Connect with us

News

Pemerintah RI Tetapkan Idul Fitri Jatuh pada Jumat 15 Juni 2018

Pemerintah RI Tetapkan Idul Fitri Jatuh pada Jumat 15 Juni 2018


Kamis, 14 Juni 2018 – 19:12:22 WIB – 58

Menteri Agama Kuman Hakim Syaifudin, Kamis (14/6/2018)

Pilwako Kota Padang 2018

PADANG – Pemerintah melalui Kementerian Agama selesai menggelar sidang isbat. Hasilnya diputuskan Idul Fitri 1 Syawal 1439 H jatuh pada Jumat, 15 Juni 2018.

“Atas dasar laporan tersebut, seluruh peserta sidang isbat sepakat bahwa malam ini telah memasuki 1 Syawal 1439 H,” ujar Menag Lukman Hakim Saifuddin di kantor Kemenag, Jl MH Thamrin, Jakpus, Kamis, (14/6/2018).

“Dan demikian mulai besok pagi kita bersama melaksanakan salat Id, salat Idul Fitri, sebagaimana ketentuan. Dan dengan demikian kita telah berhasil menyepakati sekaligus menetapkan bahwa mulai malam ini kita telah memasuki 1 Syawal 1439 H,” jelasnya.

Menag menyatakan setidaknya ada enam petugas yang menyatakan telah melihat hilal. 12 di antaranya berada di Manado, Palu, Gersik, Yogyakarta, Jakarta Utara seluruhnya menyatakan telah melihat hilal.

Rangkaian sidang isbat diawali pemaparan Tim Badan Hisab Rukyat Kemenag, terkait posisi hilal secara astronomis pada 28 Ramadan 1439 Hijriah. Proses penentuan awal Syawal ini menggunakan metode hisab dan rukyat dalam penentuan awal bulan Hijriah. Hal itu sebagaimana diatur di dalam Fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penetapan Awal Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah.

Sejumlah perwakilan ormas turut hadir dalam sidang isbat ini, di antaranya perwakilan dari Muhammadiyah dan PBNU. Tokoh yang datang seperti Ketum MUI KH Maruf Amin, imam besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar, Ketua Komisi VIII DPR Ali Taher, Ustaz Zaitun Rasmin, anggota Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Endang Mintarja, dan lainnya. (RI)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi

Tag: indonesia,nasional

Hotel Halal Alternatif Tempat Bermalam Pemudik

Hotel Halal Alternatif Tempat Bermalam Pemudik

Oleh: Abdullah Amrin, SE.,M.M.

Menjelang Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran tahun 2018 , pada umumnya okupansi …

Kisah Haru Kapal Ramadhan ACT Sumbar Lintasi Laut Mentawai Antarkan Bantuan

Kisah Haru Kapal Ramadhan ACT Sumbar Lintasi Laut Mentawai Antarkan Bantuan

FEATURE – Di Jumat (8/6/2018) pagi yang cerah, tim ACT Sumbar setelah Subuh meluncur ke Kantor dengan penuh semangat…

Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Pria Tanah Datar Ini Berusaha Kabur Saat Ditangkap Polisi

Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Pria Tanah Datar Ini Berusaha Kabur Saat Ditangkap Polisi

TANAH DATAR – Seorang pria berinisial MH (48) warga Jorong Situgar, Nagari Tanjung Bonai, Kecamatan Lintau Buo Utara,…

Bupati Irdinansyah Tarmizi Sempatkan Diri Hadiri Gelaran Buka Bersama DPC Demokrat Tanah Datar

Bupati Irdinansyah Tarmizi Sempatkan Diri Hadiri Gelaran Buka Bersama DPC Demokrat Tanah Datar

TANAH DATAR – Telah menjadi tradisi dalam bulan Suci Ramadhan, berbagai organisasi, kelompok, Syarikat, Komunitas atau…

Kader IMM Andi Mahfuri Ditangkap, KORSA Serukan Mahasiswa Turun ke Jalan Lawan Kriminalisasi

Kader IMM Andi Mahfuri Ditangkap, KORSA Serukan Mahasiswa Turun ke Jalan Lawan Kriminalisasi

JAKARTA – Andi Mahfuri, kader IMM asal Purworejo Jawa Tengah malam dibawa dari Polres Purworejo ke Polda Metro Jaya…





Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Peringati Mosi Integral Mohammad Natsir, Fadli Zon Hadiahkan Karyanya kepada Anies Baswedan – Fadli Zon

Peringati Mosi Integral Mohammad Natsir, Fadli Zon Hadiahkan Karyanya kepada Anies Baswedan


Anggota DPR-RI, Fadli Zon memberikan karyanya kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Karya tersebut berupa buku yang ditulisnya berjudul Islam dan Demokrasi. 

Politisi Senior dari Partai Gerindra ini, menyerahkan karya tulisnya kepada Anies Baswedaan bertepatan dengan peringatan “Mosi Integral” Mohammad Natsir. 

Peringatan tersebut jatuh pada tanggal 3 April 1950. Mosi Integral Mohammad Natsir dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia sering disebut sebagai Proklamasi ke-2. Sekaligus dicatat sebagai lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Hari ini, 3 April (1950) kita peringati “Mosi Integral” Mohammad Natsir, Proklamasi ke-2 lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ungkapnya, sebagaimana diposting dalam laman akun twitter pribadinya @fadlizon pada tanggal 3 April 2021.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Fadli Zon Bertemu Ernie Djohan, Tengku Zulkarnain Teringat Masa Kecil – Fadli Zon

Fadli Zon Bertemu Ernie Djohan, Tengku Zulkarnain Teringat Masa Kecil


Politikus Partai Gerindra Fadli Zon memosting pertemuannya dengan penyani legendaris Ernie Djohan di lini masa akun Twitternya.

Dalam pertemuannya dengan pelantun tembang-tembang lawas ini, Fadli meminta secara khusus minta tandata-tangannya di koleksi piringan hitamnya sebanyak 50-an.

Fadli mengungkapkan pelantun lagu Teluk Bayur dan Kau Selalu di Hatiku itu sebentar lagi akan memasuki usia 70 tahun.

“Ketemu penyanyi legendaris Uni Ernie Djohan sekalian minta tanda tangan utk 50an piringan hitam. Sebentar lg berusia 70 tahun, dan sudah berkarya sejak usia 12 tahun. Lagu yang terkenal antara lain Teluk Bayur, Kau Selalu di Hatiku, Mutiara yang Hilang. Sehat terus Uni,” kata Fadli dikutip dari lini masa akun Twitternya, @Fadlizon, Sabtu (27/3/2021).

Postingan Fadli Zon langsung direspons sejumlah pengguna Twitter. Salah satunya mantan Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain yang mengaku saat kecil hafal lagu-lagu Ernie Johan.

“Salam buat Uni Ernie Djohan…Saat kecil hampir semua lagu beliau saya hafal. Mutiara yang Hilang salah satu yang terbaik…” cuit pria yang biasa disapa Ustad Tengku Zul ini.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Mereka Kelihatan Jujur – Fadli Zon

Polemik Hagia Sophia, Fadli Zon Sarankan Indonesia Tunjukkan Sikap Terbuka


Politikus sekaligus anggota DPR RI Fadli Zon baru-baru ini angkat suara menanggapi pernyataan Kapolsek Setu yang mengaku tidak tahu menahu soal adanya kabar dan informasi anggota polisi penembak Laskar FPIyang meninggal dunia.

Dalam cuitan yang diunggah di akun Twitternya, Fadli Zonmengungkapkan pendapatnya soal Kapolsek Setu yang menyampaikan bahwa dirinya tidak menerima laporan insiden kecelakaan tunggal yang mengakibatkan anggota polisi penembak FPI meninggal dunia.

Fadli Zonmenilai bahwa Kapolsek Setu terlihat sebagai sosok pemimpin yang jujur, sehingga pernyataan yang disampaikannya diyakini sebagai pernyataan yang penuh dengan kejujuran.

Kapolseknya kelihatan jujur,” tulis Fadli Zon sebagaimana dikutip PikiranRakyat-Tasikmalaya.com dari akun Twitter @fadlizon, Minggu, 28 Maret 2021.

Diketahui sebelumnya, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menyebut satu orang polisi terlapor dalam kasus pembunuhan di luar hukum atau unlawful killing terhadap empat laskar FPI meninggal dunia akibat kecelakaan.

Diberitakan Pikiran Rakyat sebelumnya, Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Agus Harianto membenarkan informasi tersebut.

“Saat gelar perkara, saya mendapat informasi kalau salah satu tersangka meninggal dunia karena kecelakaan,” kata Agus saat dikonfirmasi, Kamis, 25 Maret 2021.

Namun demikian Agus tidak merinci di mana lokasi kecelakaan anggota polisi tersebut hingga akhirnya meninggal dunia.

“Silahkan ditanya ke penyidik ya,” ucapnya.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer