Connect with us

Ekonomi

Menanam Bunga Krokot, Hobi Membawa Berkah Ditengah Pandemi Covid-19 – siarminang.net

Menanam Bunga Krokot, Hobi Membawa Berkah Ditengah Pandemi Covid-19 – Beritasumbar.com


Padang,siarminang.net,- Di masa pandemi Covid-19, banyak orang yang boring akan keadaan yang tak lazimnya seperti saat ini, hanya berdiam dan hampir semua aktivitas dilakukan di rumah. Mulai dari kegiatan kantor, sekolah daring, kuliah daring, bahkan hampirnya itu abis layar laptop atau hp setiap harinya. Keadaan ini dirasakan juga oleh salah satu ibu rumah tangga yang merangkap sebagai mahasiswa program Doktor dan dosen di salah satu perguruan tinggi ternama Sumatera Barat.

Panggil saja namanya bu Silvi. Wonder woman satu ini tidak mau larut dalam keadaan pandemi covid-19 ini. Berawal dari hobi menanam bunga dan memiliki background pertanian, tiba-tiba hobi itu berubah menjadi bisnis di masa pandemic covid-19 ini.

Kali ini saya, jatuh cinta dengan Bunga Krokot yang dikenal dengan sebutan bunga “Pukul Sembilan atau Rose Moss (Portulaca grandiflora)”. Bunga krokot atau bunga pukul Sembilan mempunyai bentuk dan warna yang sangat cantik. Beraneka ragam warna dari bunga krokot ini, seperti merah, putih, pink, kuning, salam, orange, dan lain-lain. Selain itu, karena ukurannya yang kecil dan tidak membutuhkan perawatan ekstra, sehingga sangat cocok dijadikan pilihan bagi anda yang ingin mempercantik pekarangan rumah.

Berikut adalah klasifikasi bunga krokot :

Kingdom (Dunia/Kerajaan)     : Plantae (Tumbuhan)

Divisi (Pembagian)                  : Magnoliophyta (Tumbuhan Berbunga)

Class (Kelas)                            : Magnoliopsida (Berkeping dua/dikotil)

Ordo (Bangsa)                        : Caryophyllales

Famili (Suku)                           : Portulacaceae

Genus (Marga)                        : Portulaca

Spesies (Jenis)                         :Portulaca oleracea L.           

Tumbuhan semusim ini dapat tumbuh antara 15 cm – 30 cm dengan batang basah dan sering bercabang mulai dari pangkal, batangnya tumbuh tegak atau sebagian terletak di permukaan tanah.Tanaman ini dipelihara sebagai tanaman pinggir di taman-taman, dan terdapat dari dataran rendah sampai 1.400 m di atas permukaan laut. Daunnya tunggal, tebal berdaging, berbentuk bulat silindris dengan panjang 1 – 3,5 meter berujung tumpul, sedangkan bunganya berkelompok 2 – 8 di ujung batang, mekar pada pagi hari dan layu menjelang sore, warna bunganya merah, putih, oranye atau kuning. Perbanyakan umumnya secara vegetative, karena karena bunganya jarang tumbuh menjadi buah serta menghasilkan biji. Beberapa kultivar menghasilkan biji dan berbagai kultivar baru dihasilkan dari persilangan-persilangan yang dilakukan terhadapnya.

Di Indonesia, khususnya Sumatera Barat jenis bunga ini belum begitu popular, banyak masyarakat awam yang bahkan belum pernah mendengar nama bunga krokot/bunga pukul Sembilan. Padahal dalam keseharian, mereka pernah melihat bunga ini sebelumnya. Di kampung-kampung atau desa, bunga krokot/rose moss ini bisa ditemukan tumbuh liar, bahkan sering dianggap gulma atau tanaman liar.

Namun di tangan ibu ini, bunga krokot ini menjadi berkah tersendiri di masa pandemic covid-19 ini. Kegiatan yang biasanya hanya bermain bersama anak-anaknya di pantai purus padang setap hari minggu, sekarang bisa sekalian dimanfaatkan untuk berjualan (bisnis) bunga krokot yang cantik-cantik ini. Harga yang ditawarkan pun murah meriah, hanya dibandrol mulai dari Rp 10.000,- hingga Rp 30.000,-. Bagi saya pribadi, bukan untung yang besar saya cari, tetapi berjualan bunga itu merupakan salah satu kegiatan refreshing keluarga di masa pandemi ini. Biasanya hasil jual bunga krokot itu saya berikan ke anak-anak untuk menambah isi celengan anak-anak. Tidak ada rasa malu terlintas di kepala, karena kegiatan yang saya lakukan itu halal. Ibarat pepatah: “sekali dayung, dua pulau terlampau”, ujar ibu Silvi.

Selain itu, moment ini bagi bu Silvi juga merupakan ajang pembuktian teori yang diajarkan ke mahasiswanya. Mulai dari menyediakan media, hingga praktek kewirausahaannya. Jadi, tidak hanya sekedar mengajarkan teori perkuliahan via daring di masa pandemi covid-19 ini. Sehingga mahasiswanya bisa lebih semangat untuk praktek bertanam di rumah masing-masing.

Tidak hanya, bunga krokot yang dijual, tetapi juga ada beberapa bunga cantik lainnya seperti bunga mawar, bunga melati, bunga lidah mertua, hingga jahe merah.

Protret salah satu dosen pertanian di Pantai Purus Padang dalam mempraktekkan teori yang diajarkan ke mahasiswanya, mulai dari cara budidaya hingga bisnis kewirausahaan

Selain karena warnanya yang cantik-cantik, alasan lain saya menyukai bunga krokot ini karena manfaatnya bagi kesehatan. Hal tersebut dikarenakan tanaman ini mengandung beberapa zat seperti: omega-3, magnesium, mangan, zat besi, vitamin A, vitamin B, vitamin C, betacyanin, betanin sehingga dapat digunakan untuk mengobati berbagai penyakit, seperti: sakit tenggorokan, memar, radang kulit, disentri, ambeien, diare, penurunan berat badan, penyakit lambung dan usus, mencegah stroke dan serangan jantung, menjaga kesehatan mata, dan menghambat pertumbuhan tumor dan anti kanker.

Oke sahabat, itulah serba-serbi mengenai beberapa bunga krokot/pukul sembilan. Semoga bisa menambah wawasan dan menginspirasimu untuk menghias rumah dengan si cantik krokot ini.

Oleh: Silvia Permata Sari, SP., MP.
Dosen Fakultas Pertanian Universitas Andalas



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekonomi

Jelang Idul Fitri, Ungkit Perekonomian Masyarakat Melalui THR Hingga Perlinsos

Sambut Lebaran 2019, Bank Indonesia Siapkan Rp217,1 Triliun


JAKARTA – Pemerintah terus menjaga keseimbangan antara upaya penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional (PEN), termasuk di bulan Ramadan dan menjelang Idulfitri 1442 Hijriah ini.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) usai mengikuti Rapat Terbatas (Ratas) yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (19/04/2021).

Dipaparkan Airlangga, dalam upaya pengendalian COVID-19 jelang Idulfitri, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan pembatasan kegiatan masyakakat baik untuk mudik maupun bepergian. Juga dilakukan pengetatan persyaratan perjalanan, termasuk keharusan melakukan tes COVID-19, baik dengan PCR test, swab antigen, maupun GeNose test.

Sementara untuk pengungkit ekonomi dan daya beli masyarakat, antara lain dilakukan melalui pemberian Tunjangan Hari Rayat (THR) baik untuk pekerja/buruh maupun Aparatur Sipil Negara, prajurit TNI, dan anggota Polri.

“THR untuk pekerja sudah ada SE [Surat Edaran] Menaker Nomor: M 6 tahun 2021, dibayar secara penuh dan paling lama dibayarkan H-7. Kemudian [THR] untuk ASN dan prajurit TNI-Polri, ini juga difinalisasi oleh Ibu Menteri Keuangan dan dibayarkan H-10,” ujar Ketua KPCPEN.

Selain itu, pemerintah juga terus melakukan percepatan penyaluran program perlindungan sosial (perlinsos) dan Kartu Sembako.

“Terkait program perlindungan sosial dan sembako, ini juga terus dilakukan [percepatan] dan Mei dan Juni akan dibayarkan di awal bulan Mei. Kemudian bantuan sosial berupa beras, ini sedang dalam pematangan, 10 kilogram dengan sasaran peserta Kartu Sembako non PKH [Program Keluarga Harapan],” papar Airlangga.

Kemudian, ditambahkan Ketua KPCPEN, juga diadakan Program Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) Ramadan yang akan dilaksanakan selama 5 hari menjelang Idulfitri (H-10 sampai H-6). “Ongkos kirim ditanggung oleh pemerintah ataupun platform digital,” ujarnya.

Dalam keterangan persnya, Airlangga juga memaparkan bahwa pada bulan April 2021 terjadi peningkatan pertumbuhan belanja nasional yang cukup tajam.

“Dari hasil monitor data big data dari perbankan, sudah terlihat pertumbuhan belanja nasional di bulan April, mengalami kenaikan yang cukup besar di mana tumbuh 32,48 persen (year-on-year/YoY) untuk yang non-seasonally adjusted dan 13,11 persen (YoY) untuk yang seasonally adjusted,” ungkapnya.

Selain capaian Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur Indonesia pada Maret 2021 yang mencatatkan rekor tertinggi di level 53,2, sektor industri juga mencatatkan pertumbuhan penerimaan yang cukup signifikan.

“Penerimaan sektor industri, ini mengalami kenaikan, yaitu tumbuh 10,26 persen (YoY), itu untuk non-seasonally adjusted dan 1,46 persen (YoY) yang seasonally adjusted,” ujar Airlangga. (aci)

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘{your-app-id}’,
cookie : true,
xfbml : true,
version : ‘{api-version}’
});

FB.AppEvents.logPageView();

};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

Ekonomi

Telkomsel Jalin Kemitraan Strategis dengan Vision+

Telkomsel Jalin Kemitraan Strategis dengan Vision+


JAKARTA –  Sebagai aplikasi penyedia layanan streaming Over The Top (OTT) terkemuka di Indonesia, Vision+ semakin memudahkan pengguna dengan menghadirkan ragam kontennya dalam aplikasi video digital MAXstream. Mulai 16 April 2021, pengguna dapat mencoba konten-konten pilihan dari Vision+ melalui MAXstream. Berkomitmen memberikan ragam tayangan yang lengkap dan berkualitas, Vision+ mengajak MAXstream sebagai partner agar dapat memberikan pengalaman baru dalam hal menonton tontonan favorit kapan saja dan di mana saja kepada seluruh pengguna.

Vice President Digital Lifestyle Telkomsel Nirwan Lesmana mengatakan, kolaborasi bersama Vision+ sebagai salah satu upaya berkelanjutan dalam menghadirkan MAXstream sebagai platform streaming video yang komprehensif bagi masyarakat. Hal tersebut juga menjadi perwujudan dari komitmen Telkomsel dalam memperkuat perannya sebagai ‘The Home of Entertainment’.

Clarissa Tanoesoedibjo selaku Director of OTT Product, Marketing, & Programming MVN menjelaskan, Vision+ akan semakin memudahkan pengguna dalam hal mengakses konten-konten yang beragam dan tentunya berkualitas kepada seluruh masyarakat Indonesia. Salah satunya adalah dengan memberikan kenyamanan untuk menyaksikannya di aplikasi MAXstream.

“Tidak hanya menghadirkan live TV Nasional & MNC Channels yang dimiliki oleh Vision+, para pelanggan MAXstream juga dapat menikmati judul-judul Vision+ Originals mulai dari ‘Twisted’, ‘Ketawa Di Mana Aja’, hingga yang terbaru, ‘Skripsick’. Untuk kolaborasi di tahap awal ini, kami hadirkan konten-konten tersebut secara gratis kepada seluruh pengguna,” katanya.

Bagi MAXstream, layanan streaming video terdepan dari Telkomsel, kolaborasi dengan Vision+ memperkuat komitmen dalam memberikan pengalaman digital lifestyle terdepan bagi pelanggan. Kini, MAXstream memberikan nilai tambah pelanggan untuk mengakses seluruh konten premium dari berbagai saluran video on demand maupun TV lokal dan internasional dengan menghadirkan konten-konten pilihan dari Vision+. Salah satu konten terbaik yang bisa disaksikan secara eksklusif di Vision+ adalah Ikatan Cinta, yang merupakan sinetron peraih MURI sebagai Sinetron Prime Time dengan audience share nasional tertinggi.

Saat ini, MAXstream menyediakan 56 saluran televisi lokal dan internasional, 14 platform OTT, serta lebih dari 10.000 koleksi film dan serial. Aplikasi MAXstream yang tersedia secara gratis di Google Play Store dan App Store pun sudah mencapai total unduhan sebanyak lebih dari 30 juta kali. Secara keseluruhan, MAXstream telah mencatatkan total 130 juta total views dan sekitar 55 juta menit waktu menonton per bulannya.

Adapun konten Vision+ yang juga dapat dinikmati secara gratis oleh pelanggan Telkomsel dan nonTelkomsel mulai 16 April 2021 di aplikasi MAXstream di antaranya 16 live TV nasional & MNC Channels seperti RCTI, MNCTV, GTV, iNews, MNC Shop Smart, MNC Shop Trendy, IDX Channel, MNC News, LIFE, Muslim TV, Infotainment, Entertainment, Music TV, Lifestyle and Fashion, OK TV, dan Be Smart.

Ada lebih dari 70 channel lokal, internasional, dan premium, lebih dari 10.000 jam film dan series terlengkap serta premium unggulan yaitu Vision+ Originals yang rilis judul baru setiap bulannya.

Untuk mendapatkan pengalaman langsung dalam menikmati konten-konten live streaming TV, film, serial, dan Vision+ Originals, unduh aplikasi Vision+ di Google Play Store/App Store atau kunjungi www.visionplus.id. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Vision+, silakan mengikuti akun sosial media resmi Vision+ di @visionplusid (Facebook, Instagram, Twitter, & TikTok). (mat)

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘{your-app-id}’,
cookie : true,
xfbml : true,
version : ‘{api-version}’
});

FB.AppEvents.logPageView();

};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

Ekonomi

ASDP Operasikan KMP Tanjung Burang Rute Padang-Mentawai

ASDP Operasikan KMP Tanjung Burang Rute Padang-Mentawai


Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Shelvy Arifin kepada Singgalang di Jakarta, Minggu (18/4) menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan mulai dari Gubernur Sumatera Barat, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat, Kadishuh Kota Padang dan Kepulauan Kabupaten Mentawai, Kepala BPTD Wilayah 3, serta KSOP Teluk Bayur yang telah mendukung peran ASDP dalam mendukung akses transportasi menuju Mentawai.

“Kami bersyukur dan mengapresiasi atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan kepada ASDP untuk memperkuat konektivitas penyeberangan dan sektor logistik dari Padang menuju Mentawai. Harapan kami, dengan beroperasinya KMP Tanjung Burang di bawah koordinasi ASDP Cabang Padang, maka akses transportasi penyeberangan masyarakat akan semakin mudah, lancar, aman dan selamat,” tutur Shelvy.

Menurutnya, hadirnya KMP Tanjung Burang di Cabang Padang yang belum lama direlokasi dari Banda Aceh akan menambah frekuensi layanan kapal ASDP dari Padang ke Mentawai, yang sebelumnya dilayani 2 unit kapal yakni KMP Ambu-Ambu dan KMP Gambolo.

Dikatakan, ASDP Cabang Padang juga mengoperasikan KMP Pulo Tello yang melayani lintasan Bengkulu-Enggano, dan 1 unit kapal tol laut Kendhaga Nusantara II, sehingga total 5 unit kapal yang dioperasikan ASDP Cabang Padang.

“ASDP menjadi andalan transportasi penyeberangan khususnya bagi masyarakat dari Padang ke Mentawai, dengan melayani 4 lintasan perintis dan komersial yakni lintasan Padang-Siberut, Padang Sikabaluan, Padang-Sikakap dan Padang-Tua Pejat. Saat ini KMP Tanjung Burang hadir bagi masyarakat yang akan menyeberang dari Padang menuju Sikakap dan Tua Pejat yang beroperasi tiap hari Rabu dan Jumat,” tutur Shelvy.

Shelvy menambahkan, KMP Tanjung Burang berukuran 540 GT dengan panjang 45,3 meter dan lebar 39,5 meter, dan mampu mengangkut 316 orang penumpang dan 22 kendaraan campuran. KMP ini melayani rute Padang-Sikakap setiap hari Jumat dan Padang-Tua Pejat setiap hari Rabu.

“Lntasan Padang menuju Mentawai cukup diminati yang didominasi penumpang sepeda motor dan truk logistik yang banyak mengangkut hasil pertanian dan material bahan bangunan,” tutup Shelvy. (yusman)

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘{your-app-id}’,
cookie : true,
xfbml : true,
version : ‘{api-version}’
});

FB.AppEvents.logPageView();

};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer