Connect with us

Ekonomi

Management Telkomsel Hadir Layani Pelanggan di GraPARI

Management Telkomsel Hadir Layani Pelanggan di GraPARI


GM Sales Regional Sumbagteng Ihsan, memberikan pelayanan langsung kepada pelanggan di moment HUT ke 23 tahun Telkomsel. (*)

PEKANBARU –  Telkomsel fokus untuk selalu melayani kebutuhan 192 juta pelanggan yang telah memberikan kepercayaannya, hari ini seluruh jajaran Management Telkomsel Regional Sumbagteng turun langsung melayani pelanggan di kantor layanan GraPARI Graha Merah Putih Telkomsel jalan Jendral Sudirman kota Pekanbaru.

Melengkapi komitmen Telkomsel dalam menghadirkan inovasi pelayanan pelanggan, Telkomsel menyediakan channel pelayanan terbaru untuk meningkatkan kenyamanan dan kemudahan pelanggan yakni My GraPARI yang merupakan media pelayanan Walk In Telkomsel yang bersifat digital dan dapat diakses secara mandiri (self-service) oleh pelanggan baik di GraPARI (Pusat Layanan Telkomsel). Dengan layanan ini pelanggan akan mendapatkan layanan fisik dan non fisik yang berupa informasi, permintaan, pengaduhan keluhan dan pembelian produk Telkomsel.

Para Management Telkomsel Regional Sumbagteng secara langsung ikut melayani pelanggan di GraPARI Graha Merah Putih kota Pekanbaru sejak pagi hari. Hal ini dilakukan untuk ikut memberikan layanan terbaik kepada pelanggan yang datang ke GraPARI Telkomsel, adapun management Telkomsel yang ikut melayani adalah General Manager Sales Region Sumbagteng Ihsan dan Para senior Leaders yang berlokasi di Regional Sumbagteng. Kegiatan melayani pelanggan ini merupakan bagian dari rangkaian HUT ke 23 Tahun Telkomsel Untuk Indonesia Gemilang.

Ihsan mengatakan, kegiatan management Telkomsel melayani ini merupakan salah satu upaya Telkomsel untuk semakin dekat dengan pelanggan. Kami sadar bahwa customer satisfaction merupakan kata kunci untuk menjadi yang terbaik dalam menjalankan industri jasa telekomunikasi.

“Kami juga selalu menekankan nilai customer intimacy kepada seluruh karyawan Telkomsel sebagai pedoman dalam melayani pelanggan. Kegiatan management melayani juga dilakukan GraPARI Padang, Batam dan Dumai” papar Ihsan.

Hingga saat ini Telkomsel di wilayah Regional Sumbagteng memiliki 35 GraPARI yang merupakan pusat pelayanan pelanggan yang tersebar di wilayah Pekanbaru, Batam, Padang dan Dumai. Untuk memberikan pengalaman mobile digital lifestyle terbaik kepada para penggunanya, Telkomsel menyediakan GraPARI Virtual yang siap untuk menjawab berbagai permintaan informasi seputar produk dan layanan Telkomsel dari pelanggan kapan pun dan di mana pun. Layanan mandiri (self-service) yang dikembangkan bersama Accenture ini dapat diakses oleh pelanggan melalui berbagai social chat platform, yakni LINE, Facebook Messenger, dan Telegram.

Dalam melayani pelanggan, GraPARI Virtual Telkomsel dapat menjawab berbagai permintaan informasi dari pelanggan, di antaranya informasi mengenai lokasi GraPARI terdekat, cara upgrade 4G, informasi paket aktif dan berlangganan, informasi tagihan, infomasi PIN T-Care, dan juga informasi PUK. Di sisi lain, GraPARI Virtual juga memungkinkan pelanggan untuk memperoleh solusi layanan, seperti berlangganan paket, pembelian pulsa, membayar tagihan, serta melakukan redeem POIN. (aci)



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekonomi

Pascagempa Sulbar, Seluruh Perantau Minang Sudah di Pengungsian –

Update Gempa M6,2 Sulbar, 84 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia


PADANG – Perantau Minang menjadi korban gempa di Sulawesi Barat sudah berada di pengungsian. Dari sekitar 200 lebih kepala keluarga (KK) perantau Minang yang ada di sana tidak ada korban jiwa.

“Alhamdulillah tidak ada perantau kita yang meninggal akibat bencana gempa di Sulbar. Yang rumah rusak ada, tapi mereka sudah berada di pengungsian,” sebut Kepala Biro Kerjasama Rantau dan Administrasi Pembangunan Setdaprov Sumbar, Luhur Budianda Senin (18/1).

Dikatakannya, sejak gempa melanda Sulawesi Barat Pemprov Sumbar terus memantau perkembangannya. Terutama warga perantau Minang yang ada di sana.

“Kita langsung kumpulkan informasi, dengan menghubungi yang bisa dihubungi. Hanya saja diawal terjadi bencana komunikasi langsung ke lokasi terputus,”ungkapnya.

Meski begitu, hingga kini belum ada rencana Pemprov Sumbar untuk mengirim bantuan. Karena, kondisi lokasi bencana masih sulit diakses. Selain itu, untuk mencapai Mamuju memakan waktu sekita 8 jam dari Makassar, Sulawesi Selatan.

“Belum ada arahan dari pimpinan, kalau sekarang mendistribusikan barang juga sulit,”ujarnya.(yose/yuke)

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘{your-app-id}’,
cookie : true,
xfbml : true,
version : ‘{api-version}’
});

FB.AppEvents.logPageView();

};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

Ekonomi

Tanah tidak Diblokir, BPN Padang tak Juga Proses Permohonan Warga –

Tanah tidak Diblokir, BPN Padang tak Juga Proses Permohonan Warga


PADANG – Anggota DPRD Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman mempertanyakan niat Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Padang tidak mau memproses permohonan warga terhadap tanah bekas sengketa Kaum Makboet. Sementara tanah tersebut tidak diblokir lagi.

“Jujur saya kaget mendengar BPN Padang ikut menghalang-halangi proses pengurusan tanah warga yang berada pada bekas sengketa Makboet itu. Apa alasannya, sampai sekarang mereka juga tidak menjelaskan dengan pasti, tapi semua permohonan baik pemberian hak atau peralihan atas tanak tidak mereka proses, ini saja di blokir,” Sebut Sekretaris Forum Nagari Tigo Sandiang ini.

Mendapatkan kabar itu, dirinya akan meminta DPRD Sumbar memanggil BPN Padang untuk menjelaskan maksudnya tersebut. Karena kebijakan BPN Padang tersebut sudah merugikan masyarakat sebagai pemilik tanah.

“Ini apa maksud BPN itu, diblokir tidak, sengketa perdata tidak ada. Tapi permohonan warga tidak diproses, itu sudah melanggar tugasnya sebagai lembaga yang melayani masyarakat dalam pertanahan,” Sebutnya.

Bahkan, Anggota DPRD dari Partai menilai ada maksud tertentu dari BPN Padang yang dapat merugikan warga. Padahal tidak ada persoalan hukum yang dapat mengahalangi warga untuk mendapatkan pelayanan pertanahan.

“Saya akan minta DPRD Sumbar memanggil BPN ini, mereka harus memberikan penjelasan,” Ujarnya.

Diterangkannya, sebelumnya memang ada sengketa tanah seluas 765 hektar di tiga kelurahan yang berada di Kecamatan Koto Tangah, Kuranji dan Nanggalo. Dalam lahan tersebut terdapat sekitar 40 ribu sertifikat warga. Tanah tersebut diklaim sepihak oleh orang yang mengaku ahli waris kaum Makboet.

Setelah melalui berbagai penyelesaian, termasuk persidangan di pengadilan. Akhirnya, Kementrian Agraria memutuskan tanah tersebut hanya 1,3 hektar milik Kaum Makboet. Tidak seluas 765 hektar, penjelasan itu ditegaskan melalui Gambar Situasi (GS) yang dikeluarkan Kementrian Agraria.

Bahkan, orang-orang yang terlibat dalam sengketa tersebut sedang terlibat kasus pidana penipuan. Dengan dugaan modusnya pelaku mengaku pemilik tanah, kemudian meminta uang kepada sejumlah pembeli.

“Jadi sekarang itu tidak ada lagi sengketa perdaata, yang ada hanya pidana,” ujarnya.

Kasie Sengketa BPN Padang, Adhe dihubungi membenarkan ada informasi tersebut. Namun sebagai humas di BPN Padang dirinya tidak bisa menjawab terkait kebijakan tersebut.

“Memang dulu ada blokir, kemudian sudah dibuka. Soal pelayanan peralihan hak itu soal kebijakan. Saya tidak bisa jawab, langsung saja pada kepala kantor,” jawabnya.

Sementara Kepala BPN Padang, Antoni dihubungi melalui selulernya tidak menjawab. Setelah dikirim pertanyaan melalui pesan whatshap pada tanggal 15 Januari 2021, tidak mendapatkan jawaban.(yose)

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘{your-app-id}’,
cookie : true,
xfbml : true,
version : ‘{api-version}’
});

FB.AppEvents.logPageView();

};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

Ekonomi

Telkomsel Gelar Program IndonesiaNEXT 2020/21 di Sumatera

Telkomsel Gelar Program IndonesiaNEXT 2020/21 di Sumatera


PEKANBARU –Telkomsel kembali menyelenggarakan IndonesiaNEXT tahun 2020/21 session 5. Pada tahun ini, IndonesiaNEXT 2020 hadir di 3 wilayah regional yang mencakup 10 provinsi di Sumatera. Bertemakan “Agile Talent in Crisis”, IndonesiaNEXT Sumatera dibuka dengan seminar online, untuk wilayah di Regional Sumbagteng kegiataninidiikuti oleh lebihdari 70 kampusdiseluruh wilayah Riau, Sumatera Barat dan Kepulauan Riau.

General Manager Consumer Sales Region Sumbagteng Telkomsel Mulyadi Indra mengatakan, gelaran IndonesiaNEXT edisi kali ini berbeda edisi-edisi sebelumnya.

“Gelaran IndonesiaNEXT kali ini dilakukan secara online melalui vitur video conference learning, sehingga menghilangkan batasan wilayah. Oleh karena itu para generasi muda dari Riau, Sumatera Barat dan Kepulauan Riau memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan dan menguji talentanya, untuk kemudian di sertifikasi oleh tim Telkomsel serta badan sertifikasi yang telah ditunjuk,” katanya.

Mulyadi menambahkan IndonesiaNEXT2020/21 dari Telkomsel akan memberikan pengalaman belajar daring yang terstruktur, efektif, dan efisien dengan dukungan pemateri dan materi yang berkualitas, sehingga setiap peserta dapat menerima manfaat dari inisiatif ini secara maksimal. “Peserta akan diajak untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity) dengan menjadi pribadi yang agile dan cepat beradaptasi sehingga dapat bersaing di industri yang sangat dinamis,” tutup Mulyadi.

IndonesiaNEXT 2020/21 merupakan serangkaian program yang akan mengembangkan kompetensi para generasi muda. Rangkaian kegiatan diawali dengan kuis daring di laman IndonesiaNEXT. Hasil kuis ini akan dijadikan dasar pemilihan 300 peserta dengan skor terbaik di tiap regional yang nantinya akan diberikan program pelatihan. Di tahap pelatihan tersebut, peserta ditantang untuk menunjukkan keterampilannya dalam menggunakan empat platform produktivitas dan akan dipilih 100 peserta terbaik dari tiap regional untuk mengikuti proses sertifikasi.

Pada program sertifikasi, IndonesiaNEXT akan memberikan sertifikasi skala internasional kepada seluruh peserta yang berhasil sampai di tahap ini, dan akan memilih 10 peserta per regional untuk mengikuti bootcamp tingkat area berdasarkan skor tertinggi dan waktu tercepat. IndonesiaNEXT 2020/21 akan memberikan setidaknya 5 sertifikat bagi para peserta sesuai dengan ketentuan, antara lain E-Certificate Seminar of Attendance, E-Certificate Hard Skill Training of Complation, Microsoft Office Specialist or Adobe Certified Associate E-Certificate, Communication Skills Training e-certificate serta Program Achievement e-certificate. (mat)

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘{your-app-id}’,
cookie : true,
xfbml : true,
version : ‘{api-version}’
});

FB.AppEvents.logPageView();

};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer