Connect with us

NASIONAL

Paslon Bupati Nias Utara Ingati Nazara dan Otorius Harefa Banjir Dukungan – siarminang.net

Paslon Bupati Nias Utara Ingati Nazara dan Otorius Harefa Banjir Dukungan – Beritasumbar.com


Jakarta- Pilkada serentak yang akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020 di beberapa Provinsi,Kota dan Kabupaten di Indonesia tinggal beberapa minggu lagi . Seluruh Pasangan Calon (Paslon) Kepala Daerah sibuk mengatur siasat kemenangan bersama timsukses (Timses)masing masing.

Di Kabupaten Nias Utara Provinsi Sumatra Utara misalanya, para Paslon Bupati telah siap Berlomba dalam mengambil simpatik masyarakat agar bisa mendapat dukungan suara terbanyak ditengah pendemi.

Terkait Pilkada di Kabupaten Nias Utara,Salah Seorang Putra Nias yang kini Tinggal di Jakarta ,Yunius Lase S.H mengatakan,meski jauh,dirinya tetap ikut berpatisipasi dalam Pilkada tersebut.Bahkan dirinya mengaku ikut memberi dukungan kepada salah satu Calon Bupati ditanah kelahirannya itu.
“Ada dua Calon di sana yang di unggulkan.Tetapi dukungan saya ke Pasangan No Urut 1 Ingati Nazara dan Otorius Harefa”ucapnya saat diwawancarai di kantornya.

Dirinya mengungkapkan alasan mengapa dirinya lebih cenderung memberi dukungan ke Paslon No 1.
” Saya punya harapan dan keyakinan yang besar dengan pasangan ini(Ingati Nazara dan Otorius Harefa-Red) bisa memajukan Pembangunan di Nias Utara”ucap kader Partai Nasdem ini.

Dalam wawancara tersebut Yunius Lase juga menjabarkan kehidupan di dunia politik yang dinilainya kini semakin sempit jika dimaknai hanya sekadar soal kontestasi pemilu dan segala upaya mendukung seseorang untuk menjadi pemimpin.
“Satu hal yang luput ketika bicara soal ‘politik’ adalah bicara tentang Sumber Daya, apa yang dibutuhan secara kolektif dan apa kepentingan bersama kita.

Kemudian, bagaimana kita mencapai dan meraihnya, serta berdaulat atas sumber daya kolektif untuk bisa didistribusikan secara adil. Permasalahan utama politik adalah masalah pengelolaan, pengalokasian, pendistribusian, serta pemanfaatan sumber daya kolektif agar bisa tercipta suatu siklus alokasi dan distribusi sumber daya yang berjalan lestari. Selain itu permasalahan politik yang lainnya berkaitan dengan keterbatasan sumber daya, perebutan sumber daya, dan semua orang berusaha untuk menguasai sumber daya untuk kepentingannya sendiri”paparnya.

Masih kata Lase, dalam hal ini Sumber daya dimaknai sebagai suatu hal yang memampukan kita secara kolektif meraih kualitas hidup yang lebih baik. Sumber daya bisa berbentuk hal yang material seperti transportasi publik, infrastruktur jalan, fasilitas dan jaminan kesehatan, pendidikan, air bersih, listrik, dan merupakan bagian dari proses alokasi dan distribusi anggaran.

Selain itu, sumber daya juga bisa berupa hal yang immaterial seperti rasa aman, tidak didiskriminasi, diperlakukan setara, serta mendapatkan keadilan dan berbagai kebutuhan lainnya yang diatur dan dijamin dalam legislasi. Permasalahan yang muncul dalam proses distribusi sumber daya adalah ketika sumber daya tersebut hanya diperuntukkan bagi kepentingan kelompok tertentu dan tidak didistribusikan secara merata dan adil.

“Intinya saya mengingatkan ke saudara saudara saya di Nias Utara agar menjadi pemilih Cerdas. Gunakan hak pilih nya kepada orang yang tepat yang bisa membawa Nias Utara semakin Maju”pungkasnya.(tim)



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NASIONAL

Pelatihan Gratis Digital Marketing dengan Instagram untuk KUMKM se-Indonesia – siarminang.net

Pelatihan Gratis Digital Marketing dengan Instagram untuk KUMKM se-Indonesia – Beritasumbar.com


Oleh Vincentius Arnold (TSSC, Bandung) dan Virtuous Setyaka (KMDM, Padang)

Startup digital agency Dig.It.All untuk keseskian kalinya kembali berkontribusi dalam pengembangan kapasitas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menegah (KUMKM) yang sedang berupaya melakukan transformasi, dari bisnis tradisional brick and mortar menjadi bisnis yang mampu memanfaatkan peluang dari geliat pertumbuhan pasar online

Berkolaborasi dengan Komite Pemulihan Ekonomi Daerah Jawa Barat (KPED Jabar) dan JKOM.ID, inisiatif aksi solidarias sosial ekonomi dari Dig.It.All bersama Transforma Consulting ini berharap dapat menjangkau lebih banyak KUMKM agar dapat mengakses peluang bisnis online melalui platform instagram yang jumlah penggunanya terus bertumbuh dengan cepat.

Walaupun pandemi turut berdampak pada bisnis mereka, baik Transforma Consulting maupun Dig.It.All sepakat untuk tidak menyurutkan niat berbagi dan menumbuhkembangkan KUMKM di bulan suci Ramadhan ini, sebagai bagian dari implementasi sosial ekonomi Pancasila yang memiliki ciri solidaritas tinggi dan gotong royong yang nyata. 

Lebih dari 100 peserta mendaftar untuk ikut belajar dalam pelatihan optimasi instagram ini, tetapi seperti biasanya, peserta yang hadir hanya sekitar 50% saja berdasarkan pengalaman dari beberapa acara sejenis.

Pelatihan ini membebaskan peserta dari biaya, karena memang tujuan dari dua lembaga yang menginisiasi acara ini bertujuan membantu KUMKM dalam pandemi. Membangun ekonomi yang inklusif di masa pandemi salah satu caranya adalah dengan membangun kompetensi UMKM di social media marketing, karena kegiatan ekonomi offline terbatasi oleh physical distancing. Dalam pelatihan tersebut, dimoderatori oleh Lany Andini, dengan narasumber pertama Drs. Kusmana Kartadji, M.M. dari KPED Jawa Barat; kedua adalah Andy Fusri dari JKOM.ID; dan ketiga adalah Gebyar Ahadiakbar Gustianadireja dari Dig.It.All.

Jenis media sosial yang banyak dimanfaatkan pebisnis untuk melakukan proses pemasaran adalah Instagram. Indonesia merupakan pengguna terbanyak ketiga secara global setelah Jepang dan Brazil.  Maka dari itu, Instagram semakin hari kian menjelma menjadi platform yang banyak dipilih para wirausahawan dalam menjalankan aktifitas bisnisnya masing-masing.

Dibalik banyaknya kemudahan dalam menjalankan bisnis secara online melalui Instagram, ternyata masih banyak kendala bagi para penggiat UMKM untuk memaksimalkan promosi bisnisnya di social media tersebut. Apabila dirangkum, ada 6 permasalahan yang sering menjadi kendala bagi UMKM untuk bisa menjalankan bisnisnya di Instagram, diantaranya: (1) Kesulitan untuk memulai dari titik awal, (2) Kesulitan menyusun strategi pemasaran yang akan digunakan, (3) Kesulitan menentukan prioritas dalam menjalankan strategi pemasaran digital, (4) Kesulitan dalam mengembangkan konten, (5) Kesulitan dalam mempertahankan konsitensi dari sisi publikasi, dan (6) Kesulitan beradaptasi dengan update features terbaru dari Instagram.

Dalam presentasinya tentang Instagram, Gebyar AG menyampaikan beberapa poin penting diantaranya: (1) Market Instagram di Indonesia sangat besar jika dibandingkan dengan platform media sosial lainnya, penggunanya mencapai 83.770.000 dengan 52,1 % perempuan dan sisanya 47,9 % laki-laki; (2) penting dalam ber-Instagram pertama dalah mendandani profil akun penggunan; (3) kemudian adalah tentang captions yang bernarasi, sentuhan personal, alasan, fitur-fitur, dan prosedur pembelian; (4) selanjutnya adalah contents, ada gambar produk, ada model, endorsement, dan testimoni, selain itu harus memperhatikan desain grafisnya sebagai tampilan, dan bisa ditambahkan bonus seperti kupon dan sebagainya; (5) soal waktu posting: cari dan pelajari waktu posting kompetitor, hindari waktu posting secara bersamaan, posting lebih dulu dari kompetitor, sesuaikan waktu posting dengan konsumen, dan posting setidaknya satu kali sehari; (6) terakhir adalah soal promosi yang bisa dilakukan dengan cara yaitu: organik (dengan konten otentik, mudah dipercaya, murah, dan jujur) dan berbayar (tertarget, akurasi tinggi, berbiaya, dan konversi meningkat).  



Sumber

Baca Selengkapnya

#bahlil lahadalia

Reshuffle Kabinet, Bahlil Kandidat Kuat Menteri Investasi, Nadiem Makarim Mendikbud-Ristek

Reshuffle Kabinet, Bahlil Kandidat Kuat Menteri Investasi, Nadiem Makarim Mendikbud-Ristek


JAKARTA – Di tengah kabar reshuflle Kabinet Indonesia, beredar sejumlah nama menteri yang bakal dicopot Presiden Joko Widodo (Jokowi) dari jabatannya. Hal itu seiring rencana penggabungan Kemenristek ke dalam Kemendikbud dan pembentukan Kementerian Investasi.

Dilansir dari Okezone, dari info yang dirangkum, ada tiga menteri yang akan dirombak. Nama pertama adalah Bahlil Lahadalia yang akan menjadi Menteri Investasi. Sementara Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) akan dilebur ke Kementerian Investasi. Kemudian, Menristek-Dikti tetap dijabat Nadiem Makarim. Sedangkan Bambang Brodjonegoro dikabarkan tak menjabat lagi.

Kabar adanya reshuffle kabinet Jokowi dibenarkan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin. Menurutnya, ada tiga posisi yang akan di-reshuffle oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang rencananya akan dilakukan pekan ini. Kendati membenarkan, ia enggan membeberkan nama-nama yang didepak Jokowi dari kursi kementerian. (rn/*)

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘{your-app-id}’,
cookie : true,
xfbml : true,
version : ‘{api-version}’
});

FB.AppEvents.logPageView();

};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

bnpt

BNPT Gandeng Pemuka Agama untuk Cegah Pengaruh Radikal Terorisme pada Generasi Milenial – siarminang.net

BNPT Gandeng Pemuka Agama untuk Cegah Pengaruh Radikal Terorisme pada Generasi Milenial – Beritasumbar.com

Bogor (siarminang.net)– Generasi milenial sangat rentan terpengaruh pada paham radikal terorisme yang menjadi misi bagi organisasi terlarang dunia, seperti ISIS dan Wahabi. Guna mencegah hal tersebut, Deputi Bidang Pencegahan Perlindungan dan Deradikalisasi – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bekerjasama dengan Yayasan Harmoni Pemersatu Bangsa menggelar Dialog Kebangsaan dengan tema ‘Kebhinekaan Penyelamat Bangsa’, pada Jumat malam (9/4/2021) di Taman Miniatur 99 Masjid Dunia, Desa Pasir Madang, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Dialog Kebangsaan tersebut dihadiri oleh Kepala BNPT, Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar, M.H., didampingi jajaran pejabat dari Deputi Bidang Pencegahan, Perlindungan, dan Deradikalisasi BNPT, Habib Muhammad Luthfi bin Yahya (Dewan Pertimbangan Presiden), perwakilan dari Gugus Tugas Pemuka Agama, dan tokoh lintas agama, serta Lembaga Persahabatan Ormas Keagamaan. Kehadiran mereka disambut baik oleh Ketua Umum Yayasan Amanah Kita, Hartono Limin selaku tuan rumah pada acara tersebut.

Peran aktif pemuka agama dalam mengoptimalkan pencegahan generasi muda terpapar paham radikal terorisme jadi fokus pembahasan pada Dialog Kebangsaan tersebut.

Seperti dikatakan Boy Rafli dalam acara tersebut, melalui pemahaman moderasi beragama, toleransi antar umat, serta nilai-nilai kebangsaan diharapkan generasi milenial tidak mudah terpengaruh ideologi yang dapat menimbulkan paham radikal intoleran yang dapat memicu aksi terorisme. Pemuka agama merupakan guru, pencerah umat di lingkungan agama. Bangsa ini merupakan sebuah kekayaan, ini patut kita syukuri dan wajib untuk dipelihara dari masa ke masa.

“Untuk meningkatkan ketahanan bangsa kita, ketahanan masyarakat, ketahanan umat kita, tiada lain kita semua harus memberikan edukasi, pencerahan kepada yang muda karena tantangan kita adalah bagaimana yang muda ini tidak mudah terpedaya oleh ajaran atau doktrin yang disampaikan oleh mereka yang mengusung ideologi terorisme ini. Kecenderungan anak muda dengan karakteristik yang idealis, pemberani, ingin mencari jati diri, inilah yang bisa dimanfaatkan mereka,” kata Boy Rafli. 

Menanggapi hal tersebut, Watimpres Habib Luthfi mengatakan bahwa lunturnya jiwa nasionalisme menjadi salah satu alasan maraknya radikalisme di kalangan milenial. Tentu tantangan ini bukan menjadi tugas BNPT semata. Perlu kepedulian dari seluruh lapisan masyarakat dalam membangun kualitas generasi muda agar ideologi yang bertentangan dengan konsensus bangsa tidak mudah tersusupi. 

“Melunturnya nasionalisme dan berbagai sebab lainnya menjadi permasalahan sekarang ini, kalau tidak ditanggulangi bersama, sulit. Ayo kita menambah kepedulian kita bersama terhadap generasi penerus yang akan menjadi pembangun bangsa ini, pembangun Republik ini,” kata Habib Luthfi.

Acara Deklarasi Kebangsaan tersebut ditutup dengan penandatanganan prasasti Kebhinekaan yang dilakukan oleh Kepala BNPT Komjen Boy Rafli dan Watimpres Habib Luthfi.

(Dilaporkan oleh Muhammad Fadhli)



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer