Connect with us

NASIONAL

P3S Gelar Webinar Dengan Tema “Masa Depan Penyiaran Analog (Konvensional) di Indonesia” – siarminang.net

P3S Gelar Webinar Dengan Tema “Masa Depan Penyiaran Analog (Konvensional) di Indonesia” – Beritasumbar.com

Topik menarik seputar kontroversi antara penyiaran analog dan digital akan dibedah dalam webinar Political and Public Policy Studies (P3S) dan esensinews.com yang bertajuk : “Masa Depan Penyiaran Analog (Konvensional) di Indonesia” Senin (19/10/2020).

Menurut Direktur Eksekutif P3S Jerry Massie tema yang diusung ini sangat up to date denga kondisi saat ini untuk dibahas lantaran sempat di gugat juga eksistensinya.

“Apa langkah Komisi Penyiaran Indonesia menyikapi hal ini, akankah kita meninggalkan TV Analog dan beralih ke digital? pastinya hal ini akan menarik di kupas tuntas. Bahkan, siaran berkualitas, modulasi suara, gelombang siaran, karakteristik, human recource penyiar, sampai ke era Industri 4.0 ke 5.0,” kata Jerry.

Sejumlah narasumber berkualitas, kompeten dan expert (ahli) dibidang penyiaran akan tampil dalam webinar seri ke-10 ini diantaranya, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Agung Suprio, Wakil Ketua Komisi I DPR-RI Abdul Khodir, Presiden Direktur Metro TV, Don Bosco Salamun, Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Yadi Hendriana, Praktisi media Dhonie Imansori dan Direktur P3S Jerry Massie.

“Bagi yang yang mau ikut, bisa daftar dan gabung dalam webinar ini disediakan e-Certificate gratis. Dan info pendaftaran atau narahubung Sinta   (0896-0948-8234) seperti yang tertera dalam flyer undangan,” katanya.



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NASIONAL

Perbumma Adat Nusantara Kupas Prospek dan Solusi Peningkatan Penyediaan Pangan Nusantara – siarminang.net

Perbumma Adat Nusantara Kupas Prospek dan Solusi Peningkatan Penyediaan Pangan Nusantara – Beritasumbar.com

JAKARTA – Hari Pangan Sedunia yang ke XL pada tanggal 16-Oktober 2020, moment yang tepat bagi Perbumma Adat Nusantara dan KUP Suta Nusantara untuk mengupas tuntas tentang Pangan di Indonesia. Bekerjasama dengan Yayasan Ezy Pratama Foundation mengangkat Topik Prospek, dan Solusi Peningkatan Penyediaan Pangan Nusantara, yang dilaksanakan pada Jumat malam (16-10-2020) di Studio Ezy, Duren Sawit, Jakarta Timur

Dadung Hari Setyo selaku Ketua Umum KUP (Komunitas Usaha Pertanian) Sentra Usaha Tani dan Agribisnis / Suta Nusantara dan juga Ketua Umum Perbumma (Perkumpulan Badan Usaha Milik Masyarakat) Adat Nusantara menyampaikan

“Pemerintah perlu membuat suatu kebijakan untuk meningkatkan percepatan produksi pangan, di era pandemi ini kita harus menggunakan teknologi. Sudah saatnya Indonesia menggunakan Teknologi sedang dan teknologi tinggi untuk memproduksi pangan, mengingat jumlah penduduk di Indonesia telah mencapai 300 Juta, dengan kondisi yang konservatif ini miris untuk mencapai kebutuhan pangan rakyat. Kebutuhan untuk teknologi sedang dan teknologi tinggi untuk melakukan percepatan dan peningkatan produksi ini harus dijalankan. Kami melihat kebijakan itu belum dilakukan, mudah-mudahan dihari pangan sedunia ini pemerintah bisa membuat keputusan-keputusan yang strategis. Apalagi di era Pandemi ini Teknologi harus dikedepankan”, ujar Dadung yang akrab disapa Masda ini

Sekjen KUP Suta Nusantara Awaluddin Deo menjelaskan substansi dari Ketahanan Pangan adalah tentang kesediaan dan keberlanjutan dari pangan itu sendiri.

“Kami di KUP Suta Nusantara sudah menjadi bagian itu, contoh kongkrit yang sudah kami lakukan yaitu memperkuat jaringan seluruh Indonesia untuk kepengurusan hingga ke wilayah-wilayah, dan melaksanakan program membentuk sentra-sentra dititik-titik tertentu. Untuk menjamin ketersediaan pangan, maka harus ditingkatkan hasilnya. KUP Suta Nusantara melakukan langkah-langkah untuk peningkatan pangan, dengan cara pendampingan- pendampingan kepada masyarakat, dan aktif hampir setiap bulan melakukan pendidikan dan diklat-diklat yang berkaitan bagaimana tata-kelola pertanian, manajemen pertanian dan sebagainya, dengan tujuan bagaimana masyarakat petani Indonesia ini bisa hidup makmur dan sejahtera sesuai dengan apa yang dicanangkan Presiden RI Ir. Joko Widodo menjadi Indonesia yang maju”, tutur Awaluddin Deo yang juga seorang Tokoh Muda Nasional ini

Sementara itu DR. Taufiqurokhman selaku Sekjen DPP Perbumma Adat Nusantara mengungkapkan

“Dalam Konsep Perbumma Adat Nusantara, kita sudah fokus kepada SDM Emas dalam konsep Welfare State (Negara Berdasarkan kesejahteraan), dimana fokus Negara itu bagaimana ideologi bangsa dapat meningkatkan kapasitas kesejahteraannya, yang meliputi dari dysfunction menjadi berfungsi secara sosial, atau empowerment (Pemberdayaan). Jadi Pemberdayaan masyarakat ini masuk ke konsep Perbumma Adat Nusantara”, ulas Taufiq

Taufiq menegaskan Di Perbumma Adat Nusantara, ada satu yang bisa kita pelajari

“Kerajaan Nusantara sampai hari ini itu tidak pernah kena krisis, karena mereka produksi tidak menggunakan bahan kimia, bahkan saat ini ada Tiga usaha di era bisnis digital/ 4G, yang pertama Kominfo/ ICT (Information and Communication Technology), Kedua Pertanian dan Ketiga Perdagangan. Salah satu contoh dari Perdagangan, bagaimana memasukkan hasil-hasil pertanian dengan menggunakan digitalisasi, yaitunya dengan agribisnis bukan agro saja. Jadi mencakup Pertanian, perkebunan, dan peternakan, dan jasa. Kedepan dengan SDA yang banyak, Perbumma Adat Nusantara ingin merajuk komunitas- komunitas Adat Nusantara ini masuk kepada Negara Welfare State, artinya Negara hadir pada konsep pertanian, Konsep perdagangan, dan Negara hadir pada konsep peternakan”, tegas Taufiq seorang Akademisi ini dengan optimis

Turut Hadir dalam kesempatan tersebut Pembina Yayasan Ezy Pratama Foundation Pieter Tobias Pattiasina (Kakatobi), Sekretaris Perbumma Sudiyanto, Nina Kartini, Suhayat, Sudarsono, Bambang Roni, Raisya Risa, M.Gunawan.A, Leonsky, Pieter Febryan, dan Humas Perbumma Adat Nusantara Megy Aidillova. (mg)



Sumber

Baca Selengkapnya

NASIONAL

GM FKPPI Jambi Hadiri Silaturahmi Ormas dan OKP Bersama Polda dengan Tema Jambi Cinta Damai – siarminang.net

GM FKPPI Jambi Hadiri Silaturahmi Ormas dan OKP Bersama Polda dengan Tema Jambi Cinta Damai – Beritasumbar.com

JAMBI – Kepolisian Daerah Jambi selalu dekat dan merangkul Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) dengan mengadakan Silaturahmi untuk meningkatkan rasa aman dan ketertiban.

Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Santya Budi saat memberikan sambutan Silaturahmi Ormas dan OKP Provinsi Jambi yang dilaksanakan di Kopi Tiam Sahabat Jln. Abdul Rahman Saleh Kota Jambi, pada Jumat (16-10-2020) Pagi menyampaikan

“Silaturahmi yang kita adakan ini baik Ormas dan OKP Provinsi Jambi mengajak Menolak Tindakan Anarkis, tidak terpancing dengan adanya berita Hoaks Melalui media sosial (Medsos) dan dunia maya lainnya”, ujar Kapolda Jambi

Kapolda juga mengajak generasi muda baik Ormas dan OKP tetap Waspada terhadap situasi Pandemi Covid-19 ini, dengan tetap menjalankan Protokoler kesehatan dan menjalankan 3 M (Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, dan Memakai Masker)”, ajak Irjen Pol Firman Santya Budi

Ketua PD V GM FKPPI Provinsi Jambi John Harles HG, SE, MM yang hadir pada saat acara mengharapkan adanya kerja sama antara Polda dan GM FKPPI, karena GM adalah anak dari TNI/POLRI. Dengan adanya Kerja sama membuat Ormas dan OKP akan menjaga dan menciptakan suasana yang kondusif membuat Jambi Cinta Damai”, tutur John Harles HG

Sementara itu, Ketua PC GM FKPPI Kota Jambi Ningsih Dewi Marini menambahkan

“Kami mendukung Jambi Cinta Damai, menolak Anarkhis, dan tetap selalu menjaga keutuhan NKRI, Pancasila dan Gotong royong. Setiap warga negara berhak menyampaikan pendapat, sebagai wujud dari Demokrasi, namun tetaplah selalu menjaga ketertiban dan jangan merusak fasilitas umum yang dapat merugikan kita juga sebagai pengguna”, jelas Rini yang juga Kader Bela Negara. (Megy)



Sumber

Baca Selengkapnya

#bambangwidjojanto

Bambang Widjojanto Pertanyakan Keteladanan Pimpinan KPK Soal Pengadaan Mobil Dinas 

Bambang Widjojanto Pertanyakan Keteladanan Pimpinan KPK Soal Pengadaan Mobil Dinas 


JAKARTA – Mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto (BW) mempertanyakan keteladanan pimpinan KPK saat ini soal adanya pengadaan mobil dinas jabatan. Karena, sejak awal dibangun, KPK dibangun sebagai lembaga yang efisien, efektif, dan menjunjung tinggi integritas dan kesederhanaan.

“Pimpinan KPK sedang meninggikan keburukannya dalam hal keteladanan. Tindakan ini sekaligus sesat paradigmatis,” kata Bambang melalui keterangannya di Jakarta, Jumat (16/10/2020).

Menurutnya, fasilitas mobil dengan kapasitas mesin yang tinggi tidak efisien dan efektif karena tidak berpengaruh langsung terhadap upaya percepatan dan peningkatan kualitas pemberantasan korupsi.

Sementara dari sisi manajemen, KPK dibangun dengan sistem “single salary” karena seluruh fasilitas sudah dijadikan bagian atau disatukan menjadi komponen gaji.

“Seharusnya tidak boleh ada pemberian lagi fasilitas kendaraan karena akan “redundant”. Dengan menerima pemberian mobil dinas, maka Pimpinan KPK telah melakukan perbuatan tercela yang melanggar etik dan perilaku karena menerima “double “pembiayaan dalam struktur gajinya,” ujar Bambang.

Sebelumnya diinformasikan, DPR RI telah menyetujui anggaran pengadaan mobil dinas untuk pimpinan, dewan pengawas (dewas), dan pejabat struktural di lingkungan KPK.

Berdasarkan informasi, anggaran untuk mobil dinas Ketua KPK senilai Rp1,45 miliar, empat Wakil Ketua KPK masing-masing Rp1 miliar, dan Dewas KPK masing-masing Rp702 juta. Namun, menurut Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Kamis (15/10), besaran rincian anggaran untuk pengadaan mobil dinas itu belum final. (ant/rin)

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘{your-app-id}’,
cookie : true,
xfbml : true,
version : ‘{api-version}’
});

FB.AppEvents.logPageView();

};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer