Connect with us

News

PMI Bukittinggi dan Warga Masak Satu Ton Rendang untuk Lombok

PMI Bukittinggi dan Warga Galuang Masak 1 Ton Rendang untuk Lombok


Sabtu, 25 Agustus 2018 – 00:04:05 WIB – 511

PMI Bukittinggi dan Warga Masak Satu Ton Rendang untuk Lombok

Warga Galuang dan PMI Bukittinggi memasak Rendang untuk korban gempa Lombok, Jumat (24/8).

BUKITTINGGI – Peduli korban gempa Lombok, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bukittinggi bersama masyarakat Galuang, Nagari Sungai Puar, Agam menggelar aksi memasak 1 ton Rendang, Jumat (24/8/2018).

Daging sapi qurban ini merupakan sumbangan masyarakat Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam sebanyak 750 Kg yang akan menghasilkan kurang lebih 1 ton Rendang.

Ketua PMI Kota Bukittinggi Chairunnas mengatakan, aksi ini merupakan bentuk peduli sesama warga Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam untuk korban gempa Lombok.

“Kita juga merasakan duka masyarakat Lombok yang tertimpa musibah gempa bumi,” katanya.

“Bukittinggi-Agam itu satu. Kita harapkan kedepan kerjasama untuk bidang sosial kemanusiaan ini dapat terus berlanjut,” sebutnya.

“Aksi memasak 1 ton Rendang ini dikerjakan oleh ibu-ibu PKK dan relawan PMI Bukittinggi yang mana ditargetkan 5 hari dan selesai Senin (27/8/2018). Masakan Rendang yang telah masak langsung di packing secara rapi dengan bungkus plastik,” ungkapnya.

“Rencana, Selasa (28/8/2018) akan diantar langsung ke lokasi bencana gempa Lombok melalui jalur darat dengan menggunakan beberapa kendaraan PMI Kota Bukittinggi. Perjalanan ditargetkan lima hari sampai di Lombok,” ucap Chairunnas.

Sementara itu kepala markas PMI Sumbar, Hidayatul Irwan menyampaikan apresiasi atas penggalangan donasi daging sapi untuk dibuat masakan rendang siap saji ini.

“Karena masakan Rendang ini adalah masakan khas Minangkabau dan juga kini sangat ditunggu-tunggu oleh warga di lokasi bencana,” ujar Hidayatul Irwan.

Hal senada juga disampaikan Camat Sungai Pua Syafrizal, juga mengapresiasi kegiatan sosial untuk Lombok yang dimotori PMI Kota Bukittinggi ini.

“Pemerintah Kabupaten Agam juga siap memberikan dukungan penuh, sehingga korban gempa Lombok yang juga merupakan saudara kita itu ikut terbantu,” katanya.

Di tempat yang sama, kepala markas PMI Kota Bukitinggi, Ahmad Jais, menerangkan, berawal dari 100 kg daging sapi qurban dari masyarakat Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam yang peduli dengan Lombok yang akhirnya terkumpul 750 kg daging qurban.

“Kegiatan ini bukanlah suatu program, tetapi bentuk kepeduliaan sesama manusia yang sedang dilanda musibah. Semoga aksi peduli Lombok dengan memasak 1 ton Rendang ini dapat masuk dalam rekor MURI,” pungkas Ahmad Jais. (Iwin SB)

Polling Capres cawapres 2019-2024

Editor/Sumber: Romeo

Tag: bukittinggi,daerah,gempa,kesehatan,metro,sosial,sumatra-barat

Pernyataan Mahfud di ILC, Dari Isu PHP Hingga Bukan Kader NU

Pernyataan Mahfud di ILC, Dari Isu PHP Hingga Bukan Kader NU

JAKARTA – Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Mahfud MD memberikan penjelasan mengenai…

Peringati HUT RI ke-73 Bendera Raksasa Dikibarkan di Bukik Gadang Pasaman

Peringati HUT RI ke-73 Bendera Raksasa Dikibarkan di Bukik Gadang Pasaman

PASAMAN – Tim ekspedisi mengibarkan bendera merah putih ukuran 17 x 13 meter saat pelaksanaan upacara HUT RI ke 73 di…

Menteri Kabinet Kerja jadi Tim Sukses Jokowi, Begini Tanggapan Fadli Zon

Menteri Kabinet Kerja jadi Tim Sukses Jokowi, Begini Tanggapan Fadli Zon

POLITIK – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon tak masalah ada menteri yang masuk ke Timses Joko Widodo…

Fakultas Pariwisata UMSB Boyong Dua Gelar Juara di Ajang PTC 2018

Fakultas Pariwisata UMSB Boyong Dua Gelar Juara di Ajang PTC 2018

BUKITTINGGI – Mochammad Abdi. SE.MM dekan Fakultas Pariwisata UMSB menjelaskan, Kamis (16/8) di ruang kerjanya, bahwa…

Bocah 8 Tahun Warga Kinali Pasaman Barat Dilaporkan Hilang

Bocah 8 Tahun Warga Kinali Pasaman Barat Dilaporkan Hilang

PASAMAN BARAT – Seorang anak usia 8 tahun siswa SD 03 Kinali, warga Jorong Bandua Balai, Kecamatan Kinali, Kabupaten…

(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/id_ID/sdk.js#xfbml=1&version=v2.8&appId=1208534375853801”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Fadli Zon Beri Kritik Soal Anggaran Dana Kartu Prakerja – Fadli Zon

Juliari Korupsi Bansos, Fadli Zon: Kesempatan Bikin Orang Jadi Maling


Politikus Partai Gerindra Fadli Zon tak henti-hentinya memberikan kritik kepada pemerintah. Kali ini, ia mengkritik terkait anggaran penambahan Rp 10 triliun untuk Program Kartu Prakerja yang disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Ia menilai program itu hanya buang-buang uang saja dan seharusnya program tersebut bisa diberikan pemerintah secara gratis, apalagi kini masyarakat banyak terdampak ekonomi akibat pandemi Covid-19. 

Ini Program Kartu Prakerja tak jelas, buang-buang uang untuk pelatihan padahal bisa gratis,” kata Fadli di akun Twitternya yang dilihat Selasa, 20 Juli 2021.

Alih-alih digelontorkan untuk program tersebut, menurutnya lebih baik anggaran tersebut bisa dipakai untuk memberikan bantuan uang tunai terhadap masyarakat yang terkena PHK. 

elain itu anggaran Rp 10 triliun juga dikatakan Fadli bisa diberikan untuk tenaga kesehatan dalam bentuk intensif dan kebutuhan rumah sakit lainnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan dengan ditambahnya anggaran senilai Rp 10 triliun, diharapkan peserta program Kartu Pra Kerja dapat meningkat hingga 2,8 juta orang. Totalnya, pemerintah sudah menggelontorkan Rp 30 triliun untuk Program Kartu Pra Kerja dengan 8,4 juta peserta yang terlibat.

Perempuan yang kerap di sapa Ani itu mengatakan penambahan anggaran program Kartu Pra Kerja itu berdasarkan hasil survei internal. Adapun harapannya penambahan anggaran tersebut bisa membantu masyarakat yang sedang mencari kerja ataupun terkena PHK

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Buang-buang Uang, Sebaiknya Bayar Insentif Nakes! – Fadli Zon

Fadli Zon Sebut Kebijakan Bansos COVID-19 Bermasalah Sejak Awal


Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon mengatakan, Program Kartu  Prakerja merupakan program yang hanya buang-buang uang. Oleh sebab itu, dia mengkritik keras ketika pemerintah mengumukan akan menambah Rp10 triliun untuk program tersebut.

Penambahan anggaran itu diklaim pemerintah sebagai upaya memberikan bantuan kepada masyarakat yang kehilangan pekerjaan akibat pandemi Corona Virus Desease 2019 atau COVID-19. Fadli Zon menilai, seharusnya pelatihan itu bisa diberikan pemerintah secara cuma-cuma.

“Ini Program Kartu Prakerja tak jelas, buang-buang uang untuk pelatihan padahal bisa gratis,” kata Fadli Zon melalui akun Twitternya @fadlizon pada Minggu (18/07/2021).

Alih-alih digelontorkan untuk program tersebut, menurutnya lebih baik anggaran bisa dipakai untuk memberikan bantuan uang tunai terhadap masyarakat yang terkena PHK. Selain itu anggaran Rp10 triliun juga dikatakan Fadli Zon bisa diberikan untuk tenaga kesehatan dalam bentuk intensif dan kebutuhan rumah sakit lainnya.

“Sebaiknya uang Kartu Prakerja langsung diberikan pada mereka yang terkena PHK atau kasih insentif nakes dan bayar utang rumah sakit,” tuturnya.

Sebelumnya disebutkan, Pemerintah akan menambah anggaran untuk program Kartu Prakerja hingga Rp10 triliun sebagai bagian dari perlindungan sosial selama pandemi COVID-19. Semula, pemerintah menganggarkan Rp20 triliun untuk program tersebut dengan sasaran 5,6 juta orang peserta.

“Kami akan tambahkan Rp10 triliun lagi, sehingga program Kartu Prakerja tadi bisa menambah 2,8 juta peserta, sehingga total anggaran menjadi Rp30 triliun dengan total 8,4 juta,” ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers virtual, Sabtu (17/07/2021). 

Lebih jauh Sri Mulyani memaparkan, kenaikan anggaran tersebut karena hasil survei menunjukkan bahwa program terbukti cukup membantu para pencari kerja atau yang terkena PHK selama pandemi COVID-19. 

Mekanisme program Kartu Prakerja tambahan ini masih sama seperti yang dilakukan sebelumnya. Setiap penerima akan mendapatkan biaya pelatihan sebesar Rp1 juta dan mendapatkan insentif Rp600 ribu per bulan untuk 4 bulan.

Adapun total jumlah bantuan yang didapatkan sebesar Rp2,4 juta. Tiap peserta juga akan mendapatkan dana sebesar Rp50 ribu setiap kali mengisi survei.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Ngawur Mana Militernya? – Fadli Zon

Dana Haji Mau Dipakai Perkuat Rupiah, Tanya Fadli Zon: Pemilik Dana Rela Uangnya Dipakai?


Anggota DPRI RI Fraksi Partai Gerindra, Fadli Zon mengkritik pernyataan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy.

Dalam pernyataannya, Muhadjir menyebut Indonesia berada di kondisi darurat militer dalam menangani pandemi Covid-19.

Melalui akun Twitter–nya, @fadlizon, Fadli Zon menilai pernyataan Muhadjir asal-asalan alias ngawur.

Ia menyesalkan penggunaan istilah darurat militer dalam pernyataan Menko PMK ini.

Pernyataan ini ngawur, kok bisa mengatakan sekarang darurat militer. Mana militernya ?” tulis Fadli Zon, Sabtu (17/7/2021).

Menurutnya, pernyataan dari Muhadjir menambah bukti, koordinasi pemerintah penanganan Covid-19 yang kurang. https://d-1023473858618586686.ampproject.net/2107030008001/frame.html

Sirkus pernyataan ini hanya menambah daftar kurangnya konsep n pengetahuan elementer plus koordinasi penanganan covid,” katanya.

Selain Fadli Zon, kritik juga datang dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Wakil Ketua PKS Sukamta, pernyataan Menko PMK ngawur dan semakin menunjukkan pemerintah masih gagal membangun koordinasi di internal mereka.

“Sudah hampir satu setengah tahun pandemi covid, masih saja pejabat pemerintah buat pernyataan-pernyataan yang membingungkan dan tidak punya pijakan hukum yang jelas,” katanya kepada Tribunnews, Minggu (17/7/2021).

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer