat Payakumbuh.

“Kepada masyarakat kita minta untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari, selalu terapkan 5M dan semoga kita bisa secepatnya kembali ke zona hijau,” ucapnya.

Berikut Kelurahan yang dinyatakan zona kuning (per Kecamatan) adalah sbb :

Kecamatan Payakumbuh Barat

  1. Tanjuang Gadang Sungai Pinago
  2. Payolansek
  3. Subarang Batuang
  4. Kubu Gadang
  5. Ibuah
  6. Bulakan Balai Kandi
  7. Padang Tangah Balai Nan Duo
  8. Padang Tinggi Piliang
  9. Pakan Sinayan

Kecamatan Payakumbuh Timur

  1. Sicincin
  2. Tiakar
  3. Padang Tangan Payobadar

Kecamatan Payakumbuh Utara

  1. Tigo Koto Diateh
  2. Kapalo Koto Dibalai
  3. Napar
  4. Koto Kociak Kubu Tapak Rajo

Kecamatan Payakumbuh Selatan

  1. Sawah Padang Auakuniang
  2. Limbukan
  3. Balai Panjang

Kecamatan Lamposi Tigo Nagori

  1. Koto Panjang Dalam

Laporan Covid-19 Kota Payakumbuh sampai hari ini adalah :

Suspek : 6
Kasus konfirmasi : 917
Sembuh : 857
Isolasi : 38
Rawat : 11
Meninggal : 11
KE : 0
Discarded : 13.263
Total swab : 14.543

(Rilis Humas)



Sumber

Baca Selengkapnya

Payakumbuh

Dipimpin Rektor UIN Imam Bonjol TSR Provinsi Sumbar Kunjungi Masjid Muttahiddin – siarminang.net

Dipimpin Rektor UIN Imam Bonjol TSR Provinsi Sumbar Kunjungi Masjid Muttahiddin – Beritasumbar.com

Payakumbuh,siarminang.net, – Hari ke lima Ramadhan, Tim Safari Ramadan (TSR) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) yang dipimpin oleh Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Eka Putra Wirman mengunjungi Masjid Muttahiddin Parambahan yang didampingi oleh Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz, Sabtu (17/04).

Dalam kunjungannya TSR Provinsi Sumbar juga menyerahkan dana bantuan dari Gubernur Sumatera Barat sebesar 20 juta rupiah serta dari Kantor Kementerian Agama Kota Payakumbuh juga menyerahkan bingkisan berupa 20 buah Alquran untuk Masjid Muttahiddin.

“Senang bisa bertemu dengan jamah sekalian
Ini merupakan kegiatan rutin dari pemerintah dan merupakan sambung rasa atau silaturahmi dari pemerintah provinsi dengan masyarakat,” kata pimpinan rombongan rektor UIN Imam Bonjol Eka Putra Wirman.

Rektor UIN Imam Bonjol mengharapkan dengan kunjungan ini pemerintah bisa terus bersinergi dan membangun kebersamaan dengan masyarakat sebagai kekuatan untuk kemajuan pembangunan di Sumatera Barat khususnya di Payakumbuh.

“Mari saling bahu membahu dengan pemerintah dan saling mendukung karena kalau tidak pembangunan disuatu daerah tidak akan berjalan dengan semestinya,” ucapnya.

Sementara itu Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz mengatakan kedatangan rombongan TSR Provinsi Sumbar sebagai bentuk silaturahmi dengan warga Kota Payakumbuh, selain itu juga sebagai langkah untuk membangun ukhuwah islamiyah.

“Tahun lalu kita tidak melakukan safari ramadhan karena pandemi Covid-19 dan alhamdulillah tahun ini bisa melakukan aktifitas keagamaan di bulan ramadhan seperti biasanya dengan menerapkan protokol kesehatan,” kata Wawako Erwin Yunaz.

Wawako juga menjelaskan supaya warga masyarakat bisa memanfaatkan masjid, bukan hanya sebagai tempat beribadah tapi juga bisa untuk tempat berkumpul untuk memecahkan masalah.

“Manfaatkanlah masjid seperti di zaman Rasulullah bukan hanya untuk tempat sholat tapi juga bisa untuk tempat menuntut ilmu, dan juga bisa untuk tempat berdiskusi,” ucap Wawako.

Erwin Yunaz juga menyebutkan akan melengkapi seluruh fasilitas yang ada di masjid-masjid yang ada di Kota Payakumbuh supaya nantinya seluruh kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan masjid kembali ramai dengan kegiatan-kegiatan untuk membangun akhlak yang mulia bagi generasi muda.

“Kita akan lengkapi fasilitas masjid, agar nantinya masjid ramai, dan kegiatan remaja masjid bisa aktif kembali untuk membentuk akhlak yang mulia bagi genetasi muda kita, sesuai dengan Program Pemerintah Kota Payakumbuh,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut juga didampingi oleh Pemerintah Kota Payakumbuh yang terdiri dari Ketua Pengadilan Agama Kota Payakumbuh, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Payakumbuh, Asisten Administrasi Umum, Staf Ahli Bidang SDM dan Kemasyarakatan, Kepala BKPSDM, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas P3AP2KB, Kepala Dinas Sosial, Direktur STTP, Direktur STAIDA, Direktur STKIP Abdi Pendidikan, Kabag. Perekonomian, Camat Lamposi Tigo Nagori. (timhumas)



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer