Connect with us

News

Penertiban kelok sembilan, Wagub apresiasi masyarakat dan petugas

Penertiban kelok sembilan, Wagub apresiasi masyarakat dan petugas


Padang, (Antaranews Sumbar) – Penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kelok Sembilan berjalan aman dan lancar yang dilaksanakan masyarakat bersama petugas, tentu sesuatu yang patut diapresiasi, kata Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit.

“Kita memberikan apresiasi masyarakat terutama para PKL berkerjasama dengan petugas dilapangan. Hari ini kita mesti bergerak cepat merumuskan semua rencana pekerjaan selanjutnya yang dalam dua tahun ini (2020) menara dan fasilitasi lainnya ada di kelok sembilan,” kata Wagub.

Hal ini disampaikan Wagub Nasrul Abit disela-sela rapat Koordinasi Tim Terpadu Pemprov Sumbar bersama Pemkab. Limapuluh Kota dan instansi terkait lainnya penertiban dan pengelolaan kelok sembolan, diruang rapat kantor Gubernur Sumbar, Kamis (7/6).

Rapat pembahasan kelok sembilan dipimpim Wagub Nasrul Abit (Ist)

Lebih lanjut Wagub menyampaikan, kelok sembilan merupakan destinasi wisata, maka pembangunan mesti berbeda dengan yang lain, yang terpenting unik, indah dan menarik untuk di kunjungi oleh semua orang.

Maka pembangunan menara pandang itu juga mesti sesuatu yang menjadi daya tarik juga selain menambah indah kelok sembilan, juga sebagai tempat menikmati indah dan eloknya fly over kelok sembilan di Kabupaten Limapuluh Kota sebagai icon wisata Sumbar.

Wagub menyebutkan bahwa pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota dan Provinsi terus berupaya meningkatkan kenyamanan dan fasilitas di Kelok Sembilan.

“Kami sudah bicarakan dalam rapat bahwa tahun ini akan disiapkan Detail Engineering Design (DED)dan master planingnya untuk pembangunan menara, selain itu kita akan membongkar beberapa bangunan yang berada dilokasi Kelok Sembilan,” ungkapnya.

Selain itu, saat ini pemerintah akan melakukan koordinasi dengna BKSDA, karena saat ini menara masuk dalam lokasi suka alam.

BKSDA hanya menargetkan 10 persen areal yang bisa digunakan untuk lokasi menara dan fasilitas ekonomis istirahat dan belanja, ujar Nasrul Abit.

Rapat pembahasan kelok sembilan dipimpim Wagub Nasrul Abit (Ist)


Sementara itu, Kasubditkamsel Ditlantas Polda Sumbar, AKBP Jamaris menyebutkan bahwa Dishub akan mengupayakan pembuatan rambu lalu lintas di fly over agar tidak ada pengunjung yang berhenti diatas Kelok Sembilan.

“Ada larangan berhenti dan parkir di atas fly over, kalau ada yang berhenti kami akan berikan sanksi bagi pengendara,” ujarnya.*





Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Peringati Mosi Integral Mohammad Natsir, Fadli Zon Hadiahkan Karyanya kepada Anies Baswedan – Fadli Zon

Peringati Mosi Integral Mohammad Natsir, Fadli Zon Hadiahkan Karyanya kepada Anies Baswedan


Anggota DPR-RI, Fadli Zon memberikan karyanya kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Karya tersebut berupa buku yang ditulisnya berjudul Islam dan Demokrasi. 

Politisi Senior dari Partai Gerindra ini, menyerahkan karya tulisnya kepada Anies Baswedaan bertepatan dengan peringatan “Mosi Integral” Mohammad Natsir. 

Peringatan tersebut jatuh pada tanggal 3 April 1950. Mosi Integral Mohammad Natsir dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia sering disebut sebagai Proklamasi ke-2. Sekaligus dicatat sebagai lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Hari ini, 3 April (1950) kita peringati “Mosi Integral” Mohammad Natsir, Proklamasi ke-2 lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ungkapnya, sebagaimana diposting dalam laman akun twitter pribadinya @fadlizon pada tanggal 3 April 2021.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Fadli Zon Bertemu Ernie Djohan, Tengku Zulkarnain Teringat Masa Kecil – Fadli Zon

Fadli Zon Bertemu Ernie Djohan, Tengku Zulkarnain Teringat Masa Kecil


Politikus Partai Gerindra Fadli Zon memosting pertemuannya dengan penyani legendaris Ernie Djohan di lini masa akun Twitternya.

Dalam pertemuannya dengan pelantun tembang-tembang lawas ini, Fadli meminta secara khusus minta tandata-tangannya di koleksi piringan hitamnya sebanyak 50-an.

Fadli mengungkapkan pelantun lagu Teluk Bayur dan Kau Selalu di Hatiku itu sebentar lagi akan memasuki usia 70 tahun.

“Ketemu penyanyi legendaris Uni Ernie Djohan sekalian minta tanda tangan utk 50an piringan hitam. Sebentar lg berusia 70 tahun, dan sudah berkarya sejak usia 12 tahun. Lagu yang terkenal antara lain Teluk Bayur, Kau Selalu di Hatiku, Mutiara yang Hilang. Sehat terus Uni,” kata Fadli dikutip dari lini masa akun Twitternya, @Fadlizon, Sabtu (27/3/2021).

Postingan Fadli Zon langsung direspons sejumlah pengguna Twitter. Salah satunya mantan Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain yang mengaku saat kecil hafal lagu-lagu Ernie Johan.

“Salam buat Uni Ernie Djohan…Saat kecil hampir semua lagu beliau saya hafal. Mutiara yang Hilang salah satu yang terbaik…” cuit pria yang biasa disapa Ustad Tengku Zul ini.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Mereka Kelihatan Jujur – Fadli Zon

Polemik Hagia Sophia, Fadli Zon Sarankan Indonesia Tunjukkan Sikap Terbuka


Politikus sekaligus anggota DPR RI Fadli Zon baru-baru ini angkat suara menanggapi pernyataan Kapolsek Setu yang mengaku tidak tahu menahu soal adanya kabar dan informasi anggota polisi penembak Laskar FPIyang meninggal dunia.

Dalam cuitan yang diunggah di akun Twitternya, Fadli Zonmengungkapkan pendapatnya soal Kapolsek Setu yang menyampaikan bahwa dirinya tidak menerima laporan insiden kecelakaan tunggal yang mengakibatkan anggota polisi penembak FPI meninggal dunia.

Fadli Zonmenilai bahwa Kapolsek Setu terlihat sebagai sosok pemimpin yang jujur, sehingga pernyataan yang disampaikannya diyakini sebagai pernyataan yang penuh dengan kejujuran.

Kapolseknya kelihatan jujur,” tulis Fadli Zon sebagaimana dikutip PikiranRakyat-Tasikmalaya.com dari akun Twitter @fadlizon, Minggu, 28 Maret 2021.

Diketahui sebelumnya, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menyebut satu orang polisi terlapor dalam kasus pembunuhan di luar hukum atau unlawful killing terhadap empat laskar FPI meninggal dunia akibat kecelakaan.

Diberitakan Pikiran Rakyat sebelumnya, Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Agus Harianto membenarkan informasi tersebut.

“Saat gelar perkara, saya mendapat informasi kalau salah satu tersangka meninggal dunia karena kecelakaan,” kata Agus saat dikonfirmasi, Kamis, 25 Maret 2021.

Namun demikian Agus tidak merinci di mana lokasi kecelakaan anggota polisi tersebut hingga akhirnya meninggal dunia.

“Silahkan ditanya ke penyidik ya,” ucapnya.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer