Connect with us

BIM

Puncak Arus Mudik di BIM Terpecah Dua

Puncak Arus Mudik di BIM Terpecah Dua


Puncak Arus Mudik di BIM Terpecah DuaReviewed by Muhammad Aidilon.This Is Article AboutPuncak Arus Mudik di BIM Terpecah DuaPADANG, RedaksiSumbar.com – Puncak arus mudik di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) diperkirakan akan terbagi dalam dua interval waktu. Executive General Manager Angkasa Pura II Cabang BIM, Dwi Ananda, menjelaskan bahwa berdasarkan statistik tahunan maka puncak arus mudik akan jatuh pada H-3 Lebaran atau Selasa, 12 Juni 2018. Namun karena cuti bersama sudah dimulai sejak Senin, 11 Juni […]

PADANG, RedaksiSumbar.com – Puncak arus mudik di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) diperkirakan akan terbagi dalam dua interval waktu.

Executive General Manager Angkasa Pura II Cabang BIM, Dwi Ananda, menjelaskan bahwa berdasarkan statistik tahunan maka puncak arus mudik akan jatuh pada H-3 Lebaran atau Selasa, 12 Juni 2018.

Namun karena cuti bersama sudah dimulai sejak Senin, 11 Juni 2018, maka lonjakan penumpang diyakini sudah mulai terjadi sejak Jumat , 8 Juni 2018 hingga Minggu, 10 Juni 2018.

“Jadi prediksi pertama pada H-3. Namun karena Senin sudah libur, Jumat besok sudah mulai ada lonjakan,” jelas Dwi di BIM, Kamis, 7 Juni 2018.

Sementara untuk arus balik Lebaran, Angkasa Pura II BIM memprediksi akan terjadi mulai H+4 Lebaran yakni 19-20 Juni dan H+8 Lebaran yakni 23-34 Juni. Puncak arus balik disesuaikan dengan habisnya masa cuti bersama karyawan.

Angkasa Pura II juga memprediksi akan terjadi peningkatan pergerakan penumpang sebesar 12-20 persen dari angka normalnya. Sementara pergerakan pesawat diperkirakan mengalami kenaikan 8-12 persen dari angka harian. Total penumpang selama periode mudik Lebaran H-7 sampai H+7 Lebaran nanti, diprediksi sebanyak 152.418 penumpang dengan 864 penerbangan datang dan angka yang sama untuk penerbangan berangkat.

“Sejak dua pekan jelang Puasa justru rendah. Banyak penerbangan batal. Hari ini kondisinya baru kembali ke normal. Besok diprediksi baru mulai naik,” ungkapnya.

“Kami imbau penumpang perhatikan jadwal terbang. Jangan bawa barang terlau banyak karena potensi tercecer dan hilang,” sambung Dwi.

Topik: , ,





Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

arus mudik

Kenaikan Kedatangan di BIM Dinilai Signifikan

Kenaikan Kedatangan di BIM Dinilai Signifikan


Kenaikan Kedatangan di BIM Dinilai SignifikanReviewed by Muhammad Aidilon.This Is Article AboutKenaikan Kedatangan di BIM Dinilai SignifikanPADANG, RedaksiSumbar.com – Lonjakan penumpang di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Padang Pariaman sudah terjadi pada H-6 dan H-5 jelang Lebaran 2018. Pada H-6 atau Sabtu (9/6) tercatat jumlah penumpang di BIM mencapai 14.899 atau naik 33,43 persen dibandingkan tahun lalu yang hanya 11.162. Sementara pada H-5 tercatat jumlah penumpang 14.430 atau naik 23,93 persen. “Dari data di […]

PADANG, RedaksiSumbar.com – Lonjakan penumpang di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Padang Pariaman sudah terjadi pada H-6 dan H-5 jelang Lebaran 2018.

Pada H-6 atau Sabtu (9/6) tercatat jumlah penumpang di BIM mencapai 14.899 atau naik 33,43 persen dibandingkan tahun lalu yang hanya 11.162. Sementara pada H-5 tercatat jumlah penumpang 14.430 atau naik 23,93 persen.

“Dari data di Media Center BIM, lonjakan penumpang telah terjadi pada H-6 dan H-5. Dibandingkan pada H-4 dan H-3, kenaikannya cukup signifikan. Diprediksi H-1 juga terjadi peningkatan tapi sebanyak H-6. Hal ini disebabkan H-6 jatuh pada hari pertama cuti,” kata anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Hj. Emma Yohanna yang meninjau lonjakan penumpang di BIM, Rabu, 13 Juni 2018.

Emma mengatakan, pihaknya melakukan peninjauan di BIM terkait dengan mitra Komite II DPD RI yaitu Kementerian Perhubungan. Selain memantau lonjakan penumpang, pihaknya juga meninjau sarana dan prasana yang ada di BIM seperti ruang tunggu, toilet, mushalla dan sarana lainnya.

“Dari hasil peninjauan kita, BIM termasuk sudah bagus. Sarana dan prasananya sudah berstandar. Awalnya, sempat ada keluhan soal air toilet keruh. Namun setelah kita cek dan tanyakan ke pihak bandara, ternyata sudah diperbaiki. Bahkan, pihak bandara memasok airnya langsung dari PDAM,” tutur Emma.

Kendati sudah bagus, namun pihaknya terus mendorong supaya BIM melakukan peningkatan sarana dan prasarana. Salah satu yang perlu diperbaiki adalah jalan menuju parkiran sepeda motor yang masih belum bagus. Kendati demikian, pihak bandara mengaku akan segera melakukan perbaikan setelah Lebaran.

Sementara itu, Executive General Manager PT Angkasa Pura II Dwi Ananda Wijaksana mengatakan, secara umum terjadi lonjakan penumpang yang sangat signifikan di BIM, mulai dari H-8 hingga H-3 terjadi peningkatan yang tajam. Pada H-8 tercatat 10.909 penumpang naik 9,2 persen dibandingkan tahun lalu yang hanya 9.990. Kemudian H-7 tercatat 13.217 penumpang dan naik 17,34 persen dibanding tahun lalu 11.264 penumpang.

“Kemudian H-6 terjadi lonjakan mencapai 33,49 persen atau dari 11.162 menjadi 14.899. Pada H-5 naik 23,93 persen dari 11.644 menjadi 14.430 penumpang,” jelas Dwi Ananda.

Setelah itu, pada H-4 masih terjadi lonjakan namun persentase kenaikannya masih kurang dibandingkan H-6 dan H-5 yaitu naik 8,43 persen atau dari 13.709 menjadi 14.864 penumpang. Persentase kenaikan semakin turun di H-3 yang hanya 1,24 persen dari 14.474 menjadi 14.653 persen.

“Lonjakan penumpang sebenarnya terjadi pada H-6 sehingga diprediksi lonjakan semakin menurun hingga H-1. Jumlah penumpang diprediksi di angka 14-15 ribu,” ujar Dwi. [Red]

Topik: , ,





Sumber

Baca Selengkapnya

Populer