Connect with us

NASIONAL

Maharnis Zul, Jadikan Payakumbuh Kota Tujuan – siarminang.net

Maharnis Zul, Jadikan Payakumbuh Kota Tujuan – Beritasumbar.com

Payakumbuh,siarminang.net,- Untuk meningkatkan Pariwisata di Kota Payakumbuh, Ketua Komisi B DPRD Kota Payakumbuh, Maharnis Zul, memboyong anggotanya di Komisi B ke Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Payakumbuh, Selasa 26 Januari 2020. Dalam Kunjungan itu, ia meminta kepada jajaran dinas setempat untuk meningkatkan pengawasan dan keamanan terhadap objek wisata Ngalau Indah.

Untuk mewujudkan kenyamanan dan keamanan bagi para wisatawan yang berkunjung ke lokasi objek wisata di Kota Payakumbuh terutama Goa Ngalau Indah dari pemalakan dan premanisme, Maharnis Zul berharap kepada pihak Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Payakumbuh sebagai pihak pengelola objek wisata tersebut, untuk menghadirkan tenaga keamanan di objek wisata Ngalau Indah tersebut.

“Tapi jangan pula sampai terjadi nanti, pangar makan tanaman. Artinya, jangan petugas keamanan yang melakukan aksi tidak terpuji seperti pemalakan. Jika ada pengunjung melakukan kesalahan melanggar norma,cukup ditegur saja dan jangan sampai terjadi pula tindak pemalakan atau pemerasan,” harap Maharnis Zul.

Maharnis Zul juga menyatakan bahwa sekaitan adanya kebijakan Pemko Payakumbuh akan menyerahkan pengelolaan eks kantor Balaikota Payakumbuh di Bukik Sibaluik, untuk disulap menjadi hotel, meski sudah direkomendasikan DPRD. Namun sejauh ini masih ada komplain dari warga Balai Panjang terkait persoalan tanah yang stastus pinjam pakai.

“Pada prinsipnya, Komisi B DPRD Kota Payakumbuh memberikan dukungan adanya kebijakan Pemko akan menjadikan eks bangunan kantor Balaikota Bukik Sibaluik itu untuk hotel maupun kampus Perguruan Tinggi. Yang penting, jangan jadikan Kota Payakumbuh sebagai kota transit namun jadikanlah kota ini sebagai kota tujuan. Artinya, hadirkan hotel bintang tiga dengan fasilitas bintang lima. Sehingga dengan majunya daerah Kota Payakumbuh sebagai dawrah tujuan, akan berdampak kepada aspek ekonomi masyarakat dan tumbuh kembangnya UMKM dan industri rumah tangga,” ujar Maharnis Zul.

Pada kesempatan tersebut, Maharnis Zul juga menginformasikan kepada jajaran Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Payakumbuh bahwa, untuk melestarikan cagar budaya yang ada di Kota Payakumbuh, utamanya keberadaan Rumah Gadang yang ada di Empat Balai. Pihaknya sudah pernah melakukan koordinasi dengan Kementrian Pariwisata Ekonomi Kreatif terkait bantuan dana untuk rehabisitasi terhadap rumah gadang tersebut.

Namun dari pihak kementrian diperoleh penjelasan bahwa dana bantuan untuk budaya di lembaga Kemenekraf tersebut minim, maka harapan untuk mendapatkan dana bantuan rumah gadang tersebut belum dapat diwujudkan.

Sementara itu Ketua DPRD Kota Payakumbuh, Hamdi Agus yang ikut serta dalam kunjungan kerja Komisi B ke Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Payakumbuh itu menyampaikan harapan agar Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Payakumbuh terus menggali potensi wisata yang ada di Daerah ini. Meskipun kondisi daerah ini masih pandemi, kiranya perlu melakukan inovasi baru dengan menciptakan icon-icon baru seperti yang telah dilakukan Walikota Payakumbuh, Riza Falepi, dengan melakukan normalidasi Batang Agam.

“Kedepannya, Pemko sudah merencanakan akan melanjutkan pembangunan normalidasi Batang Agam mulai dari jembatan Balai Panjang sampai jembatan Tanjung Pauh. Jika pembangunan normalidasi Batang Agam tersebut sudah terealisasi, maka panjang jalan kiri dan kanan sepanjang aliran Batang Agam mencapai 24 kilomoter. Sedangkan lahan kosong disepanjang aliran Batang Agam sepanjang kawasan normalisasi akan diusulkan menjadi hutan kota. Dan tentunya, kehadiran Batang Agam akan menjadi objek wisata baru yang akan menjanjikan datangnya para wisatawan untuk berkunjung,” sebut Hamdi Agus.

Sedangkan anggota Komisi B, Yernita, berharap kepada jajaran Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Payakumbuh untuk menjadikan kota ini sebagai daetah tujuan.

“Upayakan Kota Payakumbuh menjadi kota prioritas di Sumbar sebagai daerah kunjungan,” pinta srikandi Partai Gerindra tersebut.

Pada kesempatan tatap muka dengan anggota Komisi B DPRD Kota Payakumbuh itu, Kadis Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Payakumbuh, Desmon Corina didampingi para Kabid, Riswandi, Jebri Abdi, Delni Putra dan Doni Saputra, menyampaikan apresiasi kepada anggota Komisi B DPRD Kota Payakumbuh yang telah memberikan masukan, dorongan, saran dan kritikan kepada Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Payakumbuh untuk terus melakukan inovasi, agar dunia kepariwisataan dan kebudayaan daerah ini maju dan berkembang.

“Sarana dan prasarana pariwisata di Kota Payakumbuh terus ditingkatkan, baik kualitas maupun jumlahnhya. Namun demikian pengelolaan kolam renang Ngalau Indah masih ada kendala soal ketersedian air yang masih mengandalkan air milik PDAM. Disparpora Payakumbuh berharap, adanya kajian terkait sumber sumber air yang bisa dimanfaatkan untuk kebefadaan kolam renang tersebut. Sejauh ini sumber air tersebut sudah ada di sekitar lokasi, namun perlu kajian izin pemakaian air tanah,” sebut Desmon Corina.

Desmon Corina juga mengungkapkan bahwa potensi wisata kuliner sangat berkembang di Kota Payakumbuh. Dengan potensi wisata kuliner tersebut diharapkan Kota Payakumbuh bukan lagi sebagai kota persinggahan tetapi akan menjadi kota kunjungan.

“Untuk mendukung pekembangan sektor parisiwata di daera ini, Disparpora Payakumbuh telah meningkatkan sektor wisata perkotaan seperti Payakumbuh Bugar, Batang Agam dan Pentas Seni di objek wisata serta iven-iven rutin. Kita berharap keberadaan pentas-pentas yang ada dimanfaatkan untuk tempat latihan atau mengisi kegiatan lainnya. Minimal 1 kali dalam sebulan. Tujuannya untuk menarik kunjungan,” ujarnya. (Relis)



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NASIONAL

Bupati Sijunjung Pimpin Apel Gabungan, 198 Personil Ditugaskan Amankan Lebaran – siarminang.net

Bupati Sijunjung Pimpin Apel Gabungan, 198 Personil Ditugaskan Amankan Lebaran – Beritasumbar.com

Sijunjung, siarminang.net – Untuk melihat kesiapan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Bupati Sijunjung Beeny Dwifa Yuswir memimpin langsung ‎Apel gelar pasukan dalam rangka operasi Ketupat Singgalang 2021 di mapolres setempat, Rabu (5/5).

Benny menyebutkan untuk wilayah hukum Polres Sijunjung sebanyak 198 orang personel gabungan ditugaskan menjaga dua titik posko pengamanan. Pos terpadu keamanan juga termasuk Tim Satgas Covid-19.

“Pertama di Simpang Tiga Tanjung Ampalu dan kedua Pos Sekat Timbangan Kamang Baru. Posko beroperasi mulai 6 Mei sampai 24 Mei 2021,” katanya.

Adapun personil yang ditugaskan diantaranya anggota Polri 75, TNI 30, Setkom Mitra 10, Dinkes 15, Satpol PP 20, Dishub 20, Dinas PUPR 4, BPBD 4 termasuk 10 anggota Brimob.

Bupati Sijunjung saat membacakan amanat tertulis Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa apel gelar pasukan dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan akhir pelaksanaan Operasi Ketupat 2021 dalam rangka pengamanan hari raya Idul Fitri 1442 H, baik aspek personel maupun sarana prasarana serta keterlibatan unsur terkait seperti TNI, Pemda, dan mitra kamtibmas lainnya.

Beberapa poin penting dalam sambutan kapolri itu, diantaranya menjamin ketersediaan bahan pokok dan pengendalian harga, melakukan koordinasi dengan satgas covid serta pengawasan secara ketat terhadap tempat-tempat wisata dengan membatasi jumlah pengunjung hanya 50%.

Kemudian juga berbagai gangguan stabilitas terhadap kamtibnas berupa aksi serangan teror baik kepada masyarakat maupun kepada personel maupun markas Polri patut diantisipasi. Bahkan berbagai keresahan masyarakat seperti pencurian, perampokan, penjambretan, begal, premanisme, intoleransi, hingga kekerasan tetap menjadi pontensi keresahan yang harus diantisipasi secara optimal. 

Selanjutnya meningkatkan aktivitas yang bisa memicu naiknya potensi kejahatan.Kondisi ini yang perlu kita cermati secara seksama jangan sampai kecolongan.

Peningkatan intensitas kegiatan masyarakat akan memunculkan potensi meningkatnya potensi kejahatan konvensional seperti perkelahian, pencurian, pekat, miras, pencopetan dan sebagainya, demikian diantara pokok-pokok penegasan kapolri yang dibacakan Bupati Beny..

Kapolres Sijunjung AKBP Andry Kurniawan meminta anggotanya untuk mengedepankan dialog dengan para pemudik, kalau mereka memenuhi persyaratan sesuai dengan protap protokol kesehatan Covid-19, maka perlu diberi akses untuk pulang kampung.

“Mereka yang tidak memenuhi persyaratan yang sudah ditentukan tersebut, sebaiknya disuruh putar balik supaya tidak menimbulkan bencana di daerah ini,” katanya.

Kemudian ia menghimbau kepada Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat, apabila ada sanak saudara kita yang pulang dari rantau, supaya dipantau juga aktifitas mereka, jangan sampai mereka membuat klaster baru penyebaran virus covid di daerah ini, jika perlu dilakukan isolasi mandiri di rumahnya.

Andry mengajak masyarakat apabila melihat perkembangan situasi yang kurang baik di lingkungan masing-masing, agar segera melaporkan ke polisi jika mengetahui adanya kegiatan-kegiatan yang menimbulkan potensi keributan oleh ormas atau kelompok-kelompok tertentu.

“Jangan gara-gara hal sepele menjadi masalah besar. Untuk itu, seluruh personel yang terlibat dalam operasi ketupat 2021, selalu membaur dengan lingkungan dengan baik,” katanya. Pihaknya berharap melalui apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2021 ditingkatkan sinergi Polres dengan instansi terkait, dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan idul fitri 1442 H. (Alim)



Sumber

Baca Selengkapnya

bnpt

BNPT Dianugerahi Gatra Innovation Awards 2021 Atas Rilis BNPT TV – siarminang.net

BNPT Dianugerahi Gatra Innovation Awards 2021 Atas Rilis BNPT TV – Beritasumbar.com

Jakarta (siarminang.net) – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dianugerahi Gatra Innovation Awards 2021 atas Inovasi Edukasi, Kontraradikalisme, dan Deradikalisasi Melalui BNPT TV. Gatra Innovation Awards tahun ini mengangkat tema ‘Inovasi Nyata Membangkitkan Asa Masyarakat’, digelar secara daring pada Jumat, 30 April 2021.

Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar mengatakan, inovasi BNPT TV yang sengaja dibuat di tengah kondisi pandemi Covid-19. Terobosan ini diharapkan dapat menjadi sarana edukasi dalam kontraradikalisme dan deradikalisasi yang dilaksanakan oleh BNPT.

“Diharapkan mampu meningkatkan dan membuka wawasan dan pemahaman masyarakat terkait dengan fenomena penyebarluasan paham ideologi terorisme yang hari ini terjadi dalam masyarakat kita,” kata Boy Rafli.

BNPT membentuk sebuah platform TV digital dan website yang menyampaikan informasi seputar BNPT dan pesan-pesan kebangsaan, seperti persatuan, kebhinekaan, toleransi, dan cinta Tanah Air yang ditampilkan dalam bentuk konten-konten kreatif. Upaya melawan propaganda radikalisme, intoleran, dan terorisme, bagaimanapun tidak bisa dilakukan sendiri agar hasilnya lebih maksimal. Harus ada kerja sama yang melibatkan seluruh unsur, seperti media massa dan pengguna media sosial.

Tontonan inspiratif yang disajikan terdiri dari berbagai tema. Masing-masing tema dikemas dalam berbagai bentuk, mulai dari program berita dan informasi, talkshow, dokumenter, hingga drama. BNPT TV resmi diluncurkan pada Desember 2020 lalu, dan kini sudah bisa diakses melalui https://tv.bnpt.go.id/.

Boy berharap, BNPT TV dapat terus memberikan informasi yang positif dan selalu menjadi sarana dalam memberikan inspirasi kepada seluruh masyarakat luas dalam upaya bersama membangun dan mencerdaskan kehidupan bangsa dan negara.

(Dilaporkan oleh Muhammad Fadhli)



Sumber

Baca Selengkapnya

NASIONAL

Bersama Forkopimda, Bupati Kunjungi Warga Terdampak Bencana Banjir – siarminang.net

Bersama Forkopimda, Bupati Kunjungi Warga Terdampak Bencana Banjir – Beritasumbar.com

Limapuluh Kota,siarminang.net,-Pasca banjir di Nagari Manggilang, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Bupati Lima Puluh Kota Safaruddin DT. Bandaro Rajo bersama dengan unsur Forkopimda meninjau langsung lokasi banjir dan menyerahkan bantuan kepada warga terdampak.

“Kami mohon maaf karena baru bisa datang ke sini (Manggilang) karena kami melakukan tes COVID-19 dan sekarang hasilnya negatif makanya kami baru bisa datang ke sini untuk meninjau dan menyerahkan bantuan,” kata Safaruddin di Manggilang, Sabtu,(1/5/2021).

Ia mengatakan bantuan yang diserahkan memang dinilai belum mencukupi dan tidak menjadi hal yang utama yang dibutuhkan warga Nagari Manggilang yang terdampak banjir.

“Ini merupakan ujian kita bersama, bencana tidak ada yang menginginkan. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi warga Nagari Manggilang,” ujarnya didampingi Dandim 0306 Lima Puluh Kota Letkol Kav. Ferry Lahe dan Kapolres Lima Puluh Kota AKBP Trisno Eko Santoso.

Bantuan yang diserahkannya bersama dengan Kepala BPBD Lima Puluh Kota Joni Amir tersebut, berupa alat dapur, alat bayi, alat kebersihan keluarga, baju ibu-ibu, terpal, beras, telur, mie instan dan air mineral.

Menurutnya, hal yang terpenting bagi warga yang terdampak banjir kali ini adalah kepastian agar banjir tidak terulang lagi di waktu-waktu ke depannya.

Dikatakan Bupati, pihaknya akan melaksanakan survei untuk memastikan penyebab dari banjir di Nagari Manggilang yang sudah berlangsung dalam waktu yang cukup lama.

“Sebelumnya itu di sini (Manggilang) sudah ada perencanaan detailnya (DED) untuk diajukan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tapi proposal nya tidak kunjung sampai dan membuat anggaran dari pusat tidak turun yang besarannya kurang lebih Rp30 milliar,” kata dia.

Oleh sebab itu, ke depan pihaknya akan segera menindaklanjuti DED yang sudah ada tersebut dan diharapkan bisa menjadi jawaban dari masalah banjir di Nagari Manggilang.

“Kita akan berusaha agar banjir ini dapat diatasi, jangan sampai nantinya banjir jadi menimbulkan korban jiwa dan tentunya kerugian materil yang lebih banyak,” ujarnya.

Selanjutnya dia meminta Wali Nagari setempat untuk mendata secara lengkap warga yang terdampak tahun ini dan dilengkapi dengan data-data banjir tahun-tahun sebelumnya.

Sementara itu, Wali Nagari Manggilang Ridwan mengatakan pada banjir yang terjadi pada Kamis (29/4) malam tersebut membuat sekitar 141 rumah warga terendam banjir.

“Dan ada 50 unit rumah yang dapurnya hanyut dan rusak berat. Diperkirakan itu kerugiannya mencapai Rp1,5 milliar. Diharapkan nanti ada tindak lanjut untuk bangunan warga kita yang rusak,” tutup Wali Nagari.



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer