Connect with us

News

Race Moto GP Inggris Resmi Dibatalkan, Ini Alasan Penyelenggara

Race Moto GP Inggris Resmi Dibatalkan, Ini Alasan Penyelenggara


Senin, 27 Agustus 2018 – 10:58:09 WIB – 32

Valentino rossi balapan

MOTO GP – Race MotoGP Inggris 2018 resmi dibatalkan. Pihak penyelanggara menyatakan pembatalana dikarenakan cuaca buruk di Sirkuit Silverstone, Inggris, Minggu, (26/8/2018).

“Unfortunately, after consulting with IRTA Officials, #MotoGP, riders teams and Dorna, the #BritishGP is cancelled.” tulis akun Twitter @MotoGP.

Dilansir Crash Race Director MotoGP, mengakui telah mengambil keputusan untuk membatalkan balapan dengan alasan keselamatan.

“Kami terpaksa membatalkan acara hari ini karena kondisi lintasan. Terutama karena air terakumulasi di permukaan. Saya pikir Anda akan melihat hasilnya. Saat kita tetap berjalan dalam hujan lebat, sirkuit tidak aman di beberapa tempat. Karena, air tidak mengalir dari permukaan,” ujar Webb.

Dengan kondisi yang tak kunjung membaik, pertemuan digelar antara Dorna, para pebalap MotoGP, plus perwakilan IRTA (Asosiasi Tim Balap Internasional). Mereka lantas menyatakan trek tak aman untuk menggelar balapan.

Balapan pun dinyatakan batal. Crash menyebut ini pertama kalinya seri MotoGP dibatalkan, dengan semua kelas tak dimainkan, sejak seri Austria pada 1980 silam. Saat itu balapan dibatalkan karena salju.

Pembatalan penuh ini (MotoGP, Moto2, dan Moto3) adalah yang pertama kalinya dalam 38 tahun terakhir bagi ajang balap MotoGP.

Terakhir kali MotoGP dibatalkan terjadi pada tahun 1980 saat gelaran GP Austria di Salzburgring, Austria.

Saat itu GP Austria yang berlangsung pada bulan April dibatalkan karena kondisi lintasan bersalju. (Cr/RI)

Polling Capres cawapres 2019-2024

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi

Tag: otomotif

Sudah 3 tahun Tak Ada Daging Kurban di Tiga RT Kelurahan Bungus Timur Ini

Sudah 3 tahun Tak Ada Daging Kurban di Tiga RT Kelurahan Bungus Timur Ini

PADANG — Ada pemandangan berbeda pada Idul Adha 1439 Hijirah di Kampuang Kalampaian, Kelurahan Bungus Timur, Kecamatan…

DPRD Kota Pariaman Tetapkan Genius-Mardison Sebagai Wako dan Wawako 2018-2023

DPRD Kota Pariaman Tetapkan Genius-Mardison Sebagai Wako dan Wawako 2018-2023

PARIAMAN –Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pariaman gelar rapat paripurna pengumuman Penetapan Walikota dan…

Dai Muhammadiyah Antusias Ikut Kajian bersama ketum MUI Buya Gusrizal, Ini Bahasannya

Dai Muhammadiyah Antusias Ikut Kajian bersama ketum MUI Buya Gusrizal, Ini Bahasannya

PADANG — Heboh Islam Nusantara dan problematika keumatan Aliran sesat, Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah (PW)…

Kebakaran Hanguskan 13 Rumah di Ampang Gadang, Relawan PMI Bukittinggi Berikan Pertolongan

Kebakaran Hanguskan 13 Rumah di Ampang Gadang, Relawan PMI Bukittinggi Berikan Pertolongan

BUKITTINGGI – Staf dan Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bukittinggi yang setiap hari berada di markas, siap…

Inilah Jadwal Lengkap 16 Besar Sepak Bola Asian Games 2018

Inilah Jadwal Lengkap 16 Besar Sepak Bola Asian Games 2018

BOLA – Cabang sepak bola Asian Games 2018 sudah memasuki babak 16 besar. Berikut ini jadwal babak 16 besar yang digelar…

(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/id_ID/sdk.js#xfbml=1&version=v2.8&appId=1208534375853801”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Fadli Zon Beri Kritik Soal Anggaran Dana Kartu Prakerja – Fadli Zon

Juliari Korupsi Bansos, Fadli Zon: Kesempatan Bikin Orang Jadi Maling


Politikus Partai Gerindra Fadli Zon tak henti-hentinya memberikan kritik kepada pemerintah. Kali ini, ia mengkritik terkait anggaran penambahan Rp 10 triliun untuk Program Kartu Prakerja yang disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Ia menilai program itu hanya buang-buang uang saja dan seharusnya program tersebut bisa diberikan pemerintah secara gratis, apalagi kini masyarakat banyak terdampak ekonomi akibat pandemi Covid-19. 

Ini Program Kartu Prakerja tak jelas, buang-buang uang untuk pelatihan padahal bisa gratis,” kata Fadli di akun Twitternya yang dilihat Selasa, 20 Juli 2021.

Alih-alih digelontorkan untuk program tersebut, menurutnya lebih baik anggaran tersebut bisa dipakai untuk memberikan bantuan uang tunai terhadap masyarakat yang terkena PHK. 

elain itu anggaran Rp 10 triliun juga dikatakan Fadli bisa diberikan untuk tenaga kesehatan dalam bentuk intensif dan kebutuhan rumah sakit lainnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan dengan ditambahnya anggaran senilai Rp 10 triliun, diharapkan peserta program Kartu Pra Kerja dapat meningkat hingga 2,8 juta orang. Totalnya, pemerintah sudah menggelontorkan Rp 30 triliun untuk Program Kartu Pra Kerja dengan 8,4 juta peserta yang terlibat.

Perempuan yang kerap di sapa Ani itu mengatakan penambahan anggaran program Kartu Pra Kerja itu berdasarkan hasil survei internal. Adapun harapannya penambahan anggaran tersebut bisa membantu masyarakat yang sedang mencari kerja ataupun terkena PHK

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Buang-buang Uang, Sebaiknya Bayar Insentif Nakes! – Fadli Zon

Fadli Zon Sebut Kebijakan Bansos COVID-19 Bermasalah Sejak Awal


Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon mengatakan, Program Kartu  Prakerja merupakan program yang hanya buang-buang uang. Oleh sebab itu, dia mengkritik keras ketika pemerintah mengumukan akan menambah Rp10 triliun untuk program tersebut.

Penambahan anggaran itu diklaim pemerintah sebagai upaya memberikan bantuan kepada masyarakat yang kehilangan pekerjaan akibat pandemi Corona Virus Desease 2019 atau COVID-19. Fadli Zon menilai, seharusnya pelatihan itu bisa diberikan pemerintah secara cuma-cuma.

“Ini Program Kartu Prakerja tak jelas, buang-buang uang untuk pelatihan padahal bisa gratis,” kata Fadli Zon melalui akun Twitternya @fadlizon pada Minggu (18/07/2021).

Alih-alih digelontorkan untuk program tersebut, menurutnya lebih baik anggaran bisa dipakai untuk memberikan bantuan uang tunai terhadap masyarakat yang terkena PHK. Selain itu anggaran Rp10 triliun juga dikatakan Fadli Zon bisa diberikan untuk tenaga kesehatan dalam bentuk intensif dan kebutuhan rumah sakit lainnya.

“Sebaiknya uang Kartu Prakerja langsung diberikan pada mereka yang terkena PHK atau kasih insentif nakes dan bayar utang rumah sakit,” tuturnya.

Sebelumnya disebutkan, Pemerintah akan menambah anggaran untuk program Kartu Prakerja hingga Rp10 triliun sebagai bagian dari perlindungan sosial selama pandemi COVID-19. Semula, pemerintah menganggarkan Rp20 triliun untuk program tersebut dengan sasaran 5,6 juta orang peserta.

“Kami akan tambahkan Rp10 triliun lagi, sehingga program Kartu Prakerja tadi bisa menambah 2,8 juta peserta, sehingga total anggaran menjadi Rp30 triliun dengan total 8,4 juta,” ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers virtual, Sabtu (17/07/2021). 

Lebih jauh Sri Mulyani memaparkan, kenaikan anggaran tersebut karena hasil survei menunjukkan bahwa program terbukti cukup membantu para pencari kerja atau yang terkena PHK selama pandemi COVID-19. 

Mekanisme program Kartu Prakerja tambahan ini masih sama seperti yang dilakukan sebelumnya. Setiap penerima akan mendapatkan biaya pelatihan sebesar Rp1 juta dan mendapatkan insentif Rp600 ribu per bulan untuk 4 bulan.

Adapun total jumlah bantuan yang didapatkan sebesar Rp2,4 juta. Tiap peserta juga akan mendapatkan dana sebesar Rp50 ribu setiap kali mengisi survei.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Ngawur Mana Militernya? – Fadli Zon

Dana Haji Mau Dipakai Perkuat Rupiah, Tanya Fadli Zon: Pemilik Dana Rela Uangnya Dipakai?


Anggota DPRI RI Fraksi Partai Gerindra, Fadli Zon mengkritik pernyataan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy.

Dalam pernyataannya, Muhadjir menyebut Indonesia berada di kondisi darurat militer dalam menangani pandemi Covid-19.

Melalui akun Twitter–nya, @fadlizon, Fadli Zon menilai pernyataan Muhadjir asal-asalan alias ngawur.

Ia menyesalkan penggunaan istilah darurat militer dalam pernyataan Menko PMK ini.

Pernyataan ini ngawur, kok bisa mengatakan sekarang darurat militer. Mana militernya ?” tulis Fadli Zon, Sabtu (17/7/2021).

Menurutnya, pernyataan dari Muhadjir menambah bukti, koordinasi pemerintah penanganan Covid-19 yang kurang. https://d-1023473858618586686.ampproject.net/2107030008001/frame.html

Sirkus pernyataan ini hanya menambah daftar kurangnya konsep n pengetahuan elementer plus koordinasi penanganan covid,” katanya.

Selain Fadli Zon, kritik juga datang dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Wakil Ketua PKS Sukamta, pernyataan Menko PMK ngawur dan semakin menunjukkan pemerintah masih gagal membangun koordinasi di internal mereka.

“Sudah hampir satu setengah tahun pandemi covid, masih saja pejabat pemerintah buat pernyataan-pernyataan yang membingungkan dan tidak punya pijakan hukum yang jelas,” katanya kepada Tribunnews, Minggu (17/7/2021).

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer