Connect with us

News

MA PPM Al-Kautsar Muhammadiyah Tanjung Pati Terima Kunjungan Tim Asesor BAN-S/M Sumbar

MA PPM Al-Kautsar Muhammadiyah Tanjung Pati Terima Kunjungan Tim Asesor BAN-S/M Sumbar


Senin, 27 Agustus 2018 – 22:09:54 WIB – 36

Kunjungan tim asesor ban s/m, Sabtu (25/8)

LIMAPULUH KOTA — Pondok Pesantren Modern Al-Kautsar Muhammadiyah Tanjung Pati Kecamatan Harau Kabupaten Limapuluh Kota Sumbar menerima kunjungan Tim Asesor BAN-S/M, Sabtu, (25/8/2015).

Pantauan minangkabaunews.com, tim Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN S/M) tersebut terdiri dua orang.

Kedatangan mereka diterima oleh Kepala Madrasah Dafri bersama staf dan jajarannya di ruang pertemuan PPM Alkautsar

Mereka adalah Drs H. Dasril Ilyas (Mantan Kepala Kantor Kemenag kabupaten Pesisir Selatan dan DR Sadrianto (Pengawas sekolah Diknas pendidikan Kabupaten Pesisir Selatan).

Tujuan mereka ke MA PPM Alkautsar adalah untuk melakukan visitasi akreditasi MA Alkautsar.

Adapun akreditasi ini untukmengukur kualitas dan kelayakan sebuah sekolah atau madrasah.

Asesor BAN Sekolah/Madrasah Sadrianto mengatakan, “Alhamdulillah, kami salut dan bangga dengan pencapaian Al-Kautsar, secara umum bukti fisik dan dokumennya sudah bagus dan lengkap”, kata Sadrianto salah seorang asesor.

“Semoga ke depan bisa lebih ditingkatkan lagi. Kami yakin PPM Al-Kautsar bisa menjadi lembaga pendidikan Islam rujukan untuk wilayah Sumatera Barat,” Imbuhnya.

Tambahnya, PPM Alkutsar berhasil membuktikan sebagai madrasah yang patut ditiru sekolah lainnya.

“Alhamdulillah, sudah bagus, saya akan promosikan ke sekolah-sekolah lain, Jika mau studi banding datanglah ke Al-Kautsar,” ungkapnya.

Kepala Madrasah Alkautsar Dafri Harweli mengatakan “Tahun ini, Madrasah Aliyah Al-Kautsar melakukan akreditasi perdana. Mudah-mudahan hasilnya memuaskan dan membanggakan,” tutur Dafri Harweli selaku kepala Madrasah.

“Kami yakin dan optimis hasilnya akan memuaskan. Karena kita sudah siapkan semua dokumen bukti fisik sejak dari tiga tahun lalu.

“Sejak MAS Al-Kautsar berdiri. Kita sudah isi aplikasi Sispena dan sudah kita lihat perkiraan hasil nilainya. Makanya kita optimis hasilnya akan memuaskan. Segala usaha sudah kita lakukan. Dan selama dua hari ini Tim Asesor sudah melihat langsung dan melakukan validasi terhadap dokumen-dokumen yang ada. Termasuk meninjau seluruh ruang yang ada, mulai dari kantor kepala, ruang wakil kepala, kantor majelis guru, ruang kelas BK, UKS, Labor, perpustakaan sampai asrama,” tutupnya. (RI)

Polling Capres cawapres 2019-2024

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi

Tag: limapuluh-kota,pendidikan

Tiba-tiba Sidak ke Ruangan Bagian Humas, Bupati Pasbar Syahiran Lakukan Hal Ini

Tiba-tiba Sidak ke Ruangan Bagian Humas, Bupati Pasbar Syahiran Lakukan Hal Ini

PASAMAN BARAT – Bupati Pasaman Barat (Pasbar). Syahiran, Kamis (9/8/2018) sekira pukul 14.30 Wib tiba-tiba menyambangi…

Pastikan HUT Padang 349 Spesial, Sekwan Lakukan Sejumlah Persiapan

Pastikan HUT Padang 349 Spesial, Sekwan Lakukan Sejumlah Persiapan

PADANG – Meriahkan HUT Kota Padang ke-349, DPRD dan Pemko Padang akan menggelar rapat paripurna sidang istimewa di Aula…

Sandiaga Disebut Langgar Komitmen Seperti Jokowi, Begini Tanggapan Santai Anies

Sandiaga Disebut Langgar Komitmen Seperti Jokowi, Begini Tanggapan Santai Anies

POLITIK – Gubernur DKI Anies Baswedan berbicara tentang janjinya mengabdi di Jakarta bersama Sandiaga Uno. Apa jawaban…

14 Atlet Sumbar Perkuat Indonesia di Ajang Asian Games 2018, Kadispora Sumbar Beri Support

14 Atlet Sumbar Perkuat Indonesia di Ajang Asian Games 2018, Kadispora Sumbar Beri Support

JAKARTA – Sebanyak 14 atlet Sumatera Barat dipanggil mengikuti Pelatnas untuk memperkuat tim Indonesia diajang Asian…

HUT Padang ke-349 adalah Suksesi Menuju Kota Metropolitan yang Maju dan Sejahtera

HUT Padang ke-349 adalah Suksesi Menuju Kota Metropolitan yang Maju dan Sejahtera

PADANG — DPRD Kota Padang menggelar Sidang Paripurna Istimewa dalam rangka HUT ke 349 Kota Padang, di Aula Sidang…

(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/id_ID/sdk.js#xfbml=1&version=v2.8&appId=1208534375853801”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Fadli Zon Beri Kritik Soal Anggaran Dana Kartu Prakerja – Fadli Zon

Juliari Korupsi Bansos, Fadli Zon: Kesempatan Bikin Orang Jadi Maling


Politikus Partai Gerindra Fadli Zon tak henti-hentinya memberikan kritik kepada pemerintah. Kali ini, ia mengkritik terkait anggaran penambahan Rp 10 triliun untuk Program Kartu Prakerja yang disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Ia menilai program itu hanya buang-buang uang saja dan seharusnya program tersebut bisa diberikan pemerintah secara gratis, apalagi kini masyarakat banyak terdampak ekonomi akibat pandemi Covid-19. 

Ini Program Kartu Prakerja tak jelas, buang-buang uang untuk pelatihan padahal bisa gratis,” kata Fadli di akun Twitternya yang dilihat Selasa, 20 Juli 2021.

Alih-alih digelontorkan untuk program tersebut, menurutnya lebih baik anggaran tersebut bisa dipakai untuk memberikan bantuan uang tunai terhadap masyarakat yang terkena PHK. 

elain itu anggaran Rp 10 triliun juga dikatakan Fadli bisa diberikan untuk tenaga kesehatan dalam bentuk intensif dan kebutuhan rumah sakit lainnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan dengan ditambahnya anggaran senilai Rp 10 triliun, diharapkan peserta program Kartu Pra Kerja dapat meningkat hingga 2,8 juta orang. Totalnya, pemerintah sudah menggelontorkan Rp 30 triliun untuk Program Kartu Pra Kerja dengan 8,4 juta peserta yang terlibat.

Perempuan yang kerap di sapa Ani itu mengatakan penambahan anggaran program Kartu Pra Kerja itu berdasarkan hasil survei internal. Adapun harapannya penambahan anggaran tersebut bisa membantu masyarakat yang sedang mencari kerja ataupun terkena PHK

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Buang-buang Uang, Sebaiknya Bayar Insentif Nakes! – Fadli Zon

Fadli Zon Sebut Kebijakan Bansos COVID-19 Bermasalah Sejak Awal


Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon mengatakan, Program Kartu  Prakerja merupakan program yang hanya buang-buang uang. Oleh sebab itu, dia mengkritik keras ketika pemerintah mengumukan akan menambah Rp10 triliun untuk program tersebut.

Penambahan anggaran itu diklaim pemerintah sebagai upaya memberikan bantuan kepada masyarakat yang kehilangan pekerjaan akibat pandemi Corona Virus Desease 2019 atau COVID-19. Fadli Zon menilai, seharusnya pelatihan itu bisa diberikan pemerintah secara cuma-cuma.

“Ini Program Kartu Prakerja tak jelas, buang-buang uang untuk pelatihan padahal bisa gratis,” kata Fadli Zon melalui akun Twitternya @fadlizon pada Minggu (18/07/2021).

Alih-alih digelontorkan untuk program tersebut, menurutnya lebih baik anggaran bisa dipakai untuk memberikan bantuan uang tunai terhadap masyarakat yang terkena PHK. Selain itu anggaran Rp10 triliun juga dikatakan Fadli Zon bisa diberikan untuk tenaga kesehatan dalam bentuk intensif dan kebutuhan rumah sakit lainnya.

“Sebaiknya uang Kartu Prakerja langsung diberikan pada mereka yang terkena PHK atau kasih insentif nakes dan bayar utang rumah sakit,” tuturnya.

Sebelumnya disebutkan, Pemerintah akan menambah anggaran untuk program Kartu Prakerja hingga Rp10 triliun sebagai bagian dari perlindungan sosial selama pandemi COVID-19. Semula, pemerintah menganggarkan Rp20 triliun untuk program tersebut dengan sasaran 5,6 juta orang peserta.

“Kami akan tambahkan Rp10 triliun lagi, sehingga program Kartu Prakerja tadi bisa menambah 2,8 juta peserta, sehingga total anggaran menjadi Rp30 triliun dengan total 8,4 juta,” ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers virtual, Sabtu (17/07/2021). 

Lebih jauh Sri Mulyani memaparkan, kenaikan anggaran tersebut karena hasil survei menunjukkan bahwa program terbukti cukup membantu para pencari kerja atau yang terkena PHK selama pandemi COVID-19. 

Mekanisme program Kartu Prakerja tambahan ini masih sama seperti yang dilakukan sebelumnya. Setiap penerima akan mendapatkan biaya pelatihan sebesar Rp1 juta dan mendapatkan insentif Rp600 ribu per bulan untuk 4 bulan.

Adapun total jumlah bantuan yang didapatkan sebesar Rp2,4 juta. Tiap peserta juga akan mendapatkan dana sebesar Rp50 ribu setiap kali mengisi survei.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Ngawur Mana Militernya? – Fadli Zon

Dana Haji Mau Dipakai Perkuat Rupiah, Tanya Fadli Zon: Pemilik Dana Rela Uangnya Dipakai?


Anggota DPRI RI Fraksi Partai Gerindra, Fadli Zon mengkritik pernyataan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy.

Dalam pernyataannya, Muhadjir menyebut Indonesia berada di kondisi darurat militer dalam menangani pandemi Covid-19.

Melalui akun Twitter–nya, @fadlizon, Fadli Zon menilai pernyataan Muhadjir asal-asalan alias ngawur.

Ia menyesalkan penggunaan istilah darurat militer dalam pernyataan Menko PMK ini.

Pernyataan ini ngawur, kok bisa mengatakan sekarang darurat militer. Mana militernya ?” tulis Fadli Zon, Sabtu (17/7/2021).

Menurutnya, pernyataan dari Muhadjir menambah bukti, koordinasi pemerintah penanganan Covid-19 yang kurang. https://d-1023473858618586686.ampproject.net/2107030008001/frame.html

Sirkus pernyataan ini hanya menambah daftar kurangnya konsep n pengetahuan elementer plus koordinasi penanganan covid,” katanya.

Selain Fadli Zon, kritik juga datang dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Wakil Ketua PKS Sukamta, pernyataan Menko PMK ngawur dan semakin menunjukkan pemerintah masih gagal membangun koordinasi di internal mereka.

“Sudah hampir satu setengah tahun pandemi covid, masih saja pejabat pemerintah buat pernyataan-pernyataan yang membingungkan dan tidak punya pijakan hukum yang jelas,” katanya kepada Tribunnews, Minggu (17/7/2021).

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer