Connect with us

Padang Pariaman

LIMAPIA Datangi Kantor DPRD Padang Pariaman – siarminang.net

LIMAPIA Datangi Kantor DPRD Padang Pariaman – Beritasumbar.com


Padang Pariaman,siarminang.net,– Selasa 24/11 siang Mahasiswa yang tergabung dalam Lingkaran Mahasiswa Piaman (LIMAPIA) datangi gedung perwakilan rakyat Kabupaten Padang Pariaman. Kedatangan calon intelektual muda ini untuk mempertanyakan surat permohonan audiensi dengan para wakil wakil mereka di DPRD Kabupaten Padang Pariaman. Permintaan untuk audiensi mereka tidak digubris DPRD Setempat.

Sebelum melakukan aksi tersebut, Lingkaran Mahasiswa Piaman Telah Melayangkan surat permohonan audiensi Kepada DPRD Kabupaten Padang Pariaman pada hari Rabu 15/11/20 lalu ke DPRD untuk beraudiensi yang di jadwalkan pada hari jum’at 19/11,namun ketika di datangi tidak ada anggota DPRD yang berada di lokasi,itulah yang membuat lingkaran mahasiswa Piaman kembali mendatangi kantor DPRD kabupaten padang pariaman pada selasa siang.

Pada saat mendatangi kantor DPRD Kabupaten Padang Pariaman lingkaran mahasiswa pariaman disambut oleh aparat kepolisian kota Pariaman, awalnya sebagian dari pendemo di bubarkan oleh aparat karena di anggap tidak mematuhi protokol kesehatan “kalau kami disini tidak memakai masker dibubarkan maka bubarkan juga kegiatan masyarakat di pasar Pariaman yang sebagian besar tidak memakai masker” Ujar Aldino sambil menunjuk ke arah pasar yang tidak jauh dari lokasi kantor DPRD kabupaten Padang Pariaman tersebut, namun situasi kembali kondusif setelah pendemo yang tidak memakai masker mundur dari barisan.

Setelah mendengarkan orasi LIMAPIA, pihak DPRD kabupaten Padang Pariaman meminta untuk melakukan audiensi dengan perwakilan dari lingkaran mahasiswa Piaman yang di wakili oleh Aldino selaku ketua Lingkaran Mahasiswa Piaman, Rahman selaku sekretaris,dan Budi harisman selaku anggota LIMAPIA.

Setelah perwakilan LIMAPIA masuk ruangan dan pertemuan di buka oleh ketua DPRD kabupaten Padang Pariaman untuk mendengarkan aspirasi atau tuntutan perwakilan mahasiswa kepada ketua DPRD kabupaten Padang Pariaman.

Rahman selaku sekertaris LIMAPIA menyampaikan bahwa kedatangan mereka disini untuk sama membangun kota Pariaman dan kabupaten Padang Pariaman, dan meminta penjelasan tentang pembangunan Tarok city dan tambak udang yang duga banyak tidak mempunyai izin dalam mendirikannya.

Setelah itu ketua DPRD menjawabnya bahwa Tarok city benar pada tahun ini tidak di masukkan anggarannya sebab perampungan Ruang Tata dan ruang wilayah belum disahkan, kalau tambak udang kami sudah melakukan razia bagi tambak yang tidak mempunyai izin.

Lanjutnya Rahman terus bertanya mengatakan mengapa tarok city tetap dilanjutkan padahal jelas ketentuan peraturan ruang tata dan Ruang wilayah masih belum ada atau belum disahkan ?
Menambahkannya ketika bapak katakan tambak sudah di razia maka seharusnya tidak ada lagi pembangunan atau usaha tambak yang berjalan tanpa izin ? Tetapi hari kemarin saya berjalan masih ada yang membangun dan menjalankan tambak udang yang kami kira patut dipertanyakan oleh bapak selaku perwakilan rakyat Ketika berlandaskan kepada undang-undang nomor 26 tahun 2007, bahkan dalam pembangunan tarok city masih banyak masyarakat yang belum menerima ganti rugi atas tanah yang sudah di pakai dalam pembangunan tarok city.

Menanggapi pertanyaan perwakilan LIMAPIA tentang tambak udang, Arwinsyah mengatakan telah dirazia oleh Polres Kota Pariaman dan Satpol PP.

Arwinsyah,Ketua DPRD kabupaten Padang Pariaman meapresiasi langkah LIMAPIA dalam menyampaikan aspirasi mereka tentang Tarok City dan persoalan tambak undang ke DPRD. Terimakasih saudara Rahman dan kawan kawan yang telah memberikan beberapa aspirasi ini semua akan kami bawa kepada dinas-dinas terkait,ujar Arwinsyah.

Audiensi yang berlansung sekitar 2 jam tersebut aman dan tertib dengan pengawalan dari pihak kepolisian dan satpol pp setempat. (tim)



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NASIONAL

Terkait Tambak Udang Dan Tarok City, mahasiswa Lingkar Piaman Datangi Kantor DPRD Padang Pariaman – siarminang.net

Terkait Tambak Udang Dan Tarok City, mahasiswa Lingkar Piaman Datangi Kantor DPRD Padang Pariaman – Beritasumbar.com

Pariaman,siarminang.net,-Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam LIMAPIA bersama Himpunan Mahasiswa Islam komisariat Universitas Eka sakti, pemuda xtc kota Pariaman dan pemuda amal beramal berunjuk rasa di depan Kantor DPRD Padang Pariaman, Jumat (22/1/21)

Sampaikan aspirasi, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Lingkar Mahasiswa Pariaman (LIMAPIA) menggeruduk kembali Kantor DPRD Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar).

Kordinator Aksi LIMAPIA, Rahman membuka orasinya mengatakan, kami datang kembali menggelar aksi yang kedua kalinya di kantor DPRD kabupaten padang pariamab untuk meminta hasil atau tuntutan kami yang masih sama dengan tuntutan aksi yang kemarin dalam pembangunan Tarok City, masih ada lahan masyarakat yang terdampak tapi untuk ganti ruginya belum selesai hingga sekarang, dan perizinan tambak udang yang kami duga tidak memiliki izin (ilegal)

“Padahal lahan itu sudah dibangun, tapi ganti rugi belum ada dari pihak terkait dan perizinan tambak udang yang diduga tidak memiliki izin, tentunya dari kedua itu harus segera diambil keputusan untuk menyegel tambak udang yang tidak memiliki izin sebab permasalahan izin itu akan menyebabkkan dampak positif untuk pendapatan daerah dan masyarakat sekitarnya, katanya Rahman.

Lanjut Rahman, bahkan sebagian lahan masyarakat itu dulunya mereka tanami pohon karet, tapi sekarang sudah habis ditebangi dan diganti dengan beton.
“Tanah masyarakat sudah diambil untuk dibangun, tapi ganti rugi belum ada,” ujarnya.

Kemudian kata Rahman, pihaknya mendatangi Kantor DPRD Padang Pariaman, memintak agar tambak udang ilegal yang ada di daerah itu untuk disegel.

“Dugaan kami masih banyak tambak udang ilegal yang masih beroperasi di Pantai Padang Pariaman,” sebutnya.

Rahman menyebutkan, kalau ini dibiarkan bisa merusak ekosistem alam, sebab itu akan bertambah terus pembangunan tambak udangnya.

“Kami akan terus mengawal terkait tambak udang dan pembangunan Tarok City, kemudian kalau aspirasi kami tidak ditanggapi maka kami akan terus melakukan demo,” ungkapnya.
Para anggota dewan kami datang kembali di gedung yang megah ini tolong kalian yang bekerja untuk kami yang sewaktu belum menjabat kalian menemui kami mengapa kini kalian tidak menemui kami atas tuntutan kami pada aksi kemarin, apakah kalian telah lupa? Atau kalian sedang dilema, maka jika benar kalian wakil kami temui kami di tengah terik matahari yang panas ini. Ujar Aldino Ketua lingkaran mahasiswa Piamandalam orasinya

Selain itu ketua himpunan mahasiswa islam komisariat Universitas Eka Sakti Deri mengatakan pemerintah ataubanggota dewan kabupaten padang pariaman segera mengambil tindak keras terhadap pelaku usaha tambak udang yang tidak mematuhi aturan-aturan dalam usahanya harus segera disegel dan jangan sampai mereka memperoleh keuntungan yang besar dan masyarakat kita hanya mendapat keuntungan yang tidak seberapa.

Selain itu ia mengatakan terkait permasalahan pembangunan Tarok City ini tidak bisa dibiarkan pembangunan yang kami duga masih ada aturan hukum yang masih simpang siur dan mempunyai dampak kerugian bagi masyarakat kabupaten Padang Pariaman sehingga ketika hal ini tidak diselesaikan dengan baik maka segera mundur dari jabatan kekuasaan.

Sementara itu, Wakil ketua DPRD Padang Pariaman Aprinaldi, Ketua komisi 3, komisi 2 serta Kadis penanaman modal mengapresiasi langkah demonstran membawa persoalan Tarok City dan Tambak Udang ke DPRD.

“Kami apresiasi langkah yang diambil kawan mahasiswa. Hal yang mereka sampaikan senada dengan apa yang kami bahas,” jelasnya.

Sebab kata Aprinaldi , terkait Tarok City tersebut untuk 2020 ini rencana pembangunan tarok city haram untuk kami mengeluarkan anggaran untuk tersebut sebab ini adalah tanah milik negara sebagai tempat strategis nasional sehingga kami tidak perlu menganggarkan dengan keuangan daerah, jika kami diminta pun kami menunggu putusan dan aturan tersebut jelas agar keuangan daerah tidak terbuang dengan sia-sia di tengah defisit anggaran kita.

Begitupun dengan Tambak Udang, kata Aprinaldi , selama ini tambak yang ilegal sudah dirazia bersama pihak polisi dan satpol PP.

Wakil ketua komisi 2 Syafrinaldi mengatakan, bahwa beliau mengapresiasi kehadiran kawan-kawan mahasiswa Lingkaran mahasiswa Piaman, himpunan mahasiswa Islam komisariat universitas esa unggul, pemuda XTC kota pariaman, dan pemuda amal beramal sebab inilah yang harus kita lakukan kalian sebagai generasi muda harus memperhatikan kondisi masyarakat kita dan kalian menyampaikan kepada kami merupakan kerjasama yang harus senantiasa dilakukan agar wilayah kita menjadi kesejahteraan dan keadilan untuk semua dan saya katakan bahwa saya tidak mau masyarakat saya tertindas.

Selain itu kepala dinas penanaman modal kabupaten padang pariaman mengatakan, dari penelusauran kami dan dalam pengurusan izin usaha tambak udang ada 35 tambak udang di pantai padang pariaman.
” Kepala dinas penanaman modal pengurusan tambak udang ini mula berlakunya pada tahun 2018 para pengusaha tersebut hanya menjalankan usahanya terlebih dahulu tanpa mengurus surat izin usahanya, sehabis itu 2019 kami mengadakan razia sehingga mereka sekarang mengurus izin. Para pengusaha tersebut yang mengurus izinya ada 35 tambak dari pengurusan tersebut ada 15 sudah keluar izinnya, 13 kami kembalikan izin karena tidak sesuai ketetapan dalam pengurusan izin dan 6 sedang diproses.

Lalu rahman mengatakan bahwa rahman ingin mengetahui lokasi mana yang telah memiliki izin dan yang belum memiliki izin sebab rahman menduga pembangunan tambak udang hari demi hari pembangunan tambak udang semakin banyak, ini hasil kami menyelidiki dan memantau dilapangan loh. Maka kami dengan tegas segara tertibkanndan segel tambak udang yang belum patuh dengan aturan sebab negara indonesia adalah negara hukum, ketika hukum tidak dipatuhi maka yakin sungguh huru-hara akan timbul.

Dalam menutup Aksi dan audiensinya rahman mengatakan beliau akan sampaikan permasalahan pembangunan tarok city dan tambak udang ilegal ini kepada instansi pemerintah yang lebih tinggi dan beliau pastikan kami akan tetap turun menyampaikan aspirasi masyarakat sebelum pemerintah memperhatikan masyarakat kami agar tidak ada penindasan , ini aspirasi kami dan masyarakat bukan bentuk penolakan atau perlawanan tetapi kami ingin kabupaten padang pariaman maju bersama sejahtera bersama dan makmur bersama.



Sumber

Baca Selengkapnya

Padang Pariaman

Yayasan Fisabilillah Bangun Surau Di Nagari Tandikek – siarminang.net

Yayasan Fisabilillah Bangun Surau Di Nagari Tandikek – Beritasumbar.com

Padang Pariaman,siarminang.net,-Acara peletakan batu pertama pembangunan mushalla Ar-Rasul, Korong Data Kampung Jambak, Nagari Tandikek, Kecamatan Patamuan Kabupaten Padang Pariaman, berjalan sukses dan khidmad, Kamis (31/12/2020).

Ketua Yayasan Fi Sabilillah Sumatera Barat, Hj. Suarni Alif, SH dalam sambutannya mengatakan, yayasan ini, baru terwujud tahun 2020 ini. Namun perencanaan untuk mendirikannya, sudah sejak 2 tahun silam. Pendirian yayasan ini, berawal dari saran dan masukan salah seorang kakak tertua Basyaruddin Alif, agar tanah peninggalan kakek dan nenek yang berna Ar-Rasul dan Zainab, dapat dimanfaatkan untuk mencari Ridha Allah Swt.

Masukan dan saran tersebut, diterima dengan baik oleh anggota keluarga beradik kakak dan anak dan sesuai dengan nama yayasan Fi Sabilillah, artinya, bergerak dalam jalan Allah, intinya semua kegiatan yayasan bertujuan untuk mencari kasih sayang Allah dan bukan untuk usaha bisnis.

Lebih jauh disampaikan Suarni Alif, yayasan ini bergerak dibidang sosial sosial, menyelenga=garakan pendidikan keagamaan, baik formal atau pun non formal dan mendirikan rumah ibadah, pondok pesantren serta madrasah. Selain itu juga menerima dan menyalurkan amal zakat, infak dan sedekah kaum muslimin dan muslimat.

“Alhamdulillah, pada hari ini kita mulai membangun rumah ibadah yaitu mendirikan mushalla berukuran 12×14 meter. Bangunan mushalla ini sampai seesai akan menelan biaya Rp. 500 juta rupiah, sebagai dana awal kami menghimpun sumbangan dalam keluarga. Kedepannya, kami sangat mengharapkan bantuan dan uluran tangan dari seluruh umat Islam dimana saja berada,” ujar Suarni Alif.

Ditambahkan Suarni Alif, diharapkan akan tumbuh menjadi pusat pendidikan keagamaan bagi masyarakat sekitarnya. Selain itu juga untuk dapat dipakai sebagai ibadah rutin (shalat berjemaah 5 watu ). Disamping itu dapat juga sebagai pusat aktitas pendidikan keagamaan bagi generasi muda, seperti Hafisd Al-Qur’an dan belajar kitab kuning.

Bupati Padang Pariaman, diwakili Sekcam Patamuan, Marjoni, memberikan apresiasi kepada pengurus Yayasan Fi Sabilillah Sumatera Barat, atas ini siatifnya untuk mendirikan rumah ibadah umat Islam ini. “Kami berharap, niat baik ini dapat didukung bersama-sama ,” ucapnya.

Ikut memberikan sambutan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Padang Pariaman, diwakili Kasi Bimas Adri Ahmad, s.Hi, Ketua MUI Padang Pariaman, H. Syofyan M, Tuanku Bandaro, KUA Patamuan, Kasmir, S.Ag dan Wali Nagari Tandikaek, Syaharuddin.
Terlihat hadir dalam acara itu, pemuka masyarakat Nagari Tandikek, Bujang Pandawa, SE, Bainsa, dan Babinkhamtibmas serta Ketua Bamus Nagari Tandikek, anggota majelis taklim.(aa/andra)



Sumber

Baca Selengkapnya

Padang Pariaman

Dilaporkan Kuasa Hukum Paslon 02, KPU Padang Pariaman Hormati Langkah Hukum – siarminang.net

Dilaporkan Kuasa Hukum Paslon 02, KPU Padang Pariaman Hormati Langkah Hukum – Beritasumbar.com

Padang Pariaman,siarminang.net,-Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Divisi Teknis Penyelenggaraan, Ory Sativa Sakban terkait dengan laporan kuasa hukum Paslon 02 Bupati dan Wakil Bupati Padang Pariaman Try Suryadi-Taslim, mengatakan , KPU Padang Pariaman menghormati langkah hukum atau langkah konstitusional yang ditempuh oleh Pihak Paslon 02 tersebut.

Hal itu disaampaikan Ory Sativa dalam menjawab pertanyaan wartawan Kamis (24/12/22020) melalui pesan WhatsApp nya.

Dijelaskan, KPU Padang Pariaman yakinkan seluruh pihak, bahwa KPPS telah menyelenggarakan Pemungutan dan penghitungan suara pada tanggal 9 desember 2020 dengan baik, dan sangat mengapresiasi Masyarakat Pemilih menggunakan hak pilihnya dengan taat protokol covid19, dan selanjutnya PPK dan KPU telah melakukan rekapitulasi secara berjenjang sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku.

Lebih jauh ditegaskan, KPU Padang Pariaman tengah mempelajari dengan seksama pokok permohonan pihak pemohon, dan tentu mempersiapkan banyak hal untuk menghadapi Gugatan pihak Paslon di MK.

Dimana beberapa hari belakang Kuasa Hukum Try Suryadi Paslon 02 Bupati dan Wakil Bupati Padang Pariaman dengan kuasa hukumnya Zulbahri, SH, telah melaporkan KPU Padang Pariaman ke Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, karena dianggap tidak adil dalam penyelenggaraan Pemilu Kada dan berat sebelah kepada Paslon 01 Bpati dan Wakil Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur – Rahmang.

Suhatri Bur saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu terkait laporan kuasa Hukum Try Suryadi-Tasli ke Bawaslu Sumatera Barat, mengatakan, kita hormati laporan tersebut dan kita tentu akan mempelajari terhadap laporan tersebut.

Menurut Suhatri Bur, sudah biasa saja lapor melapor dalam Pemilu Kepala daerah tersebut, karena semuanya dibuatkan lembaganya oleh Pemerintah, siapa yang merasa kurang puas dan mengaku dikibiri ada lembaga tempat melaporkannya.

“Kita hormati semuanya itu, semoga saja persoalan ini dapat diselesaikan dengan seadil adilnya oleh Bawaslu Provinsi Sumatera Barat dan kita sangat menghargai dan menghormatinya,” ujar Aciak melalui telepon selularnya.

Suhatri Bur, menghimbau kepada seluruh relawan Paslon 01 Suhatri Bur Rahmang, untuk menahan diri dan bersabar serta bersyukur kepada Allah Swt, atas kemenangan yang kita peroleh, jangan terlalu berova ria, karena hal itu dapat merusak perasaan tetangga sebelah.
“Kita tunggu Plene Kpu dalam penetapan Calon Bupati dan Wakil Bupati Padang Pariaman, semoga dapat berjalan dengan sukses dan lancar,” ulang Suhatri bur lagi.

Ungkapan senada juga disampaikan Tim Pemenangan Suhatri Bur Rahmang, H. Muslim Zein, SH, kepada seluruh tim pemenangan diharapkan bersabar, karena acara syukuran atas kemenangan belum dapat dilaksanakan, terkait dengan uud Covid 19.

“Muda-mudahan Suhatri Bur-Rahmang tetap menjadi Bupati dan Wakil Bupati Padang Pariaman, dalam Rekapitulasi KPU Padang Pariaman, Paslon 01 unggul dari Paslon 02 dan 03,” ucap Muslim Zein. (aa/andra)



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer