Connect with us

Ekonomi

Pertumbuhan Diprediksi 5,2%, Fitch Pertahankan Peringkat Utang Indonesia BBB

Anjlok Rp14.400 Per USD, Terparah Sejak 2015


Ilustrasi (antara foto)

JAKARTA – Lembaga pemeringkat utang Fitch pada Senin (3/9) mengumumkanperingkat utang (rating) Indonesia tetap pada posisi BBB dengan outlook stable. Ini berarti Indonesia berhasil mempertahankan peringkat BBB yang diperolehnya sejak Desember 2017 itu. Sebelumnya, Fitch telah memasukkan Indonesia dalam kategori investment grade sejak 2011.

Mengenai peringkat BBB yang diperolehnya kali ini, menurut Fitch, karena tingkat beban utang pemerintah yang rendah dan pertumbuhan ekonomi yang baik merupakan faktor positif bagi peringkat utang Indonesia.

“Fitch juga menggarisbawahi beberapa upaya pemerintah dan otoritas dalam menjaga stabilitas di tengah tekanan yang dihadapi negara-negara berkembang, seperti kebijakan Bank Indonesia untuk menaikkan suku bunga, mengendalikan arus modal keluar, dan menjaga inflasi tetap berada di level yang rendah,” tulis Fitch sebagaimana dikutip dari siaran pers Kementerian Keuangan RI, Senin (3/9).

Lebih lanjut, Fitch juga melihat kondisi keuangan eksternal Indonesia lebih kuat dibanding periode Taper Tantrum di 2013 yang merupakan hasil dari disiplin kebijakan fiskal dan langkah makro-prudensial yang meredam kenaikan tajam utang luar negeri swasta.

Selain itu, yang turut mendukung stabilitas adalah kesepakatan bilateral swap dengan Australia, Jepang dan Korea Selatan, serta tetap berpartisipasi dalam Chiang Mai Initiative.

Pada sisi pengelolaan fiskal, Fitch memandang konsolidasi fiskal dapat memperbaiki posisi utang publik Indonesia yang saat ini sudah cukup rendah dibandingkan dengan rata-rata negara peers. Terlebih jauh, risiko sektor perbankan juga masih terbatas didukung antara lain rasio kecukupan modal yang tetap kuat.

Fitch juga menilai, pertumbuhan PDB Indonesia lebih baik dibandingkan negara-negara peers. “Fitch memperkirakan PDB Indonesia meningkat sebesar 5,2 persen di 2019 dan 5,3 persen di 2020 yang didukung oleh peningkatan belanja infrastruktur publik,” tulis siaran pers Kementerian Keuangan RI.

Di sisi lain, Fitch melihat adanya risiko yang dapat timbul dari peningkatan ketegangan perdagangan internasional bagi negara berkembang, termasuk Indonesia. Dampak yang mungkin ditimbulkan antara lain sentimen negatif dan penurunan harga komoditas.

Fitch juga melihat adanya ruang perbaikan bagi Indonesia ke depan seperti pada peningkatan tingkat penerimaan negara, peningkatan pendapatan per kapita, serta perbaikan tata kelola. Perbaikan tersebut dapat didorong melalui upaya reformasi berkelanjutan.

Selain itu, terdapat beberapa faktor yang dianggap Fitch dapat mendorong peningkatan peringkat utang Indonesia ke depan yakni penguatan keuangan eksternal, perluasan basis ekspor manufaktur, dan turunnya ketergantungan terhadap arus modal portofolio.

Di sisi fiskal, perbaikan terus menerus terhadap rasio penerimaan negara juga dapat menjadi faktor pendorong kenaikan peringkat utang, serta terus membaiknya standar tata kelola.

Kementerian Keuangan RI menilai, langkah Fitch mempertahankan peringkat utang Indonesia pada posisi BBB dengan outlook stable tersebut menunjukkan bahwa fokus Pemerintah pada upaya menjaga stabilitas di tengah gejolak global dinilai baik.

Pengumuman ini juga menunjukan adanya kepercayaan yang cukup tinggi dari dunia internasional kepada perekonomian Indonesia di tengah ketidakpastian perekonomian global.(aci)



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekonomi

Telkomsel Mitra Inovasi Pimpin Investasi Pre-Series A di Feedloop

Telkomsel Mitra Inovasi Pimpin Investasi Pre-Series A di Feedloop


JAKARTA – Telkomsel terus bergerak maju dalam membuka berbagai peluang dalam pemberdayaan digital-preneurs, terutama startup yang memiliki potensi untuk berkembang di Indonesia melalui pemanfaatan dan pengoptimalan ekosistem, aset, dan kompetensi yang dimiliki oleh Telkomsel.

Dukungan tersebut kini diaktualisasikan melalui aksi korporasi dengan mengumumkan strategic investment yang dilakukan oleh Telkomsel Mitra Inovasi (TMI), yakni unit ventura Telkomsel, melalui investasi Pre-Series A kepada Feedloop, sebuah startup yang bergerak di bidang SaaS (Software as a Service) yang memiliki No Code Development Platform (NCDP) atau platform tanpa kode untuk membantu sektor korporasi serta usaha kecil dan menengah (UKM) dalam mengakselerasi transformasi digital di setiap proses bisnis melalui hyperautomation. Putaran pendanaan Pre-Series A ini dipimpin dengan nilai terbesar dari TMI dan diikuti oleh dua perusahaan modal ventura lainnya, yaitu East Ventures dan Aksara Ventures.

Direktur Utama TMI Marlin R. Siahaan mengatakan, TMI memandang penggunaan platform No Code Development Platform (NCDP) atau platform tanpa kode untuk membuat aplikasi yang diusung oleh Feedloop akan sangat membantu korporasi, UKM hingga calon digital-preneurs.

Di mana diproyeksikan dalam beberapa tahun ke depan solusi dari layanan ini akan banyak diadopsi oleh para pengembang aplikasi atau bisnis lainnya untuk dapat membangun platform yang efektif dan efisien, sehingga akan mampu menghadirkan banyak solusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat terkini, terlebih di era 5G. Dengan kolaborasi yang terjalin antara Feedloop dengan Telkomsel melalui strategic investment TMI, akan ada banyak inovasi yang siap kami hadirkan bersama, sebagai upaya membuka peluang yang lebih luas bagi korporasi dan UKM dalam meningkatkan potensi bisnisnya.

Feedloop sendiri merupakan startup pengembang dan pengelola platform tanpa kode atau No Code Development Platform (NCDP) bernama Qore, yang memungkinkan pengguna dapat membuat aplikasinya sendiri untuk berbagai kebutuhan seperti human resources, warehouse management, customer app, hingga operasional lainnya tanpa perlu memahami bahasa pemograman atau memiliki keahlian coding. Selain Qore, Feedloop adalah pengembang dan pengelola Customer Data and Experience Platform (CDXP). CDXP mengkombinasikan Customer Big Data dari berbagai channel yang kemudian dikelola oleh kapabilitas marketing modern sehingga perusahaan dapat menyatukan data konsumen ke dalam satu platform single customer view, meningkatkan engagement, serta menganalisa perilaku konsumen secara real-time.

Solusi yang dihadirkan Feedloop ini telah digunakan oleh berbagai perusahaan besar seperti Bank BRI, Paragon Technology and Innovation, Accenture Indonesia, dan GIZ Indonesia dalam mengakselerasi transformasi bisnis.

Feedloop juga telah dipercaya sebagai national partner oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) dalam Gerakan Nasional 1000 Startup Digital, di mana Feedloop telah menyediakan platform untuk membantu para founder startup dalam membangun aplikasi siap pakai hanya dalam waktu kurang lebih satu bulan.

Investasi Pre-Series A ini akan memberikan modal bagi Feedloop untuk melayani lebih banyak sektor Enterprise di tahun mendatang. Feedloop berencana menggunakan dana tersebut untuk mendorong pembangunan teknologi dan produk, merekrut sumber daya manusia, serta membangun jaringan distribusi untuk pemasaran platform-nya di Indonesia dan Asia Tenggara.

CEO dan Co-Founder Feedloop Ahmad Rizqi Meydiarso mengatakan, memasuki tahun ke-tiga, Feedloop akan terus berkomitmen untuk menjadi digital enabler bagi perusahaan-perusahaan Indonesia untuk digitalisasi layanan dan melayani konsumen mereka dengan lebih baik.

“Selain itu, kami juga berupaya membantu UKM di Indonesia untuk ikut bertransformasi digital agar dapat memajukan bisnis mereka. Pendanaan dari TMI akan membantu mengakselerasi terwujudnya misi besar kami untuk melakukan pemerataan transformasi digital di seluruh Indonesia,” katanya. (mat)

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘{your-app-id}’,
cookie : true,
xfbml : true,
version : ‘{api-version}’
});

FB.AppEvents.logPageView();

};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

Ekonomi

Rupiah Menguat di Level Rp14.442/USD

Rupiah Pagi Ini Menguat Rp13.980


 

JAKARTA – Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) balik menguat pada perdagangan hari ini. Namun Rupiah masih berada pada level Rp14.400 per USD.

Melansir Bloomberg, Jakarta, Jumat 30/7/2021), Rupiah menguat 40 poin atau 0,28% ke level Rp14.442 per USD.

Sedangkan di Yahoo Finance, Rupiah menguat 6 poin atau 0,04% pada level Rp14.488 per USD. Dengan perkiraan pergerakan hari ini di level Rp14.488-Rp14.488 per USD.

Sebagai informasi, Dolar AS melemah ke level terendah dalam satu bulan ini di perdagangan Kamis. Sehari setelah Federal Reserve AS menyatakan belum tiba saatnya untuk melonggarkan stimulus moneter, dolar AS rally dalam sebulan ini.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang lainnya, turun 0,383% pada level 91,905 atau terendah sejak 29 Juni. Euro naik 0,35% terhadap dolar menjadi USD1,1885.

“Kekuasaan dolar atas euro tampaknya berakhir karena The Fed. Ekonomi perlahan-lahan mencapai kemajuan substansial di pasar tenaga kerja,” kata Analis Pasar Senior Amerika OANDA, Edward Moya, dilansir dari Reuters.

Meski demikian, indeks dolar AS masih naik 1,6% sejak pertemuan Fed pada Juni. Keputusan hawkish bank sentral AS memberi sedikit dukungan. (okezone)

Lihat Artikel Asli

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘{your-app-id}’,
cookie : true,
xfbml : true,
version : ‘{api-version}’
});

FB.AppEvents.logPageView();

};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

Ekonomi

756.750 Kg Beras Bantuan PPKM Sumbar Telah Disalurkan –

756.750 Kg Beras Bantuan PPKM Sumbar Telah Disalurkan -


PADANG – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) diwakili Kepala Dinas Sosial Jumaidi, melepas peluncuran bantuan beras PPKM tahun 2021 untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sosial Tunai (BST) se-Provinsi Sumbar, di Gudang Bulog Kanwil Sumbar, Rawang, Kota Padang, Kamis (29/7/2021).

Beras bantuan PPKM ini untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terkena dampak akibat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang terdata sebagai KPM PKH dan BST. Masing-masing KPM akan mendapat bantuan sebanyak 10 kg beras jenis premium.

Pimpinan Wilayah Bulog Kanwil Sumbar Tommy Despalingga, dalam laporannya menyebutkan total kuota beras untuk bantuan PPKM di Sumbar sebanyak 3.462.400 kg beras untuk 346.240 KPM, yang terdiri dari 170.396 PKH dan 175.844 BST.

Stok beras yang ada di seluruh gudang Bulog, menurut Tommy, lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan bantuan beras PPKM di Sumbar.

“Sisa stok beras yang ada di seluruh gudang Bulog Sumbar per 28 Juli 2021 sebanyak 9.257,5 Ton dan akan masuk lagi 1.200 Ton, sehingga total stok ada 10.457,5 Ton. Jadi insyaallaah stok aman sampai Oktober nanti. Selain bantuan beras PPKM, Bulog juga membantu beras untuk yang lain seperti bencana alam, kita siap berapapun dibutuhkan,” jelas Tommy.

Untuk realisasi penyaluran beras bantuan PPKM lanjut Tommy, hingga 28 Juli 2021, berdasarkan delivery order (DO) telah mencapai 756.750 kg atau 21,9 persen dari total bantuan.

Tommy juga menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas dukungan Pemerintah Provinsi Sumbar dan juga PT. Pos Indonesia sehingga penyaluran beras bantuan PPKM dapat berjalan lancar.

Sebelum meresmikan peluncuran beras bantuan PPKM, Kadis Sosial Provinsi Sumbar Jumaidi, bersama Kepala Kantor Pos Padang, Ketua Satgas Logistik Bansos dan Pimpinan Bulog Kanwil Sumbar meninjau stok beras di gudang Bulog, Rawang.

Atas nama Pemprov Sumbar, Jumaidi menyampaikan terimakasih atas penyaluran beras bantuan PPKM dari Bulog melalui PT. Pos dan mengimbau kabupaten kota agar mempercepat proses penyaluran sehingga bisa segera dimanfaatkan masyarakat yang terdampak kebijakan PPKM.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, saya menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Pusat melalui Bulog dan PT. Pos atas penyaluran beras bantuan ini. Bantuan ini tentu sangat besar artinya bagi masyarakat Sumbar yang merasakan dampak pandemi ini. Mudah-mudahan wujud perhatian pemerintah ini bisa segera sampai dan dinikmati masyarakat,” ungkap Jumaidi.

Sementara itu, Kepala Kantor Pos Utama Padang, Agus Tria Dian menyebutkan, penyaluran Bansos sekaligus beras bantuan PPKM telah dimulai sejak 24 Juli lalu dan terus dilakukan hingga 31 Juli nanti.(yuke)

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘{your-app-id}’,
cookie : true,
xfbml : true,
version : ‘{api-version}’
});

FB.AppEvents.logPageView();

};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer