Connect with us

News

Ratusan Miras dan Petasan Dimusnahkan Di Solok

Ratusan Miras dan Petasan Dimusnahkan Di Solok


Kamis, 07 Juni 2018 – 22:59:03 WIB – 47

Kapolres Kota Solok AKBP Dony Setiawan, SIK.MH bersama Forkopimda musnahkan Ratusan Miras dan Petasan (6/6)

Pilwako Kota Padang 2018

SOLOK – Polres bersama Forkopimda Kota Solok melakukan pemusnahan ribuan botol minuman keras (miras) dan ratusan petasan di Mapolres setempat, Rabu (6/6/2018).

Miras dan petasan tersebut merupakan hasil razia sebelum dan dalam bulan Ramadhan 1439 H. Miras tersebut terdiri dari 1.989 botol miras diatas 0% berbagai merk dan 497 liter miras tradisional jenis tuak, petasan terdiri dari petasan batangan 106 batang, petasan kotak 92 kotak, dan petasan butiran sebanyak 179 butir.

“Pemusnahan barang bukti ini merupakan komitmen Polres membantu pemerintah Kota Solok dalam memberantas miras diatas 0%, sesuai dengan Perda. Ini bukti komitmen kita dalam pemberantasan miras, yang diperkirakan akan menjadi pemicu kejadian kriminalitas dan Prostitusi. Apalagi Solok memiliki semboyan Kota Beras Serambi Madinah, “ungkap Kapolres AKBP Dony Setiawan, SIK.MH.

Disampaikan juga oleh Kapolres bahwa, Peraturan Daerah (Perda) nomor 8 tahun 2016 tentang pencegahan dan pemberantasan penyakit masyarakat, dan mengacu kepada peraturan menteri Perdagangan nomor 20 tahun 2014 tentang Pengendalian dan pengawasan terhadap pengadaan, peredaran dan penjualan minuman beralkohol.

“Jelas dalam permen tersebut, pemerintah pusat memberikan kewenangan kepada pemda untuk membatasi peredaran miras melalui Perda. Dan Perda itu dibuat telah melalui kajian yang mendalam dan memperhatikan kearifkan lokal, “ujarnya.

Ikut hadir dalam acara pemusnahan tersebut Dandim 0309/ Solok diwakili Kasdim Mayor Inf. Supadi, Kajari diwakili Kasi Intel, Wakil Walikota Ir. Reinir MM, Ketua LKAAM Buya H. Rusli Khatib Sulaiman, Bundo Kanduang Milda Murniati Spd. Kepala Sat PP Kota dan PJU dan Kapolsek dan jajaran Polres Solok Kota.(hms)

Editor/Sumber: romeo

Tag: daerah,hukum,kriminal,pos-polisi,solok,sosial,sumatra-barat

Bupati Pasaman Yusuf Lubis Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2018

Bupati Pasaman Yusuf Lubis Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2018

PASAMAN – Bupati Pasaman Yusuf Lubis Pimpin Apel Gelar Pasukan operasi Ketupat 2018 di Lapangan Mako Polres Pasaman,…

Napi Perempuan Rutan Klas II B Padang: Terima Kasih Aisyiyah atas Binaannya

Napi Perempuan Rutan Klas II B Padang: Terima Kasih Aisyiyah atas Binaannya

PADANG – Ketua PW Aisyiyah Sumbar, Bunda Meiliarni Rusli menutup secara resmi pesantren Ramadhan Napi Perempuan tahun…

 Ratusan PKL Kelok 9 Segera Direlokasi

Ratusan PKL Kelok 9 Segera Direlokasi



LIMAPULUH KOTA – Play Over Kelok 9 merupakan salahsatu tempat yang sering dikunjungi wisatawan lokal maupun luar…

Pengerjaan Tol Padang-Pekanbaru Ditunda, Ini Alasannya

Pengerjaan Tol Padang-Pekanbaru Ditunda, Ini Alasannya

PADANG – Proses negosiasi ganti rugi lahan atas proyek jalan tol Padang-Pekanbaru tak semulus rencana awal. Akibatnya,…

Kunjungi KL Lazismu Taqwa, Mahyeldi Siap Support Pembangunan Muallaf Center Muhammadiyah di Padang

Kunjungi KL Lazismu Taqwa, Mahyeldi Siap Support Pembangunan Muallaf Center Muhammadiyah di Padang

PADANG – Tokoh Muhammadiyah H. Mahyeldi mengunjungi kantor layanan LazisMu Masjid Taqwa Muhammmadiyah Sumbar Jl. Bundo…





Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Peringati Mosi Integral Mohammad Natsir, Fadli Zon Hadiahkan Karyanya kepada Anies Baswedan – Fadli Zon

Peringati Mosi Integral Mohammad Natsir, Fadli Zon Hadiahkan Karyanya kepada Anies Baswedan


Anggota DPR-RI, Fadli Zon memberikan karyanya kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Karya tersebut berupa buku yang ditulisnya berjudul Islam dan Demokrasi. 

Politisi Senior dari Partai Gerindra ini, menyerahkan karya tulisnya kepada Anies Baswedaan bertepatan dengan peringatan “Mosi Integral” Mohammad Natsir. 

Peringatan tersebut jatuh pada tanggal 3 April 1950. Mosi Integral Mohammad Natsir dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia sering disebut sebagai Proklamasi ke-2. Sekaligus dicatat sebagai lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Hari ini, 3 April (1950) kita peringati “Mosi Integral” Mohammad Natsir, Proklamasi ke-2 lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ungkapnya, sebagaimana diposting dalam laman akun twitter pribadinya @fadlizon pada tanggal 3 April 2021.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Fadli Zon Bertemu Ernie Djohan, Tengku Zulkarnain Teringat Masa Kecil – Fadli Zon

Fadli Zon Bertemu Ernie Djohan, Tengku Zulkarnain Teringat Masa Kecil


Politikus Partai Gerindra Fadli Zon memosting pertemuannya dengan penyani legendaris Ernie Djohan di lini masa akun Twitternya.

Dalam pertemuannya dengan pelantun tembang-tembang lawas ini, Fadli meminta secara khusus minta tandata-tangannya di koleksi piringan hitamnya sebanyak 50-an.

Fadli mengungkapkan pelantun lagu Teluk Bayur dan Kau Selalu di Hatiku itu sebentar lagi akan memasuki usia 70 tahun.

“Ketemu penyanyi legendaris Uni Ernie Djohan sekalian minta tanda tangan utk 50an piringan hitam. Sebentar lg berusia 70 tahun, dan sudah berkarya sejak usia 12 tahun. Lagu yang terkenal antara lain Teluk Bayur, Kau Selalu di Hatiku, Mutiara yang Hilang. Sehat terus Uni,” kata Fadli dikutip dari lini masa akun Twitternya, @Fadlizon, Sabtu (27/3/2021).

Postingan Fadli Zon langsung direspons sejumlah pengguna Twitter. Salah satunya mantan Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain yang mengaku saat kecil hafal lagu-lagu Ernie Johan.

“Salam buat Uni Ernie Djohan…Saat kecil hampir semua lagu beliau saya hafal. Mutiara yang Hilang salah satu yang terbaik…” cuit pria yang biasa disapa Ustad Tengku Zul ini.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Mereka Kelihatan Jujur – Fadli Zon

Polemik Hagia Sophia, Fadli Zon Sarankan Indonesia Tunjukkan Sikap Terbuka


Politikus sekaligus anggota DPR RI Fadli Zon baru-baru ini angkat suara menanggapi pernyataan Kapolsek Setu yang mengaku tidak tahu menahu soal adanya kabar dan informasi anggota polisi penembak Laskar FPIyang meninggal dunia.

Dalam cuitan yang diunggah di akun Twitternya, Fadli Zonmengungkapkan pendapatnya soal Kapolsek Setu yang menyampaikan bahwa dirinya tidak menerima laporan insiden kecelakaan tunggal yang mengakibatkan anggota polisi penembak FPI meninggal dunia.

Fadli Zonmenilai bahwa Kapolsek Setu terlihat sebagai sosok pemimpin yang jujur, sehingga pernyataan yang disampaikannya diyakini sebagai pernyataan yang penuh dengan kejujuran.

Kapolseknya kelihatan jujur,” tulis Fadli Zon sebagaimana dikutip PikiranRakyat-Tasikmalaya.com dari akun Twitter @fadlizon, Minggu, 28 Maret 2021.

Diketahui sebelumnya, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menyebut satu orang polisi terlapor dalam kasus pembunuhan di luar hukum atau unlawful killing terhadap empat laskar FPI meninggal dunia akibat kecelakaan.

Diberitakan Pikiran Rakyat sebelumnya, Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Agus Harianto membenarkan informasi tersebut.

“Saat gelar perkara, saya mendapat informasi kalau salah satu tersangka meninggal dunia karena kecelakaan,” kata Agus saat dikonfirmasi, Kamis, 25 Maret 2021.

Namun demikian Agus tidak merinci di mana lokasi kecelakaan anggota polisi tersebut hingga akhirnya meninggal dunia.

“Silahkan ditanya ke penyidik ya,” ucapnya.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer