Connect with us

News

Pengelolaan Sampah Liar Pembahasan Komisi C DPRD Kota Payakumbuh di Bandung Barat

Pengelolaan Sampah Liar Pembahasan Komisi C DPRD Kota Payakumbuh di Bandung Barat


Senin, 11 Juni 2018 – 23:16:05 WIB – 46

Rombongan Komisi C DPRD Kota Payakumbuh Di Kabupaten Bandung Barat (7/6).

Pilwako Kota Padang 2018

BANDUNG BARAT – Sampah merupakan persoalan serta konsekuensi yang ada karena aktifitas manusia. Sampah anorganik maupun organik selalu dihasilkan manusia setiap hari. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung Barat mulai mengadvokasi masyarakat dan menumbuhkan kreasi-kreasi baru dengan memanfaatkan sampah. Hal itu dikatakan Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung Barat, Mariani dalam pertemuan kunjungan kerja Komisi C DPRD Kota Payakumbuh di Dinas Lingkungan Hidup, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (7/6).

Mariani menyebutkan, di 16 kecamatan yang ada di Kabupaten Bandung Barat, keberadaan sampah liar karna minimnya tempat pembuangan sementara mengakibatkan keberadaan sampah sulit dibendung. “Kita Masih terkendala dengan keterbatasan armada pengangkut sampah. Saat ini sampah yang dihasilkan masyarakat melebihi dari ketersedian armada,” sebut Mariani.

Ditambahkannya, kurangnya kesadaran masyarakat serta banyaknya saluran limbah juga mencemari Sungai Citarum. Saat ini Dinas Lingkungan Hidup Bandung Barat terus mensosialisasikan serta melakukan pendekatan secara masif kepada masyarakat dan pengawasan kepada pelaku industri terus diperketat. DLH juga sudah melakukan sidak ke 49 perusahaan bersama TNI-Polri. Dari hasil sidak hingga Februari 2018 didapati 8 perusahaan terindikasi membuang limbah ke sungai Citarum.

“Luar biasa pencemaran Sungai Citarum, Ada juga perusahaan yang menolak untuk di periksa, seluruh sampel kita uji di laboraturium. Penggiat lingkungan terus berupaya melakukan penyadaran secara berkesinambungan. Saat ini Sungai Citarum sudah mulai terlihat ada perubahan dari sebelumnya.” Katanya.

Berbeda dengan Pengelolaan sampah Di kota Payakumbuh, dalam diskusi di Aula Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung Barat, Ketua DPRD Kota Payakumbuh YB Datuak Parmato Alam menyebutkan pengelolaan sampah masyarakat di Payakumbuh sudah terkelola dengan baik hingga sampai ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir).

“Kota Payakumbuh saat ini untuk pengelolaan sampah sudah pada tahap baik. Boleh dikatakan tidak ada lagi sampah liar maupun limbah industri yang masuk ke sungai sepanjang kota Payakumbuh,” Kata Ketua DPRD di dampingi seluruh anggota Komisi C DPRD Kota Payakumbuh.

Pertemuan yang berlangsung lebih kurang 1 jam itu berjalan dengan baik. Usai mencatat dan diskusi pada kunjungan kerja itu, Rombongan Komisi C menyerahkan cenderamata ke Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat yang diakhiri dengan foto bersama. (Rino)

Editor/Sumber: Ikhlas Bakri

Tag: daerah,legislator,metro,payakumbuh,sumatra-barat

Pengelolaan Sampah Liar Pembahasan Komisi C DPRD Kota Payakumbuh di Bandung Barat

Pengelolaan Sampah Liar Pembahasan Komisi C DPRD Kota Payakumbuh di Bandung Barat

BANDUNG BARAT – Sampah merupakan persoalan serta konsekuensi yang ada karena aktifitas manusia. Sampah anorganik…

Mudik Lebaran 2018, Lima Maskapai Tambah Rute Jakarta-Padang

Mudik Lebaran 2018, Lima Maskapai Tambah Rute Jakarta-Padang

PADANG – Sedikitnya lima maskapai penerbangan mengajukan jadwal tambahan rute Jakarta-Padang pada periode mudik Lebaran…

Ratusan Miras dan Petasan Dimusnahkan di Solok

Ratusan Miras dan Petasan Dimusnahkan di Solok

SOLOK – Polres bersama Forkopimda Kota Solok melakukan pemusnahan ribuan botol minuman keras (miras) dan ratusan…

Sempat jadi Polemik, Ini Alasan Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan Beli Tong Sampah Jerman

Sempat jadi Polemik, Ini Alasan Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan Beli Tong Sampah Jerman

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memaparkan alasannya membeli tempat sampah yang diimpor dari Jerman. Ia…

Wakil Bupati Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila ke-73 di Padang Pariaman

Wakil Bupati Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila ke-73 di Padang Pariaman

PADANG PARIAMAN – Wakil Bupati Suhatri Bur bertindak selaku inspektur Upacara dengan Komandan Upacara Kapten Inf…





Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Peringati Mosi Integral Mohammad Natsir, Fadli Zon Hadiahkan Karyanya kepada Anies Baswedan – Fadli Zon

Peringati Mosi Integral Mohammad Natsir, Fadli Zon Hadiahkan Karyanya kepada Anies Baswedan


Anggota DPR-RI, Fadli Zon memberikan karyanya kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Karya tersebut berupa buku yang ditulisnya berjudul Islam dan Demokrasi. 

Politisi Senior dari Partai Gerindra ini, menyerahkan karya tulisnya kepada Anies Baswedaan bertepatan dengan peringatan “Mosi Integral” Mohammad Natsir. 

Peringatan tersebut jatuh pada tanggal 3 April 1950. Mosi Integral Mohammad Natsir dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia sering disebut sebagai Proklamasi ke-2. Sekaligus dicatat sebagai lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Hari ini, 3 April (1950) kita peringati “Mosi Integral” Mohammad Natsir, Proklamasi ke-2 lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ungkapnya, sebagaimana diposting dalam laman akun twitter pribadinya @fadlizon pada tanggal 3 April 2021.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Fadli Zon Bertemu Ernie Djohan, Tengku Zulkarnain Teringat Masa Kecil – Fadli Zon

Fadli Zon Bertemu Ernie Djohan, Tengku Zulkarnain Teringat Masa Kecil


Politikus Partai Gerindra Fadli Zon memosting pertemuannya dengan penyani legendaris Ernie Djohan di lini masa akun Twitternya.

Dalam pertemuannya dengan pelantun tembang-tembang lawas ini, Fadli meminta secara khusus minta tandata-tangannya di koleksi piringan hitamnya sebanyak 50-an.

Fadli mengungkapkan pelantun lagu Teluk Bayur dan Kau Selalu di Hatiku itu sebentar lagi akan memasuki usia 70 tahun.

“Ketemu penyanyi legendaris Uni Ernie Djohan sekalian minta tanda tangan utk 50an piringan hitam. Sebentar lg berusia 70 tahun, dan sudah berkarya sejak usia 12 tahun. Lagu yang terkenal antara lain Teluk Bayur, Kau Selalu di Hatiku, Mutiara yang Hilang. Sehat terus Uni,” kata Fadli dikutip dari lini masa akun Twitternya, @Fadlizon, Sabtu (27/3/2021).

Postingan Fadli Zon langsung direspons sejumlah pengguna Twitter. Salah satunya mantan Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain yang mengaku saat kecil hafal lagu-lagu Ernie Johan.

“Salam buat Uni Ernie Djohan…Saat kecil hampir semua lagu beliau saya hafal. Mutiara yang Hilang salah satu yang terbaik…” cuit pria yang biasa disapa Ustad Tengku Zul ini.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Mereka Kelihatan Jujur – Fadli Zon

Polemik Hagia Sophia, Fadli Zon Sarankan Indonesia Tunjukkan Sikap Terbuka


Politikus sekaligus anggota DPR RI Fadli Zon baru-baru ini angkat suara menanggapi pernyataan Kapolsek Setu yang mengaku tidak tahu menahu soal adanya kabar dan informasi anggota polisi penembak Laskar FPIyang meninggal dunia.

Dalam cuitan yang diunggah di akun Twitternya, Fadli Zonmengungkapkan pendapatnya soal Kapolsek Setu yang menyampaikan bahwa dirinya tidak menerima laporan insiden kecelakaan tunggal yang mengakibatkan anggota polisi penembak FPI meninggal dunia.

Fadli Zonmenilai bahwa Kapolsek Setu terlihat sebagai sosok pemimpin yang jujur, sehingga pernyataan yang disampaikannya diyakini sebagai pernyataan yang penuh dengan kejujuran.

Kapolseknya kelihatan jujur,” tulis Fadli Zon sebagaimana dikutip PikiranRakyat-Tasikmalaya.com dari akun Twitter @fadlizon, Minggu, 28 Maret 2021.

Diketahui sebelumnya, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menyebut satu orang polisi terlapor dalam kasus pembunuhan di luar hukum atau unlawful killing terhadap empat laskar FPI meninggal dunia akibat kecelakaan.

Diberitakan Pikiran Rakyat sebelumnya, Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Agus Harianto membenarkan informasi tersebut.

“Saat gelar perkara, saya mendapat informasi kalau salah satu tersangka meninggal dunia karena kecelakaan,” kata Agus saat dikonfirmasi, Kamis, 25 Maret 2021.

Namun demikian Agus tidak merinci di mana lokasi kecelakaan anggota polisi tersebut hingga akhirnya meninggal dunia.

“Silahkan ditanya ke penyidik ya,” ucapnya.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer