Connect with us

Padang Pariaman

Pasca Ditetapkan Zona Merah Covid-19, TNI-Polri Di Pariaman Kunjungi-Pantau Wilayah Penyebaran Tinggi – siarminang.net

Pasca Ditetapkan Zona Merah Covid-19, TNI-Polri Di Pariaman Kunjungi-Pantau Wilayah Penyebaran Tinggi – Beritasumbar.com

Padang Pariaman, siarminang.net -Pasca ditetapkannya Kabupaten Padang Pariaman dalam zona merah oleh Tim Satgas Covid-19 Provinsi Sumatera Barat pada Sabtu (12/6),  jajaran polres setempat bersama Kodim 0308 Pariaman melakukan kunjungan lapangan dan pemantauan wilayah yang memiliki resiko tinggi dalam penyebaran  virus tersebut seperti pusat perbelanjaan, pasar, terminal, bandara, serta kawasan wisata.

Kunjungan yang dipimpin Dandim 0308 Pariaman Letkol. CZI Titan Jatmiko bersama Wakapolres Padang Pariaman Kompol Alfias tersebut menyasar Kawasan Wisata Green Talao Park (GTP) di Nagari Ulakan Kecamatan Ulakan Tapakih pada Senin (14/6).

Dalam kunjungan tersebut, ia menyampaikan beberapa hal kepada Wali Nagari Ulakan, bahwa sesuai Perda nomor 6 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat dengan ditetapkan Padang Pariaman dalam zona merah, maka berbagai aktivitas masyarakat harus dibatasi.

Terkait di Nagari Ulakan yang memiliki objek wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan, diharapkan kepada pihak pengelola Kawasan Ekowisata Green Talao Park untuk menghentikan aktivitas dan menutup objek wisata dari kunjungan wisatawan sampai ada pemberitahuan dari Satgas Covid-19 Kabupaten Padang Pariaman.

“Dengan ditetapkannya zona merah bagi Kabupaten Padang Pariaman, kami berinisiatif untuk memantau wilayah bagi daerah dan lokasi yang rawan penyebaran Covid-19, termasuk Green Talao Park Ulakan. Untuk itu, diharapkan semua memahami kondisi ini dan sama-sama mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Sesuai dengan status zona yang dimiliki oleh miliki oleh masing-masing daerah. Semua objek wisata dan tempat keramaian ditutup sementara, hingga ada ketentuan lebih lanjut dari Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Padang Pariaman,” ujarnya.

Sementara itu Wakapolres Padang Pariaman Kompol Alfias mengatakan hal itu adalah sebagai upaya dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 di wilayah tersebut.

“Untuk kepastian penanganan selanjutnya, kita tunggu instruksi dari Pemerintah Daerah dalam hal ini Bupati Padang Pariaman selaku Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Padang Pariaman,” katanya.

Senada dengan itu, Wali Nagari Ulakan Irmanto lansung menyikapi dan merespon instruksi tersebut. Pemerintah Nagari akan membicarakan terkait penutupan objek wisata GTP dengan Direktur BUMNag Pesisir Ulakan Madani selaku pengelola.

“Kami akan segera memanggil pengelola Kawasan Ekowisata Green Talao Park, untuk menghentikan aktivitas di kawasan ini termasuk para pedagang. Sebagaimana arahan dari Bapak Dandim dan mengikuti protokol kesehatan yang ketat, sebagaimana diberlakukan pada daerah yang zona merah,” jelasnya.

Seperti diketahui, Kabupaten Padang Pariaman satu-satunya dari 19 Kabupaten dan Kota di Sumatera Barat yang ditetapkan sebagai Zona Merah mulai tanggal 13 Juni 2021 sampai tanggal 19 Juni 2021.

Hal tersebut berdasarkan hasil perhitungan 15 indikator data onset pada minggu ke-67 Pandemi Covid-19 di Sumatera Barat oleh Tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19  Sumbar dengan skor 1,80. Semakin tinggi skor, semakin baik pengendalian penyebaran covid-19 di daerah tersebut.

Terlihat ikut dalam rombongan Kabag Ops. Kompol. Armijon, Kasat Binmas Polres Padang Pariaman AKP. Irwan, Danramil 07/PK Kapten Agus Lesmono, Kapolsek Nan Sabaris Iptu Zulkanaini, Plt. Camat Ulakan Tapakih Nurmalis, SE.MM, Kasi Trantib Anesa Satria, SH.MM, Wali Nagari Ulakan Irmanto, SE. serta anggota Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat.(Bus/Rel)



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Padang Pariaman

Jadi Lokus Studi Tiru, GTP UIakan Kembali Dikunjungi Pokdarwis se Kabupaten Sijunjung. – siarminang.net

Jadi Lokus Studi Tiru, GTP UIakan Kembali Dikunjungi Pokdarwis se Kabupaten Sijunjung. – Beritasumbar.com

Padang Pariaman, siarminang.net.,-Nagari Ulakan melalui potensi kawasan Ekowisata dan Edukasi Green Talao Park (GTP) yang dimiliki, kembali menjadi pusat perhatian. Hal itu dibuktikan, dengan adanya kunjungan Studi Tiru ke destinasi wisata ini, yang digagas oleh Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat. Dalam kesempatan kali ini, Dinas Pariwisata Provinsi selaku penyelenggara Pelatihan Sadar Wisata di Kabupaten Sijunjung memboyong seluruh peserta untuk melakukan Studi Tiru ke kawasan Ekowisata dan Edukasi Green Talao Park di Nagari Ulakan Kecamatan Ulakan Tapakih Kabupaten Padang, pada Selasa (27/7).

Kegiatan ini, merupakan kunjungan yang kedua kalinya dilakukan oleh Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat ke Green Talao Park. Sebelumnya, tahun 2020 lalu Dinas Pariwisata Sumatera Barat juga pernah melakukan kegiatan studi tiru ke Green Talao Park yang pesertanya berasal dari Pokdarwis se Kota Padang.

Dalam kesempatan itu, Ibu Anastasia selaku pendamping peserta pelatihan menyampaikan. Bahwa kegiatan Studi Tiru ini, merupakan rangkaian kegiatan pelatihan Sadar Wisata yang sedang dilaksanakan. Sedangkan peserta pelatihan yang ikut dalam kegiatan Studi Tiru ini, berjumlah 80 orang dan semuanya berasal dari Kabupaten Sijunjung. Untuk pembiayaan kegiatan ini, anggarannya bersumber dari Dana Pokok Pikiran (Pokir) Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat yang berasal Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Sijunjung.

“Kegiatan Studi Tiru ini, merupakan rangkaian kegiatan pelatihan yang telah dijadwalkan oleh Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat. Sebelumnya, kegiatan ini dilaksanakan di Batusangkar dengan pemberian materi tentang kepariwisataan dan manajemen destinasi wisata yang baik. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan. lapangan. Untuk ke lapangan, kita memilih kawasan GTP Nagari Ulakan, Kabupaten Padang Pariaman,” ujar Anastasia, yang juga menjabat sebagai Kepala Seksi pada Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat.

Dikatakannya, ada beberapa alasan mengapa memilih GTP sebagai Lokus (Lokasi Khusus) tujuan dari Studi Tiru ini. Pertama, karena menganggap kawasan ekowisata dan edukasi Green Talao Park mempunyai sesuatu yang bernilai dan unik. Yang nantinya akan bisa ditiru oleh peserta, untuk diterapkan di Daerah mereka masing-masing setelah kegiatan pelatihan ini selesai.

“Selain itu, destinasi GTP juga memiliki tingkat partisipasi masyarakat yang tinggi dalam pengelolaannya. Para pelakunya terdiri dari pemuda yang peduli dengan Nagari dan mampu membawa perubahan untuk Nagarinya. Karena, untuk membuat sebuah pariwisata yang bermutu itu, harus ada orang yang rela berkorban dan berani berbuat, tidak hanya menunggu dan banyak berbicara,” tambahnya.

Sekaitan dengan itu, Pj. Wali Nagari Ulakan Irmanto SE. menyampaikan ucapan terima kasih serta rasa senang dan bangga. Atas kunjungan studi tiru yang kedua kalinya, oleh Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat ini.

“Kami berterima kasih dan merasa bangga, karena kembali menjadi lokus studi tiru yang dipilih oleh Dinas Pariwisata Sumatera Barat. Dimana sebelumnya, kunjungan yang sama juga pernah dilakukan di tahun 2020 lalu. Semoga pertemuan ini, bisa menjadi ajang silaturrahmi antara masyarakat Ulakan dengan dunsanak dari Sijunjung. Dan kita berharap melalui pertemuan ini, juga bisa menjadi salah satu ajang promosi bagi Green Talao Park di bumi lansek manih kabupaten Sijunjung nantinya,” pungkasnya.

Senada dengan itu, Syahrul Mubarak yang merupakan Ketua Pokdarwis Green Talao Park menyampaikan. Bahwa GTP hadir, karena adanya semangat kebersamaan antara pemuda dengan tokoh masyarakat dan Pemerintah Nagari. Dengan satu semangat, yaitu untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Nagari Ulakan.

“Kahadiran kawasan ekowisata dan edukasi GTP, merupakan hasil racikan dari sebuah ikatan saling percaya antara tokoh masyarakat, pemuda dan Pemerintah. Untuk menciptakan sebuah destinasi wisata yang baik, maka ketiga unsur ini harus satu. Kita tidak bisa berjalan sendirian. Alhamdulillah, hal itu telah kami lakukan di Nagari Ulakan, dengan melibatkan semua unsur masyarakat dan Pemerintahan dalam pembangunan kawasan GTP ini,” jelas Syahrul.

“Ketika itu, pemuda mendapat kepercayaan dari tokoh masyarakat dan juga bimbingan dari Pemerintah Nagari. Sehingga, lahirlah kawasan ekowisata dan edukasi Green Talao Park. Walaupun usaha wisata ini baru berjalan satu tahun, tapi telah membuat dampak yang besar bagi perekonomian masyarakat. Kita berupaya dan berharap, dengan kehadiran Green Talao Park ini, bisa mensejahterakan masyarakat Nagari Ulakan dan mengupayakan tidak ada lagi pemuda yang menganggur serta yang tidak bisa melanjutkan sekolah hingga bangku SMA dan sederajat,” tutur Syahrul Mubarak, yang juga sebagai Ketua Bamus Nagari Ulakan itu. (bus/rel)



Sumber

Baca Selengkapnya

Padang Pariaman

Camat Ultap Apresiasi Nagari Sungai Gimba Ulakan, Berhasil Salurkan BLT DD Tepat Waktu. – siarminang.net

Camat Ultap Apresiasi Nagari Sungai Gimba Ulakan, Berhasil Salurkan BLT DD Tepat Waktu. – Beritasumbar.com

Padang Pariaman, siarminang.net,- Disaat kondisi pandemi Covid-19 yang masih belum terkendali, dan Kabupaten Padang Pariaman belum keluar dari zona merah, Nagari Sungai Gimba Ulakan telah berhasil salurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) tahun 2021 selama enam bulan terakhir tepat waktu.

Penyerahan BLT DD bulan Januari sampai Mei 2021 bantuan diantar oleh petugas, langsung ke rumah-rumah warga yang terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Dan untuk BLT-DD bulan Juni 2021 penyerahannya dilaksanakan pada Rabu (14/7), bertempat di Kantor Wali Nagari Sungai Gimba Ulakan Kecamatan Ulakan Tapakih (Ultap) Kabupaten Padang Pariaman.

Hadir dalam acara itu, Plt. Camat Ulakan Tapakih Nurmalis, SE. MM. Wali Nagari Sungai Gimba Ulakan Irman Tiardi, Amd, Bhabinkamtibmas Polsek Nan Sabaris Brigadir Aidil Saputra, Babinsa Koramil 07/PK Serda Zurnadi, Pendamping Lokal Desa Riki Susanto, Sekretaris Nagari Ramadanus Weri beserta perangkat dan para Wali Korong setempat.

Wali Nagari Irman Tiardi mengatakan, berkat kerjasama yang baik dari rekan-rekan Sekretariat, Nagari Sungai Gimba Ulakan bisa mencairkan BLT DD yang tepat waktu dan selama kondisi pandemi Covid-19 belum terkendali, Pemerintah Nagari berupaya mematuhi protokol kesehatan dengan mengantar BLT-DD langsung ke rumah warga penerima manfaat.

“Alhamdulillah, Nagari kita bisa melaksanakan penyaluran dana BLT DD ini tepat waktu dan ini merupakan salah satu bentuk pelayanan kita kepada masyarakat. Hari ini dilaksanakan penyerahan BLT DD bulan Juni 2021 secara langsung, dengan pengaturan jam kedatangan sesuai jumlah Korong. Hal ini dilakukan, untuk menghindari kerumunan dan untuk mengevaluasi penyaluran bulan Januari sampai Mei 2021. Dimana, bulan-bulan sebelumnya petugas yang mengantarkan langsung ke rumah KPM,” jelas Irman.

Senada dengan itu, Camat Ultap Nurmalis memberikan apresiasi kepada Nagari Sungai Gimba Ulakan yang berhasil salurkan BLT DD ini tepat waktu dan tepat sasaran. Kemudian beliau berpesan kepada KPM. Sebagai wujud rasa syukur, agar masyarakat yang menerima BLT dapat menggunakan bantuan yang diterima untuk usaha yang produktif dan dapat meningkatkan ekonomi keluarga. Serta selalu mematuhi protokol kesehatan dimanapun mereka berada.

“Selamat kepada Wali Nagari beserta perangkat, yang telah berhasil menyalurkan BLT DD ini tetap Waktu dan tepat sasaran. Semoga kinerja bagus ini dapat dipertahankan dan berlanjut dalam kegiatan lain. Dan kepada Bapak-bapak dan Ibu-ibu penerima BLT, diharapkan dapat menggunakan dana bantuan ini kepada hal-hal yang produktif dan untuk meningkatkan ekonomi keluarga. Karena saat ini, situasi Pandemi Covid-19 di daerah kita masih belum terkendali. Untuk itu, tetaplah menerapkan protokol kesehatan dimanapun berada. Lakukan selalu 5M, yaitu Mencuci tangan dengan sabun, Memakai masker, Menjaga jarak, Menghindari kerumunan dan Mengurangi mobilisasi,” ujar Nurmalis.

Diketahui, berdasarkan Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 13 Tahun 2020 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa tahun 2021, telah ditetapkan prioritas dengan tiga fokus anggaran. Pertama, Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sesuai kewenangan desa. Kedua, program Prioritas Nasional sesuai kewenangan Desa yang meliputi pendataan Desa, pemetaan potensi dan sumber daya, pengembangan teknologi informasi dan komunikasi, pengembangan desa wisata, penguatan ketahanan pangan dan pencegahan stunting serta Desa inklusif. Yang terakhir ialah, Adaptasi Kebiasaan Baru yaitu Desa Aman Covid-19.

Untuk pemanfaatan Dana Desa dimasa Pandemi Covid-19 ini, diarahkan kepada Bantuan Langsung Tunai bagi 8.045.861 Kepala Keluarga atau 39.263.802 jiwa di seluruh Indonesia. Sedangkan di Nagari Sungai Gimba Ulakan anggaran untuk BLT DD tahun 2021, telah dialokasikan sebanyak 149 (seratus empat puluh sembilan) KPM yang tergabung dalam 5 Korong dengan jumlah bantuan masing-masing sebesar Rp. 300.000,- setiap bulannya. (bus/rel)



Sumber

Baca Selengkapnya

Padang Pariaman

Setelah Buron, Pelaku Pengeroyokan Berhasil Diringkus Polisi – siarminang.net

Setelah Buron, Pelaku Pengeroyokan Berhasil Diringkus Polisi – Beritasumbar.com

Padang Pariaman, siarminang.net – Setelah sempat buron alias melarikan diri selama hampir empat bulan, akhirnya salah satu pelaku pengeroyokan korban tewas akibat teriakan maling diringkus oleh Tim Opsnal Gagak Hitam Sat Reskrim Polres Padang Pariaman.

Kejadian tersebut terjadi pada hari Senin tanggal 15 Maret 2021 sekitar pukul 05.00 WIB,
Dimana datangnya seorang perempuan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Polsek 2X11 Enam Lingkung melaporkan telah terjadi dugaan Tindak Pidana Penganiayaan yang dilakukan secara bersama-sama yang terjadi pada hari Minggu tanggal 14 Maret 2021 sekira pukul 21.15 WIB bertempat di Simpang Padang, Korong Pasa Karambia, Nagari Guguak, Kecamatan 2X11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman
dengan Laporan Polisi No : LP/22/III/2021/Polsek 2X11 Enam Lingkung, tanggal 15 Maret 2021.

Kejadian pengeroyokan itu terjadi pada hari Minggu Tanggal 14 Maret 2021 sekira pukul 21.15 WIB.
Bertempat di Simpang Padang, Korong Pasa Karambia, Nagari Guguak, Kecamatan 2X11 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman dan para pelaku dikenakan pasal tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 170 ayat (1),(2) ke-1, ke-2, ke-3 KUH Pidana.

Pengejaran pelaku pun dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Padang Pariaman AKP Ardiansyah Rolindo Saputra, SIK berserta Tim Gagak Hitam.

Adapun kronologis kejadiannya sendiri adalah bahwa korban melaporkan telah dianiaya yang dilakukan secara bersama-sama oleh para pelaku yang terjadi pada hari Minggu tanggal 14 Maret 2021 sekira pukul 21.15 WIB bertempat di Simpang Padang, Korong Pasa Karambia, Nagari Guguak, Kecamatan 2X11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman.

“Berdasarkan keterangan pelapor yang didapati dari korban yakni Mohammad Syahri sewaktu dalam perjalanan dari Padang menuju arah Bukitinggi dengan mobil Toyota Avanza warna putih Nopol BA 1148 LH yang di kendarai oleh korban Riki Ari Nofrizal menyenggol sepeda motor yang mana TKP tidak teringat lagi oleh korban,” kata Kasat Reskrim Polres Padang Pariaman AKP Ardiansyah Rolindo Saputra, SIK

Sampai di jembatan Titian Panjang, Korong Titian Panjang, Nagari Kayu Tanam, Kecamatan 2X11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, mobil tersebut diteriaki maling oleh masyarakat. Mendengar hal tersebut, korban melarikan diri sampai di Simpang Padang, Korong Pasa Karambia, Nagari Guguak, Kecamatan 2X11 Kayu Tanam mobil tersebut berhasil dihentikan oleh warga dan kedua korban di hakimi oleh massa yang mengakibatkan kedua korban mengalami luka lebam dan robek pada bagian wajah dan kepala.

Atas kejadian tersebut korban Riki Ari Novrizal meninggal dunia di RSUP M.Djamil Padang, sedangkan korban Mohammad Syahri dalam perawatan intensif di RSUD Parit Malintang dan kemudian korban lainnya melaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polsek 2X11 Enam Lingkung untuk meminta bantuan dan perlindungan serta proses hukum lebih lanjut.

Berdasarkan pengembangan oleh Tim Gagak Hitam Sat Reskrim Polres Padang Pariaman,
Setelah diketahui identitas pelaku tersebut terhendus keberadaan pelaku awalnya di Kota Padang, kemudian bergeser ke Kabupaten Pesisir Selatan dan pada hari Selasa tanggal 06 Juli 2021 sekira pukul 15.00 WIB,
Tim Gagak Hitam berangkat dari Mapolres Padang Pariaman menuju keberadaan pelaku sekira pukul 17.00 WIB, tim sampai ditempat keberadaan pelaku dan pada saat di survei oleh tim pelaku tidak tembus pandang.

“Kemudian tim membagi tugas dan hunting (patroli) di seputaran keberadaan pelaku.
Sekira pukul 03.00 WIB tim berhasil meringkus tersangka di Pertamina Kambang, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan, salah satu pelaku tersebut dengan inisial As,” kata kasat.

Ia menyebutkan pada saat diamanankan tersangka ini sempat melakukan perlawanan dan melarikan diri dari kejaran petugas, tapi Tim Gagak Hitam tetap berhasil meringkus pelaku ini dan tersangka akhirnya mengakui perbuatannya dimana  mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang, tuturnya

Selanjutnya tim mengamankan pelaku ke Mapolres Padang Pariaman guna proses hukum lebih lanjut.
(Andra)



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer