Connect with us

#golkarsumbar

PIlkada, Golkar Sumbar Warning Kabupaten/Kota yang Belum Buka Pendaftaran Calon

PIlkada, Golkar Sumbar Warning Kabupaten/Kota yang Belum Buka Pendaftaran Calon


PADANG – DPD Partai Golkar Sumbar me-warning kabupaten dan kota yang belum membuka pendaftaran untuk segera melakukan penjaringan calon kepala daerah di wilayah masing-masing.

Melalui surat nomor 17/5/GKSB/1/2020 yang ditandatangi Ketua DPD GOlkar Sumbar Hendra Irwan Rahim dan Plt Sekretaris Mikadri Miyar dijelaskan, berdasarkan laporan yang diterima, ada beberapa daerah kabupaten/kota yang melaksanakan Pilkada tahun 2020 masih belum melaksanakan pembukaan/penjaringan bakal calon kepala daerah/wakil kepala daerah.

Untuk itu, bagi daerah yang belum membuka pendaftaran/penjaringan, untuk segera membuka pendaftaran/penjaringan bakal calon kepala daerah/wakil kepala daerah di wilayah masing-masing.

Plt Sekretaris DPD Golkar Sumbar, Mikadri Miyar yang dihubungi Sabtu (25/1) mengatakan, surat tersebut sudah yang ketiga kalinya. “Yang pertama arahan untuk membentuk tim penjaringan, kedua untuk membuka pendaftaran dan yang ketiga ini bagi kabupaten/kota yang masih belum membuka pendaftaran,” katanya.

Dijelaskannya, penjaringan calon kepala daerah/wakil kepala daerah itu sesuai Juklak 06 tahun 2016, dan diperkuat Rapimnas Golkar pada 2019. “Aturan itu mesti dipatuhi,” katanya.

Menurut Jutlak itu katanya, kabupaten/kota diwajibkan mengirimkan sejumlah nama calon ke DPD provinsi. “Bagaimana menentukan nama calon yang akan dikirimkan ke provinsi untuk diteruskan ke pusat, jika tidak dilakukan penjaringan,” kata Mikadri.

Pihaknya pun tidak menutup kemungkinan dilakukannya penjaringan di provinsi bagi kabupaten/kota yang tidak kunjung membuka pendaftaran. “Kami rapatkan lagi nanti, tentu diminta penjelasan dulu kepada pengurus kabupaten/kota yang tidak juga membuka pendaftaran, apa masalah dan alasannya tidak melakukan itu,” katanya.

Hal yang sama juga ditegaskan Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati, Wako/Wawako DPD Golkar Sumbar, Mirwan Pulungan. “Kami beri waktu kabupaten/kota yang belum melakukan penjaringan hingga pertengahan Februari mendatang. Jika tidak juga, tentu akan disampaikan ke DPP. DPP nanti yang akan memutuskan langkah berikutnya,” katanya.

Menurut catatan Singgalang, ada empat kabupaten di Sumbar yang belum membuka pendaftaran bakal calon kepala daerah, yakni Pasaman, Tanah Datar, Kabupaten Solok dan Solok Selatan. (arief)



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

#golkarsumbar

Golkar Siap Berkontribusi untuk Kemajuan Sumbar

Golkar Siap Berkontribusi untuk Kemajuan Sumbar


PADANG – Sebagai partai yang prorakyat, Partai Golkar siap berkontribusi untuk kemajuan daerah Sumbar. Selama ini, Golkar dikenang rakyat atas kepedulian dan dedikasinya. Ke depan Golkar akan terus mengabdi dan tetap peduli.

“Suara rakyat, suara Golkar bukan sebatas tagline, tapi benar-benar dijabarkan di lapangan. Golkar sudah teruji dan Insyaallah terus berbuat tanpa pamrih,” kata Ketua Harian DPD Partai Golkar Sumbar, Khairunas di Padang, Selasa (12/11).

Menurut Khairunas, dalam menjabarkan tagline Partai Golkar tersebut dan diselaraskan dengan momentum Pilkada serentak 2020, Golkar siap menghadapinya. Tak sekadar meramaikan tapi juga berpartisipasi aktif sesuai kodrat Partai Golkar yang identik dengan partai yang komit dengan pembangunan daerah.

“Parpol lain sudah riuh rendah menghadapi Pilkada. Kita sebenarnya juga sudah. Tapi perlu digas lagi agar lebih kencang ke depan. Apalagi, publik di Sumbar menunggu, kabar Golkar jelang Pilkada,” sebut anggota DPRD Sumbar ini.

Khairunas tak menampik baik di provinsi maupun kabupaten/kota yang akan melaksanakan Pilkada serentak 2020 sudah mulai mempersiapkannya. Karena itu Golkar akan memacu kecepatannya, baik di provinsi maupun kabupaten/kota menghadapi Pilkada 2020.

Di Sumbar, misalnya, sebut mantan Ketua DPRD Solok Selatan tiga periode ini, Golkar mendapatkan 8 kursi dari 65 kursi. Dengan kata lain, porsinya cukup besar untuk menatap Pilgub 2020. Apalagi mengacu ke UU, untuk Pilgub, semua parpol, kecuali Gerindra, harus berkoalisi untuk bisa mengusung pasangan calon.

“Untuk menatap Pilgub, Golkar siap membangun koalisi dengan parpol lain. Bagi Golkar, yang penting diprioritaskan adalah untuk kepentingan daerah dan rakyat. Cocok, berangkat kita menuju Pilkada,” terang Khairunas.

Dia pun menyebutkan Golkar tidak kekurangan kader untuk menjadi cagub/cawagub. Bahkan di antara kader tersebut, sarat pengalaman di birokrasi, di DPRD dan nilai plus lainnya.

Seperti Darul Siska, anggota DPR yang sedang kenyang makam asam garam dalam dunia perpolitikan pemerintahan. Begitu juga John Kenedy Azis, anggota DPR yang rajin temui konstituen dan pengacara yang peduli wong cilik.

Kemudian, Hendra Irwan Rahim, Ketua Partai Golkar Sumbar. Matang di legislatif dan naluri keberpihakan untuk kepentingan rakyatc, tinggi sama seperti platform Partai Golkar sendiri. Lalu Benny Utama, matang dan sarat pengalaman baik di birokrasi maupun legislatif. Pernah jadi Bupati dan Wabup. Kepedulian kepada rakyat terukur.

Nama Khairunas sendiri juga masuk radar. Pengusaha yang kenyang pengalaman di DPRD Kabupaten Solok dan Solok Selatan, gigih berjuang untuk kepentingan rakyat. Pun Desra Ediwan yang mengakar di tengah rakyat. Dua periode menjadi Wabup Solok.

Begitu pula, Weno Aulia Durin, Bendahara Partai Golkar Sumbar. Pengusaha yang selalu peduli kepada rakyat kecil. Keberhasilan sang ayah, Hasan Basri Durin dalam membangun Sumbar, banyak diharapkan publik dapat dilanjutkan Weno.

“Banyak lagi figur-figur handal dari Golkar. Singkat kata, Golkar siap berkoalisi dengan parpol lain untuk menatap Pilkada 2020 sekaligus memberikan kontribusi memajukan Sumbar,” ujarnya. (pen)



Sumber

Baca Selengkapnya

#golkarsumbar

Pilkada 2020, Golkar Sumbar Usung Tokoh Sesuai Harapan Rakyat

Pilkada 2020, Golkar Sumbar Usung Tokoh Sesuai Harapan Rakyat


PADANG – Menghadapi Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020, Partai Golkar komit mendukung tokoh sesuai harapan rakyat. Golkar dalam konteks ini lebih mengedepankan kepentingan masyarakat dan daerah.

“Suara rakyat suara Golkar yang menjadi tagline Partai Golkar, betul-betul kita jabarkan di lapangan. Apa yang diharapkan mayoritas rakyat, itulah sikap Golkar,” kata Ketua DPD Partai Golkar Sumbar, Hendra Irwan Rahim di Padang, Minggu (3/11).

Dalam rapat dengan DPD Partai Golkar kabupaten/kota beberapa hari lalu di kantor DPD Partai Golkar Sumbar, semua pengurus sepakat untuk mengedepankan hal ini. Golkar harus jeli dan memahami apa sesungguhnya yang diharapkan masyarakat terkait suksesi kepemimpinan baik di provinsi maupun di kabupaten/kota.

Di Sumbar, tercatat yang melaksanakan Pilkada serentak adalah untuk pemilihan gubernur dan 13 kabupaten/kota se-Sumbar, meliputi Padang Pariaman, Agam, Bukittinggi, Pasaman, Pasaman Barat, Limapuluh Kota, Sijunjung, Dharmasraya, Pesisir Selatan, Solok Selatan, Kabupaten Solok dan Kota Solok.

“Langkah awal, tentu kita siapkan kader Golkar yang terbaik dan sesuai harapan rakyat, baik sebagai orang nomor satu maupun orang nomor dua. Dengan kata lain, sebagai kader tentu mendapat prioritas utama,” sebut Hendra.

Jika di lapangan kenyataannya mayoritas masyarakat lebih memilih non kader, dengan kata lain, ada figur lain yang lebih diterima masyarakat ketimbang kader Golkar, pihaknya akan sejalan dengan harapan masyarakat, akan mengusung figur tersebut.

“Tegasnya, kader Golkar yang diusung dalam Pilkada serentak bukan harga mati. Semua ditentukan sejauh mana respon masyarakat, termasuk hasil survei yang juga menjadi pertimbangan bagi Golkar untuk menetapkan calon kepala daerah,” sebut Hendra. (pen)

 



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer