Connect with us

News

LKKS Sumbar Salurkan Paket Sembako kepada 229 Keluarga Dhuafa

LKKS Sumbar Salurkan Paket Sembako kepada 229 Keluarga Dhuafa


Rabu, 13 Juni 2018 – 18:25:25 WIB – 75

Ketua LKKS Sumbar Nevi Irwan Prayitno serahkan Sembako kepada KPM, Rabu, (13/6)

Pilwako Kota Padang 2018

PARIAMAN – LKKS Sumbar yang diketuai oleh Nevi Irwan Prayitno menyalurkan bantuan Sembako lebaran kepada sebanyak 229 orang keluarga kurang mampu di Balairuang Walikota Pariaman, Selasa, (12/6/2018).

Bantuan sembako ini diserahkan langsung oleh Ketua LKKS Provinsi Sumbar Nevi Irwan Prayitno didampingi Walikota Pariaman Mukhlis Rahman dan Reni Mukhlis selaku Ketua LKKS Kota Pariaman kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Dalam sambutannya, Nevi Ketua LKKS Sumbar mengatakan, kegiatan ini sudah disosialisasikan di berbagai daerah di Sumatera Barat, untuk daerah lainnya kami hanya memberi paket bantuan sembako hanya sekitar 100 paket saja tetapi khusus untuk Kota Pariaman diberikan bantuan sembako sebanyak 229 orang KPM.

“Bantuan ini tidak terlepas dari kerjasama dengan para donator yang terdiri dari yayasan maupun perusahaan besar seperti Wardah Cosmetic, PT Semen Padang, Bank Nagari, Universitas Baiturrahmah Padang dan berbagai donator lainnya yang tidak bisa disebutkan satu persatu,” terangnya.

Nevi berpesan, Agar di bulan suci ramadhan ini kita bisa saling berbagi terhadap saudara yang membutuhkan, salah satunya dengan bantuan sembako kepada keluarga kurang mampu ini dapat membantu dan mencukupi segala kebutuhan saudara kita dalam rangka menyambut hari raya Idul Fitri 1439 H tahun ini.

Sementara itu, Walikota Pariaman Mukhlis Rahman mengucapkan terimakasih kepada Nevi Irwan Prayitno selaku Ketua LKKS Sumbar yang telah memberikan bantuan sembako kepada keluarga kurang mampu yang ada di Kota Pariaman.

“Bantuan yang diberikan hari ini bukan dilihat dari nilainya, tapi yang terpenting keikhlasan kita dan rasa syukur kita dalam menerima apapun yang diberi, jika kita bersyukur pasti hidup akan bahagia,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama Sekretaris LKKS Provinsi Sumbar, Indarefis mengatakan, Penyerahan bantuan sembako untuk keluarga kurang mampu di Kota Pariaman pada tahun ini dibagikan untuk 229 orang, terdiri dari 225 penerima manfaat dan 4 orang untuk Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK).

Paket bantuan ini, lanjut indarefis, diberikan dalam rangka untuk berbagi kepada kaum duafa, sesuai dengan perintah Allah agar kita saling berbagi di bulan suci ramadhan ini dan apalagi dalam rangka menyambut hari raya Idul Fitri 1439 H.

“Semoga kedepan kegiatan ini sesuai dengan tuntutan di masyarakat dan ini tentunya berbasiskan data fakir miskin yang diolah oleh Ketua LKKS Kota Pariaman sendiri dan kita dari Provinsi mendapatkan paket bantuan ini dari berbagai sumber dana yang berbentuk dana CSR dari berbagai perusahan dan yayasan yang di Sumatera Barat,” pungkasnya.

Indarefis mengharapkan kedepan agar TKSK Kota Pariaman lebih banyak membuat jaringan kepada pihak-pihak yang kompeten, sehingga fakir miskin dapat berkurang jumlahnya dari tahun ke tahun, agar tercapai kesejahteraan hidup di masyarakat Kota Pariaman kedepannya. (rel/warman)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi

Tag: daerah,metro,pariaman,reliji,sosial,sumatra-barat

Relawan Indonesia Jokowi di Padang Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Relawan Indonesia Jokowi di Padang Turun ke Jalan Bagikan Takjil

PADANG – Relawan Indonesia Jokowi (Reliji) bersama BEM STIEPI Padang turun ke jalan membagikan takjil kepada para…

Pagi Tadi, Jemaah Tarekat Naqsabandiyah Padang Gelar Sholat Ied

Pagi Tadi, Jemaah Tarekat Naqsabandiyah Padang Gelar Sholat Ied

PADANG – Pemerintah masih akan menggelar sidang isbat besok untuk menentukan 1 Syawal 1439 H atau Lebaran 2018. Meski…

Tren Menjadi Pengemis Menjelang Lebaran

Tren Menjadi Pengemis Menjelang Lebaran

Oleh: Yudia Falentina, A.Md.

Bulan Ramadan merupakan bulan dimana segala amal perbuatan umat muslim dilipat gandakan…

Whita Trade Akan Jadikan Indonesia Kekuatan Ekonomi Syariah Dunia

Whita Trade Akan Jadikan Indonesia Kekuatan Ekonomi Syariah Dunia

BUKITTINGGI – President of Whita/Chairman of Whita Trade/Chairman of Whita Aplikasi Nusantara, Betha A.Djardjis…

Wisata Halal Berdasarkan Alquran

Wisata Halal Berdasarkan Alquran

Oleh : DR. (C) Abdullah Amrin, SE.,M.M.

Pengertian Wisata Halal

Kegiatan pariwisata timbul sejak adanya…





Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Pertimbangkan Aspirasi Rakyat! – Fadli Zon

Massa Desak Jokowi Bentuk TGPF, Fadli Zon: Pertimbangkan Aspirasi Rakyat!


Politikus Partai Gerindra Fadli Zon mendesak Presiden Joko Widodo untuk mempertimbangkan aspirasi masyarakat.

Fadli Zon meminta agar Jokowi membentuk Tim Gabungan Pencarian Fakta (TGPF) terkait kasus penembakan enam laskar FPI.

Hal itu dia sampaikan melalui akun Twitter @Fadlizon, Sabtu (19/12/2020) dini hari. Dia menanggapi sebuah artikel tentang massa yang mendesak Jokowi untuk segera membentuk tim independen pencari fakta kasus FPI.

Menurut dia, Jokowi perlu mempertimbangkan aspirasi masyarakat untuk kasus penembakan enam laskar FPI.

Pak Jokowi, mohon dipertimbangkan aspirasi masyarakat untuk dibentuknya TGPF kasus penembakan 6 anggota FPI,” cuitnya, dikutip Suara.com.

Fadli Zon menyebut pembentukan TGPF menjadi jalan tengah agar masyarakat dapat percaya bahwa keadilan masih ada.

“TGPF independen adalah jalan tengah agar masyarakat masih percaya bahwa jalan keadilan itu masih ada,” tukasnya.

Perlu diketahui, massa melakukan aksi 1812 pada (18/12/2020). Aksi tersebut dilakukan untuk menuntut penuntasan kasus penembakan enam laskar FPI.

Selain itu, dalam aksi tersebut massa meminta pembebasan Habib Rizieq Shihab yang tengah ditahan Polda Metro Jaya.

Saya menyarankan kepada Bapak Presiden agar segera membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta yang terdiri dari berbagai kalangan elemen bangsa,” ujar Fadli Zon dalam kanal Youtube Fadli Zon Official.

Dia mengatakan anggota TGPF berasal dari komnas HAM, aktivis HAM, perwakilan ulama seperti Majelis Ulama Indonesia atau ormas-ormas islam lain.

Sebab, menurut Fadli, kasus ini perlu diusut tuntas agar masyarakat tidak kehilangan rasa percaya terhadap hukum di Indonesia.

“Publik di-trushed ketidakpercayaan pada hukum. Karena hukum seperti yang sudah klise dan berulang-ulang kita katakan selalu tajam kepada yang dianggap sebagai lawan-lawan politik dan tidak pernah hukum itu berjalan atau tumpul kepada mereka yang dianggap sebagai pro pemerintah,” tuturnya.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Bagaimana Caranya Mencari ‘Keadilan’? – Fadli Zon

Fadli Zon Sebut Ideologi Komunis Ganas dan Kejam


Anggota DPR RI, Fadli Zon menyindir Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD terkait 6 Laskar FPI ditembak mati polisi.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu mempertanyakan cara mencari keadilan atas kematian 6 Laskar FPI di tangan polisi.

Awalnya Mahfud MD melalui akun Twitter miliknya menyebut bahwa memahami keadilan itu sulit untuk dilakukan.

Mahfud MD pun mengambil contoh pada sebuah kasus yang terjadi pada Fahri Hamzah melawan PKS.

Saat Mahkamah Agung (MA) menyatakan Fahri Hamzah menang Rp 30 miliar dari PKS, Fahri menyebut ada keadilan di Indonesia.

Namun, ketika kemenangan Rp30 miliar dibatalkan oleh Peninjauan Kembali (PK) di Mahkamah Agung, pastinya malah gantian politisi PKS Hidayat Nur Wahid menyebut putusan MA adil.

Cuitan tersebut lah yang pada akhirnya menuai banyak komentar dari publik, termasuk salah satunya memdapatkan komentar dari Fadli Zon yang mengaitkan keadilan tersebut dengan kasus kematian 6 Laskar FPI yang baru-baru ini terjadi.

Fadli Zon mempertanyakan cara mencari keadilan dalam kasus kematian enam anak buah Rizieq Shihab itu.

“Bagaimana caranya mencari ‘keadilan’ bagi enam anggota FPI yang dibunuh polisi?” kata Fadli Zon dalam akun Twitter-nya.

Tak hanya itu saja, bahkan Fadli Zon juga menyindir dengan adanya peluang merealisasikan sila kedua Pancasila yang berbunyi ‘Kemanusiaan yang Adil dan Beradab’.

“Ada peluang merealisasikan ‘Kemanusiaan yang Adil dan Beradab’?” ujar Fadli Zon.

Diketahui, sebanyak 6 Laskar FPI tewas dalam aksi penembakan di Jalan Tol Jakarta – Cikampek, pada Senin 7 Desember 2020.

Dan kemudian keenam anggota FPI yang tewas ditembak mati itu, jenazahnya telah dimakamkan pada Rabu 9 Desember pagi.

Yang mana pada saat itu lima jenazah dimakamkan di Megamendung, kabupaten Bogor, yakni Andi Oktiawan (33), Faiz Ahmad Syukur (22), Ahmad Sofiyan alias Ambon (26), Muhammad Suci Khadavi (21), dan Reza (20).

Dan sementara satu jenazah lainnya yakni Luthfil Hakim (25) dimakamkan di Cengkareng, Jakarta Barat.

Menurut kepolisian, insiden tersebut berawal saat anggota polisi tengah menyelidiki informasi adanya rencana pengarahan massa jelang pemeriksaan Rizieq terkait kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan.

Sehingga Pihak Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan mengikuti kelompok yang diduga simpatisan Rizieq.

Selanjutnya, ada dua kendaraan yang ditumpangi kelompok simpatisan Rizieq memepet kendaraan milik anggota kepolisian.

Diduga mereka sempat menembak ke arah kendaraan milik anggota polisi. Hingga akhirnya, kejadian itu membuat anggota polisi di lapangan mengambil tindakan tegas terukur.

Namun, kronologi dari kepolisian tersebut berbeda dengan kronologi versi FPI. FPI justru menuding polisi yang lebih dulu memepet mereka

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Tak Ada Terorisme Dalam Islam – Fadli Zon

Sambut Curhatan Fahri Soal Harga Tes Corona, Fadli Zon: Peluang di Tengah Kesempitan


Mantan Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon melontarkan kontra narasi atas wacana Terorisme yang cenderung dihubungkan dengan Islam.

Ia ungkap pendapatnya melalui laman twitter @fadlizon pada Jum’at tanggal 18 – Desember 2020.

Fadli menanggapi pernyataan polisi dalam sebuah pemberitaan yang mengungkap Jaringan Terorisme Jama’ah Islamiah.

Keterangan didalamnya memuat tentang pergerakan Jaringan Terorisme Jama’ah Islamiah (JI) yang telah menyebar di 20.067 kotak amal ke beberapa wilayah di Indonesia.

Ia tidak segan-segan menegaskan bahwa tidak ada di dalam ajaran Agama Islam itu mengenalkan tentang terorisme.

“Tak ada terorisme dalam Islam,” tegasnya.

Sebelumnya Fadli menyentil pewacanaan tentang terorisme menggunakan diksi yang unik yaitu jualan terorisme tak habis-habis.

“Jualan terorisme tak habis2,” katanya.

Pada cuitannya singkat tak lupa dia menyertakan hastag Lawan Islamofobia.

” #LawanIslamofobia,” tulisnya.

Postingan Fadli Zon dalam lamantwitternya mendapatkan 2.085 Likes dan 488 Retwitt dari Netizen.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer