Connect with us

Payakumbuh

Payakumbuh Bersiap Olah Daging Randang ASUH Dengan RPH Modern – siarminang.net

Payakumbuh Bersiap Olah Daging Randang ASUH Dengan RPH Modern – Beritasumbar.com

Payakumbuh — Untuk mendukung terlaksananya amanat Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014 Tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan dan Permentan Nomor 13 Tahun 2010 Tentang Persyaratan Rumah potong Hewan Ruminansia dan Unit Penanganan Daging. Wali Kota Riza Falepi akan memindahkan seluruh proses pemotongan hewan ke Rumah Potong Hewan (RPH) Modern di Koto Panjang, Payobasung, Payakumbuh Timur.

Untuk membantu menfasilitasi pemerintah Kota Payakumbuh ini, Direktorat Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Kementerian Pertanian RI Syamsul Ma’arif turun bersama Kepala Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Barat, Erinaldi meninjau kesiapan RPH Modern itu, Jumat (9/10).

Wali Kota Riza Falepi didampingi Kadis Pertanian Depi Sastra mengatakan aturan tentang RPH ini sudah ada, bahwa dalam 1 kota/kabupaten hanya boleh ada 1 RPH, dan itu harus RPH modern. Tidak ada lagi yang namanya RPH tradisional karena menyangkut amanah undang-undang, RPH menghasilkan daging yang masuk kategori aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH).

“RPH Tradisional di Ibuh bakal kita jadikan bangunan cagar budaya, untuk itu nantinya orang-orang yang sudah terbiasa bekerja di RPH Ibuh, kita latih dan fasilitasi untuk bisa diberdayakan di RPH modern ini,” kata Riza.

Riza mengakui, meski kondisi RPH Modern saat ini masih ada beberapa persoalan seperti adanya kerusakan pada beberapa alat, namun Riza berjanji akan mencarikan jalan bagaimana agar ada jalur pemotongan seperti di RPH tradisional untuk memfasilitasi para tukang dabiah di RPH Ibuh.

“Saat ini, kita sedang mempersiapkan RPH Modern agar dapat beroperasi sebagai mana mestinya. Nanti mau tidak mau, RPH Ibuh sudah tidak bisa lagi kita berdayakan, karena kita dituntut undang-undang, dan ini bukan tuntutan wali kota. Bisa jadi aparat hukum turun kalau tidak kita tutup nantinya,” kata Riza.

Riza menyebut sebagai calon penerima bantuan dari Kementerian Pertanian, Kota Payakumbuh menunjukkan keseriusannya dalam menyiapkan RPH Modern yang pastinya akan memberikan dampak besar bagi pengelolaan daging di Payakumbuh.

“Selain praktis, di RPH modern kita harapkan daging yang kita olah betul-betul higienis dan sesuai dengan standar yang sudah ada, peningkatan kualitas harus kita lakukan,” tambah Riza.

Sementara itu, Direktorat Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Kementerian Pertanian RI Syamsul Ma’arif mengatakan Payakumbuh dengan branding City of Randang, harus memperhatikan aspek utama selain output randang yang diproduksi berstandar nasional.

“Ingat, randang itu dari daging, maka yang harus diperhatikan sebelum mengekspor ya bagaimana proses bahan baku daging yang diolah, harus ASUH,” kata Syamsul.

Berbicara ekspor, Syamsul menerangkan ada negara yang mengekspor 1 ton namun itu baru mereka hitung promosi, sedang ada juga negara yang mengekspor produk seberat 1 Kg saja namun bisa gagal akibat audit bahan baku yang tidak memenuhi kualitas.

“Berbicara Sentra Randang, konsep dari Pemerintah Pusat agar bagaimana UKM bisa naik kelas bersama-sama, kalau mereka punya satu sentra produksi bersama-sama. Secara simultan bekerja mulai dari proses masak hingga packaging, maka memproduksi barang ekspor secara masif tidak akan sulit. Tetap ya kualitas nomor 1,” ulasnya.

“Pemda semangat, pusat harus mendukung penuh, itu prinsipnya. Melihat apa yang sudah dikerjakan dan dibenahi di Payakumbuh. Kita harus memastikan, sebelum menyatakan dan menjamin kalau daging yang diolah itu ASUH, perlu dinilai bagaimana proses pengolahan bahan mentahnya hingga proses disajikan. Semua persyaratan teknis harus dipenuhi,” tambah Syamsul.

Pria asal NTB itu juga menambahkan tidak menutup kemungkinan saat ekspor orang akan mengaudit proses awal bahan baku, itu tentu saja di RPH. Apakah dagingnya higienis dan sanitasinya lancar.

“Semangat kepala daerahnya sangat kita apresiasi, yang penting saat ini kita lihat dulu kesiapan dan keseriusan Kota Payakumbuh, bila mampu memenuhi syarat teknisnya, maka bantuan dari pusat akan mudah dikucurkan,” tukuknya. (Humas)



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Payakumbuh

Tidak Ada Penambahan Kasus, Tiga Orang Bebas Isolasi Di Payakumbuh – siarminang.net

Tidak Ada Penambahan Kasus, Tiga Orang Bebas Isolasi Di Payakumbuh – Beritasumbar.com

Payakumbuh,siarminang.net, – Sempat terjadi peningkatan kasus sejak awal Ramadhan lalu, Senin (19/04) tidak ada penambahan kasus Covid-19 di Kota Payakumbuh, dan tiga warga Payakumbuh dinyatakan bebas isolasi.

“Hari ini ada tambahan yang bebas isolasi sehingga sampai hari ini data perkembangan Covid-19 Kota Payakumbuh berubah menjadi 38 orang isolasi mandiri dirumah dan 11 orang dirawat di rumah sakit,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh melalui kasi P3 (pencegahan pengendalian penyakit) Fitri saat dihubungi via whatsapp.

Dan tiga orang yang dinyatakan bebas isolasi adalah:

  1. DONA GUMALA SARI, perempuan (30), Ompang Tanah Sirah, IRT
  2. SUSI FEBRIYANTI, perempuan (46), Kubu Gadang, PNS BKD 50 Kota
  3. DUSMAR DUSAT, laki-laki (70), Kubu Gadang, Wiraswasta

Dihubungi terpisah Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Bakhrizal mengatakan pihaknya terus berupaya mengatasi perkembangan Covid-19 di Payakumbuh dengan 3T (testing, tracing dan treatment) Dinkes Payakumbuh telah melakukan 14.543 tes PCR kepada masyarakat Payakumbuh.

“Kepada masyarakat kita minta untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari, selalu terapkan 5M dan semoga kita bisa secepatnya kembali ke zona hijau,” ucapnya.

Berikut Kelurahan yang dinyatakan zona kuning (per Kecamatan) adalah sbb :

Kecamatan Payakumbuh Barat

  1. Tanjuang Gadang Sungai Pinago
  2. Payolansek
  3. Subarang Batuang
  4. Kubu Gadang
  5. Ibuah
  6. Bulakan Balai Kandi
  7. Padang Tangah Balai Nan Duo
  8. Padang Tinggi Piliang
  9. Pakan Sinayan

Kecamatan Payakumbuh Timur

  1. Sicincin
  2. Tiakar
  3. Padang Tangan Payobadar

Kecamatan Payakumbuh Utara

  1. Tigo Koto Diateh
  2. Kapalo Koto Dibalai
  3. Napar
  4. Koto Kociak Kubu Tapak Rajo

Kecamatan Payakumbuh Selatan

  1. Sawah Padang Auakuniang
  2. Limbukan
  3. Balai Panjang

Kecamatan Lamposi Tigo Nagori

  1. Koto Panjang Dalam

Laporan Covid-19 Kota Payakumbuh sampai hari ini adalah :

Suspek : 6
Kasus konfirmasi : 917
Sembuh : 857
Isolasi : 38
Rawat : 11
Meninggal : 11
KE : 0
Discarded : 13.263
Total swab : 14.543

(Rilis Humas)



Sumber

Baca Selengkapnya

Payakumbuh

5 Bangunan Tak Berizin Di Segel Tim Penertiban Bangunan PUPR Kota Payakumbuh – siarminang.net

5 Bangunan Tak Berizin Di Segel Tim Penertiban Bangunan PUPR Kota Payakumbuh – Beritasumbar.com

Payakumbuh ,siarminang.net,- Sebanyak lima bangunan tak berizin dan melanggar peraturan perundang-undangan disegel oleh Tim Penertiban Bangunan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Payakumbuh, Senin (19/04).

Kepala Dinas PUPR Kota Payakumbuh Muslim Mengatakan, berdasarkan rapat persiapan pelaksanaan penyegelan bangunan yang dilaksanakan Jumat (16/04) lalu, terdapat enam bangunan yang rencananya akan ditertibkan.

“Tapi dari rentang persiapan sampai tahap penyegelan hari ini ada satu unit bangunan yang sebelumnya telah diberikan teguran karena melanggar dan tidak berizin, dan pemiliknya langsung melakukan pembongkaran bangunannya sendiri berupa kios di Kelurahan Padang Data Tanah Mati,” kata Kadis PUPR Muslim kepada media setelah proses penyegelan.

Lima bangunan yang disegel tersebut terdapat di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Payakumbuh Utara sebanyak dua bangunan dan di Kecamatan Payakumbuh Barat sebanyak tiga bangunan dan Payakumbuh Timur satu bangunan.

Dikatakan Muslim, sebelum dilakukan penyegelan terhadap bangunan tersebut, Dinas PUPR telah terlebih dahulu memberikan teguran beberapa kali terhadap pemilik bangunan.

“Penyegelan ini merupakan tahapan setelah diberikan teguran, dimana kita memberikan teguran sebanyak 3 kali, karena tidak ada respon dari pemilik bangunan makanya dilakukan penyegelan,” terang Muslim.

Lebih lanjut, “Untuk segel akan kita buka setelah pemilik bangunan mengurus semua perizinannya,” tukuknya.

Kadis PUPR juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Payakumbuh yang akan mendirikan bangunan agar tidak ragu dalam pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) karena pengurusannya tidak sulit dan cepat.

“Jika masyarakat melakukan pengurusan dan syaratnya lengkap, paling lama pengurusan IMB Hanya 6 hari kerja, dan untuk biayanya berdasarkan luas dan jenis bangunan,” ucapnya.

Ditambahkannya “Kepada seluruh warga Payakumbuh sebelum mendirikan bangunan uruslah izinnya terlebih dahulu karena pengurusannya mudah dan cepat,” ajaknya.

Dalam penyegelan tersebut, Dinas PUPR Payakumbuh dibantu oleh Satpol PP, kepolisian, dan unsur TNI. Dan apabila setelah penyegelan tidak ada tindaklanjut dari pemilik bangunan maka tahapan lebih lanjut akan dilakukan pembongkaran.

“Kalau menurut aturan, itu dua minggu setelah penyegelan tidak ada tindak lanjut dari pemilik bangunan kita akan surati yang bersangkutan untuk melakukan pembongkaran sendiri agar bahan bangunan yang dibongkar itu tetap bisa dimanfaatkan. Kalau tidak dilakukan baru kita lakukan pembongkaran,” pungkasnya. (humas)



Sumber

Baca Selengkapnya

Payakumbuh

Wawako Buka Pesantren Ramadhan Sagara Muhapa – siarminang.net

Wawako Buka Pesantren Ramadhan Sagara Muhapa – Beritasumbar.com

Payakumbuh ,siarminang.net,— Dengan mengusung tema “perbanyak ibadah, ilmu bertambah, Ramadhan berkah”, Sagara Muhapa (semarak gema Ramadhan SMP Muhammadiyah Payakumbuh) gelar kegiatan pesantren Ramadhan tahun 2021, di Mesjid Ansharullah Muhammadiyah Payakumbuh.

Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 19 April sampai 1 Mei 2021 tersebut bertujuan untuk meningkatkan akhlak agar lebih bagus, ibadah dan pemahaman terhadap hadist semakin lebih baik lagi bagi anak didik SMP Muhammadiyah Payakumbuh.

Pesantren Ramadhan yang digelar SMP Muhammadiyah Payakumbuh di tahun 2021 merupakan tahun keempat, akan tetapi di tahun 2020 tidak digelarnya pesantren Ramadhan karna dilanda musibah wabah virus Covid-19.

Ditunjuk sebagai pembuka kegiatan pesantren Ramadhan Sagara Muhapa, wakil walikota Erwin Yunaz menyampaikan cukup banyak pelajaran yang dapat diambil dari kegiatan ini, seperti pembinaan akhlak, peningkatan keimanan, ilmu pengetahuan dan membentuk karakter yang baik bagi generasi muda. Sehingga dengan itu pengaruh – pengaruh negatif akan terhindar dan terjauh di kalangan mereka.

“Melalui pesantren Ramadhan kita harapkan terbentuknya prilaku generasi penerus yang berakhlakuk karimah. Kemudian senantiasa terhindar dari kasus kenakalan remaja, narkoba, minum miras, pergaulan bebas dan hal merugikan lainnya,” ujar Wawako, Senin (19/4).

Wawako juga menekankan, dalam pelaksanaan Pesantren Ramadhan memerlukan adanya dukungan penuh dari guru, instruktur, pengurus masjid serta orangtua di rumah.

“Untuk itu, mari kita saling bersinergi, Insya Allah Pesantren Ramadhan di tahun ini lebih meningkat kualitasnya. Karena ini momen meningkatkan keimanan dan ketakwaan sekaligus membentuk karakter anak didik yang berakhlak baik,” harap orang nomor dua di kota Payakumbuh itu.

Wawako Payakumbuh berpesan kepada para peserta, agar mengikuti setiap rangkaian kegiatan Pesantren Ramadhan Sagara Muhapa ini dengan ikhlas dan sungguh-sungguh. Fokus dalam menerima setiap materi yang disampaikan, dan cermat mengambil hikmah dari informasi dan wawasan yang telah disampaikan.

“Dengan kegiatan Pesantren Ramadhan Sagara Muhapa ini, diharapkan Kota Payakumbuh akan memiliki generasi muda yang bertaqwa, serta berakhlakul karimah, yaitu generasi yang kuat imannya, mantap ilmunya, baik amalnya, dan mulia akhlaknya,” pungkas Erwin Yunaz.

Sementara itu, kepala sekolah SMP Muhammadiyah Payakumbuh Antonius Budiarto dalam sambutannya juga menyampaikan jika ditahun keempat ini ada sebanyak 87 orang siswa/siswi yang akan mengikuti kegiatan Sagara Muhapa yang digelar selama dua pekan kedepan.

“Kegiatan kita ini akan berlangsung setiap hari kecuali hari minggu, yang mana kegiatan pesantren Ramadhan akan dimulai pada jam 8 pagi dan diakhiri dengan sholat zuhur berjamaah di mesjid ansharullah ini”, kata Anton.

Lebih lanjut, dengan semangatnya Kepala Sekolah itu mengatakan jika ada seorang Qori dari SMP Muhammadiyah Payakumbuh yang akan mewakili kota Payakumbuh untuk mengikuti MTQ Nasional tingkat Provinsi Sumatera Barat pada bulan November 2021.

“Dan semoga kedepannya SMP Muhammadiyah akan banyak melahirkan Qori dan Qoriyah terbaik yang ada di kota Payakumbuh hendaknya”, pungkas Anton mengakhiri.



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer