Connect with us

News

MIN 1 Pasaman Dapat Penghargaan Adiwiyata Tingkat Provinsi Sumatera Barat 2019

MIN 1 Pasaman Dapat Penghargaan Adiwiyata Tingkat Provinsi Sumatera Barat 2019


Senin, 11 November 2019 – 23:23:19 WIB – 153

Sekda Pasaman, Mara Ondak saat menyerahkan Piagam Penghargaan Adiwiyata tingkat Provinsi Sumbar kepada Kepala MIN 1 Pasaman Ermiyati.Y.S.Pd, Senin (11/11).

PASAMAN – Bupati Pasaman yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman Drs. H. Mara Ondak didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman H. Dedi Wandra, S.Ag, MA menyerahkan piagam Penghargaan Adiwiyata Tingkat Provinsi Sumatera Barat kepada Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pasaman, di halaman Kantor Bupati Pasaman, Senin (11/11/2019).

Peraihan Penghargaan Adiwiyata Tingkat Provinsi Sumatera Barat itu diterima pada tanggal 30 Oktober 2019 kemarin di Padang.

Sekolah Adiwiyata merupakan sekolah yang peduli dan berwawasan lingkungan, dan pada tahun 2020 nanti akan diusulkan mewakili Provinsi Sumatera Barat dalam Penilaian Adiwiyata Tingkat Nasional.

Penghargaan diberikan berupa Piagam Penghargaan dan uang pembinaan sebesar Rp 3.000.000,- (tiga juta rupiah).

Dalam kesempatan ini, Kepala MIN 1 Pasaman Ermiyati. Y. S. Pd mengatakan, sebagai salah satu lembaga atau madrasah yang ada di Kabupaten Pasaman mereka sangat merasa bersyukur dan mengucapkan Alhamdulillah atas penghargaan yang diberikan.

“Penghargaan ini tidak terlepas dari partisipasi semua pihak yang telah mendukung dan mensukseskan atas diperolehnya penghargaan ini dan kami dari pihak madrasah mengucapkan terimakasih, semoga penghargaan ini menjadi wadah bagi madrasah kita untuk dapat meningkatkan prestasi-prestasi lainnya,” kata Ermiyati. Y. S. Pd.

Selanjutnya Kepala MIN 1 Pasaman ini juga menyampaikan, akan berusaha kedepannya untuk menjadi yang lebih baik lagi sehingga bisa menuju Tingkat Nasional.

“Upaya-upaya yang akan kita lakukan adalah memperbaiki dan mewujudkan berbagai kekurangan-kekurangan dengan modal kekompakan semua pihak, secara khusus dalam lembaga madrasah kita sendiri baik itu Pimpinan Madrasah, Majelis Guru, Komite Madrasah, dan para Wali siswa/siswi, apalagi siswa/siswi madrasah kita,” ujarnya.

Terhadap lingkungan sendiri, Kepala MIN 1 Bonjol Pasaman ini berharap agar dapat menjaga lingkungan, menata madrasah menuju “madrasah hebat dan bermartabat”.

“Saya juga mengajak kepada madrasah-madrasah lain se Kabupaten Pasaman untuk bisa secara bersama-sama untuk menjaga lingkungan,” ajaknya. (Verdi)

Editor/Sumber: Siel Saputra

Tag: pasaman,pendidikan,sumatra-barat

Tingkatkan Pengetahuan Agama, Pemko Padang Panjang Gelar Acara Muzakarah Ulama

Tingkatkan Pengetahuan Agama, Pemko Padang Panjang Gelar Acara Muzakarah Ulama

PADANG PANJANG — Dengan tema “kita tingkatkan pengetahuan dan pengamalan agama masyarakat Padang Panjang”….

Ketum Kowani Giwo Rubianto Wiyogo Terima Penghargaan Kategori Most Inspiring Women of the Year 2019

Ketum Kowani Giwo Rubianto Wiyogo Terima Penghargaan Kategori Most Inspiring Women of the Year 2019

JAKARTA — Ketum Kowani Giwo Rubianto Wiyogo Menerima Penghargaan Kategori Most Inspiring Women of the Year 2019 pada…

Khawatir Tergerus Media Online, Surat Kabar Pikiran Rakyat Berusaha Sesuaikan Diri Kemajuan ITE

Khawatir Tergerus Media Online, Surat Kabar Pikiran Rakyat Berusaha Sesuaikan Diri Kemajuan ITE

BANDUNG — Dihadapan Asisten III Muhammad, Kabag Humas dan Protokoler Set. Kota Solok, Nurzal Gustim, dan Pers Solok,…

Maknai Perjuangan Pahlawan Dengan Menjadi Guru Baik Bagi Anak Bangsa

Maknai Perjuangan Pahlawan Dengan Menjadi Guru Baik Bagi Anak Bangsa

PESISIR SELATAN — Peringatan Hari Pahlawan bukan hanya diperuntukkan bagi pahlawan-pahlawan yang telah berjuang…

Wali Kota Bukittinggi Cup I Siap Dihelat, Catat Tanggalnya

Wali Kota Bukittinggi Cup I Siap Dihelat, Catat Tanggalnya

BUKITTINGGI — Ratusan tim futsal se-Sumatera Barat mengikuti pertandingan turnamen futsal Wali Kota Bukittinggi Cup I…

(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/id_ID/sdk.js#xfbml=1&version=v2.8&appId=1208534375853801”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Berita

Aneh, BIN Kok Pakai Jubir! – Fadli Zon

Informasi Aksi Rusuh UU Ciptaker Dibuka Ke Publik, Fadli Zon: Aneh, BIN Kok Pakai Jubir!


Informasi terbaru terkait aksi rusuh tolak omnibus law UU Cipta Kerja yang diungkap Jurubicara Badan Intelejen Negara (BIN), Wawan Purwanto, menuai kontroversi.

Sebabnya, Wawan mengungkap ke publik terkait capaian kerja BIN yang diakuinya telah mengantongi nama aktor penyandang dana aksi rusuh tersebut.

Persoalan ini kemudian dikritisi pula oleh Anggota DPR Fadli Zon, yang merasa aneh dengan struktural BIN yang memiliki Jurubicara.

“Memang aneh ini BIN kok pakai jubir segala,” ujar Fadli dalam akun Twitternya, @fadlizon, Sabtu (10/10).

Lebih lanjut, Politisi Partai Gerindra ini coba membandingkan BIN dengan lembaga intelejen di negara lain. Yang mana tidak memiliki Jurubicara.

Bahkan menurutnya, segala informasi yang didapat lembaga intelejen negara lain tidak biaa diumbar ke publik. Tetapi hanya disampaikan kepada Kepala Negara.

“Setahu saya dinas intelijen asing seperti CIA Amerika Serikat, MI6 Inggris atau SVR n FSB Rusia, tak ada juru bicara,” ungkap Fadli Zon.

“Apalagi sampai mengumumkan bahan info intelijen ke publik. Lapor saja ke Presiden apa infonya,” pungkasnya

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Ini Wujud Panggilan Sejarah – Fadli Zon

Mahasiswa Turun Aksi, Fadli Zon: Ini Wujud Panggilan Sejarah


Gelombang protes menolak UU Cipta Kerja yang dilakukan elemen masyarakat, mulai dari mahasiswa hingga buruh mendapatkan perhatian dari Politikus Gerindra, Fadli Zon.

Ketua BKSAP DPR RI ini mengamati jalannya aksi protes di Jakarta pada Kamis, 8 Oktober 2020 kemarin. Ratusan ribu massa menggelar aksi dari pagi hingga lanjut malam hari. Mereka menuntut UU Cipta Kerja dicabut kembali.

Fadli Zon pun menilai, aksi berjamaah di berbagai daerah ini merupakan wujud panggilan sejarah.

“Mahasiswa turun ke jalan serentak di seluruh Indonesia wujud panggilan sejarah. Menurut sy telah lahir sebuah Angkatan baru, “Gerakan Mahasiswa 2020”,” kata Fadli Zon dalam keterangannya, Jumat (9/10).

Sebagai mantan Aktivis 1998, Fadli Zon menilai aksi gerakan mahasiswa hari ini pastinya menghadapi sejumlah risiko, mulai dari sikap respresif, resesi dan kondisi pandemi.

“Di tengah represi, resesi dan pandemi, gerakan mahasiswa ini menghadapi berbagai risiko perjuangan. Mereka akan menghela sejarah,” tukas mantan Wakil Ketua DPR RI ini.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Fadli Zon Sarankan Diterbitkan Perppu Batalkan UU Cipta kerja – Fadli Zon

fadli zon


Penolakan terhadap pengesahan Undang Undang Cipta Kerja oleh DPR pada 5 Oktober 2020, terus mendapat penolakan dari berbagai elemen masyarakat. Aksi demonstrasi pun terjadi di banyak daerah, termasuk Ibu Kota.

Puncaknya pada Kamis, 8 Oktober 2020, seperti di Jakarta, aksi berakhir dengan bentrokan. Tidak hanya itu, beberapa fasilitas publik juga rusak hingga terbakar.

Melihat kondisi itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, menyarankan Presiden Joko Widodo mendengar aspirasi penolakan, dan segera mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang atau perppu.

“Pak @jokowi, RUU ini atas inisiatif pemerintah. Walaupun telah disahkan @DPR_RI dengan jurus kilat dan tergesa-gesa, ada baiknya dipertimbangkan aspirasi masyarakat banyak. Saran saya segera keluarkan Perppu membatalkan #OmnibusLaw,” tulis Fadli Zon dia akun Twitter @fadlizon yang dikutip VIVA, Jumat 9 Oktober 2020.

Anggota Komisi I DPR RI ini juga prihatin dengan banyaknya benturan antara polisi dan pendemo saat aksi penolakan UU Cipta Kerja. Bahkan, ia menganggap tindakan polisi sangat represif terhadap para pendemo.

“Pak Kapolri, banyak polisi brutal dalam penanganan demonstrasi di berbagai tempat. Lihat saja video yang diambil warga. Sangat tidak profesional dan menganggap demonstran sebagai musuh. Seharusnya polisi di lapangan tak boleh bawa senjata @DivHumas_polri,” tulisnya.

Selain itu, Fadli mengapresiasi para kepala daerah yang melakukan dialog dengan para buruh, mahasiswa, dan elemen masyarakat di daerahnya yang menolak UU Cipta Kerja. Dan akan menyampaikan aspirasi agar Presiden Jokowi mengeluarkan perppu.

“Kalau banyak Gubernur seperti ini, saya yakin presiden @jokowi akan mempertimbangkan keluarkan Perppu membatalkan #OmnibusLaw,” kicaunya.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer